Breaking News
light_mode

Kades Tlogomojo-Batangan Bantah Tuduhan Penyelewengan Pembangunan Embung

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 14 Des 2017
  • visibility 943
Kepala Desa Tlogomojo menunjukkan data-data tentang pembangunan embung desa 

Lingkar Muria, PATI – Kepala Desa Tologomojo Sunoto membantah tuduhan
atas dugaan penyelewengan pembangunan embung desa, yang telah dilaporkan ke
Kejaksaan Negeri Pati. Soal tanah kerukan yang diduga dijual, Sunoto mengaku hasil
penjualan itu untuk operasional pembangunan embung.
”Tanah hasil kerukan memang dijual.
Akan tetapi hasil penjualannya diperuntukkan sebagai operasional pembuatan
embung,” kata Sunoto usai memberikan keterangan di Kejaksaan Negeri Pati sore
kemarin.
Lanjut Sunoto, pengerjaan embung
ini memang inisiatifnya untuk menunjang fasilitas masyarakat. Terutama saat
musim kemarau berkepanjangan desanya mengalami kekurangan air. Pembuatannya pun
sudah dilakukan  musyarawah di Balai Desa
dihadiri RT, RW, juga BPD berita acara rapatnya pun ada.
”Sebelumnya pembangunan embung ini
sudah dirapatkan pada tahun 2015 lalu. Memang tak ada program dari pemerintah,
oleh sebab itu pembiayaanya swadayanya dari hasil penjualan kerukan tanah
tersebut, rinciannya semua ada. Tadi saya tunjukkan ke Kasi Intel Kejari,”
imbuh Sunoto.
Sementara itu, semua laporan dugaan
penyelewengan yang dialamatkan ke dirinya sudah dijawab. Seperti soal
penggunaan tanah bengkok milik Kasi Pembangunan yang dijadikan lokasi pembuatan
embung. Alih fungsi lahan produktif menjadi embung pun sudah dilakukan sebagai
mana mestinya. ”Alih fungsi sudah saya penuhi aturannya, termasuk pemberitahuan
kepada Bupati Pati,” kata Sunoto.
Dengan tegas, Sunoto menekankan
tidak terjadi penyelewengan dalam kegiatan pembangunan embung ini, menurutnya
dugaan seperti ini sudah biasa. Sementara itu, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Pati
Herwatan usai melakukan pemeriksaan, enggan menanggapi pertanyaan dari wartawan
sebab yang bersangkutan segera meninggalkankan kantor untuk suatu urusan. (has)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Awali Liga 3 Jateng, Safin FC Hajar PSD Demak

    Awali Liga 3 Jateng, Safin FC Hajar PSD Demak

    • calendar_month Rab, 28 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 375
    • 0Komentar

      Pemain Safin Pati FC berjibaku menghadapi tuan rumah PSD Demak Safin Pati FC berhasil mencuri poin penuh saat bertandang ke Stadion Universitas Diponegoro Semarang, menghadapi tuan rumah PSD Demak. Bermaterikan pemain muda tak membuat tim asal Kabupaten Pati ini minder dengan lawannya. SEMARANG – Safin Pati FC memulai perjalanan di Grup M Counterpain Liga […]

  • Warga Karangsari Tegas Tolak SHM di Lahan Eks HGU PT RSA yang Masa Berlaku Sudah Habis

    Warga Karangsari Tegas Tolak SHM di Lahan Eks HGU PT RSA yang Masa Berlaku Sudah Habis

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.506
    • 0Komentar

    PATI – Warga Desa Karangsari yang menjadi bagian dari Gerakan Masyarakat Peduli Tanah Karangsari (Gemparsari) di Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, mengemukakan penolakan mereka terhadap pemberian Sertifikat Hak Milik (SHM) untuk lahan bekas Hak Guna Usaha (HGU) milik PT RSA, yang masa berlakunya berakhir pada tanggal 31 Desember 2025. Penolakan ini diwujudkan dengan pemasangan berbagai spanduk […]

  • Seorang Pria Ditemukan Tewas Mengenaskan di Dasar Jurang, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

    Seorang Pria Ditemukan Tewas Mengenaskan di Dasar Jurang, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 262
    • 0Komentar

    PATI – Kasus penemuan jenazah laki-laki yang diidentifikasi bernama Kukuh Riyanto (34), warga Desa Beketel, Kecamatan Kayen, Pati, yang ditemukan di dasar jurang dengan kondisi mengenaskan, telah terungkap sebagai kasus pembunuhan. Hasil autopsi yang dibantu Dokkes Polda Jateng menunjukkan penyebab kematian Kukuh adalah hantaman benda tumpul di bagian belakang kepala, mengakibatkan perdarahan otak. Polisi telah […]

  • Wakil Ketua DPRD Pati Dukung Gerakan Jumat Bersih, Ajak Warga Jaga Lingkungan

    Wakil Ketua DPRD Pati Dukung Gerakan Jumat Bersih, Ajak Warga Jaga Lingkungan

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.163
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua DPRD Pati Bambang Susilo menyatakan dukungan penuhnya terhadap Gerakan Jumat Bersih. Dukungan tersebut diwujudkan melalui partisipasinya dalam kegiatan gotong royong dan penanaman pohon yang diselenggarakan di Alun-Alun Kembangjoyo pada bulan sebelumnya. Menurut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, gerakan tersebut merupakan langkah konkrit untuk memastikan lingkungan di Kabupaten Pati tetap […]

  • Meresahkan Masyarakat, Wakapolres Jepara Sosialisasi Stop Pungli

    Meresahkan Masyarakat, Wakapolres Jepara Sosialisasi Stop Pungli

    • calendar_month Kam, 30 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 269
    • 0Komentar

    JEPARA – Wakapolres Jepara, Kompol Indra Jaya Syafputra, menegaskan larangan pungutan liar (pungli) kepada penduduk sebagai tindakan yang merugikan mereka. Pernyataan ini disampaikan dalam acara sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Pungutan Liar oleh Satgas Saber Pungli UPP Kabupaten Jepara di Balai Desa Bandengan, Kecamatan Jepara Kota, pada Kamis (30/5/2024). Kompol Indra menjelaskan bahwa praktik pungutan liar […]

  • DPRD Pati Pertimbangkan Lokasi Strategis untuk Stadion Baru Persipa, Belajar dari Surabaya

    DPRD Pati Pertimbangkan Lokasi Strategis untuk Stadion Baru Persipa, Belajar dari Surabaya

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 425
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Kabupaten Pati aktif memberikan masukan terkait lokasi strategis untuk pembangunan stadion baru Persipa Pati. Anggota DPRD Pati, Joni Kurnianto, mengungkapkan bahwa beberapa opsi lokasi sedang dipertimbangkan, termasuk kawasan Pasar Hewan, Tlogowungu, dan area dekat TPA Margorejo. Inspirasi penempatan stadion di dekat TPA ini datang dari keberhasilan Kota Surabaya dengan Gelora Bung Tomo. […]

expand_less