Breaking News
light_mode

Sidak Komisi D DPRD Pati: Pembangunan Revitalisasi SD Negeri Sampok Dinilai Tidak Sesuai Anggaran

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
  • visibility 2.859

PATI – Pembangunan revitalisasi SD Negeri Sampok yang berada di Kecamatan Gunung Wungkal menjadi perhatian publik. Hal ini muncul setelah anggaran pembangunan sebesar lebih dari Rp 700 juta dinilai tidak sesuai dengan hasil pembangunan yang terwujud.

Anggota Komisi D DPRD Pati, Eko Kuswanto, mengungkapkan bahwa tim melakukan sidak ke sekolah tersebut setelah menerima laporan terkait pembangunan yang dinilai tidak sesuai.

“Kita datang ke SD Sampok karena menerima laporan soal pembangunan revitalisasi sekolah yang dinilai tidak sesuai,” ucapnya saat melakukan sidak di lokasi sekolah.

Menurut Eko, berdasarkan aduan dari masyarakat, anggaran lebih dari Rp 700 juta yang dialokasikan untuk SD Sampok hanya digunakan untuk membangun empat ruang kelas dan satu gedung perpustakaan. Adapun proses pembangunan tersebut, seperti yang disampaikan Kepala Sekolah, dikerjakan melalui Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).

Namun, ketika pihak P2SP akan dipanggil untuk memberikan keterangan, mereka tidak dapat hadir dengan alasan memiliki kegiatan lain, sehingga perlu dilakukan penundaan untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut.

“Pembangunan sekolah itu harusnya swakelola, tapi keterangan Kepala Sekolah tidak tahu, karena yang melaksanakan adalah Komite,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SD Negeri Sampok, Basuki Rahmat, ketika dikonfirmasi terkait spesifikasi bangunan yang dibangun mengaku bahwa semua sudah sesuai dengan yang direncanakan.

Ia menyampaikan bahwa bantuan untuk pembangunan dan revitalisasi sekolah tersebut diterima pada tahun 2025 dengan nilai lebih dari Rp 700 juta.

Menurut Basuki, anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan beberapa ruang kelas serta satu gedung perpustakaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang sudah memberikan bantuan,” ujarnya.

Diketahui, bantuan sebesar lebih dari Rp 700 juta memang ditujukan untuk pembangunan dan revitalisasi fasilitas sekolah. Namun ditemukan bahwa pada bagian genteng gedung digunakan genteng gavalun, padahal sesuai aturan yang berlaku tidak diperbolehkan dan seharusnya menggunakan genteng tanah liat.

Selain itu, perencanaan awal menyebutkan bahwa pembangunan akan dilakukan dengan cara swakelola, namun faktanya pekerjaan dikerjakan oleh pihak ketiga yang berasal dari luar Kabupaten Pati.

“Untuk pekerjaannya itu dilakukan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), jadi bukan dari pihak sekolah,” tepisnya.

(adv)

Editor: Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daftar Pemain Persipa Pati Liga 3 Nasional 2021/2022

    Daftar Pemain Persipa Pati Liga 3 Nasional 2021/2022

    • calendar_month Sab, 5 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 408
    • 0Komentar

      Sejumlah pemain Persipa Pati sedang melakukan latihan ringan untuk persiapan Liga 3 putaran nasional. PATI – Persipa Pati siap tampil 100 persen dalam menatap Liga 3 putaran nasional pada Minggu (6/2/2022). Persipa memiliki kedalaman skuad yang mumpuni, diharapkan tim ini mampu meraih hasil maksimal dengan lolos ke babak 8 besar. Yang artinya memastikan tiket […]

  • DPRD Pati Apresiasi Prioritas Infrastruktur Pasar Tradisional dalam APBD 2026

    DPRD Pati Apresiasi Prioritas Infrastruktur Pasar Tradisional dalam APBD 2026

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 509
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Pati memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas prioritas pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan pasar tradisional, yang dialokasikan dalam APBD 2026. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat perekonomian masyarakat setempat. “Perbaikan di sejumlah pasar tradisional ini penting untuk memperkuat perekonomian masyarakat. Sehingga pasar menjadi bagus dan ramai dikunjungi,” ujar Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi. Bupati […]

  • Ditolak Warga Puncel Dukuhseti, Pemilik Tutup Operasional Hotel D’Ayana

    Ditolak Warga Puncel Dukuhseti, Pemilik Tutup Operasional Hotel D’Ayana

    • calendar_month Sab, 13 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 321
    • 0Komentar

    PATI – Hotel D’Ayana di Desa Puncel Kecamatan Dukuhseti Pati, Jawa Tengah resmi ditutup oleh pemiliknya (12/7/2024). Penutupan ini merupakan permintaan warga, karena hotel itu dituding menjadi tempat esek-esek. Masyarakat berulang kali menggelar aksi untuk menutup hotel tersebut. Pemilik hotel, Eko Suprayitno warga Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti membuat surat pernyataan penutupan operasional hotel tersebut. Surat […]

  • Rayakan Kemerdekaan Indosat Gelar Sepeda Santai di Kayen Pati

    Rayakan Kemerdekaan Indosat Gelar Sepeda Santai di Kayen Pati

    • calendar_month Rab, 17 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 912
    • 0Komentar

    Keseruan acara sepeda santai Indosat bersama warga Desa Sumbersari Kecamatan Kayen Pati Selain mengajak hidup sehat dengan bersepeda santai, Indosat mengajak masyarakat untuk memenuhi wawasannya di era digital ini dengan memakai kartu perdanan IM3 untuk menunjang aktivitas berselancar di dunia maya. PATI – Bertepatan dengan HUT ke-77 Republik Indonesia, Desa Sumbersari Kecamatan Kayen Kabupaten Pati […]

  • BRI Unit Tlogorejo Peduli, Salurkan Bantuan ke 12 Warga Kurang Mampu

    BRI Unit Tlogorejo Peduli, Salurkan Bantuan ke 12 Warga Kurang Mampu

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 289
    • 0Komentar

    PATI – BRI Unit Tlogorejo, Pati, menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat sekitar dengan menyalurkan bantuan sembako kepada 12 warga kurang mampu. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI untuk meringankan beban ekonomi warga yang membutuhkan. Kepala Unit BRI Tlogorejo, Mundhi Pranoto, menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada para penerima di sekitar kantor […]

  • Gegap Gempita Malam Final Piala Dunia Menjalar Sampai Pati

    Gegap Gempita Malam Final Piala Dunia Menjalar Sampai Pati

    • calendar_month Sab, 14 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 270
    • 0Komentar

    DOKUMEN HUMAS SETDA PATI  Partai puncak Piala Dunia 2018 bakal mempertemukan Perancis dan Kroasia. Stadion Luzhniki di Kota Moskwa, Ibukota Rusia bakal menjadi panggung saling bantai Antonie Grizman dkk melawan Luka Modric dkk. Keseruan sekaligus kemeriahan bakal tersaji Minggu malam nanti (15/7/2018) pukul 19.30 WIB. Namun, bukan berarti kemeriahan hanya tersaji di negara yang terletak […]

expand_less