Breaking News
light_mode

Atasi HIV/Aids Pemkab Jepara Bentuk Forum Peduli

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 9 Sep 2018
  • visibility 796
Forum Warga Peduli Aids dibentuk di Desa Balong Kecamatan Kembang baru-baru ini 

JEPARA
– Berbagai cara dilakukan demi menekan angka penyakit menular HIV/Aids di
Kabupaten Jepara. Melalui Dinas Kesehatan, dibentuklah wadah bernama Warga
Peduli Aids (WPA). Tugasnya, WPA melakukan identifikasi potensi resiko di tiap
wilayahnya masing-masing.
Kepala
Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), DKK Jepara, M. Fakhruddin
mengungkapkan, kecenderungan persebaran penyakit HIV/AIDS tidak hanya di
wilayah perkotaan, namun juga banyak ditemukan di wilayah pedesaan.
Untuk
mengatasi hal tersebut, tahun ini, pihaknya menargetkan 50 persen
desa/kelurahan yang ada di Jepara, sudah terbentuk forum WPA. Sedangkan untuk
tahun 2019, semua desa yang ada di Jepara sudah memiliki forum ini. “Saat ini
kami sudah bergerak terus, tiap minggu lebih dari dua desa kami datangi,”
tuturnya.
Pembentukan
forum tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk menekan angka
kasus AIDS dan HIV di Kabupaten Jepara. Dikatakan, untuk tahun ini saja, hingga
bulan Juni 2018, terdapat 81 kasus HIV/AIDS di Jepara dengan korban meninggal
sebanyak 5 orang.
Dari
sisi pemeriksaan Voluntary Counselling and Tasting (VCT), saat ini semua
Puskesmas sudah bisa melakukannya. Sehingga tidak ada kesulitan lagi, bagi
masyarakat untuk memeriksaan kondisi tubuhnya.
Namun,
terkait dengan pengobatan, saat ini baru lima titik yang menyediakan, yaitu RSU
Kartini, Puskesmas Donorojo, Bangsri I, Mlonggo dan Pecangaan. Pihaknya  berharap, tahun depan semua Puskesmas sudah
memiliki fasilitas untuk melakukan pengobatan. Sehingga tidak ada alasan lagi
bagi masyarakat, dengan alasan jarak.
“Harapannya
kita bergerak menemukan, konsekwensinya akan mempermudah akses pengobatan.
Jangan sampai ada orang yang tidak mau berobat karena faktor jarak,” kata dia.
Libatkan Unsur Masyarakat
Dalam
pembentukan forum tersebut, semua pihak berkepentingan dilibatakan, sehingga
peran aktif dalam upaya pencegahan HIV AIDS bisa optimal. Mereka yang dianggap
berkepentingan tersebut di antaranya adalah dari unsur tokoh masyarakat,
penegak hukum dan keamanan, serta tokoh agama.
Sementara
itu, tugas utama dari forum WPA ini, yaitu melakukan identifikasi potensi
risiko HIV/AIDS, melakukan akses informasi dan layanan (penyuluhan, fasilitasi
pencegahan, test dan konseling HIV, dll), terakhir adalah zero stigma dan
diskriminasi. “Silahkan didata, yang memiliki risiko dan laporkan kepada bidan
desa,” tuturnya. (pur)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suluk Kajen Diluncurkan, Wadah Kajian Ilmiah untuk Menggali Kembali Warisan Intelektual Syekh Ahmad Mutamakkin

    Suluk Kajen Diluncurkan, Wadah Kajian Ilmiah untuk Menggali Kembali Warisan Intelektual Syekh Ahmad Mutamakkin

    • calendar_month Ming, 28 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.619
    • 0Komentar

    PATI – Upaya besar mengangkat kembali khazanah pemikiran dan tradisi intelektual Islam dimulai dari lingkungan sekitar Masjid Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati. Berlangsung pada Sabtu (27/6/2026), para kiai sepuh yang tergabung dalam Yayasan Makam Mbah Mutamakkin secara resmi meluncurkan wadah kajian bernama “Suluk Kajen”. Peluncuran ini diadakan melalui kegiatan seminar perdana bertajuk Suluk Kajen #1 […]

  • Bupati Pati Jalin Kerja Sama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Kerja di Sektor Pertanian dan Perikanan

    Bupati Pati Jalin Kerja Sama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Kerja di Sektor Pertanian dan Perikanan

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 324
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, menerima kunjungan kerja dari Tim Korea Selatan di bidang ketenagakerjaan di Kantor Bupati Pati. Kunjungan ini ditandai dengan penandatanganan MoU program pemberangkatan tenaga kerja ke Korea Selatan. “Saya bersama pihak perwakilan Tim Korea Selatan di bidang ketenagakerjaan sedang menandatangani MoU untuk pemberangkatan calon tenaga kerja dari Indonesia ke Korea Selatan,” […]

  • Ada 5 kecamatan di Pati dengan kasus HIV/AIDS tertinggi.

    Awas, Inilah 5 Kecamatan dengan Jumlah Kasus HIV Tertinggi di Pati

    • calendar_month Sel, 5 Des 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Ada 5 kecamatan di Pati dengan kasus HIV/AIDS tertinggi.

  • Dirikan Dapur Umum, Gerindra Pati Kirim Nasi Bungkus Korban Banjir

    Dirikan Dapur Umum, Gerindra Pati Kirim Nasi Bungkus Korban Banjir

    • calendar_month Sen, 18 Mar 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 250
    • 0Komentar

    PATI – Bulan Ramadan ini, Gerindra di Pati membuat dapur umum dan memberikan ransum nasi bungkus bagi para korban banjir. Kegiatan ini berkolaborasi langsung dengan DPD Gerindra Jawa Tengah pimpinan Sudaryono. Ketua DPC Gerindra Pati Hardi mengatakan pihaknya saat ini sudah mendirikan dapur umum di Kecamatan Kayen Pati untuk membantu logistik berupa ransum makan kepada […]

  • AMPB Soroti Lahan Tambahmulyo untuk RS Bhayangkara, Polresta Pati Tegaskan Tanah Negara Lengkap Dokumen Sah

    AMPB Soroti Lahan Tambahmulyo untuk RS Bhayangkara, Polresta Pati Tegaskan Tanah Negara Lengkap Dokumen Sah

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.921
    • 0Komentar

    PATI – Persoalan status tanah di wilayah Tambahmulyo menjadi isu utama yang diangkat Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) saat menyampaikan pendapat di halaman Mapolresta Pati, Rabu (13/5/2026). Dalam aksi tersebut, para peserta meminta kejelasan terkait status lahan yang direncanakan sebagai lokasi pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara berlantai empat. Menanggapi hal itu, Kapolresta Pati melalui Penjabat Wakapolresta […]

  • Persijap Jepara vs PSIS Semarang : Derbi Beda Kasta di Babak 64 Besar Piala Indonesia

    Persijap Jepara vs PSIS Semarang : Derbi Beda Kasta di Babak 64 Besar Piala Indonesia

    • calendar_month Sen, 12 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

    JEPARA – Laga derbi sarat gengsi klub elit sepakbola Jawa Tengah bakal tersaji di babak 64 besar Piala Indonesia. Persijap Jepara yang menempati zona 4 bakal bertemu dengan Mahesa Jenar PSIS Semarang. Kepastian itu didapat setelah PSSI mengumumkan secara resmi hasil undian babak 64 besar Sabtu (10/11/2018). Namun sayang, derbi yang sarat gengsi tersebut kini […]

expand_less