Breaking News
light_mode

Kades Tlogomojo-Batangan Bantah Tuduhan Penyelewengan Pembangunan Embung

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 14 Des 2017
  • visibility 973
Kepala Desa Tlogomojo menunjukkan data-data tentang pembangunan embung desa 

Lingkar Muria, PATI – Kepala Desa Tologomojo Sunoto membantah tuduhan
atas dugaan penyelewengan pembangunan embung desa, yang telah dilaporkan ke
Kejaksaan Negeri Pati. Soal tanah kerukan yang diduga dijual, Sunoto mengaku hasil
penjualan itu untuk operasional pembangunan embung.
”Tanah hasil kerukan memang dijual.
Akan tetapi hasil penjualannya diperuntukkan sebagai operasional pembuatan
embung,” kata Sunoto usai memberikan keterangan di Kejaksaan Negeri Pati sore
kemarin.
Lanjut Sunoto, pengerjaan embung
ini memang inisiatifnya untuk menunjang fasilitas masyarakat. Terutama saat
musim kemarau berkepanjangan desanya mengalami kekurangan air. Pembuatannya pun
sudah dilakukan  musyarawah di Balai Desa
dihadiri RT, RW, juga BPD berita acara rapatnya pun ada.
”Sebelumnya pembangunan embung ini
sudah dirapatkan pada tahun 2015 lalu. Memang tak ada program dari pemerintah,
oleh sebab itu pembiayaanya swadayanya dari hasil penjualan kerukan tanah
tersebut, rinciannya semua ada. Tadi saya tunjukkan ke Kasi Intel Kejari,”
imbuh Sunoto.
Sementara itu, semua laporan dugaan
penyelewengan yang dialamatkan ke dirinya sudah dijawab. Seperti soal
penggunaan tanah bengkok milik Kasi Pembangunan yang dijadikan lokasi pembuatan
embung. Alih fungsi lahan produktif menjadi embung pun sudah dilakukan sebagai
mana mestinya. ”Alih fungsi sudah saya penuhi aturannya, termasuk pemberitahuan
kepada Bupati Pati,” kata Sunoto.
Dengan tegas, Sunoto menekankan
tidak terjadi penyelewengan dalam kegiatan pembangunan embung ini, menurutnya
dugaan seperti ini sudah biasa. Sementara itu, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Pati
Herwatan usai melakukan pemeriksaan, enggan menanggapi pertanyaan dari wartawan
sebab yang bersangkutan segera meninggalkankan kantor untuk suatu urusan. (has)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Optimis Tuan Rumah Porprov 2022, Pesimis Faktor Politis

    Optimis Tuan Rumah Porprov 2022, Pesimis Faktor Politis

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Ketua Koni Pati PATI – Lima kabupaten di eks Karesidenan Pati, ditambah Kabupaten Grobogan yang tegabung dalam Pati Raya, optimis terpilih menjadi tuan rumah Porprov Jawa Tengah 2022 mendatang. Meski optimis, mereka masih merasa was-was unsur politis. Hal itu seperti yang diungkapkan Ketua Koni Kabupaten Pati, Edy Boentoro baru-baru ini. “Kami memang optimis sejak awal. […]

  • Andika Perkasa dan Edy Wuryanto Bersafari Sambil Nikmati Bebek dan Ayam Goreng di Grobogan

    Andika Perkasa dan Edy Wuryanto Bersafari Sambil Nikmati Bebek dan Ayam Goreng di Grobogan

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 259
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Andika Perkasa, calon gubernur Jawa Tengah, baru-baru ini melakukan kunjungan ke wilayah Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan, didampingi oleh Edy Wuryanto, anggota DPR RI dari Dapil Jawa Tengah III, pada Sabtu-Minggu (7-8/9/2024). Edy Wuryanto, yang merupakan politisi PDI Perjuangan, menyatakan keyakinan bahwa Andika akan menang telak di wilayah tersebut, yang dikenal sebagai “kandang […]

  • DPRD Pati Dorong Batik Tulis Asal Desa Soneyan Lebih Dikembangkan

    DPRD Pati Dorong Batik Tulis Asal Desa Soneyan Lebih Dikembangkan

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 302
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Maulana Andhika Prasetya, mendorong promosi batik tulis asal Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso, melalui media sosial. Batik tulis Soneyan yang memiliki ciri khas motif topeng dan filosofi budaya, menurutnya, perlu dikenal lebih luas di masyarakat. “Kerajinan batik tulis Soneyan sudah ada sejak ratusan tahun lalu dan merupakan warisan leluhur,” ujarnya. Maulana […]

  • Edy Wuryanto Minta Pemerintah Lakukan Pembenahan Menyeluruh Penanganan Campak

    Edy Wuryanto Minta Pemerintah Lakukan Pembenahan Menyeluruh Penanganan Campak

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 4.087
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mengingatkan bahwa angka penurunan kasus campak sebesar 93 persen yang disampaikan pemerintah tidak boleh menjadi alasan untuk mengendurkan kewaspadaan. Pada awal tahun ini, tercatat sebanyak 2.220 kasus penyakit tersebut. Menurutnya, pencapaian penurunan kasus perlu ditelaah secara cermat mengingat tren penurunan target imunisasi dasar selama beberapa tahun […]

  • Wakil Ketua DPRD Pati Dorong Bantuan Hukum Jadi Hak Semua Lapisan Masyarakat

    Wakil Ketua DPRD Pati Dorong Bantuan Hukum Jadi Hak Semua Lapisan Masyarakat

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.597
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah daerah diminta memperluas cakupan program bantuan hukum, yang selama ini lebih banyak difokuskan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurut DPRD Kabupaten Pati, ke depannya layanan ini harus diprioritaskan dan juga disediakan bagi masyarakat umum, terutama warga yang berasal dari kalangan ekonomi lemah agar mereka turut mendapatkan akses keadilan. Wakil Ketua II DPRD […]

  • HMI Cabang Persiapan Pati Desak DPR dan KPU Segera Tindak Lanjuti Putusan MK, Gelar Konsolidasi Akbar!

    HMI Cabang Persiapan Pati Desak DPR dan KPU Segera Tindak Lanjuti Putusan MK, Gelar Konsolidasi Akbar!

    • calendar_month Jum, 23 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 284
    • 0Komentar

    PATI – Ketua HMI Cabang Persiapan Pati, M Arif Hidayatullah, menegaskan bahwa batalnya putusan Mahkamah Agung (MA) dan berlakunya kembali putusan Mahkamah Konstitusi (MK) merupakan hasil perjuangan seluruh masyarakat dan mahasiswa Indonesia. “Kemerdekaan dari neo-otoritarianisme belum sepenuhnya tercapai,” tegas Arif. “Tugas kita bersama adalah mengawal proses hingga terbitnya Peraturan KPU yang sesuai dengan putusan MK. […]

expand_less