Breaking News
light_mode

Gandeng Rumah Kreatif Jogja Hasilkan Motif Khas Batik Karimunjawa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 29 Nov 2021
  • visibility 142
Pameran batik hasil karya pelatihan ibu-ibu di Karimunjawa dengan Rumah Kreatif Dongaji Batik Panggungharjo Yogyakarta

Emak-emak di Karimunjawa dilatih membikin batik. Bekerja sama dengan Rumah Kreatif dari Jogja, sejumlah motif telah dihasilkan. Antara lain motif dewadaru, motif kalimasada, motif setigi dan stilisasi biota laut Karimunjawa. Motif ini dipersembahkan untuk menyuarakan keberlanjutan lingkungan hidup di salah satu kepulauan paling indah di bumi Nusantara ini 

JEPARA – Sebanyak 12
orang warga Desa Karimunjawa terdiri dari ibu-ibu dan remaja putri  mengikuti pelatihan membatik selama 6 hari,
sejak 22 – 27 Nopember 2021, di gedung Puskesmas lama Kecamatan Karimunjawa.

“Pelatihan membatik
kali ini merupakan kelanjutan dari pelatihan membatik yang telah dilaksanakan
pada Bulan Oktober 2021 lalu,” kata Fahrul Alim, penggagas kegiatan
pelatihan membatik dalam rilis yang diterima Lingkar Muria.

Fahrul mengatakan,
antusiasme membatik di kalangan ibu-ibu dan remaja putri sangat bagus, sehingga
kami mengusulkan agar menjadi kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat  di masa pandemi.

“Alhamdulillah, walau
melalui proses yang cukup panjang, akhirnya pihak Pemerintah Desa Karimunjawa
merespon dengan memberikan anggaran 15 juta dari Dana Desa di APBDes
2021,” lanjut Fahrul yang juga Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD)
Karimunjawa.

Pelatihan batik ini
menggandeng Rumah Kreatif Dongaji Batik Panggungharjo Sewon Bantul Yogyakarta
pimpinan Nurohmad untuk melatih membatik cap menggunakan canting kertas bekas.

“Hasil dari pelatihan
membatik tersebut  kemudian kita pamerkan
di Aula Kecamatan yang dibuka Pak Carik Ngatiman,” kata Fahrul.

Sementara itu, dalam  sambutannya pada pembukaan Pameran
Batik,  Sekretaris Desa Karimunjawa
Ngatiman menyambut baik pelatihan membatik tersebut.

“Kami berharap
pelatihan membatik yang dibiayai dari Dana Desa tahun 2021 bisa berkelanjutan,
sehingga para wisatawan yang ke Karimunjawa nantinya tidak hanya membeli gesek
(ikan asin) tapi juga membeli cinderamata berupa batik khas Karimunjawa,”
kata Ngatiman.

Pameran Batik Karimunjawa
dimeriahkan dengan koreografi tarian “Shadow Batik” yang dibawakan
Nurohmad dari Rumah Kreatif Dongaji dan Sanggar Tari Jaladri Karimunjawa.

Rumah Kreatif Dongaji Batik
telah menghasilkan karya batik motif khas Karimunjawa, yakni : motif dewadaru,
motif kalimasada, motif setigi dan stilisasi biota laut Karimunjawa.

“Semua upaya ini kani
persembahkan untuk konservasi alam dan budaya Karimunjawa. Batik sebagai produk
budaya dan pranata sosial merupakan wasilah untuk menyuarakan keberlanjutan
lingkungan hidup di Karimunjawa,” ujar Nurohmad, jebolan ISI Yogyakarta.
(has)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang kasus pemalsuan celana cardinal oleh warga Gabus Pati.

