Breaking News
light_mode

Daftar Buah Unggulan di Kota Pati yang Selalu Jadi Buruan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 17 Des 2022
  • visibility 1.136
Aneka buah unggulan di Kabupaten Pati


Tidak mengherankan jika Kabupaten Pati berjuluk sebagai Bumi Mina Tani. Sebab hasil pertanian dan perkebunan di daerah ini terkenal memiliki kualitas unggulan dan sudah terkenal luas secara nasional.

Ada beragam buah-buahan unggul yang dihasilkan bumi Kabupaten Pati, buah-buahan ini sangat terkenal di pasar-pasar luar kota dan selalu menjadi buruan pembeli. Tidak lain karena kualitasnya yang baik.

Berikut ini redaksi lingkarmuria.com merangkum daftar buah unggulan yang ada di Kabupaten Pati.

1. Matoa 

Buah ini memang berasal dari Papua, akan tetapi saat ini buah matoa yang terkenal justru dari Kota Pati. Di daerah ini banyak sekali ditanam pohon matoa. Khususnya di wilayah Desa Pondohan Kecamatan Tayu, dan di Wedarijaksa.

2. Manggis

Pohon manggis banyak tumbuh di wilayah lereng pegunungan Muria, di Desa Gunungsari Kecamatan Gunungwungkal. Buah manggis memliki rasa manis yang segar. Di desa ini hampir setiap rumah ada pohon manggis yang rata-rata usia pohonnya di atas 10 tahunan lebih. Pohonnya besar-besar seperti pohon durian.

3. Jeruk Pamelo

Buah jeruk pamelo merupakan ikon Kabupaten Pati. Buah ini telah diklaim dan mendapat pengakuan sebagai produk unggulan Kabupaten Pati. Jeruk pamelo banyak dibudidayakan di lereng Pegunungan Muria, khususnya di Desa Bageng Kecamatan Gembong, dengan varietas unggulannya jeruk pamelo tanpa biji. 

4. Kelapa kopyor

Sama dengan jeruk pamelo, buah kelapa kopyor merupakan ikon buah produk unggulan Kabupaten Pati. Pohon kelapa kopyor banyak dibudidayakan masyarakat di wilayah Tayu dan Dukuhseti yang berada di dekat pantai. Kelapa kopyor selalu menjadi buruan para pelanggan di berbagai kota.

5. Jambu citra

Jambu air dengan warna merah merona ini boleh dibilang sebagai buah unggulan di Kabupaten Pati, penghasil jambu citra ada di Desa Sidomulyo Kecamatan Gunungwungkal. Jambu citra di sini memiliki ukuran besar-besar hampir satu kepalan tangan. Memiliki cita rasa manis segar dengan sedikit rasa asam. 

Buah-buah unggul tersebut selain dijual biasa sebagian juga menjadi daya tarik wisata. Seperti kelapa koyor misalnya, beberapa petani kreatif di Dukuhseti menyulap kebun kelapanya menjadi tempat wisata edukasi sekaligus untuk warung makan.

Hal yang juga dilakukan di Desa Bageng Kecamatan Gembong, agrowisata jeruk pamelo mengantarkan desa ini menjadi desa wisata. Sedangkan potensi jambu citra juga mengantarkan Desa Sidomulyo Kecamatan Gunungwungkal menjadi desa wisata. (arf)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi pemain Persijap Jepara Diogo Brito berduel dengan pemain Persija.

    Dua Kali Kalah Beruntun di Fase Krusial, Pemain Persijap Jepara Butuh Pemulihan Mental

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 188
    • 0Komentar

    JEPARA – Persijap Jepara kalah 2 – 0 saat menjamu Persija Jakarta, Senin (4/5) di Stadion Gelora Bumi Kartini. Kekalahan ini secara tidak langsung menjadi pukulan telak bagi mentalitas pemain Persijap Jepara. Sebab ini menjadi kekalahan kedua secara beruntun di fase krusial untuk bertahan di Super League. Setelah sebelumnya membukukan tiga kemenangan beruntun saat mengalahkan […]

  • Jamin Akses Keadilan, DPRD Pati Gelar Public Hearing Bahas Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Rentan

    Jamin Akses Keadilan, DPRD Pati Gelar Public Hearing Bahas Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Rentan

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.096
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menggelar pertemuan dengar pendapat umum atau public hearing terkait rencana penyusunan Peraturan Daerah (Perda) tentang pemberian bantuan hukum bagi masyarakat yang tergolong rentan, pada Senin (18/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Pati tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi A DPRD Pati, Narso, […]

  • Masih Terkesan Kumuh dan Sepi, DPRD Pati Dorong Segera Penataan Ulang Alun-Alun Kembangjoyo

    Masih Terkesan Kumuh dan Sepi, DPRD Pati Dorong Segera Penataan Ulang Alun-Alun Kembangjoyo

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.910
    • 0Komentar

    PATI – Kawasan Alun-Alun Kembang Joyo yang dulunya dirancang dan dibangun sebagai pusat kegiatan bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) serta ruang terbuka bagi warga, kini kondisinya tampak terbengkalai dan kurang mendapatkan perawatan. Tempat yang diharapkan menjadi pusat interaksi sosial sekaligus penggerak ekonomi masyarakat kecil itu justru terlihat sepi dari pengunjung. Karena jarang ada warga yang […]

  • Menjadi Guru Idola

    Menjadi Guru Idola

    • calendar_month Ming, 10 Nov 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Ilustrasi ayobandung.com Guru idola? Guru yang diidolakan siswa tidak harus guru yang cantik, atau ganteng. Bukan guru yang paling kaya atau paling pintar. Banyak kriteria untuk menjadi seorang guru idola. Jika kedatangan sang guru sangat dinantikan oleh siswa, ini merupakan langkah awal untuk menjadi guru idola.  Di era sekarang, banyak hal yang diinginkan oleh pelajar […]

  • [Tragis] Tanam Bawang Merah, Petani di Pati Tewas Tersambar Petir

    [Tragis] Tanam Bawang Merah, Petani di Pati Tewas Tersambar Petir

    • calendar_month Jum, 2 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 285
    • 0Komentar

    TERSAMBAR PETIR: Korban tersambar petir Desa Bangsalrejo, Wedarijaksa dievakuasi petugas Mapolsek Wedarijaksa kemarin (2/3/18). Lingkar Muria, PATI – Bambang, petani asal Desa Bangsalrejo, Wedarijaksa, Pati meninggal saat menanam bawang merah. Pria 64 tahun itu masih nekat bekerja di lahan sawah bengkok milik kasi kesra Desa Bangsalrejo ketika hujan dan meninggal usai tersambar petir. Berdasarkan informasi […]

  • Gus Yusuf Chudlori ; Cinta dan Keteladanan Adalah Kunci Pendidikan Pesantren

    Gus Yusuf Chudlori ; Cinta dan Keteladanan Adalah Kunci Pendidikan Pesantren

    • calendar_month Sel, 7 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 286
    • 0Komentar

    SUMBER : NU ONLINE KH Yusuf Chudlori punya konsep dalam pendidikan di pesantren. Menurutnya ada ciri khas pendidikan di pesantren. Yaitu mengedepankan cinta kasih dan suri tauladan yang baik.   Gus Yusuf sapaan akrabnya, menuontohkan jika ada seorang pendidik merasa jengkel kepada peserta didik atau santrinya maka langkah yang terbaik adalah dengan mendoakan dan mengirimkan fatihah kepadanya. […]

expand_less