Breaking News
light_mode

Bikin Merinding Tiga Anthem Paling Sangar di Indonesia

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 15 Des 2017
  • visibility 842
Lingkar Muria – Banyak, bahkan hampir semua tim sepakbola legendaris di
dunia memilik anthem atau lagu perang ala klubnya masing-masing. Anthem sudah
menjadi lagu yang wajib dinyanyikan suporter kala klub kesayangan berlaga.
Tentu kita sangat familiar dengan anthem klub-klub legend Inggris. Misal Setan
Merah Manchester United dengan Come On
You Redsnya
, kemudian Arsenal dengan Good Old Arsenal, Chelsea dengan Blue
Is The Colour, dan juga Liverpool dengan Anfield Rapnya.
Namun perlu diketahui, di Indonesia klub dengan basis suporter besar pun
memiliki anthem yang tak kalah dengan klub-klub legendaris Inggris. Tercatat Lingkar
Muria, ada tiga anthem klub Indonesia yang sangar dan juga bikin merinding. Tiga
anthem itu adalah :

Kemeriahan di Stadion Maguwoharjo, markas PSS


1.     Sampai Kau
Bisa miliknya Super Elang Jawa PSS Sleman
Dengan basis
suporter besar, dan juga memiliki kandang bertaraf internasional bernama
Stadion Maguwoharjo. Tiap laga kandang yang digelar PSS selalu sesak dipenuhi
penonton.
Para suporter
yang tergabung dalam Brigata Curva Sud selalu menyanyikan lagu ini menjelang
kick off pertandingan. Berikut lirik lagu anthem milik klub yang berbasis di
Sleman, Yogyakarta ini.

Sampai kau bisa
Pernahkah
kau merasa.

Melihat secercah cahaya.

Mimpi di depan mata.

Super Elja pasti kan juara.


Bertahun menjalani.

Lelah ini tak terasa lagi.

Pagi berganti pagi.

Masih ada keinginan hati.


Sebuah kehormatan.

Mengawalmu Pahlawan.

Untuk s’lalu berjuang.

Mewujudkan harapan.

Percaya kita kan rayakan kawan…


Demi satu nama.

Kebanggaan di dada.

Kan ku beri segalanya.


Super Elang Jawa.

Jadilah juara.

Ku korbankan segalanya.

Sampai Kau Bisa………..

Persis Solo
2.     Satu Jiwa
milik Laskar Sambernyawa Persis Solo
Sama dengan
PSS Sleman. Klub yang berbasis di kota yang menjadi “Spirit Of Java” ini
memiliki basis suporter yang besar. Para suporter ini menamakan diri Pasoepati.
Jumlah besar suporter ini pun disokong dengan fasilitas stadion yang
representatif.
Stadion Manahan
yang menjadi kandang Laskar Sambernyawa ini pun kerap menjadi kandang timnas
saat menggelar laga uji coba, sebelum berdirinya Stadion Wibawa Mukti maupun
Stadion Patriot. Tiap pertandingan yang digelar di Stadion Manahan ini pun
selalu ramai dengan para suporter yang juga terkenal militan ini.
Berikut lirik
anthem milik Persis Solo

Satu Jiwa
Disini
semua berawal

Disini kita berbagi kesenangan

Berusaha tetap bersama

Walaupun jarak kadang terbentang memisahkan
Rayakanlah
pertemuan ini

Slalu bersama apapun yang terjadi

Singkirkan semua yang mengganggumu

Kita kan tetap jadi satu

Roda hidup terus berputar

Dan takdirpun tak slalu sama…pahamilah

Namun hasrat tuk tetap bersama

Menjadi semangat yang membuat kita smakin kuat
Rayakanlah
pertemuan ini

Slalu bersama apapun yang terjadi

Singkirkan semua yang mengganggumu

Kita kan tetap jadi satu

Persebaya

3.     Song Of
Pride miliknya Bajul Ijo Persebaya
Di Indonesia
siapa tak kenal Persebaya. Klub ini memang sangat legendaris. Sampai suporternya
pun terkenal legendaris. Tercatat Bonex nama suporter Persebaya ini dikenal
sebagai pelopor suporter yang mengawal tim saat laga tandang.
Fanatisme dan
militansi suporter satu ini pun jangan ditanya.
Berikut lirik
anthem Song Of Pride milik tim yang berkandang di Stadion Gelora 10 November
Surabaya ini.

