Breaking News
light_mode

Sidak Komisi D DPRD Pati: Pembangunan Revitalisasi SD Negeri Sampok Dinilai Tidak Sesuai Anggaran

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
  • visibility 2.741

PATI – Pembangunan revitalisasi SD Negeri Sampok yang berada di Kecamatan Gunung Wungkal menjadi perhatian publik. Hal ini muncul setelah anggaran pembangunan sebesar lebih dari Rp 700 juta dinilai tidak sesuai dengan hasil pembangunan yang terwujud.

Anggota Komisi D DPRD Pati, Eko Kuswanto, mengungkapkan bahwa tim melakukan sidak ke sekolah tersebut setelah menerima laporan terkait pembangunan yang dinilai tidak sesuai.

“Kita datang ke SD Sampok karena menerima laporan soal pembangunan revitalisasi sekolah yang dinilai tidak sesuai,” ucapnya saat melakukan sidak di lokasi sekolah.

Menurut Eko, berdasarkan aduan dari masyarakat, anggaran lebih dari Rp 700 juta yang dialokasikan untuk SD Sampok hanya digunakan untuk membangun empat ruang kelas dan satu gedung perpustakaan. Adapun proses pembangunan tersebut, seperti yang disampaikan Kepala Sekolah, dikerjakan melalui Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).

Namun, ketika pihak P2SP akan dipanggil untuk memberikan keterangan, mereka tidak dapat hadir dengan alasan memiliki kegiatan lain, sehingga perlu dilakukan penundaan untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut.

“Pembangunan sekolah itu harusnya swakelola, tapi keterangan Kepala Sekolah tidak tahu, karena yang melaksanakan adalah Komite,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SD Negeri Sampok, Basuki Rahmat, ketika dikonfirmasi terkait spesifikasi bangunan yang dibangun mengaku bahwa semua sudah sesuai dengan yang direncanakan.

Ia menyampaikan bahwa bantuan untuk pembangunan dan revitalisasi sekolah tersebut diterima pada tahun 2025 dengan nilai lebih dari Rp 700 juta.

Menurut Basuki, anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan beberapa ruang kelas serta satu gedung perpustakaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang sudah memberikan bantuan,” ujarnya.

Diketahui, bantuan sebesar lebih dari Rp 700 juta memang ditujukan untuk pembangunan dan revitalisasi fasilitas sekolah. Namun ditemukan bahwa pada bagian genteng gedung digunakan genteng gavalun, padahal sesuai aturan yang berlaku tidak diperbolehkan dan seharusnya menggunakan genteng tanah liat.

Selain itu, perencanaan awal menyebutkan bahwa pembangunan akan dilakukan dengan cara swakelola, namun faktanya pekerjaan dikerjakan oleh pihak ketiga yang berasal dari luar Kabupaten Pati.

“Untuk pekerjaannya itu dilakukan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), jadi bukan dari pihak sekolah,” tepisnya.

(adv)

Editor: Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Temukan Persoalan Serius di Baznas, Libatkan Notaris

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Temukan Persoalan Serius di Baznas, Libatkan Notaris

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 197
    • 0Komentar

    PATI – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati kembali menggelar rapat dengar keterangan dengan sejumlah pihak pada Kamis (18/9/2025). Rapat ini fokus pada pendalaman berbagai isu krusial, terutama yang berkaitan dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pati. Anggota Pansus, Didin Syafrudin, mengungkapkan bahwa rapat kali ini memanggil tiga pihak, yaitu Dinas Koperasi, Baznas, […]

  • Rapat Paripurna DPRD Pati Sepakati Perda Perlindungan Pelaku Usaha Perikanan dan Tambak Garam

    Rapat Paripurna DPRD Pati Sepakati Perda Perlindungan Pelaku Usaha Perikanan dan Tambak Garam

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.328
    • 0Komentar

    PATI – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati yang diselenggarakan di Sekretariat DPRD Kabupaten Pati dihadiri langsung oleh Bupati Pati Sudewo pada Rabu (24/12/2025). Pada rapat tersebut, berbagai rancangan peraturan daerah strategis menjadi bahan pembahasan dan disepakati, antara lain terkait perlindungan serta pemberdayaan pelaku usaha perikanan dan tambak garam, begitu juga dengan penyempurnaan rancangan APBD Tahun […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Klarifikasi Kades Soal Kenaikan PBB-P2

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Klarifikasi Kades Soal Kenaikan PBB-P2

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 241
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Pansus Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati, Bandang, dengan tegas membantah pernyataan Bupati Pati, Sudewo, terkait usulan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Bantahan ini muncul setelah Pansus menggelar rapat penting dengan tiga kepala desa pada Selasa (19/8/2025). Sidang Pansus yang berlangsung di Gedung DPRD Pati ini menghadirkan Kepala Desa […]

  • Situasi Persaingan Pilkada 2024, Ketua DPRD Pati Minta Masyarakat Jaga Kondusivitas

    Situasi Persaingan Pilkada 2024, Ketua DPRD Pati Minta Masyarakat Jaga Kondusivitas

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 182
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mengimbau masyarakat untuk menjaga kondusifitas menjelang Pilkada. Menurutnya, kontestasi politik yang semakin dekat akan memicu persaingan di masyarakat, sehingga potensi provokasi dan perselisihan semakin tinggi. “Kami berharap masyarakat khususnya Kabupaten Pati ini tetap dalam situasi yang kondusif dan tidak mudah terprovokasi oleh isu,” ujar Ali, politisi dari […]

  • Peserta BPJS PBI Banyak yang Dinonaktifkan, Komisi D DPRD Pati Pastikan Adanya Solusi

    Peserta BPJS PBI Banyak yang Dinonaktifkan, Komisi D DPRD Pati Pastikan Adanya Solusi

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.085
    • 0Komentar

    PATI – Masih hangat diperbincangkan terkait penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang menyentuh angka puluhan ribu di Kabupaten Pati. Menanggapi keresahan masyarakat, Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, memastikan bahwa pihaknya bersama eksekutif sedang berupaya maksimal mencari jalan keluar atas masalah ini. Teguh menjelaskan, saat ini sudah terjalin komunikasi […]

  • Mengenal Tahu Aci Jajanan Lezat Khas Mahasiswa IAIN Kudus yang Populer Dari Masa ke Masa

    Mengenal Tahu Aci Jajanan Lezat Khas Mahasiswa IAIN Kudus yang Populer Dari Masa ke Masa

    • calendar_month Jum, 26 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 619
    • 0Komentar

    KUDUS – Tahu aci merupakan jajanan kaki lima di pinggir jalan yang menjadi kegemaran mahasiswa di IAIN Kudus. Jajanan tahu aci ini terbilang cukup popular diantara para mahasiswa IAIN Kudus, karena rasa dan harganya yang terjangkau. Banyak mahasiswa menggemari jajanan dengan cita rasa asin gurih ini. Tahu aci tidak tenggelam di Tengah banyaknya jajanan pentol-pentol […]

expand_less