Breaking News
light_mode

Caping Kalo, Sebuah Kesadaran Nguri-Uri Budaya Kudus

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 16 Okt 2022
  • visibility 597

 

Sejumlah model menampilkan busana yang dilengkapi caping kalo di atas kepala


Kesadaran nguri-uri budaya lokal semakin menguat di Kudus. Yang menjadi perhatian adalah Caping Kalo, menjadi pelengkap busana adat wanita Kudus.

KUDUS – Bupati Kudus Hartopo merasa gembira dengan apa yang dilakukan oleh PT Nojorono Tobacco International pada peringatan HUT ke-90, Jumat (14/10/2022) malam. Perusahaan yang bergerak dalam industri rokok itu juga melaunching buku yang bertajuk ‘Caping Kalo’ sebagai upaya nguri-uri budaya.

“Saya atas nama Pemkab Kudus sungguh apresiasi atas upaya yang dilakukan oleh Nojorono Kudus. Semoga dengan upaya ini, Caping Kalo makin dikenal masyarakat sehingga terjaga dari kepunahan,” kata Hartopo

Seiring dengan terkikisnya kebudayaan lokal khas Kudus dalam hal ini Caping Kalo yang menjadi pelengkap busana adat wanita Kudus, Pemkab Kudus pun turut berupaya mempertahankan dan menjaga Caping Kalo sebagai bagian dari kebudayaan. Salah satunya dengan melakukan pencatatan Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal di Kementerian Hukum dan HAM.

“Upaya ini untuk nguri-uri budaya, sekaligus mendapatkan pengakuan bahwa Caping Kalo asli kebudayaan milik Kudus. Alhamdulillah suratnya telah kita terima dari Kemenkumham,” imbuhnya.

Bupati Kudus Hartopo saat hadir dalam perayaan ulang tahun ke-90 PT Nojorono sekaligus peluncuran buku.


Gayung bersambut, upaya Pemkab Kudus pun disambut hangat Nojorono yang juga memiliki kepedulian yang sama dengan mendaftarkan buku ‘Caping Kalo’ karya Edy Supratno ke Kemenkumham.

“Melalui buku ini, diharapkan masyarakat dapat mengenal Caping Kalo sebagai bagian dari budaya khas Kudus. Saat ini pun, bukunya telah tercatat sebagai Hak Kekayaan Intelektual di Kemenkumham,” katanya.

Menurutnya, hal tersebut sebagai bentuk sinergi bersama antara Pemkab Kudus dan PT Nojorono Tobacco International dalam melestarikan kebudayaan lokal.

“Ini upaya sinergi bersama yang memiliki kemanfaatan yang lebih luas lagi untuk masyarakat Kudus. Selamat memperingati HUT ke-90, semoga Nojorono semakin maju dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” pungkasnya.

Managing Director Nojorono Tobacco International, Arief Goenadibrata berharap dengan semakin matangnya usia Nojorono akan membawa banyak manfaat bagi masyarakat, sesuai dengan tema yang diambil yakni ‘Hidup Yang Menghidupi’.

“Hari ini Nojorono tepat berusia 90 tahun. Dengan tema Hidup Yang Menghidupi, diharap Nojorono membawa banyak manfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Tema yang diambil sendiri memiliki makna sebagai harapan untuk kejayaan yang dapat dirasakan oleh masyarakat luas, utamanya keluarga besar PT Nojorono Tobacco International.

“Hidup Yang Menghidupi ini diharap dapat memberikan kesejahteraan bersama, sebab banyak masyarakat yang telah menggantungkan hidup pada Nojorono hingga bisa mencukupi kebutuhan kehidupannya,” katanya.