Song Of
Pride
Saat ini… Kita…
Dipertemukan kembali…

Kutinggalkan… Semua…

Demi mengawalmu lagi…

Semangat kami… Tak kan…

Pernah lelah dan terhenti…

Berjuanglah… Engkau…

Demi kebanggaan kami…
Kukorbankan semua untuk kau sang pahlawan..
Kan ku bela dengan penuh rasa bangga di dada..
Reff:
Satukan semangatmu Bajol Ijoku

Doa dan dukunganku menyertaimu

Ku yakin kau pasti bisa takluk kan lawanmu

Ku selalu mendukungmu Persebaya (2x)
 

  

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa MTs Tarbiyatul Banin Sukses Kembangkan Pupuk Hayati, Bantu Petani Tingkatkan Hasil Panen

    Siswa MTs Tarbiyatul Banin Sukses Kembangkan Pupuk Hayati, Bantu Petani Tingkatkan Hasil Panen

    • calendar_month Jum, 28 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 930
    • 0Komentar

    PATI – Kelas riset di MTs Tarbiyatul Banin Desa Pekalongan Winong berhasil mengembangkan pupuk hayati yang telah diuji coba dan memberikan hasil positif bagi petani setempat. Penelitian yang berlangsung selama dua tahun ini melibatkan siswa dalam pembuatan pupuk hayati dari mikroorganisme lokal. “Penelitian ini upaya mewujudkan pertanian berkelanjutan, generasi muda siswa-siswi MTs Tarbiyatul Banin menunjukkan […]

  • Awali Liga 3 Jateng, Safin FC Hajar PSD Demak

    Awali Liga 3 Jateng, Safin FC Hajar PSD Demak

    • calendar_month Rab, 28 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 406
    • 0Komentar

      Pemain Safin Pati FC berjibaku menghadapi tuan rumah PSD Demak Safin Pati FC berhasil mencuri poin penuh saat bertandang ke Stadion Universitas Diponegoro Semarang, menghadapi tuan rumah PSD Demak. Bermaterikan pemain muda tak membuat tim asal Kabupaten Pati ini minder dengan lawannya. SEMARANG – Safin Pati FC memulai perjalanan di Grup M Counterpain Liga […]

  • Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan, Anggota DPR-RI Ingatkan Pemerintah soal Reformasi Sistem

    Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan, Anggota DPR-RI Ingatkan Pemerintah soal Reformasi Sistem

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 351
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah berencana menghapus tunggakan iuran BPJS Kesehatan bagi sekitar 23 juta peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari kelompok Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri. Kebijakan pemutihan tersebut ditargetkan selesai paling lambat akhir November 2025. Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menilai langkah ini sebagai kebijakan progresif yang berpihak pada rakyat. […]

  • Kopi Theng Kembangkan Kopi Robusta dari Lereng Muria dengan Roasting Sendiri

    Kopi Theng Kembangkan Kopi Robusta dari Lereng Muria dengan Roasting Sendiri

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.750
    • 0Komentar

    PATI – Kopi tidak hanya menjadi minuman untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, tetapi juga berkembang menjadi bagian dari gaya hidup. Hal itu turut dirasakan Moh Fais Amin (32), pelaku usaha Kopi Theng yang memiliki kedai di Desa Langenharjo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati. Kedai tersebut tercantum di Google Maps dengan nama Kopi Muria Theng. Fais telah menekuni […]

  • Ilustrasi freepik 

    Definisi Hidup Mandiri: Mencapai Kemandirian untuk Menggapai Kebahagiaan

    • calendar_month Sen, 31 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 3.197
    • 0Komentar

    Ilustrasi freepik Hidup mandiri adalah keadaan di mana seseorang mampu mengelola diri dan menjalani kehidupan secara mandiri tanpa tergantung secara berlebihan pada orang lain. Hidup mandiri melibatkan kemampuan untuk membuat keputusan dan mengambil tanggung jawab atas tindakan dan konsekuensi yang dihasilkan. Ini adalah proses belajar dan tumbuh yang mengarah pada kemandirian, sehingga individu dapat mencapai […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Pertanyakan Kejelasan Pengembalian Kelebihan Bayar PBB

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Pertanyakan Kejelasan Pengembalian Kelebihan Bayar PBB

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 381
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDIP, Suyono, meminta kejelasan terkait pengembalian kelebihan bayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2). Permintaan ini diajukan mengingat kelebihan bayar tersebut disebabkan oleh pembatalan kebijakan kenaikan PBB P2 sebesar 250 persen oleh Bupati Pati, Sudewo. Pertanyaan tersebut juga disampaikan […]

expand_less