Breaking News
light_mode

Caping Kalo, Sebuah Kesadaran Nguri-Uri Budaya Kudus

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 16 Okt 2022
  • visibility 459

 

Sejumlah model menampilkan busana yang dilengkapi caping kalo di atas kepala


Kesadaran nguri-uri budaya lokal semakin menguat di Kudus. Yang menjadi perhatian adalah Caping Kalo, menjadi pelengkap busana adat wanita Kudus.

KUDUS – Bupati Kudus Hartopo merasa gembira dengan apa yang dilakukan oleh PT Nojorono Tobacco International pada peringatan HUT ke-90, Jumat (14/10/2022) malam. Perusahaan yang bergerak dalam industri rokok itu juga melaunching buku yang bertajuk ‘Caping Kalo’ sebagai upaya nguri-uri budaya.

“Saya atas nama Pemkab Kudus sungguh apresiasi atas upaya yang dilakukan oleh Nojorono Kudus. Semoga dengan upaya ini, Caping Kalo makin dikenal masyarakat sehingga terjaga dari kepunahan,” kata Hartopo

Seiring dengan terkikisnya kebudayaan lokal khas Kudus dalam hal ini Caping Kalo yang menjadi pelengkap busana adat wanita Kudus, Pemkab Kudus pun turut berupaya mempertahankan dan menjaga Caping Kalo sebagai bagian dari kebudayaan. Salah satunya dengan melakukan pencatatan Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal di Kementerian Hukum dan HAM.

“Upaya ini untuk nguri-uri budaya, sekaligus mendapatkan pengakuan bahwa Caping Kalo asli kebudayaan milik Kudus. Alhamdulillah suratnya telah kita terima dari Kemenkumham,” imbuhnya.

Bupati Kudus Hartopo saat hadir dalam perayaan ulang tahun ke-90 PT Nojorono sekaligus peluncuran buku.


Gayung bersambut, upaya Pemkab Kudus pun disambut hangat Nojorono yang juga memiliki kepedulian yang sama dengan mendaftarkan buku ‘Caping Kalo’ karya Edy Supratno ke Kemenkumham.

“Melalui buku ini, diharapkan masyarakat dapat mengenal Caping Kalo sebagai bagian dari budaya khas Kudus. Saat ini pun, bukunya telah tercatat sebagai Hak Kekayaan Intelektual di Kemenkumham,” katanya.

Menurutnya, hal tersebut sebagai bentuk sinergi bersama antara Pemkab Kudus dan PT Nojorono Tobacco International dalam melestarikan kebudayaan lokal.

“Ini upaya sinergi bersama yang memiliki kemanfaatan yang lebih luas lagi untuk masyarakat Kudus. Selamat memperingati HUT ke-90, semoga Nojorono semakin maju dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” pungkasnya.

Managing Director Nojorono Tobacco International, Arief Goenadibrata berharap dengan semakin matangnya usia Nojorono akan membawa banyak manfaat bagi masyarakat, sesuai dengan tema yang diambil yakni ‘Hidup Yang Menghidupi’.

“Hari ini Nojorono tepat berusia 90 tahun. Dengan tema Hidup Yang Menghidupi, diharap Nojorono membawa banyak manfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Tema yang diambil sendiri memiliki makna sebagai harapan untuk kejayaan yang dapat dirasakan oleh masyarakat luas, utamanya keluarga besar PT Nojorono Tobacco International.

“Hidup Yang Menghidupi ini diharap dapat memberikan kesejahteraan bersama, sebab banyak masyarakat yang telah menggantungkan hidup pada Nojorono hingga bisa mencukupi kebutuhan kehidupannya,” katanya.

