Breaking News
light_mode

Jepalo Coffee Folklore: Kedai Kopi di Pati dengan Pesona Pedesaan dan Biji Lokal Pegunungan Muria

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 14 Des 2025
  • visibility 1.087

PATI – Di tengah menjamurnya kedai kopi di Kabupaten Pati, konsep yang mengusung ketenangan dan kearifan lokal justru menjadi daya tarik tersendiri. Jepalo Coffee Folklore hadir menawarkan pengalaman ngopi berbeda dengan atmosfer pedesaan yang asri dan menenangkan.

Berlokasi di Desa Jepalo, Kecamatan Gunungwungkal, kedai ini menjadi ruang alternatif bagi penikmat kopi yang ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

Kedai ini menyediakan berbagai varian minuman kopi, mulai dari robusta dan arabika, hingga pilihan non-kopi seperti macha serta kopi susu.

“Kedai ini aku bikin tahun 2017 lalu. Green bean kopinya dari lokal Jepalo sini, dari lereng Pegunungan Muria,” kata pemilik Jepalo Coffee, Luqman, pada Minggu (14/12/2025).

Luqman menjelaskan bahwa aneka minuman kopinya dijual dengan harga mulai dari Rp10 ribu hingga Rp20 ribu per cangkir. Ia juga menjamin kualitas rasa produknya tidak kalah dengan yang ditawarkan oleh kedai atau kafe lainnya.

“Soal kualitas rasa pokoknya terjamin, tidak kalah dengan kedai kopi atau kafe elit di luaran sana. Kopinya aku olah sendiri, mulai dari kebun hingga menjadi kopi siap saji,” jelas dia.

Selain melayani pembelian langsung di kedai, Luqman juga memasarkan kopi dalam kemasan, baik berupa bubuk maupun roast bean.

“Kalau yang roast bean pembelinya bukan cuma dari lokal Pati, tapi luar kota juga, seperti Surakarta, Semarang, Jogja, Tangerang. Bahkan ada yang dari luar negeri, dari Hongkong,” tutur dia.

Harga roast bean mulai dari Rp170 ribu hingga Rp190 ribu per kilogram, sedangkan kopi bubuk kemasan dijual dengan harga Rp150 ribu per kilogram.

“Tergantung jenisnya. Ada yang robusta grade bawah hingga fine,” ucap Luqman.

Selain produk standar, Luqman juga mengembangkan inovasi dengan membuat roast bean dengan rasa pisang pandan. Olahan khusus ini berasal dari tanaman kopi yang dirawat secara organik.

“Prosesnya dari perawatan pertanian. Saya beri tumpang sari pohon pisang. Jadinya beraroma pisang creamy dan rasanya pandan. Per 200 gram roast bean saya jual Rp120 ribu, kalau per gelas kopinya Rp20 ribu,” terang dia.

Salah satu pelanggan tetap Jepalo Coffee adalah Ulin, warga Kecamatan Tlogowungu. Menurutnya, kedai ini sangat cocok untuk menikmati kopi.

“Suka aja sama suasananya. Di pelosok pedesaan dan disuguhkan dengan pemandangan persawahan dan pegunungan. Tiap minggu sekali saya pasti datang ke sini,” ucapnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Para Atlet dan Pelatih di Pati Akhirnya Dapatkan Bonus Porprov Jateng 2023

    Para Atlet dan Pelatih di Pati Akhirnya Dapatkan Bonus Porprov Jateng 2023

    • calendar_month Sab, 23 Des 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 81
    • 0Komentar

    PATI – Setelah menunggu dengan sabar, para atlet dan pelatih dari berbagai cabang olahraga yang berpartisipasi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Jateng Pati Raya pada 5 – 11 Agustus 2023 akhirnya mendapatkan bonus yang mereka peroleh. Bonus tersebut telah dibayarkan dan ditransfer ke rekening masing-masing atlet dan pelatih. Untuk pembayaran bonus atlet, dilakukan secara […]

  • Jadi Konsumen Dulu Baru Produsen

    Jadi Konsumen Dulu Baru Produsen

    • calendar_month Rab, 16 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    SailaRachmawati INSTAGRAM Saila Rachmawati cukup cerdas. Perempuan yang kini menempuh studi S2 manajemen pendidikan di IAIN Kudus ini berhasil menerapkan teori ATM dalam mengembangkan sebuah produk yang digelutinya. Amati, tiru, dan modifikasi. Saila telah berhasil berinovasi menciptakan sebuah produk hijab, dari kebiasaannya suka membeli hijab-hijab produk orang lain. Bahkan sekarang, alumnus Fakultas IAIN Kudus ini […]

  • Gus Mus ; Pagelaran Budaya Menjadi “Pijet Bangsa”

    Gus Mus ; Pagelaran Budaya Menjadi “Pijet Bangsa”

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Gus Mus Gus Mus mengapresiasi kegiatan Panggung Penyair Asia Tenggara yang digelar di pelataran Menara Kudus, Sabtu (29/6/2019) malam. Menurutnya kegiatan tersebut menjadi semacam pijet saat orang sedang capek. ”Sekarang ini, kita ini rasa-rasanya sudah terlalu capek dengan kegiatan politik. Maka kegiatan budaya semacam ini, menjadi obat kita agar tak capek lagi. Ya semacam pijet […]

  • Anggota Komisi IX DPR RI Soroti Rendahnya Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Grobogan

    Anggota Komisi IX DPR RI Soroti Rendahnya Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Grobogan

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 128
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menyoroti rendahnya kepesertaan masyarakat dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan. Dalam sosialisasi bersama warga Nahdliyyin di Gedung Kartika, Kecamatan Gubug, Kamis (7/8), ia menyerukan pentingnya perlindungan sosial bagi seluruh pekerja melalui BPJS Ketenagakerjaan. “Ini bukan sekadar anjuran, tapi kebutuhan mutlak. Warga harus terlindungi dari risiko kerja dan […]

  • Dari Pintu ke Pintu, Relawan Jokowi Pati Bidik Kemenangan 80 Persen

    Dari Pintu ke Pintu, Relawan Jokowi Pati Bidik Kemenangan 80 Persen

    • calendar_month Sel, 12 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Para relawan berfoto usai deklarasi kemenangan pasanagan capres 01  Matahari bersinar terik. Deru ratusan sepeda motor ikut memekikkan telinga. Berduyun-duyun ratusan orang memadati Gedung Haji di Jalan Panglima Sudirman Desa Sukoharjo Kecamatan Margorejo, Minggu (10/3/2019). Orang-orang itu adalah relawan yang hendak menyatakan diri kemenangan untuk pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Sebagai kandang banteng, Kabupaten Pati sangat percaya […]

  • Geng Motor Sadis Meresahkan Warga Diringkus Polres Pati

    Geng Motor Sadis Meresahkan Warga Diringkus Polres Pati

    • calendar_month Sab, 2 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 86
    • 0Komentar

      Polres Pati menunjukkan barang bukti terkait geng motor yang meresahkan masyarakat. Polres Pati berkomitmen menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif. Tidak ada ruang bagi pembuat onar di Kabupaten Pati, seperti halnya geng motor sadis Headless ini. Dengan sigap polisi langsung membekuk mereka. PATI – Dua orang pentolan geng motor di Kabupaten Pati berhasil dibekuk jajaran […]

expand_less