Breaking News
light_mode

Atasi HIV/Aids Pemkab Jepara Bentuk Forum Peduli

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 9 Sep 2018
  • visibility 802
Forum Warga Peduli Aids dibentuk di Desa Balong Kecamatan Kembang baru-baru ini 

JEPARA
– Berbagai cara dilakukan demi menekan angka penyakit menular HIV/Aids di
Kabupaten Jepara. Melalui Dinas Kesehatan, dibentuklah wadah bernama Warga
Peduli Aids (WPA). Tugasnya, WPA melakukan identifikasi potensi resiko di tiap
wilayahnya masing-masing.
Kepala
Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), DKK Jepara, M. Fakhruddin
mengungkapkan, kecenderungan persebaran penyakit HIV/AIDS tidak hanya di
wilayah perkotaan, namun juga banyak ditemukan di wilayah pedesaan.
Untuk
mengatasi hal tersebut, tahun ini, pihaknya menargetkan 50 persen
desa/kelurahan yang ada di Jepara, sudah terbentuk forum WPA. Sedangkan untuk
tahun 2019, semua desa yang ada di Jepara sudah memiliki forum ini. “Saat ini
kami sudah bergerak terus, tiap minggu lebih dari dua desa kami datangi,”
tuturnya.
Pembentukan
forum tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk menekan angka
kasus AIDS dan HIV di Kabupaten Jepara. Dikatakan, untuk tahun ini saja, hingga
bulan Juni 2018, terdapat 81 kasus HIV/AIDS di Jepara dengan korban meninggal
sebanyak 5 orang.
Dari
sisi pemeriksaan Voluntary Counselling and Tasting (VCT), saat ini semua
Puskesmas sudah bisa melakukannya. Sehingga tidak ada kesulitan lagi, bagi
masyarakat untuk memeriksaan kondisi tubuhnya.
Namun,
terkait dengan pengobatan, saat ini baru lima titik yang menyediakan, yaitu RSU
Kartini, Puskesmas Donorojo, Bangsri I, Mlonggo dan Pecangaan. Pihaknya  berharap, tahun depan semua Puskesmas sudah
memiliki fasilitas untuk melakukan pengobatan. Sehingga tidak ada alasan lagi
bagi masyarakat, dengan alasan jarak.
“Harapannya
kita bergerak menemukan, konsekwensinya akan mempermudah akses pengobatan.
Jangan sampai ada orang yang tidak mau berobat karena faktor jarak,” kata dia.
Libatkan Unsur Masyarakat
Dalam
pembentukan forum tersebut, semua pihak berkepentingan dilibatakan, sehingga
peran aktif dalam upaya pencegahan HIV AIDS bisa optimal. Mereka yang dianggap
berkepentingan tersebut di antaranya adalah dari unsur tokoh masyarakat,
penegak hukum dan keamanan, serta tokoh agama.
Sementara
itu, tugas utama dari forum WPA ini, yaitu melakukan identifikasi potensi
risiko HIV/AIDS, melakukan akses informasi dan layanan (penyuluhan, fasilitasi
pencegahan, test dan konseling HIV, dll), terakhir adalah zero stigma dan
diskriminasi. “Silahkan didata, yang memiliki risiko dan laporkan kepada bidan
desa,” tuturnya. (pur)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muhamad Susanto Guru Agama yang Gemar Bercerita

    Muhamad Susanto Guru Agama yang Gemar Bercerita

    • calendar_month Jum, 1 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Muhamad Susanto saat mengajar anak didiknya di MTsN 2 Jepara belum lama ini Bercerita Bikin Pelajaran Agama Gembira Mengajar mata pelajaran agama di sekolahan mesti kreatif. Jika tidak, anak-anak akan mudah sekali bosan terhadap pelajaran. Sebab pelajaran agama biasanya sering disampaikan seperti orang berceramah. Muhamad Susanto menyadari hal tersebut. Lulusan IAIN Kudus itu pun berusaha […]

  • DPRD Pati Prioritaskan Pemberdayaan PKL dalam Raperda Penataan Usaha

    DPRD Pati Prioritaskan Pemberdayaan PKL dalam Raperda Penataan Usaha

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 363
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Kabupaten Pati menunjukkan komitmen kuat terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan sektor informal. Fokus ini tercermin dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL), yang saat ini tengah memasuki tahap pembahasan intensif. Anggota Komisi B DPRD Pati, Sadikin (Fraksi PKS), menjelaskan bahwa Raperda ini dirancang bukan semata untuk […]

  • Cegah Kecelakaan, Polisi Lakukan Pembersihan Tumpahan Oli di Dekat Swalayan ADA

    Cegah Kecelakaan, Polisi Lakukan Pembersihan Tumpahan Oli di Dekat Swalayan ADA

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.529
    • 0Komentar

    PATI – Personel Satuan Pelayanan dan Pengaturan Masyarakat (Sat Samapta) Polresta Pati beserta jajaran Polsek Pati segera bertindak membersihkan tumpahan oli yang terjadi di Jalan Ki Juru Mentani, tepatnya di sisi timur Swalayan ADA, Desa Gemeces, Kecamatan Pati, pada Senin (29/6/2026) sekitar pukul 16.54 WIB. Tindakan cepat ini diambil setelah pihak kepolisian menerima laporan dari […]

  • Peduli, Mbah Roso Ajak Masyarakat Sehat

    Peduli, Mbah Roso Ajak Masyarakat Sehat

    • calendar_month Rab, 11 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 296
    • 0Komentar

      Lingkar Muria, PATI – Sebagai anggota Komisi IX DPR RI, Imam Suroso atau yang akrab disapa Mbah Roso, terus mendorong dan mengajak masyarakat untuk hidup sehat. Sabtu (8/4/2018) lalu, Mbah Roso menggelar Sosialisasi tentang gerakan hidup sehat di Lapangan Desa Pekalongan Kecamatan Winong.  ”Pola hidup sehat dan bersih harus membudaya di kalangan masyarakat. Supaya […]

  • Tanpa Satu Kata Pun, Teater Boneka “Jala dan Jana” Ceritakan Hubungan Manusia dan Sungai di Kudus

    Tanpa Satu Kata Pun, Teater Boneka “Jala dan Jana” Ceritakan Hubungan Manusia dan Sungai di Kudus

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.149
    • 0Komentar

    KUDUS – Gemericik air, gerak tubuh, bentuk gambar, dan kain menjadi satu-satunya bahasa yang menghidupkan pertunjukan teater boneka bertajuk “Jala dan Jana” di Panggung Ngepringan, Kampung Budaya Piji Wetan (KBPW), Kudus, Sabtu (18/7/2026) malam. Berlangsung selama sekitar 30 menit tanpa sebaris dialog, pementasan ini justru berhasil menyampaikan pesan mendalam tentang keterkaitan erat antara manusia dan […]

  • PWI Kudus Apresiasi Pelayanan dan Keterbukaan Informasi Publik

    PWI Kudus Apresiasi Pelayanan dan Keterbukaan Informasi Publik

    • calendar_month Sel, 6 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Para penerima penghargaan PWI Kudus KUDUS – PWI Kabupaten Kudus memberikan apresiasi khusus kepada sepuluh OPD, lembaga, instansi pemerintah dan swasta, termasuk pelaku wisata yang dinilai telah memberikan pelayanan terbaik dalam pelayanan keterbukaan informasi publik. PWI Kudus Award diberikan berbarengan dengan Sosialisasi UU Pers dan Literasi Media, Kamis (1/12/2022). Keterbukaan informasi publik menjadi tuntutan saat […]

expand_less