Breaking News
light_mode

Atasi HIV/Aids Pemkab Jepara Bentuk Forum Peduli

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 9 Sep 2018
  • visibility 908
Forum Warga Peduli Aids dibentuk di Desa Balong Kecamatan Kembang baru-baru ini 

JEPARA
– Berbagai cara dilakukan demi menekan angka penyakit menular HIV/Aids di
Kabupaten Jepara. Melalui Dinas Kesehatan, dibentuklah wadah bernama Warga
Peduli Aids (WPA). Tugasnya, WPA melakukan identifikasi potensi resiko di tiap
wilayahnya masing-masing.
Kepala
Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), DKK Jepara, M. Fakhruddin
mengungkapkan, kecenderungan persebaran penyakit HIV/AIDS tidak hanya di
wilayah perkotaan, namun juga banyak ditemukan di wilayah pedesaan.
Untuk
mengatasi hal tersebut, tahun ini, pihaknya menargetkan 50 persen
desa/kelurahan yang ada di Jepara, sudah terbentuk forum WPA. Sedangkan untuk
tahun 2019, semua desa yang ada di Jepara sudah memiliki forum ini. “Saat ini
kami sudah bergerak terus, tiap minggu lebih dari dua desa kami datangi,”
tuturnya.
Pembentukan
forum tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk menekan angka
kasus AIDS dan HIV di Kabupaten Jepara. Dikatakan, untuk tahun ini saja, hingga
bulan Juni 2018, terdapat 81 kasus HIV/AIDS di Jepara dengan korban meninggal
sebanyak 5 orang.
Dari
sisi pemeriksaan Voluntary Counselling and Tasting (VCT), saat ini semua
Puskesmas sudah bisa melakukannya. Sehingga tidak ada kesulitan lagi, bagi
masyarakat untuk memeriksaan kondisi tubuhnya.
Namun,
terkait dengan pengobatan, saat ini baru lima titik yang menyediakan, yaitu RSU
Kartini, Puskesmas Donorojo, Bangsri I, Mlonggo dan Pecangaan. Pihaknya  berharap, tahun depan semua Puskesmas sudah
memiliki fasilitas untuk melakukan pengobatan. Sehingga tidak ada alasan lagi
bagi masyarakat, dengan alasan jarak.
“Harapannya
kita bergerak menemukan, konsekwensinya akan mempermudah akses pengobatan.
Jangan sampai ada orang yang tidak mau berobat karena faktor jarak,” kata dia.
Libatkan Unsur Masyarakat
Dalam
pembentukan forum tersebut, semua pihak berkepentingan dilibatakan, sehingga
peran aktif dalam upaya pencegahan HIV AIDS bisa optimal. Mereka yang dianggap
berkepentingan tersebut di antaranya adalah dari unsur tokoh masyarakat,
penegak hukum dan keamanan, serta tokoh agama.
Sementara
itu, tugas utama dari forum WPA ini, yaitu melakukan identifikasi potensi
risiko HIV/AIDS, melakukan akses informasi dan layanan (penyuluhan, fasilitasi
pencegahan, test dan konseling HIV, dll), terakhir adalah zero stigma dan
diskriminasi. “Silahkan didata, yang memiliki risiko dan laporkan kepada bidan
desa,” tuturnya. (pur)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota Dewan Minta Ketua KONI Pati yang Baru Prestasinya Harus Lebih Baik

    Anggota Dewan Minta Ketua KONI Pati yang Baru Prestasinya Harus Lebih Baik

    • calendar_month Jum, 13 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 340
    • 0Komentar

    PATI – KONI Pati kini telah memiliki pemimpin baru. Yaitu Sutarto Oenthersa alias Kokok. Diharapkan prestasi olahraga di Kabupaten Pati semakin meningkat. Sutarto Oenthersa, atau yang akrab disapa Kokok, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KONI Pati periode 2024-2028. Kokok, yang juga Ketua Cabor Panahan Kabupaten Pati, mendapat dukungan dari 45 Pengkab cabor anggota KONI Pati. […]

  • Pentas Harga Gabah Anjlok, dan Kritik Kesengsaraan Petani

    Pentas Harga Gabah Anjlok, dan Kritik Kesengsaraan Petani

    • calendar_month Ming, 21 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 291
    • 0Komentar

    PATI – Naskah berjudul Anjlok dipentaskan anak-anak Teater Tsalafiyah (TeTs) MTs Salafiyah Kajen baru-baru ini. berlatar sebuah desa yang sedang panen raya, dikisahkan terjadi harga gabah yang anjlok sekaligus merugikan petani. Naskah karya Miftahur Rohim, yang juga guru madrsah tersebut memang berniat melakukan kritik persoalan tersebut melalui panggung teater. Seperti diketahui, polemik harga gabah yang […]

  • DPRD Pati Usung Program Angkutan Pelajar, Lirik Armada Eks Angkutan Umum Jakarta

    DPRD Pati Usung Program Angkutan Pelajar, Lirik Armada Eks Angkutan Umum Jakarta

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.797
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menjajaki kemungkinan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta guna memenuhi kebutuhan sarana transportasi aman bagi siswa. Langkah ini diambil sebagai solusi jangka panjang untuk menekan angka penggunaan sepeda motor di kalangan pelajar yang belum memenuhi persyaratan sah dalam berkendara. Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni […]

  • Lengah di Awal, Ayo Berbenah Jap

    Lengah di Awal, Ayo Berbenah Jap

    • calendar_month Rab, 10 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Persijap Jepara dihajar Persis Solo dengan skor 5-2 Rekor tak pernah kalah Persijap atas Persis Solo patah. Rekor tak pernah kalah selama babak grup Liga 2 musim ini juga patah. Persijap dibantai 5-2. Kekalahan pahit yang harus menjadi cambuk untuk bangkit.  SOLO – Gol cepat itu seperti meruntuhkan kepercayaan diri pemain. Penonton di rumah (seperti […]

  • Anggota DPRD Pati Harap Kamtibmas Terjaga, Beri Rasa Aman untuk Masyarakat

    Anggota DPRD Pati Harap Kamtibmas Terjaga, Beri Rasa Aman untuk Masyarakat

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 366
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Bambang Susilo, mengungkapkan harapannya agar aparat keamanan dapat meningkatkan upaya preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Pati. Hal ini disampaikannya menanggapi meningkatnya aksi kejahatan di jalanan di berbagai daerah, seperti begal dan aksi gangster remaja. “Kita semua tentu berharap kondisi Kamtibmas di Pati terus terjaga dengan […]

  • DPRD Pati Dorong Peningkatan Sekolah Adiwiyata, Demi Generasi Peduli Lingkungan

    DPRD Pati Dorong Peningkatan Sekolah Adiwiyata, Demi Generasi Peduli Lingkungan

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 377
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Kabupaten Pati mendorong peningkatan jumlah sekolah adiwiyata di wilayah tersebut. Hal ini disampaikan oleh anggota DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo, yang menilai pentingnya pembinaan terkait gerakan peduli dan berbudaya lingkungan di sekolah. “Pembinaan di sekolah sangat penting karena dapat mendidik para siswa untuk memiliki kepedulian terhadap lingkungan hidup,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya […]

expand_less