Breaking News
light_mode

Guru Bahasa Inggris Terbitkan Novel Bahasa Jawa Berbasis Hadist Arba’in Nawawi

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 18 Des 2024
  • visibility 808

PATI – Mohammad Ghufron Wahid, seorang guru bahasa Inggris di Perguruan Islam Mathali’ul Falah, Kajen, Margoyoso, Pati, telah menerbitkan novel berbahasa Jawa perdananya yang unik.

Novel berjudul “Parmin & Atun” ini memadukan kisah sehari-hari dengan kandungan 42 hadis dari Kitab Arba’in Nawawi.

Peluncuran novel ini dilakukan dalam sebuah acara bedah buku yang diselenggarakan oleh Pustakawan Siswa Perpustakaan Perguruan Islam Mathali’ul Falah pada Senin malam (16/12/2024).

Acara yang berlangsung di halaman sekolah tersebut menghadirkan jurnalis Pati, Mazka Hauzan Naufal, sebagai pembedah buku.

Novel setebal 62 bab ini menceritakan kisah Ja’far Amin dan Sholihatun, sepasang suami istri yang akrab disapa Parmin dan Atun.

Keduanya digambarkan sebagai santri yang kesehariannya diwarnai dengan nilai-nilai hadis yang dijelaskan secara ringan dan menarik melalui percakapan dan interaksi mereka.

Ghufron, yang juga dikenal dengan nama pena M.G. Wahid, tergerak untuk menulis novel ini karena melihat penurunan kemampuan berbahasa Jawa di kalangan murid-muridnya.

Alumnus Universitas Al-Azhar Mesir ini berharap karyanya dapat membangkitkan kembali kecintaan terhadap bahasa Jawa dan sekaligus mempermudah pemahaman hadis Nabi Muhammad SAW.

Kitab Arba’in Nawawi, yang menjadi dasar novel ini, merupakan kitab wajib yang diajarkan di sekolahnya, bahkan dihafalkan sebagai syarat kenaikan kelas untuk siswa kelas 5 dan 6 Madrasah Ibtidaiyah.

“Saya berupaya menyajikan penjelasan dari hadis ini dengan cara lebih ringan dan menarik dalam bentuk cerita,” ujar Ghufron, yang juga pernah mengajar di sebuah sekolah menengah atas di North Carolina, Amerika Serikat.

Ketua Perpustakaan Mathali’ul Falah, M Alex Fawzi, menjelaskan bahwa acara bedah buku ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang bertujuan untuk meningkatkan literasi dan minat baca siswa.

Pemilihan buku karya guru di lingkungan sekolah sendiri diharapkan dapat memotivasi siswa untuk lebih produktif dalam menghasilkan karya.

“Esensi perpustakaan tidak hanya menyediakan bahan bacaan, melainkan juga turut punya tanggung jawab mengembangkan literasi siswa,” tambahnya.

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Ketua DPRD Pati Sayangkan Lambatnya Pengolahan Sampah oleh Investor Asing 

    Wakil Ketua DPRD Pati Sayangkan Lambatnya Pengolahan Sampah oleh Investor Asing 

    • calendar_month Sen, 28 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 292
    • 0Komentar

    PATI – Kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Pati dan perusahaan asal Australia, Infinity Eco Solutions International, melalui PT Avaniel Bintang Energi Indonesia, untuk pengolahan sampah menjadi briket hingga kini belum menunjukkan perkembangan. Padahal, penandatanganan kerja sama telah dilakukan pada tahun 2024. Hal ini disayangkan oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, Hardi. Politisi Partai Gerindra […]

  • Gandeng Rumah Kreatif Jogja Hasilkan Motif Khas Batik Karimunjawa

    Gandeng Rumah Kreatif Jogja Hasilkan Motif Khas Batik Karimunjawa

    • calendar_month Sen, 29 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Pameran batik hasil karya pelatihan ibu-ibu di Karimunjawa dengan Rumah Kreatif Dongaji Batik Panggungharjo Yogyakarta Emak-emak di Karimunjawa dilatih membikin batik. Bekerja sama dengan Rumah Kreatif dari Jogja, sejumlah motif telah dihasilkan. Antara lain motif dewadaru, motif kalimasada, motif setigi dan stilisasi biota laut Karimunjawa. Motif ini dipersembahkan untuk menyuarakan keberlanjutan lingkungan hidup di salah […]

  • DPRD Pati Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal, Nasi Jagung Jadi Rekomendasi

    DPRD Pati Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal, Nasi Jagung Jadi Rekomendasi

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 370
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menekankan pentingnya pemanfaatan potensi pangan lokal Pati untuk ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Beliau menyatakan bahwa Pati tak hanya dikenal sebagai lumbung beras, tetapi juga kaya akan hasil pertanian lain seperti ketela, jagung, dan waloh. “Selain beras, kita punya ketela, jagung, waloh, dan berbagai hasil bumi […]

  • Bikin Bangga, Bocah Jepara Sabet Peringkat Lima Besar MTQ Internasional di Qatar

    Bikin Bangga, Bocah Jepara Sabet Peringkat Lima Besar MTQ Internasional di Qatar

    • calendar_month Sel, 2 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Muhammad Zainuddin Akhyar membuat bangga warga Jepara. Siswa kelas VI SD Bandungrejo Kalinyamatan ini berhasil meraih peringkat lima besar atau juara kelima di ajang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Internasional di Qatar baru – baru ini. Hasil itu diraih setelah Zainuddin Akhyar bersaing dengan anak-anak sebayanya dari 15 negara yang berpartisipasi. Kontingen Indonesia sendiri mengirimkan dua […]

  • Datangi Kantor DPRD Kades di Pati Minta Kesejahteraan Naik

    Datangi Kantor DPRD Kades di Pati Minta Kesejahteraan Naik

    • calendar_month Kam, 29 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 272
    • 0Komentar

      Ketua Pasopati Pandoyo saat menyampaikan tuntutan di kantor DPRD Pati/ HUMAS DPRD PATI Para kepala desa (kades) di Kabupaten Pati meminta kenaikan kesejahteraan. Hal ini karena sesuai dengan kinerja yang telah dilakukan untuk melayani masyarakat siang – malam, di rumah maupun di kantor. PATI – Pimpinan DPRD Kabupaten Pati bersama anggota badan anggaran DPRD […]

  • Joni Kurnianto Soroti Fasilitas Publik Pati yang Dibangun Mahal Tapi Kurang Dikelola

    Joni Kurnianto Soroti Fasilitas Publik Pati yang Dibangun Mahal Tapi Kurang Dikelola

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.952
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, mengangkat persoalan sejumlah fasilitas publik di daerahnya, di antaranya Alun-alun Kembang Joyo dan Plaza Pragolo, yang menghabiskan anggaran besar dalam pembangunannya namun tidak mendapatkan perawatan yang memadai. Ia mengambil contoh Alun-alun Kembang Joyo yang membutuhkan biaya lebih dari Rp10 miliar untuk dibangun, namun hingga kini […]

expand_less