Malam ini juga diserahkan surat Pencatatan Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal tentang Caping Kalo sebagai Ekspresi Budaya Tradisional maupun sebagai Pengetahuan Tradisional serta buku ‘Caping Kalo yang juga telah tercatat sebagai Hak Kekayaan Intelektual, dari Perwakilan Kemenkumham dan Kemenparekraf kepada Bupati Kudus. (arf)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disambati PKL, Dewan Minta Pemkab Pati Lakukan Penataan Alun-Alun Kembangjoyo

    Disambati PKL, Dewan Minta Pemkab Pati Lakukan Penataan Alun-Alun Kembangjoyo

    • calendar_month Sen, 10 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 248
    • 0Komentar

    PEMERINTAHAN – Para pedagang kaki lima yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Alun-Alun Kembangjoyo melakukan audiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati pada Kamis (6/6/2024). Mereka meminta penegakan Peraturan Daerah (Perda) tentang pedagang kaki lima yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Pati. Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, memberikan dukungan penuh terhadap permintaan para pedagang […]

  • Festival Kali Juwana ke-5: Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Bersama Jampisawan

    Festival Kali Juwana ke-5: Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Bersama Jampisawan

    • calendar_month Ming, 11 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 463
    • 0Komentar

    PATI – Puluhan anak berpartisipasi dalam kompetisi melukis dan mewarnai di sepanjang Sungai Juwana, kemarin. Kompetisi ini merupakan bagian dari Festival Kali Juwana ke-5 yang diselenggarakan oleh Jaringan Masyarakat Peduli Sungai Juwana (Jampisawan). Sunhadi, Ketua Jampisawan, menjelaskan bahwa kompetisi melukis dan mewarnai ini diselenggarakan di tepi Sungai Juwana dengan tujuan memberikan pendidikan kepada anak-anak tentang […]

  • PKK Desa Kedungbulus dan KKN STAI Pati Sukses Ciptakan Probiotik RABAL untuk Budidaya Lele

    PKK Desa Kedungbulus dan KKN STAI Pati Sukses Ciptakan Probiotik RABAL untuk Budidaya Lele

    • calendar_month Jum, 6 Des 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 285
    • 0Komentar

    PATI – Kelompok Kerja Nyata (KKN) Tim 09 dari STAI Pati berkolaborasi dengan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Kedungbulus berhasil menciptakan probiotik RABAL. Probiotik ini, hasil fermentasi ragi, tape, dan bakteri asam laktat, mengandung Lactobacillus casei dan Saccharomyces cerevisiae, bakteri baik yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan, daya tahan tubuh, dan penyerapan nutrisi. Lebih dari itu, […]

  • Single Gusti Allah Mboten Sare, Persembahan untuk Bangsa Indonesia

    Single Gusti Allah Mboten Sare, Persembahan untuk Bangsa Indonesia

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Video klip Gusti Allah Mboten Sare  Gusti Allah mboten sare.. Kito sedoyo ingkang supe.. Teng donya mung mampir ngombe.. kados ngimpi sak kedepan wae.. Lirik itu menjadi penggalan dari lagu terbaru Sampak GusUran yang diberi judul “Gusti Allah Mboten Sare”. Selain dimainkan secara live, peluncuran single itupun dilakukan dengan memutarkan video klip yang telah diunggah […]

  • Infrastruktur Pariwisata Kudus Siap, Promosi Masih Jadi PR

    Infrastruktur Pariwisata Kudus Siap, Promosi Masih Jadi PR

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 257
    • 0Komentar

    KUDUS – Kabupaten Kudus memiliki potensi wisata yang lengkap berdasarkan konsep 4A (Attraction, Accessibility, Amenity, dan Activity). Namun, potensi tersebut belum termaksimalkan karena promosi dan penyebaran informasi yang kurang terstruktur dan masif. Hal ini diungkapkan oleh pengamat wisata, Eko Suseno. Eko menjelaskan, Kudus telah memenuhi unsur penting destinasi wisata yang kuat. Dari sisi daya tarik […]

  • Tawuran Antardesa di Pati Berujung Pengrusakan Rumah: 8 Pemuda Diamankan Polisi

    Tawuran Antardesa di Pati Berujung Pengrusakan Rumah: 8 Pemuda Diamankan Polisi

    • calendar_month Sel, 16 Apr 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 253
    • 0Komentar

    PATI – Tawuran antar desa di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, berakhir dengan kerusakan rumah dan penahanan 8 pemuda oleh Polresta Pati. Kapolsek Sukolilo, AKP Sahlan mengungkapkan bahwa pemuda yang terlibat dalam konflik ini berasal dari Desa Wotan dan Desa Baturejo. Konflik ini terjadi pada Selasa (9/4/2024) dini hari, tepat sebelum perayaan Idulfitri. ”Untuk waktu kejadian […]

expand_less