Breaking News
light_mode

Bupati Gelar Syukuran, Relokasi PKL Siap Eksekusi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 10 Feb 2019
  • visibility 92
Sejumlah gerobak PKL saat menghadiri syukuran 

PATI – Perlawanan PKL hanya tinggal perlawanan. Relokasi sudah pasti jadi dilakukan. Meskipun mayoritas pedagang menolak untuk dipindahkan. Jumat (8/2/2019) malam lalu, bahkan Bupati Haryanto telah menggelar syukuran untuk miwiti area jualan yang baru di TPK Perhutani KPH Pati. 
Jajaran Pemerintah Kabupaten Pati, tokoh masyarakat, serta sejumlah
pedagang menghadiri kegiatan tersebut. 
Syukuran digelar sederhana.
Beralaskan karpet hijau di bawah tenda putih PKL. Bupati, wakil bupati serta
beberapa pejabat di lingkungan pemkab duduk bersila. ”Syukuran malam ini
mengawali relokasi PKL di zona merah. 
Setelah ini boleh langsung menempati.
Namun jika menunggu himbauan juga tak apa-apa,” kata Bupati Haryanto.
Bupati menegaskan, perpindahan PKL
ke tempat yang baru ini menunggu pengerjaan alun-alun. Saat ini masih menunggu
pihak yang memenangkan lelang renovasi pusat keramaian warga Pati tersebut.
”Ketika Surat Perintah Kerja (SPK)
sudah keluar, kemudian kami siapkan untuk pemagaran dan persiapan perpindahan.
Namun, tidak usah khawatir, sebab sepekan sebelum perpindahan, akan kami beri
himbauan terlebih dahulu. Jika semuanya lancar, perkiraan akan pindah awal
bulan Maret mendatang,” imbuhnya. Diberitakan sebelumnya, relokasi rencananya
dilakukan akhir Februari.
Syukuran dilakukan dengan khusyuk.
Doa-doa dipanjatkan lengkap dengan ubarampenya
layaknya kenduri. Bubur merah, dan kuluban. ”Ini mengandung filosofi. Semoga
dagangan mereka nanti laris manis,” kata bupati.
Komitmen Pemkab
Lebih lanjut bupati dengan tegas
menolak rumor negatif yang selama ini berkembang. ”Kalau terkait kurang
sempurnanya lokasi ini, memang saya akui. Namun, bukan berarti didiamkan saja.
Kami akan terus membenahi. Selalu kami tambah fasilitas yang kurang seperti
penerangan, parkir, musala, akses masuk dan keluar, toilet, hiburan dan
seterusnya,” terang bupati.
Saat menggelar syukuran beberapa
pedagang hadir. Seperti pedagang mie ayam, dan jagung rebus. Mereka membawa
dagangannya untuk dijadikan jamuan kepada peserta syukuran. Salah satu
diantaranya mengaku optimis untuk tempat baru tersebut. Sementara itu, pentolan
PKL di alun-alun simpanglima Pati yang selama ini menolak keras relokasi tak
menghadiri undangan syukuran tempat baru tersebut. Menurutnya, dia tak mau
menghianati perjuangan teman-temannya sesama PKL yang menolak relokasi.
Meskipun bupati sudah mempersilahkan
pedagang untuk menempati lokasi tersebut, hingga kemarin para pekerja masih
terlihat sibuk melakukan sejumlah pembenahaan di tempat relokasi.
Seperti membenahi jalan aspal yang
ambles. Pembenahan tenda-tenda. Beberapa tenda ada yang masih belum dipasang
terpal putih. Ada sekitar 5 rangka tenda. Sementara itu, hanya ada satu tenda
yang sudah ditempati pedagang. Pedagang itu menjual makanan. Pelanggannya
adalah para pekerja yang ada di tempat tersebut. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Patuh Candi Bantu Penanganan Pandemi

    Operasi Patuh Candi Bantu Penanganan Pandemi

    • calendar_month Sel, 21 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 70
    • 0Komentar

