Breaking News
light_mode

Daftar Buah Unggulan di Kota Pati yang Selalu Jadi Buruan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 17 Des 2022
  • visibility 1.267
Aneka buah unggulan di Kabupaten Pati


Tidak mengherankan jika Kabupaten Pati berjuluk sebagai Bumi Mina Tani. Sebab hasil pertanian dan perkebunan di daerah ini terkenal memiliki kualitas unggulan dan sudah terkenal luas secara nasional.

Ada beragam buah-buahan unggul yang dihasilkan bumi Kabupaten Pati, buah-buahan ini sangat terkenal di pasar-pasar luar kota dan selalu menjadi buruan pembeli. Tidak lain karena kualitasnya yang baik.

Berikut ini redaksi lingkarmuria.com merangkum daftar buah unggulan yang ada di Kabupaten Pati.

1. Matoa 

Buah ini memang berasal dari Papua, akan tetapi saat ini buah matoa yang terkenal justru dari Kota Pati. Di daerah ini banyak sekali ditanam pohon matoa. Khususnya di wilayah Desa Pondohan Kecamatan Tayu, dan di Wedarijaksa.

2. Manggis

Pohon manggis banyak tumbuh di wilayah lereng pegunungan Muria, di Desa Gunungsari Kecamatan Gunungwungkal. Buah manggis memliki rasa manis yang segar. Di desa ini hampir setiap rumah ada pohon manggis yang rata-rata usia pohonnya di atas 10 tahunan lebih. Pohonnya besar-besar seperti pohon durian.

3. Jeruk Pamelo

Buah jeruk pamelo merupakan ikon Kabupaten Pati. Buah ini telah diklaim dan mendapat pengakuan sebagai produk unggulan Kabupaten Pati. Jeruk pamelo banyak dibudidayakan di lereng Pegunungan Muria, khususnya di Desa Bageng Kecamatan Gembong, dengan varietas unggulannya jeruk pamelo tanpa biji. 

4. Kelapa kopyor

Sama dengan jeruk pamelo, buah kelapa kopyor merupakan ikon buah produk unggulan Kabupaten Pati. Pohon kelapa kopyor banyak dibudidayakan masyarakat di wilayah Tayu dan Dukuhseti yang berada di dekat pantai. Kelapa kopyor selalu menjadi buruan para pelanggan di berbagai kota.

5. Jambu citra

Jambu air dengan warna merah merona ini boleh dibilang sebagai buah unggulan di Kabupaten Pati, penghasil jambu citra ada di Desa Sidomulyo Kecamatan Gunungwungkal. Jambu citra di sini memiliki ukuran besar-besar hampir satu kepalan tangan. Memiliki cita rasa manis segar dengan sedikit rasa asam. 

Buah-buah unggul tersebut selain dijual biasa sebagian juga menjadi daya tarik wisata. Seperti kelapa koyor misalnya, beberapa petani kreatif di Dukuhseti menyulap kebun kelapanya menjadi tempat wisata edukasi sekaligus untuk warung makan.

Hal yang juga dilakukan di Desa Bageng Kecamatan Gembong, agrowisata jeruk pamelo mengantarkan desa ini menjadi desa wisata. Sedangkan potensi jambu citra juga mengantarkan Desa Sidomulyo Kecamatan Gunungwungkal menjadi desa wisata. (arf)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilkada 2024 Makin Dekat, DPRD Pati Ingatkan Masyarakat Cermat Dalam Memilih

    Pilkada 2024 Makin Dekat, DPRD Pati Ingatkan Masyarakat Cermat Dalam Memilih

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 318
    • 0Komentar

    PATI – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang semakin dekat, Anggota DPRD Kabupaten Pati, Sudi Rustanto, mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dalam memilih calon pemimpin. “Pemilihan bupati bukan hanya sekadar memilih, tetapi juga menentukan masa depan daerah. Oleh karena itu, masyarakat harus benar-benar memahami visi dan misi masing-masing calon,” tegas politisi yang akrab disapa Mas […]

  • DPRD Pati Minta Disdukcapil Tindaklanjuti Pemalsuan KK untuk PPDB 2024

    DPRD Pati Minta Disdukcapil Tindaklanjuti Pemalsuan KK untuk PPDB 2024

    • calendar_month Kam, 11 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 317
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati telah memanggil beberapa pihak terkait kasus pemalsuan Kartu Keluarga (KK) yang digunakan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Pihak yang dipanggil untuk rapat bersama DPRD Pati termasuk panitia PPDB SMAN 1 Pati, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil […]

  • Keberadaan Prawoto, Dikaji dari Serat Centini

    Keberadaan Prawoto, Dikaji dari Serat Centini

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 294
    • 0Komentar

    KAJI SEJARAH : Sejumlah warga Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo dan sekitarnya saat mengikuti tadarus Serat Centhini Sabtu (31/8/2019) malam lalu. PATI, SUKOLILO – Malam suro (31/8/2019) malam lalu digunakan warga Desa Prawoto dan sekitarnya untuk berdiskusi. Mereka membedah Serat Centhini yang di dalamnya memuat informasi tentang Prawoto. Lantunan kidung mengalun dari beberapa orang tua yang […]

  • Gus Mus dan Kisah Proposal untuk Pejabat

    Gus Mus dan Kisah Proposal untuk Pejabat

    • calendar_month Sab, 14 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 321
    • 0Komentar

      Ilustrasi Gus Mus bersama Mbah Moen/ @islamsantuy Oleh KH Yahya Cholil Staquf “Abahmu pernah rasan-rasan, kepingin merenovasi langggar”, kata paman saya, Kyai Mustofa Bisri, “tapi sampai meninggalnya belum kesampaian”. Saya tercenung. Itu bukan kalimat sharih, tapi mafhumnya jelas: perintah. Dan perintah yang musykil. Betapa tidak? Saya tidak punya uang. Dan saya bukan profesional dalam […]

  • Keputusan Berat Rasionalisasi Skuad Persipa 2019, Dua Pemain dan Asisten Pelatih Dicoret

    Keputusan Berat Rasionalisasi Skuad Persipa 2019, Dua Pemain dan Asisten Pelatih Dicoret

    • calendar_month Sen, 3 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Rudi Widodo Tim manajemen dan pelatih akhirnya mengambil keputusan berat. Keputusan itu terkait rasionalisasi skuad Laskar Saridin musim ini. Pada laga Safari Ramadan melawan Persikober akhir pekan lalu (2/6/2019), tim pelatih akhirnya mengumumkan pemecatan terhadap dua pemain dan asisten pelatih. Dua pemain itu Vendy Sukma Jaya (Klaten) yang berposisi striker dan playmaker, Diky Wicaksana (Semarang). […]

  • Bupati Kudus saat meninjau pengelolaan sampah.

    Pemkab Kudus dan Pura Group Olah Sampah Jadi Energi Lewat RDF

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 1.961
    • 0Komentar

    KUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris melakukan peninjauan langsung terhadap proses pengolahan sampah menggunakan metode Refuse Derived Fuel (RDF) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjungrejo, Sabtu (31/1/2026). Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kudus dan Pura Group sebagai upaya nyata mengubah persoalan sampah menjadi potensi sumber energi alternatif. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sam’ani […]

expand_less