Breaking News
light_mode

Bikin Merinding Tiga Anthem Paling Sangar di Indonesia

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 15 Des 2017
  • visibility 847
Lingkar Muria – Banyak, bahkan hampir semua tim sepakbola legendaris di
dunia memilik anthem atau lagu perang ala klubnya masing-masing. Anthem sudah
menjadi lagu yang wajib dinyanyikan suporter kala klub kesayangan berlaga.
Tentu kita sangat familiar dengan anthem klub-klub legend Inggris. Misal Setan
Merah Manchester United dengan Come On
You Redsnya
, kemudian Arsenal dengan Good Old Arsenal, Chelsea dengan Blue
Is The Colour, dan juga Liverpool dengan Anfield Rapnya.
Namun perlu diketahui, di Indonesia klub dengan basis suporter besar pun
memiliki anthem yang tak kalah dengan klub-klub legendaris Inggris. Tercatat Lingkar
Muria, ada tiga anthem klub Indonesia yang sangar dan juga bikin merinding. Tiga
anthem itu adalah :

Kemeriahan di Stadion Maguwoharjo, markas PSS


1.     Sampai Kau
Bisa miliknya Super Elang Jawa PSS Sleman
Dengan basis
suporter besar, dan juga memiliki kandang bertaraf internasional bernama
Stadion Maguwoharjo. Tiap laga kandang yang digelar PSS selalu sesak dipenuhi
penonton.
Para suporter
yang tergabung dalam Brigata Curva Sud selalu menyanyikan lagu ini menjelang
kick off pertandingan. Berikut lirik lagu anthem milik klub yang berbasis di
Sleman, Yogyakarta ini.

Sampai kau bisa
Pernahkah
kau merasa.

Melihat secercah cahaya.

Mimpi di depan mata.

Super Elja pasti kan juara.


Bertahun menjalani.

Lelah ini tak terasa lagi.

Pagi berganti pagi.

Masih ada keinginan hati.


Sebuah kehormatan.

Mengawalmu Pahlawan.

Untuk s’lalu berjuang.

Mewujudkan harapan.

Percaya kita kan rayakan kawan…


Demi satu nama.

Kebanggaan di dada.

Kan ku beri segalanya.


Super Elang Jawa.

Jadilah juara.

Ku korbankan segalanya.

Sampai Kau Bisa………..

Persis Solo
2.     Satu Jiwa
milik Laskar Sambernyawa Persis Solo
Sama dengan
PSS Sleman. Klub yang berbasis di kota yang menjadi “Spirit Of Java” ini
memiliki basis suporter yang besar. Para suporter ini menamakan diri Pasoepati.
Jumlah besar suporter ini pun disokong dengan fasilitas stadion yang
representatif.
Stadion Manahan
yang menjadi kandang Laskar Sambernyawa ini pun kerap menjadi kandang timnas
saat menggelar laga uji coba, sebelum berdirinya Stadion Wibawa Mukti maupun
Stadion Patriot. Tiap pertandingan yang digelar di Stadion Manahan ini pun
selalu ramai dengan para suporter yang juga terkenal militan ini.
Berikut lirik
anthem milik Persis Solo

Satu Jiwa
Disini
semua berawal

Disini kita berbagi kesenangan

Berusaha tetap bersama

Walaupun jarak kadang terbentang memisahkan
Rayakanlah
pertemuan ini

Slalu bersama apapun yang terjadi

Singkirkan semua yang mengganggumu

Kita kan tetap jadi satu

Roda hidup terus berputar

Dan takdirpun tak slalu sama…pahamilah

Namun hasrat tuk tetap bersama

Menjadi semangat yang membuat kita smakin kuat
Rayakanlah
pertemuan ini

Slalu bersama apapun yang terjadi

Singkirkan semua yang mengganggumu

Kita kan tetap jadi satu

Persebaya

3.     Song Of
Pride miliknya Bajul Ijo Persebaya
Di Indonesia
siapa tak kenal Persebaya. Klub ini memang sangat legendaris. Sampai suporternya
pun terkenal legendaris. Tercatat Bonex nama suporter Persebaya ini dikenal
sebagai pelopor suporter yang mengawal tim saat laga tandang.
Fanatisme dan
militansi suporter satu ini pun jangan ditanya.
Berikut lirik
anthem Song Of Pride milik tim yang berkandang di Stadion Gelora 10 November
Surabaya ini.

