Breaking News
light_mode

Desa Jepang Pakis Kudus: Lestarikan Tradisi, Majukan Ekonomi Lokal Lewat Suronan Fest

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
  • visibility 95

KUDUS – Desa Jepang Pakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, meriah dengan Suronan Fest, tradisi tahunan yang jatuh pada bulan Suro atau Muharram. Lebih dari sekadar pesta rakyat, acara ini menghidupkan kembali nilai sejarah, spiritualitas, dan memberdayakan ekonomi masyarakat setempat.

Kepala Desa Jepang Pakis, Sakroni, menjelaskan bahwa Suronan Fest tahun ini dipersembahkan untuk mengenang jasa para pendiri desa, di antaranya Mbah Abdul Karim (Syekh Abdul Karim), Mbah Brojo Kusumo, Mbah Buyut Rawi, dan seorang tokoh lainnya yang letaknya berdekatan dengan area bazar.

“Ini untuk mengingatkan warga akan sejarah desa dan mendukung doa untuk para pendiri yang berjasa,” ungkapnya.

Salah satu daya tarik Suronan Fest adalah bazar rakyat yang menampilkan lebih dari 100 lapak pedagang, meningkat signifikan dari tahun sebelumnya yang hanya sekitar 70 lapak.

“Pedagang bukan hanya dari sini, ada juga dari Jepara dan sekitarnya. Kami tak membatasi asal, yang penting kegiatan ini mendorong semangat berjualan dan membuka peluang usaha,” tambahnya.

Beragam produk ditawarkan, mulai dari kuliner khas seperti cilok hingga pakaian, aksesoris, dan mainan. Keramaian puncak terjadi pada malam hari, menarik pengunjung dari luar desa.

Suronan Fest tak berdiri sendiri. Acara ini terintegrasi dengan kegiatan keagamaan seperti ganti luwur, pengajian haul Mbah Abdul Karim, dan tartil Al-Qur’an. Pentas seni dari anak-anak TK, MI, dan SD turut memeriahkan, didukung dana dari APBDes.

“Ini tahun keempat, dan Alhamdulillah selalu meningkat. Tujuan utama adalah mempererat silaturahmi warga dan menggerakkan ekonomi desa,” ujarnya.

Ke depan, pihaknya berencana menghadirkan kesenian tradisional dari luar daerah untuk menjadikan Jepang Pakis desa yang kaya tradisi, mandiri, dan produktif secara ekonomi.

Editor: arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Magelang Ungkap Kasus Pembunuhan Dukun Pengganda Uang

    Polres Magelang Ungkap Kasus Pembunuhan Dukun Pengganda Uang

    • calendar_month Sab, 20 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Ungkap kasus pembunuhan oleh dukun pengganda uang di Magelang Maksud hati ingin menggandakan uang ke dukun, dua orang tukang sayur di Magelang malah tewas diracun oleh dukun itu sendiri. Melalui minuman “doa” sebagai syarat ritual. MAGELANG– Polres Magelang berhasil mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan dengan berencana yang dilakukan oleh seorang yang dikenal sebagai dukun yang […]

  • Ngobrolin Hutan Muria, Upaya Pelestarian dan Ancamannya

    Ngobrolin Hutan Muria, Upaya Pelestarian dan Ancamannya

    • calendar_month Ming, 28 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Diskusi santai di Omah Aksi. Ngobrolin Hutan Muria Di bawah sinar lampu yang temaram, obrolan-obrolan kecil itu menguar ke udara. Mochamad Widjanarko mengambil mikrofon. Tak keras-keras, dosen psikologi Universitas Muria Kudus itu berbicara tentang pengalamannya meneliti kawasan Pegunungan Muria sejak 2004 silam. Puluhan anak muda asyik menyimak kisah Widjanarko, sambil mengunyah singkong yang di rebus […]

  • Persijap Lupa Cara Menang

    Persijap Lupa Cara Menang

    • calendar_month Sel, 12 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Laga antara PSG Pati melawan Persijap Jepara berakhir seri dengan skor 2-2 di Stadion Manahan Solo Entah apa yang terjadi pada Persijap Jepara. Tiga laga selalu berakhir seri. Yang paling buruk adalah pertandingan malam tadi. Kemenangan di depan mata sirna begitu saja. SOLO – Persijap Jepara meraih hasil buruk pada laga lanjutan Liga 2 melawan […]

  • Bupati Pati Canangkan Kebangkitan Pendidikan di Hari Pendidikan Nasional

    Bupati Pati Canangkan Kebangkitan Pendidikan di Hari Pendidikan Nasional

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, Bupati Pati Sudewo mencanangkan kebangkitan pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan daerah. Acara di Stadion Joyokusumo, Jumat (2/5), dihadiri ribuan guru dan siswa SMP/SMA se-Kabupaten Pati. Suasana spektakuler dan penuh antusiasme menandai semangat baru dunia pendidikan Pati. Jajaran Forkopimda dan tokoh penting Pati turut hadir. Bupati Sudewo […]

  • Edy Wuryanto Dorong Revisi Permendag 8/2024: Batasi Impor Agar Produk Lokal Tidak Tertindas

    Edy Wuryanto Dorong Revisi Permendag 8/2024: Batasi Impor Agar Produk Lokal Tidak Tertindas

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.236
    • 0Komentar

    JAKARTA – Fenomena pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali menjadi perhatian publik di tengah situasi perlambatan ekonomi nasional. Menurut catatan Kementerian Ketenagakerjaan, periode Januari hingga November telah menyaksikan 79.302 pekerja kehilangan pekerjaan – dampak langsung dari pertumbuhan ekonomi yang hanya berkisar 5 persen. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga menyatakan bahwa penurunan kinerja ekonomi selama 10 […]

  • Datangi Kantor DPRD Kades di Pati Minta Kesejahteraan Naik

    Datangi Kantor DPRD Kades di Pati Minta Kesejahteraan Naik

    • calendar_month Kam, 29 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 73
    • 0Komentar

      Ketua Pasopati Pandoyo saat menyampaikan tuntutan di kantor DPRD Pati/ HUMAS DPRD PATI Para kepala desa (kades) di Kabupaten Pati meminta kenaikan kesejahteraan. Hal ini karena sesuai dengan kinerja yang telah dilakukan untuk melayani masyarakat siang – malam, di rumah maupun di kantor. PATI – Pimpinan DPRD Kabupaten Pati bersama anggota badan anggaran DPRD […]

expand_less