Jalan Panglima Sudirman Jadi Lokasi Uji Coba E-Parkir, DPRD Pati Berharap Bisa Tingkatkan PAD
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3.782

Ilustrasi Bayar Parkir Pakai QRIS
PATI – Pemerintah Kabupaten Pati akan meluncurkan pilot project pembayaran parkir non tunai di 7 titik lokasi sepanjang Jalan Panglima Sudirman, bekerja sama dengan Bank Jateng melalui penerapan sistem QRIS. Program ini sejalan dengan amanat Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional (Dalops) Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati, Nita Agustiningtyas, mengungkapkan bahwa lokasi-lokasi yang dipilih dinilai ramai dan menjadi kontributor utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkir.
“Ada 7 titik parkir di ruas Jalan Panglima Sudirman. Mulai dari alun-alun sebelah barat itu ke barat sebelum perempatan Laren,” paparnya.
Menurut Nita, program E-Parkir ini direncanakan akan diluncurkan dalam waktu sekitar satu bulan ke depan, setelah Lebaran. Meskipun demikian, pihaknya masih akan mengakomodir transaksi tunai untuk memudahkan masyarakat yang belum terbiasa dengan sistem baru.
“Rencana untuk launching-nya, nanti kita setelah lebaran mungkin rentang waktu satu bulan itu akan kita launching untuk program E-Parkir non tunai. Namun bukan langsung non tunai semua, tetapi kita masih mengakomodir untuk transaksi tunainya,” lanjutnya.
Sebagai persiapan, sejumlah juru parkir (jukir) dari ketujuh lokasi tersebut telah mendapatkan bimbingan teknis dari Bank Jateng terkait cara penerapan sistem pembayaran non tunai. QRIS akan dipasang di lokasi atau dibawa langsung oleh para jukir.
“Sudah ada yang sebanyak 7 personil yang kita undang untuk kita bimtek di Bank Jateng, terkait pemberlakuan sistem pembayaran parkir non tunai tersebut. Jadi, sistemnya nanti di lokasi yang sudah ditentukan akan dipasangi QRIS atau dibawa oleh Jukirnya langsung,” jelas Nita.
Wakil Ketua DPRD Pati Suwito memberikan apresiasi dan berharap program ini dapat berjalan sukses. Menurutnya, banyak masyarakat kini sudah terbiasa dengan transaksi non tunai, sehingga layanan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pengguna parkir.
“Jadi dengan fasilitas pembayaran Non tunai ini bisa memudahkan pengguna parkir juga. Sekarang kan sudah banyak warung-warung makan juga pakai pembayaran Non tunai,” paparnya.
(adv)
Editor: Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