Song Of
Pride
Saat ini… Kita…
Dipertemukan kembali…

Kutinggalkan… Semua…

Demi mengawalmu lagi…

Semangat kami… Tak kan…

Pernah lelah dan terhenti…

Berjuanglah… Engkau…

Demi kebanggaan kami…
Kukorbankan semua untuk kau sang pahlawan..
Kan ku bela dengan penuh rasa bangga di dada..
Reff:
Satukan semangatmu Bajol Ijoku

Doa dan dukunganku menyertaimu

Ku yakin kau pasti bisa takluk kan lawanmu

Ku selalu mendukungmu Persebaya (2x)
 

  

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejuaraan Futsal Pati 2018 Berlangsung Ketat

    Kejuaraan Futsal Pati 2018 Berlangsung Ketat

    • calendar_month Kam, 1 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Para pemain futsal berjuang dengan sekuat tenaga untuk menuju pertandingan puncak  PATI – Tidak hanya di kelompok umum, pertandingan ketat juga tersaji di babak 36 besar kelompok umur 17 dalam kejuaraan futsal se Kabupaten Pati. Sebanyak 36 klub, bermain total untuk bisa lolos ke babak berikutnya. Pertandingan-pertandingan menarik itu seperti tersaji saat IJABIN FC melawan […]

  • Perisai Demokrasi Bangsa: ASN Harus Bebas dari Pengaruh Politik di Pilkada 2024

    Perisai Demokrasi Bangsa: ASN Harus Bebas dari Pengaruh Politik di Pilkada 2024

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 317
    • 0Komentar

    PATI – Polemik terkait netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pilkada 2024 kembali mencuat di Kabupaten Pati. Ketiga ASN yang diketahui berfoto dengan salah satu pasangan calon bupati-wakil bupati Pati tengah menjadi sorotan publik dan menuai kecaman dari berbagai pihak. M. Rikza Hasballa, Ketua Pemantau Pemilihan Perisai Demokrasi Bangsa (PDB), menyatakan keprihatinannya atas dugaan pelanggaran […]

  • Ripal Wahyudi Pemain Ngeyel yang Mencuri Hati Bonek Mania

    Ripal Wahyudi Pemain Ngeyel yang Mencuri Hati Bonek Mania

    • calendar_month Rab, 31 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 346
    • 0Komentar

       Ripal Wahyudi/INSTAGRAM  SURABAYA – Pemain baru Persebaya Ripal Wahyudi langsung tampil nyetel saat bermain menghadapi Bali United di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, (29/5/2023). Pemain yang berposisi sebagai gelandang itu langsung mencuri hati suporter Persebaya, Bonek Mania. Ripal yang musim lalu bermain untuk Bhayangkara FC tampil sangat ngeyel dan bertenaga dalam mengawal lini tengah […]

  • Tradisi Warisan Leluhur: Lomban Kupatan Sebagai Bentuk Syukur Nelayan di Pati

    Tradisi Warisan Leluhur: Lomban Kupatan Sebagai Bentuk Syukur Nelayan di Pati

    • calendar_month Sab, 20 Apr 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 379
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah tradisi warisan leluhur yang melibatkan penyerahan sesaji berupa kepala, kaki, dan ekor kerbau telah dilakukan di Desa Sambiroto, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Sesaji tersebut diarak mengelilingi desa sebelum akhirnya dilarung ke muara Sungai Tayu, Jumat (19/4/2024). Sesaji ditata di atas miniatur perahu dan diarak dalam sebuah parade yang diiringi […]

  • Akhlak dan Perubahan Peradaban Pasca Pandemi

    Akhlak dan Perubahan Peradaban Pasca Pandemi

    • calendar_month Ming, 22 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 457
    • 0Komentar

    Ngaji budaya Suluk Maleman Akhirnya setelah 26 bulan digelar secara live streaming, Ngaji NgAllah Suluk Maleman akhirnya bisa kembali digelar secara tatap muka. Hal itu bisa dilakukan setelah kasus Covid-19 kian melandai, sehingga pembatasan kegiatan yang merupakan dampak pandemi juga dilonggarkan. Dalam pengajian yang diselenggarakan pada Sabtu (21/5/2022) tersebut , Anis Sholeh Ba’asyin mengingatkan tentang […]

  • Bea Cukai Musnahkan 1,37 Juta Batang Rokok Ilegal di Pati, Kerugian Negara Rp1,33 Miliar Berhasil Dicegah

    Bea Cukai Musnahkan 1,37 Juta Batang Rokok Ilegal di Pati, Kerugian Negara Rp1,33 Miliar Berhasil Dicegah

    • calendar_month Jum, 23 Okt 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 6
    • 0Komentar

    PATI – Sebanyak 1.372.052 batang rokok ilegal dengan berat sekitar 2,42 ton dimusnahkan oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Kudus bersama Pemerintah Kabupaten Pati dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pati. Pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara (BMMN) berupa Barang Kena Cukai (BKC) hasil tembakau ilegal tersebut merupakan bagian […]

expand_less