Breaking News
light_mode

Daftar Buah Unggulan di Kota Pati yang Selalu Jadi Buruan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 17 Des 2022
  • visibility 1.204
Aneka buah unggulan di Kabupaten Pati


Tidak mengherankan jika Kabupaten Pati berjuluk sebagai Bumi Mina Tani. Sebab hasil pertanian dan perkebunan di daerah ini terkenal memiliki kualitas unggulan dan sudah terkenal luas secara nasional.

Ada beragam buah-buahan unggul yang dihasilkan bumi Kabupaten Pati, buah-buahan ini sangat terkenal di pasar-pasar luar kota dan selalu menjadi buruan pembeli. Tidak lain karena kualitasnya yang baik.

Berikut ini redaksi lingkarmuria.com merangkum daftar buah unggulan yang ada di Kabupaten Pati.

1. Matoa 

Buah ini memang berasal dari Papua, akan tetapi saat ini buah matoa yang terkenal justru dari Kota Pati. Di daerah ini banyak sekali ditanam pohon matoa. Khususnya di wilayah Desa Pondohan Kecamatan Tayu, dan di Wedarijaksa.

2. Manggis

Pohon manggis banyak tumbuh di wilayah lereng pegunungan Muria, di Desa Gunungsari Kecamatan Gunungwungkal. Buah manggis memliki rasa manis yang segar. Di desa ini hampir setiap rumah ada pohon manggis yang rata-rata usia pohonnya di atas 10 tahunan lebih. Pohonnya besar-besar seperti pohon durian.

3. Jeruk Pamelo

Buah jeruk pamelo merupakan ikon Kabupaten Pati. Buah ini telah diklaim dan mendapat pengakuan sebagai produk unggulan Kabupaten Pati. Jeruk pamelo banyak dibudidayakan di lereng Pegunungan Muria, khususnya di Desa Bageng Kecamatan Gembong, dengan varietas unggulannya jeruk pamelo tanpa biji. 

4. Kelapa kopyor

Sama dengan jeruk pamelo, buah kelapa kopyor merupakan ikon buah produk unggulan Kabupaten Pati. Pohon kelapa kopyor banyak dibudidayakan masyarakat di wilayah Tayu dan Dukuhseti yang berada di dekat pantai. Kelapa kopyor selalu menjadi buruan para pelanggan di berbagai kota.

5. Jambu citra

Jambu air dengan warna merah merona ini boleh dibilang sebagai buah unggulan di Kabupaten Pati, penghasil jambu citra ada di Desa Sidomulyo Kecamatan Gunungwungkal. Jambu citra di sini memiliki ukuran besar-besar hampir satu kepalan tangan. Memiliki cita rasa manis segar dengan sedikit rasa asam. 

Buah-buah unggul tersebut selain dijual biasa sebagian juga menjadi daya tarik wisata. Seperti kelapa koyor misalnya, beberapa petani kreatif di Dukuhseti menyulap kebun kelapanya menjadi tempat wisata edukasi sekaligus untuk warung makan.

Hal yang juga dilakukan di Desa Bageng Kecamatan Gembong, agrowisata jeruk pamelo mengantarkan desa ini menjadi desa wisata. Sedangkan potensi jambu citra juga mengantarkan Desa Sidomulyo Kecamatan Gunungwungkal menjadi desa wisata. (arf)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Minta Penambahan Pos Damkar di Setiap Eks Kawedanan

    DPRD Pati Minta Penambahan Pos Damkar di Setiap Eks Kawedanan

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.035
    • 0Komentar

    PATI – Tingginya angka kebakaran di Kabupaten Pati mendorong DPRD Pati untuk mendesak pemerintah daerah agar menambah pos pemadam kebakaran di setiap eks kawedanan. Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPRD Pati sementara, Ali Badrudin, yang menyatakan bahwa keberadaan pos damkar di setiap eks kawedanan akan mempercepat waktu respons dan membantu memadamkan api lebih cepat jika […]

  • Persiku Kudus Waspadai Kecepatan Sayap PSS Sleman di Laga Kandang Perdana

    Persiku Kudus Waspadai Kecepatan Sayap PSS Sleman di Laga Kandang Perdana

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 264
    • 0Komentar

    KUDUS – Persiku Kudus siap menjamu PSS Sleman dalam laga kandang perdana pekan kedua Pegadaian Championship 2025 di Stadion Wergu Wetan Kudus, Minggu (21/9) sore. Pelatih Persiku Kudus, Alfiat, mengungkapkan bahwa timnya akan mewaspadai kecepatan dan umpan-umpan dari pemain sayap PSS Sleman. Alfiat mengaku telah menganalisis pertandingan PSS Sleman melawan Persiba Balikpapan pada pekan pertama. […]

  • DPRD Pati Minta Pembersihan Sungai Intensif untuk Cegah Banjir

    DPRD Pati Minta Pembersihan Sungai Intensif untuk Cegah Banjir

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 370
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menekankan pentingnya pembersihan sungai secara intensif sebagai langkah preventif untuk mencegah banjir. Permintaan ini diajukan mengingat sungai sering menjadi penyebab utama banjir akibat luapan air saat hujan deras. Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi, menjelaskan bahwa sampah yang menumpuk di sungai dapat menyumbat aliran air, terutama karena […]

  • Polda Jateng Tangkap Tersangka Baru Kasus Pengeroyokan Teguh Istiyanto di Depan DPRD Pati

    Polda Jateng Tangkap Tersangka Baru Kasus Pengeroyokan Teguh Istiyanto di Depan DPRD Pati

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 652
    • 0Komentar

    SEMARANG – Tim Gabungan Polda Jawa Tengah dan Resmob Exwil Pati kembali menangkap satu tersangka kasus pengeroyokan terhadap Teguh Istiyanto yang terjadi di depan Gedung DPRD Kabupaten Pati pada 2 Oktober 2025 lalu. Tersangka berinisial SU (48), seorang wiraswasta asal Kayen, Pati, dibekuk di Batumarmar, Pamekasan, Madura, pada Senin (27/10/2025). Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) […]

  • Pansus Angket DPRD Pati: Penugasan Guru Harus Berdasarkan Aturan yang Jelas!

    Pansus Angket DPRD Pati: Penugasan Guru Harus Berdasarkan Aturan yang Jelas!

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 334
    • 0Komentar

    PATI – Kebijakan penugasan guru oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati kembali menjadi sorotan tajam. Kali ini, kasus yang menimpa Yuli Istianah, seorang guru Bahasa Inggris yang sempat ditugaskan di SMPN 1 Tayu sebelum ditarik kembali ke sekolah asalnya, memicu pertanyaan serius. Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan keprihatinannya […]

  • Cerita Dusun di Pati yang Hanya Boleh Ada Tujuh Rumah

    Cerita Dusun di Pati yang Hanya Boleh Ada Tujuh Rumah

    • calendar_month Kam, 18 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Salah seorang warga Dusun Condro Desa Karangsumber Winong Pati Ada sebuah dusun di Kabupaten Pati yang unik. Sebab di dusun ini jumlah rumah maksimal hanya boleh tujuh rumah. Jika dilanggar, sesuai kepercayaan turun temurun dari warga setempat, bakal ada malapetaka di dusun tersebut. PATI – Dusun itu adalah adalah Dusun Condro Desa Karangsumber Kecamatan Winong, […]

expand_less