Joni Kurnianto: Peran PKL Sebagai Penopang Ekonomi Harus Diakui dengan Regulasi
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 2.782

Ilustrasi pedagang kakilima
PATI – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menekankan bahwa Pedagang Kaki Lima (PKL) memerlukan penguatan regulasi yang substansial, mengingat mereka berperan sebagai pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemikiran ini dijabarkan secara komprehensif dalam disertasi doktoralnya yang berjudul “Penguatan Regulasi Pedagang Kaki Lima dalam Meningkatkan Ekonomi Daerah”, yang disusun pada Program Studi S-3 Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang.
Menurut Joni, keberadaan PKL tidak sekadar menjadi bagian dari tampilan kota, melainkan merupakan kekuatan ekonomi yang tangguh yang mampu bertahan bahkan di masa krisis.
Namun demikian, ia menyampaikan kekhawatiran terkait pola kebijakan yang diterapkan pemerintah daerah, yang kerap kali hanya bersifat sementara atau sebatas “pencitraan” pada saat acara peresmian, tanpa adanya rancangan pengelolaan dan pengembangan yang berkelanjutan.
“Pemerintah ini jangan menjadikan PKL hanya simbolis atau pencitraan. Betul-betul harus dirawat dan diberdayakan karena PKL ini penopang ekonomi Indonesia,” tegas Joni, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Pati.
Pernyataan tersebut disampaikannya saat diwawancarai awak media setelah menjadi narasumber dalam diskusi bertema “Urgensi Jurnalisme Data”.
Acara yang digelar bersama DPRD Provinsi Jawa Tengah dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pati berlangsung di sebuah restoran di Pati pada Jumat (6/3/2026).
(adv)
Editor: Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

