Breaking News
light_mode

Daftar Buah Unggulan di Kota Pati yang Selalu Jadi Buruan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 17 Des 2022
  • visibility 1.264
Aneka buah unggulan di Kabupaten Pati


Tidak mengherankan jika Kabupaten Pati berjuluk sebagai Bumi Mina Tani. Sebab hasil pertanian dan perkebunan di daerah ini terkenal memiliki kualitas unggulan dan sudah terkenal luas secara nasional.

Ada beragam buah-buahan unggul yang dihasilkan bumi Kabupaten Pati, buah-buahan ini sangat terkenal di pasar-pasar luar kota dan selalu menjadi buruan pembeli. Tidak lain karena kualitasnya yang baik.

Berikut ini redaksi lingkarmuria.com merangkum daftar buah unggulan yang ada di Kabupaten Pati.

1. Matoa 

Buah ini memang berasal dari Papua, akan tetapi saat ini buah matoa yang terkenal justru dari Kota Pati. Di daerah ini banyak sekali ditanam pohon matoa. Khususnya di wilayah Desa Pondohan Kecamatan Tayu, dan di Wedarijaksa.

2. Manggis

Pohon manggis banyak tumbuh di wilayah lereng pegunungan Muria, di Desa Gunungsari Kecamatan Gunungwungkal. Buah manggis memliki rasa manis yang segar. Di desa ini hampir setiap rumah ada pohon manggis yang rata-rata usia pohonnya di atas 10 tahunan lebih. Pohonnya besar-besar seperti pohon durian.

3. Jeruk Pamelo

Buah jeruk pamelo merupakan ikon Kabupaten Pati. Buah ini telah diklaim dan mendapat pengakuan sebagai produk unggulan Kabupaten Pati. Jeruk pamelo banyak dibudidayakan di lereng Pegunungan Muria, khususnya di Desa Bageng Kecamatan Gembong, dengan varietas unggulannya jeruk pamelo tanpa biji. 

4. Kelapa kopyor

Sama dengan jeruk pamelo, buah kelapa kopyor merupakan ikon buah produk unggulan Kabupaten Pati. Pohon kelapa kopyor banyak dibudidayakan masyarakat di wilayah Tayu dan Dukuhseti yang berada di dekat pantai. Kelapa kopyor selalu menjadi buruan para pelanggan di berbagai kota.

5. Jambu citra

Jambu air dengan warna merah merona ini boleh dibilang sebagai buah unggulan di Kabupaten Pati, penghasil jambu citra ada di Desa Sidomulyo Kecamatan Gunungwungkal. Jambu citra di sini memiliki ukuran besar-besar hampir satu kepalan tangan. Memiliki cita rasa manis segar dengan sedikit rasa asam. 

Buah-buah unggul tersebut selain dijual biasa sebagian juga menjadi daya tarik wisata. Seperti kelapa koyor misalnya, beberapa petani kreatif di Dukuhseti menyulap kebun kelapanya menjadi tempat wisata edukasi sekaligus untuk warung makan.

Hal yang juga dilakukan di Desa Bageng Kecamatan Gembong, agrowisata jeruk pamelo mengantarkan desa ini menjadi desa wisata. Sedangkan potensi jambu citra juga mengantarkan Desa Sidomulyo Kecamatan Gunungwungkal menjadi desa wisata. (arf)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Atlet Maksimalkan Persiapan Jelang Porprov Jateng 2026

    DPRD Pati Dorong Atlet Maksimalkan Persiapan Jelang Porprov Jateng 2026

    • calendar_month Rab, 30 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.587
    • 0Komentar

    PATI – Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 semakin dekat. Ajang olahraga tingkat provinsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 25–31 Oktober mendatang, sehingga para atlet kini hanya memiliki waktu sekitar 25 hari untuk mematangkan persiapan. DPRD Pati mendorong seluruh atlet yang akan memperkuat kontingen daerah agar memanfaatkan sisa waktu persiapan dengan sebaik-baiknya. Kesiapan […]

  • Patung ikonik di halaman Pendopo Kabupaten Pati.

    DPRD Pati Harapkan Pemahaman Sejarah Lokal Meningkat Lewat Digitalisasi Naskah Kuno

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.911
    • 0Komentar

    PATI – Semakin tingginya pemahaman masyarakat terhadap sejarah lokal diharapkan dapat memperkuat jati diri dan identitas Kabupaten Pati. Hal ini disampaikan Ketua Komisi A DPRD Pati, Narso, saat menanggapi langkah proaktif yang diambil oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah dalam mendigitalisasi berbagai naskah kuno yang dimiliki daerah. Narso menyatakan dukungannya penuh dan mendorong agar program […]

  • Jepara Bakal Punya Pelabuhan Internasional untuk Ekspor, Lokasinya Ada di Sini

    Jepara Bakal Punya Pelabuhan Internasional untuk Ekspor, Lokasinya Ada di Sini

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 443
    • 0Komentar

    JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara (Pemkab Jepara), Jawa Tengah (Jateng) kembali mengapungkan wacana pembangunan pelabuhan internasional. Wacana ini kembali muncul setelah bertahun-tahun lenyap tanpa kabar. Wacana tersebut muncul dari angan-angan Bupati Jepara Witiarso Utomo dan didorong oleh para pengusaha Jepara. Gagasan ini kembali muncul saat Witiarso menggelar dialog dengan para pengusaha Jepara, Rabu (12/3/2025). Wiwit, […]

  • Heboh! Pasangan Kumpul Kebo di Rumah Kos Winong Pati Digrebek Warga, Hasilnya Ada Anak di Bawah Umur

    Heboh! Pasangan Kumpul Kebo di Rumah Kos Winong Pati Digrebek Warga, Hasilnya Ada Anak di Bawah Umur

    • calendar_month Jum, 9 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 316
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah rumah kos di Desa Winong Kecamatan Pati Kota digrebek oleh warga setempat. Hasilnya didapatkan 3 pasangan kumpul kebo yang kedapatan sedang ngamar, Kamis (8/2). Mereka kemudian diamankan oleh tim Satpol PP Pati. Kasi Penindakan Satpol PP Pati, Suyut, mengatakan bahwa warga Desa Winong RT 2 RW 7 melakukan penggerebekan pada sore hari. […]

  • Tim Persipa Pati menang tipis 1 - 0 di pertandingan pertama Piala Soeratin Jawa Tengah 2023.

    Persipa Junior Menang Tipis atas Bina Sentra Semarang

    • calendar_month Sab, 7 Okt 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Tim Persipa Pati menang tipis 1 – 0 di pertandingan pertama Piala Soeratin Jawa Tengah 2023.

  • Dengan Sains Olahraga, PFA Memoles Mutiara Hitam Lebih Mengkilap

    Dengan Sains Olahraga, PFA Memoles Mutiara Hitam Lebih Mengkilap

    • calendar_month Jum, 31 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 307
    • 0Komentar

      Pelatih Papua Football Academy melihat cara anak asuhnya mengumpan bola/FOTO PAPUA FOOTBALL ACADEMY  Shin Tae Yong pernah mengkritik pemain Indonesia sudah salah sejak level dasar, dari teknik bermain hingga pemenuhan nutrisinya. Karenanya Sekolah Sepak Bola (SSB) dan akademi sepak bola yang membina usia dini mesti berbenah PAPUA – Lahirnya Papua Football Academy (PFA) cukup […]

expand_less