Arti Penting Kemenangan Persijap Jepara 3-1 atas Persebaya Surabaya di BRI Super League
- account_circle Abdul Adhim
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 2.308

Bek sayap Persijap Jepara Rahmat Hidayat membayangi Bruno Moreira penyerang Persebaya. (DOK PERSEBAYA)
JEPARA – Laga lanjutan pekan ke 22 BRI Super League 2025/2026 mempertemukan Persijap Jepara dan Persebaya Surabaya di *Stadion Gelora Bumi Kartini*, Sabtu (21/2/2026) malam WIB. Pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit itu berakhir dengan kemenangan tuan rumah dengan skor meyakinkan 3-1.
Sejak awal laga, Persijap tampil penuh percaya diri. Dukungan penuh dari publik Jepara menjadi suntikan semangat bagi Laskar Kalinyamat untuk terus menekan lini pertahanan tim tamu.
Dominasi tuan rumah mulai membuahkan hasil pada menit ke-32. Penyerang Persijap, *Iker Guarrotxena*, berhasil memanfaatkan celah di pertahanan Persebaya dan mencetak gol pembuka.
Gol tersebut berawal dari skema serangan balik cepat yang dibangun oleh *Lucas Morelatto*. Ia sukses menggiring bola hingga ke jantung pertahanan lawan yang belum siap menghadapi transisi cepat Persijap.
Keunggulan tuan rumah bertambah lewat aksi individu *Alexis Gomez*. Pemain asal Argentina itu melepaskan sepakan keras mendatar ke pojok kanan gawang Persebaya, yang gagal diantisipasi kiper lawan.
Persebaya sempat bangkit setelah memperkecil ketertinggalan melalui gol penalti yang dieksekusi *Bruno Moreira*. Gol tersebut membuat tensi pertandingan kembali meningkat.
Namun, pada masa injury time, Persijap memastikan kemenangan. Iker Guarrotxena kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan matang dari Alexis Gomez di sisi kiri pertahanan Persebaya.
Kemenangan 3-1 ini memiliki arti penting bagi Persijap Jepara. Tambahan tiga poin membantu tim asuhan Laskar Kalinyamat dalam upaya keluar dari zona degradasi. Selain itu, kemenangan dengan margin tiga gol ini menjadi yang pertama bagi Persijap musim ini.
Hasil positif tersebut juga menjadi suntikan motivasi bagi lini depan Persijap yang sebelumnya kerap mengalami kesulitan dalam mencetak gol. Kepercayaan diri pemain meningkat setelah mampu tampil efektif di laga krusial.
Tak hanya itu, kemenangan ini turut memperbaiki mental tim setelah sebelumnya menelan kekalahan telak 0-4 dari *Malut United* pada pekan ke-21.
Meski meraih hasil maksimal, evaluasi tetap perlu dilakukan. Persijap kembali harus menerima hukuman penalti akibat kelengahan di lini belakang. Hal tersebut menjadi catatan penting bagi tim pelatih, karena kesalahan serupa bisa berakibat fatal pada laga-laga berikutnya.
Dengan hasil ini, Persijap Jepara diharapkan mampu menjaga konsistensi performa dan terus menjauh dari zona merah demi mengamankan posisi di BRI Super League musim 2025/2026.
- Penulis: Abdul Adhim
- Editor: Fatwa