      Kaur Mintu Satlantas Polres Pati IPDA Muslimin PATI – Operasi Patuh Candi 2021 digelar selama dua pekan mulai 20 September – 3 Oktober 2021. Operasi kali ini salah satunya menitikberatkan protokol kesehatan untuk membantu pemerintah daerah mengendalikan pandemi Covid-19. Kasatlantas Polres Pati AKP Maulana Ozar melalui Kaur Mintu Ipda Muslimin mengungkapkan, untuk Operasi Patuh […]

  • Mulai Musim Kemarau, Ketua DPRD Pati Ali Badrudin Minta Pemkab Tanggap Penanganan Kekeringan

    Mulai Musim Kemarau, Ketua DPRD Pati Ali Badrudin Minta Pemkab Tanggap Penanganan Kekeringan

    • calendar_month Sab, 1 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 88
    • 0Komentar

    PATI – Musim kemarau telah tiba, salah satu yang diwaspadai saat kemarau adalah potensi bencana kekeringan. Saat ini bahkan sejumlah desa sudah mengalami kekurangan air bersih akibat dampak musim kemarau ini. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pati Jawa Tengah Martinus Budi Prasetyo mengungkapkan, bulan Mei lalu sudah memasuki musim kemarau di Kabupaten Pati. “Mei kemarin kita […]

  • Ketua Pansus Angket DPRD Pati: Keputusan Strategis Akan Diambil Setelah Rapat Internal

    Ketua Pansus Angket DPRD Pati: Keputusan Strategis Akan Diambil Setelah Rapat Internal

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 92
    • 0Komentar

    PATI – Proses hak angket di DPRD Kabupaten Pati terus bergulir di tengah sorotan publik dan dinamika politik lokal. Ketua Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyampaikan perkembangan terkini terkait agenda dan pihak-pihak yang akan dipanggil oleh Pansus. Pernyataan ini disampaikan seiring dengan adanya aksi demonstrasi yang digelar oleh Aliansi […]

  • Dari Keling, Kenikmatan Citarasa Kopi Mempercantik Citra Diri

    Dari Keling, Kenikmatan Citarasa Kopi Mempercantik Citra Diri

    • calendar_month Ming, 18 Agu 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Kopi Tempur salah satu primadona kopi di Kota Jepara  Pamor Kecamatan Keling tak lagi identik sebagai kecamatan “pinggiran” apalagi terbelakang, di wilayah Kota Ukir Jepara. Keling setidaknya telah berani unjuk gigi. Berusaha mempercantik citra diri. Festival kopi dan kuliner yang digelar 15-17 Agustus 2019 di Terminal Sambungoyot, Desa Kelet menjadi bukti arah berbenah di kecamatan […]

  • Dikelola Pemkab Jepara, Candi Angin Ingin Dimaksimalkan

    Dikelola Pemkab Jepara, Candi Angin Ingin Dimaksimalkan

    • calendar_month Ming, 26 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Instagram @phirinz Situs Candi Angin yang berada di Desa Tempur, Kecamatan Keling resmi diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Jepara. Dengan begitu, pemkab siap memaksimalkan potensi wisata situs bersejarah itu. Sebelumnya Candi Angin dikelola oleh Balai Penelitian dan Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah. Plt Bupati Jepara, Dian Kristiandi mengungkapkan, jauh sebelum ada penyerahan tanggung jawab tersebut pihaknya sudah […]

  • Aksi Unjuk Rasa Tetap Digelar, Aliansi Masyarakat Pati Bersatu Tidak Percaya Pembatalan Kenaikan Pajak

    Aksi Unjuk Rasa Tetap Digelar, Aliansi Masyarakat Pati Bersatu Tidak Percaya Pembatalan Kenaikan Pajak

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 70
    • 0Komentar

    PATI – Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menegaskan bahwa aksi unjuk rasa besar-besaran yang dijadwalkan pada 13 Agustus 2025 akan tetap dilaksanakan, meskipun Bupati Sudewo telah menyatakan pembatalan kebijakan penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Kebijakan ini sebelumnya menyebabkan kenaikan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen. Koordinator Lapangan Penggalangan […]

expand_less