    Viral Warga Pati Palsukan Celana Cardinal, Dituntut Dua Tahun Penjara

    • calendar_month Rab, 3 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    PATI – Seorang warga Pati harus merasakan pahit akibat memalsukan produk celana Cardinal palsu. Kasus ini telah masuk di persidangan di Pengadilan Negeri Pati. Terdakwa pemalsuan merek celana Cardinal adalah Neneng Setiawati. Karena itu Neneng dikasuskan oleh PT Multi Garmenjaya, sebagai pemegang merek Cardinal. Staf Khusus PT Multi Garmenjaya Sufiyanto mengungkapkan, pihaknya menghargai tuntutan dari […]

  • DPRD Pati Imbau Warga Jaga Kekompakan Demi Kondusivitas Daerah

    DPRD Pati Imbau Warga Jaga Kekompakan Demi Kondusivitas Daerah

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 124
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua I DPRD Pati, Hardi, menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan kedisiplinan di kalangan masyarakat Kabupaten Pati. Hal ini disampaikan usai menghadiri Rapat Koordinasi dalam rangka cipta kondisi aman dan kondusif di Kabupaten Pati, Senin (1/9/2025). Seruan ini disampaikan setelah menghadiri Rapat Koordinasi dalam rangka Cipta Kondisi Aman dan Kondusif di Kabupaten Pati […]

  • Wakil Bupati Kudus Belinda saat mengunjungi pengungsi di Gulang.

    Jumlah Pengungsi di Kudus Capai 2.158 Jiwa, Terbanyak di Aula DPRD

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 1.541
    • 0Komentar

    KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus merilis pembaruan data pengungsi yang terdampak bencana. Berdasarkan update terbaru, total jumlah pengungsi mencapai 2.158 jiwa yang tersebar di sejumlah posko dan balai desa. Dari data yang dirilis per 17 Januari 2026, lokasi dengan jumlah pengungsi terbanyak berada di Aula DPRD Kudus dengan 905 jiwa dari 360 kepala keluarga. Di […]

  • Jadi Ketua HIPMI IAIN Kudus saat Pandemi

    Jadi Ketua HIPMI IAIN Kudus saat Pandemi

    • calendar_month Sab, 22 Agu 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Dipilih sebagai Ketua HIPMI IAIN Kudus, M Faiz Fadlur bahagia sekaligus berduka. Bahagia karena dipercaya mengemban amanat. Berduka karena teman-temanya di HIPMI ikut terdampak pandemi. Sebagai ketua, dia sering menjadi tempat keluh-kesah. Banyak usaha anak HIPMI yang stagnan bahkan merugi. Beberapa solusi telah dia berikan, namun beberapa tidak percaya dengan solusinya karena nyeleneh. Sebagai manusia […]

  • Pemkab Pati Gelontor Rp5,6 Miliar untuk Revitalisasi GOR Pesantenan

    Pemkab Pati Gelontor Rp5,6 Miliar untuk Revitalisasi GOR Pesantenan

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 183
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melakukan revitalisasi besar-besaran terhadap Gedung Olahraga (GOR) Pesantenan. Pembenahan menyeluruh baik eksterior maupun interior ini dilakukan secara bertahap untuk mengembalikan fungsi dan estetika arena olahraga kebanggaan masyarakat Pati tersebut. Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pati, Arif Wahyudi, mengungkapkan nilai investasi untuk proyek ini. […]

  • Dua Aktivis AMPB Bebas Setelah Vonis 6 Bulan dengan Pengawasan 10 Bulan

    Dua Aktivis AMPB Bebas Setelah Vonis 6 Bulan dengan Pengawasan 10 Bulan

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.736
    • 0Komentar

    PATI – Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto, dua tokoh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), akhirnya merasakan kebebasan setelah Pengadilan Negeri Pati mengumumkan putusan vonis pada hari Kamis (5/3/2026) di Ruang Sidang Cakra. Majelis Hakim yang dipimpin oleh Muhamad Fauzan Haryadi menjatuhkan pidana penjara selama 6 bulan beserta masa pengawasan 10 bulan bagi kedua terdakwa, […]

expand_less