Breaking News
light_mode

Guru Bahasa Inggris Terbitkan Novel Bahasa Jawa Berbasis Hadist Arba’in Nawawi

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 18 Des 2024
  • visibility 843

PATI – Mohammad Ghufron Wahid, seorang guru bahasa Inggris di Perguruan Islam Mathali’ul Falah, Kajen, Margoyoso, Pati, telah menerbitkan novel berbahasa Jawa perdananya yang unik.

Novel berjudul “Parmin & Atun” ini memadukan kisah sehari-hari dengan kandungan 42 hadis dari Kitab Arba’in Nawawi.

Peluncuran novel ini dilakukan dalam sebuah acara bedah buku yang diselenggarakan oleh Pustakawan Siswa Perpustakaan Perguruan Islam Mathali’ul Falah pada Senin malam (16/12/2024).

Acara yang berlangsung di halaman sekolah tersebut menghadirkan jurnalis Pati, Mazka Hauzan Naufal, sebagai pembedah buku.

Novel setebal 62 bab ini menceritakan kisah Ja’far Amin dan Sholihatun, sepasang suami istri yang akrab disapa Parmin dan Atun.

Keduanya digambarkan sebagai santri yang kesehariannya diwarnai dengan nilai-nilai hadis yang dijelaskan secara ringan dan menarik melalui percakapan dan interaksi mereka.

Ghufron, yang juga dikenal dengan nama pena M.G. Wahid, tergerak untuk menulis novel ini karena melihat penurunan kemampuan berbahasa Jawa di kalangan murid-muridnya.

Alumnus Universitas Al-Azhar Mesir ini berharap karyanya dapat membangkitkan kembali kecintaan terhadap bahasa Jawa dan sekaligus mempermudah pemahaman hadis Nabi Muhammad SAW.

Kitab Arba’in Nawawi, yang menjadi dasar novel ini, merupakan kitab wajib yang diajarkan di sekolahnya, bahkan dihafalkan sebagai syarat kenaikan kelas untuk siswa kelas 5 dan 6 Madrasah Ibtidaiyah.

“Saya berupaya menyajikan penjelasan dari hadis ini dengan cara lebih ringan dan menarik dalam bentuk cerita,” ujar Ghufron, yang juga pernah mengajar di sebuah sekolah menengah atas di North Carolina, Amerika Serikat.

Ketua Perpustakaan Mathali’ul Falah, M Alex Fawzi, menjelaskan bahwa acara bedah buku ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang bertujuan untuk meningkatkan literasi dan minat baca siswa.

Pemilihan buku karya guru di lingkungan sekolah sendiri diharapkan dapat memotivasi siswa untuk lebih produktif dalam menghasilkan karya.

“Esensi perpustakaan tidak hanya menyediakan bahan bacaan, melainkan juga turut punya tanggung jawab mengembangkan literasi siswa,” tambahnya.

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ali Badrudin Imbau Transparansi dalam Pendaftaran KPPS Pilkada 2024

    Ali Badrudin Imbau Transparansi dalam Pendaftaran KPPS Pilkada 2024

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 303
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mengimbau agar proses pendaftaran anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk Pilkada 2024 dilakukan dengan transparan dan akuntabel. Hal ini disampaikan Ali dalam rangka persiapan Pilkada 2024 di Kabupaten Pati yang rencananya akan diikuti oleh tiga pasangan kandidat. “KPPS adalah ujung tombak penyelenggaraan Pemilu di tingkat […]

  • Pati Jadi Tuan Rumah Kejurprov Sepatu Roda dan Skateboard Jateng 2025

    Pati Jadi Tuan Rumah Kejurprov Sepatu Roda dan Skateboard Jateng 2025

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 955
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, secara resmi membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Sepatu Roda Freestyle dan Skateboard tingkat Jawa Tengah di Stadion Joyokusumo, Sabtu (15/11/2025). Ajang ini menjadi wadah bagi atlet dari berbagai daerah untuk unjuk kebolehan. Sudewo menyampaikan apresiasinya kepada Asosiasi Sepatu Roda Provinsi Jawa Tengah atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Pati sebagai tuan […]

  • Dari Pintu ke Pintu, Relawan Jokowi Pati Bidik Kemenangan 80 Persen

    Dari Pintu ke Pintu, Relawan Jokowi Pati Bidik Kemenangan 80 Persen

    • calendar_month Sel, 12 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Para relawan berfoto usai deklarasi kemenangan pasanagan capres 01  Matahari bersinar terik. Deru ratusan sepeda motor ikut memekikkan telinga. Berduyun-duyun ratusan orang memadati Gedung Haji di Jalan Panglima Sudirman Desa Sukoharjo Kecamatan Margorejo, Minggu (10/3/2019). Orang-orang itu adalah relawan yang hendak menyatakan diri kemenangan untuk pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Sebagai kandang banteng, Kabupaten Pati sangat percaya […]

  • DPRD Pati Desak Standarisasi Produksi Pupuk Kompos untuk Optimalkan Pertumbuhan Tanaman

    DPRD Pati Desak Standarisasi Produksi Pupuk Kompos untuk Optimalkan Pertumbuhan Tanaman

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 307
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Narso, mendesak perlunya standarisasi dalam produksi pupuk kompos untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman. Hal ini disampaikan Narso menanggapi maraknya pupuk kompos dengan kualitas rendah yang beredar di pasaran. “Kalau perlu, ada proses standardisasi pembuatan pupuk komposnya sampai standarisasi hasilnya,” ujar Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Pati ini. Narso menilai, perbaikan […]

  • Efektivitas Persebaya Jadi Pembeda, Persijap Jepara Kehilangan Arah di GBT

    Efektivitas Persebaya Jadi Pembeda, Persijap Jepara Kehilangan Arah di GBT

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.475
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, kembali menjadi panggung yang sulit bagi tim tamu. Minggu (28/12/2025) sore, Persijap Jepara datang dengan harapan mencuri poin, namun pulang dengan kenyataan pahit setelah takluk telak 0-4 dari Persebaya Surabaya. Skor besar itu bukan sekadar angka, melainkan cermin jelas dari perbedaan efektivitas kedua tim sepanjang 90 menit […]

  • DPRD Pati Dorong Kesejahteraan Guru Honorer Berkelanjutan

    DPRD Pati Dorong Kesejahteraan Guru Honorer Berkelanjutan

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 317
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, menyoroti nasib guru honorer di wilayah tersebut yang masih belum mendapatkan perhatian yang layak dari pemerintah. Menurutnya, kesejahteraan para guru honorer masih jauh dari ideal, dengan penghasilan yang hanya mencapai ratusan ribu rupiah per bulan. “Sudah sejak lama, guru honorer di sekolah hanya menerima penghasilan ratusan ribu rupiah […]

expand_less