Breaking News
light_mode

Atasi HIV/Aids Pemkab Jepara Bentuk Forum Peduli

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 9 Sep 2018
  • visibility 855
Forum Warga Peduli Aids dibentuk di Desa Balong Kecamatan Kembang baru-baru ini 

JEPARA
– Berbagai cara dilakukan demi menekan angka penyakit menular HIV/Aids di
Kabupaten Jepara. Melalui Dinas Kesehatan, dibentuklah wadah bernama Warga
Peduli Aids (WPA). Tugasnya, WPA melakukan identifikasi potensi resiko di tiap
wilayahnya masing-masing.
Kepala
Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), DKK Jepara, M. Fakhruddin
mengungkapkan, kecenderungan persebaran penyakit HIV/AIDS tidak hanya di
wilayah perkotaan, namun juga banyak ditemukan di wilayah pedesaan.
Untuk
mengatasi hal tersebut, tahun ini, pihaknya menargetkan 50 persen
desa/kelurahan yang ada di Jepara, sudah terbentuk forum WPA. Sedangkan untuk
tahun 2019, semua desa yang ada di Jepara sudah memiliki forum ini. “Saat ini
kami sudah bergerak terus, tiap minggu lebih dari dua desa kami datangi,”
tuturnya.
Pembentukan
forum tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk menekan angka
kasus AIDS dan HIV di Kabupaten Jepara. Dikatakan, untuk tahun ini saja, hingga
bulan Juni 2018, terdapat 81 kasus HIV/AIDS di Jepara dengan korban meninggal
sebanyak 5 orang.
Dari
sisi pemeriksaan Voluntary Counselling and Tasting (VCT), saat ini semua
Puskesmas sudah bisa melakukannya. Sehingga tidak ada kesulitan lagi, bagi
masyarakat untuk memeriksaan kondisi tubuhnya.
Namun,
terkait dengan pengobatan, saat ini baru lima titik yang menyediakan, yaitu RSU
Kartini, Puskesmas Donorojo, Bangsri I, Mlonggo dan Pecangaan. Pihaknya  berharap, tahun depan semua Puskesmas sudah
memiliki fasilitas untuk melakukan pengobatan. Sehingga tidak ada alasan lagi
bagi masyarakat, dengan alasan jarak.
“Harapannya
kita bergerak menemukan, konsekwensinya akan mempermudah akses pengobatan.
Jangan sampai ada orang yang tidak mau berobat karena faktor jarak,” kata dia.
Libatkan Unsur Masyarakat
Dalam
pembentukan forum tersebut, semua pihak berkepentingan dilibatakan, sehingga
peran aktif dalam upaya pencegahan HIV AIDS bisa optimal. Mereka yang dianggap
berkepentingan tersebut di antaranya adalah dari unsur tokoh masyarakat,
penegak hukum dan keamanan, serta tokoh agama.
Sementara
itu, tugas utama dari forum WPA ini, yaitu melakukan identifikasi potensi
risiko HIV/AIDS, melakukan akses informasi dan layanan (penyuluhan, fasilitasi
pencegahan, test dan konseling HIV, dll), terakhir adalah zero stigma dan
diskriminasi. “Silahkan didata, yang memiliki risiko dan laporkan kepada bidan
desa,” tuturnya. (pur)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kegiatan cek kesehatan gratis dan layanan makan bergizi untuk masyarakat di kantor DPC PDIP Pati.

    PDIP Pati Bakal Gelar Cek Kesehatan dan Dapur Gratis Tiap Dapil

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 262
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati yang juga Ketua DPC PDIP Pati, Ali Badrudin, menginstruksikan Fraksi PDIP untuk menyelenggarakan layanan cek kesehatan dan dapur gratis di seluruh daerah pemilihan (dapil). Instruksi tersebut disampaikan seusai kegiatan di Kantor DPC PDIP Pati pada Jumat, 10 April 2026, yang dihadiri ratusan warga. Ali menilai, program sosial tersebut selama […]

  • Komisi B DPRD Pati: Teknologi Penggilingan Padi di Pati Masih Tertinggal

    Komisi B DPRD Pati: Teknologi Penggilingan Padi di Pati Masih Tertinggal

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 300
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Komisi B, Sudi Rustanto, menyoroti keterbelakangan teknologi penggilingan padi di daerahnya. Dalam sebuah forum diskusi pertanian, ia mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi ini. “Dan yang lebih penting lagi adalah penggilingan padinya di Pati, ini potensi dengan hasil pertaniannya yang luar biasa akan tetapi penggilingan padi kita ini masih tradisional […]

  • DPRD Pati Dorong Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) Melalui Komitmen dan Inovasi

    DPRD Pati Dorong Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) Melalui Komitmen dan Inovasi

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 308
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua Komisi D DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati, menekankan pentingnya upaya pemerintah dalam menekan Angka Kematian Ibu (AKI) pasca persalinan. Dukungan ini disampaikannya saat menghadiri forum konsultasi publik verifikasi dan analitis data Maternal Perinatal Death Notification (MPDN) pada Jumat (17/10/2025). “Harus ada komitmen dan inovasi dari kita, sehingga AKI bisa menurun,” tegasnya. […]

  • Persipa Junior Tetap Optimis Meski Dihadapkan Tugas Sulit Lawan Persab Brebes U-17

    Persipa Junior Tetap Optimis Meski Dihadapkan Tugas Sulit Lawan Persab Brebes U-17

    • calendar_month Jum, 3 Nov 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 269
    • 0Komentar

    PATI – Persipa Pati U-17 akan menjalani pertandingan krusialnya di Grup I babak 12 Besar Piala Soeratin U-17 2023 Zona Jawa Tengah, yang akan berlangsung di Stadion Joyokusumo Pati , Sabtu (04/11/2023). Meskipun mereka pada laga sebelumnya mengalami kekalahan 0-2 dari Persibangga Purbalingga U-17 Rabu (01/11/2023), Persipa Junior tetap penuh optimisme dalam menghadapi tugas sulit […]

  • Atik Kusdarwati: Posyandu 6 SPM di Pati Harus Sesuai Regulasi dan Pedoman Nasional

    Atik Kusdarwati: Posyandu 6 SPM di Pati Harus Sesuai Regulasi dan Pedoman Nasional

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 865
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo, menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak Posyandu di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang (18/11/2025). Rakerda ini dihadiri oleh seluruh Tim Pembina Posyandu kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mendetail terkait penerapan Posyandu dengan enam standar pelayanan minimal (SPM). Selain itu, […]

  • Polresta Pati Selidiki Kasus Penusukan Ibu Muda di Desa Jepalo, Autopsi Dilakukan

    Polresta Pati Selidiki Kasus Penusukan Ibu Muda di Desa Jepalo, Autopsi Dilakukan

    • calendar_month Kam, 5 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 350
    • 0Komentar

    PATI – Tragedi memilukan terjadi di Desa Jepalo, Gunungwungkal, Pati, saat seorang ibu muda, SU (24), meninggal dunia akibat luka tusukan yang dideritanya Peristiwa ini terjadi pada Selasa (3/9/2024), ketika SU diserang oleh tetangganya sendiri, S (32). Korban mengalami luka serius di bagian perut dan langsung dilarikan ke RS KSH Tayu untuk mendapatkan perawatan intensif. […]

expand_less