Malam ini juga diserahkan surat Pencatatan Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal tentang Caping Kalo sebagai Ekspresi Budaya Tradisional maupun sebagai Pengetahuan Tradisional serta buku ‘Caping Kalo yang juga telah tercatat sebagai Hak Kekayaan Intelektual, dari Perwakilan Kemenkumham dan Kemenparekraf kepada Bupati Kudus. (arf)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alun-Alun Pati Akan Diperbaiki Secara Menyeluruh, Estetika dan Keamanan Jadi Prioritas

    Alun-Alun Pati Akan Diperbaiki Secara Menyeluruh, Estetika dan Keamanan Jadi Prioritas

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.096
    • 0Komentar

    PATI – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati telah resmi memulai proyek revitalisasi Alun-Alun Pati, sebuah ruang terbuka publik yang menjadi ikon dan kebanggan warga setempat. Dengan anggaran yang mencapai Rp299.366.970,14, pekerjaan perawatan menyeluruh ini ditargetkan selesai dalam waktu 40 hari, tepatnya pada tanggal 7 Desember 2025. Slamet Budi Setiyanto, Fungsional Penata […]

  • Panduan Nyoblos Ala Gus Mus : Pilih Sesuai Hati Nurani, Jangan Mengecam Pilihan Orang Lain

    Panduan Nyoblos Ala Gus Mus : Pilih Sesuai Hati Nurani, Jangan Mengecam Pilihan Orang Lain

    • calendar_month Sel, 13 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 209
    • 0Komentar

    PESTA DEMOKRASI – Ulama kharismatik asal Rembang, KH Mustofa Bisri memberikan fatwa menyejukkan menjelang Pemilu 2024 yang akan digelar 14 Februari. Kiai yang akrab disapa Gus Mus ini memberikan petunjuk untuk memilih calon pemimpin Indonesia. dalam pesannya yang disampaikan melalui video youtube KANAL MATA AIR, (12/2) Gus Mus menekankan agar masyarakat memilih menggunakan akal sehat […]

  • Ketua DPRD Pati Ajak Lintas Sektor Kawal Bersama Program MBG

    Ketua DPRD Pati Ajak Lintas Sektor Kawal Bersama Program MBG

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.848
    • 0Komentar

    PATI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah berjalan di Kabupaten Pati perlu mendapatkan pengawasan bersama dari berbagai pihak. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mengingat program tersebut telah menerima berbagai tanggapan dari masyarakat, mulai dari kritik hingga laporan terkait kasus keracunan massal yang membuat sebagian kalangan menginginkannya dihentikan. Politisi […]

  • DPRD Pati Usulkan Mekanisme Hibah Aset Pemkab sebagai Jalan Keluar Kendala Lahan KDMP

    DPRD Pati Usulkan Mekanisme Hibah Aset Pemkab sebagai Jalan Keluar Kendala Lahan KDMP

    • calendar_month Ming, 21 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.116
    • 0Komentar

    PATI – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Pati terus dipercepat agar dapat diselesaikan sesuai target pada tahun 2026. Kendati demikian, masih ada sejumlah desa yang mengalami hambatan karena belum memiliki lahan untuk membangun gedung koperasi tersebut. Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Suharmanto, meminta Pemerintah Kabupaten Pati segera menyiapkan solusi bagi desa-desa […]

  • 21 Rumah Rusak di Desa Kebowan Akibat Puting Beliung, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

    21 Rumah Rusak di Desa Kebowan Akibat Puting Beliung, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.319
    • 0Komentar

    PATI — Angin puting beliung tiba-tiba menerjang Desa Kebowan, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Bencana alam mendadak ini menyebabkan kerusakan pada atap dan genting 21 rumah warga di beberapa RT, dengan total estimasi kerugian materiil mencapai sekitar Rp30 juta. Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa. Peristiwa ini bermula […]

  • Persijap Jepara, Tim Pertama Indonesia yang Ramah Lingkungan

    Persijap Jepara, Tim Pertama Indonesia yang Ramah Lingkungan

    • calendar_month Rab, 1 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Persijap Jepara kembali mengeluarkan gebrakan baru di kancah persepakbolaan nasional. Tim asal Jepara tersebut menggandeng sebuah aplikasi yang bergerak di bidang sosial dan lingkungan. Aplikasi yang dimaksud adalah Y-WASTE yang dapat diunduh dalam platform Android maupun IOS. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat bisa meminimalisir limbah makanan yang mereka miliki. Selain masyarakat umum, aplikasi itu juga bisa […]

expand_less