Breaking News
light_mode

Liburan Asik di Wisata Batik Pati (1)

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 22 Nov 2019
  • visibility 243

salah satu wisata alternatif liburan ada di wisata batik pati
Wisata Batik Pati di Langgenharjo Juwana
Bosan liburan. Tidak ada salahnya
mengunjungi Wisata Batik Pati di Juwana. Pengunjung bisa melihat sekaligus
belajar langsung pembuatan batik dari awal hingga akhir.

Erik
serius menyimak penjelasan dari Tamzis Al Anas (36). Bersama seorang temannya,
Erik sengaja berkunjung ke Wisata Batik Pati di Jalan Sunan Ngerang RT 7 RW 3,
Desa Langgenharjo, Kecamatan Juwana.

Di
tempat itu, pengunjung bisa berwisata sekaligus belajar tentang batik. Wahana wisata
ini didirikan pasangan suami istri Tamzis dan Yuliati Warno (34). Keduanya menekuni
batik sejak 2007. Lalu mendirikan wisata batik pada 2015 silam.

Ide
mendirikan wisata itu sederhana. Keduanya ingin ikut andil dalam melakukan
pelestarian dan pengembangan batik di Bumi Mina Tani. “Bertahun-tahun menekuni
batik dengan merek Yuliati Warno Batik, kami melihat semakin jarang orang yang
punya keterampilan membatik. Maka, kami membuat sarana edukasi batik. Supaya
menarik, kami bingkai dengan wisata,” kata Tamzis ketika ditemui di Wisata
Batik Pati, Selasa (19/11/2019).

Masuk
ke wahana wisata ini, pengunjung cukup membayar Rp 15 ribu. Tidak mahal dengan sederet
fasilitas yang ditawarkan pengelola. Karena di wisata ini pengunjung bisa
belajar proses membatik dari kain putih polos hingga menjadi batik jadi.

Pengunjung
langsung dipandu oleh Tamzis. Pengunjung akan mendapat ilmu mulai dari
pengenalan batik, membuat gambar pola/motif, mencanting, mewarnai batik, hingga
pelorotan dan pembilasan.
Di
Wisata Batik Pati ini, pengunjung bisa belajar membuat batik dengan motif apa
pun. Biasanya, Tamzis meminta pengunjung untuk menggambar pola sesuai dengan
potensi daerah asal masing-masing pengunjung.

“Misalnya
jeruk pamelo, atau biota laut untuk yang dari wilayah pesisir,” ucapnya.

Meski
selama ini dikenal sebagai produsen batik bakaran, Tamzis sebetulnya tidak
mengkhususkan hanya bakaran saja. Ia bisa melatih pengunjung untuk membuat
batik jenis lain sesuai permintaan.

Selama
ini, kataTamzis, kebanyakan pengunjung yang berwisata edukasi di Wisata Batik
Pati ialah rombongan pelajar. Tingkat usia rombongan pelajar ini bervariasi,
mulai PAUD hingga mahasiswa dan peserta Balai Latihan Kerja (BLK).

“Dari
kalangan pesantren juga banyak yang ke sini. Dari Pondok Pesantren Gontor Putri
Mantingan malah rutin setiap tahun berkunjung,” ucapnya.

Tanpa
biaya tambahan, seluruh pengunjung Wisata Batik Pati akan mendapatkan kain
untuk membatik. Kain batik hasil latihan mereka juga bisa dibawa pulang. (ars)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus Angket DPRD Pati Kembali Aktif, Soroti Mutasi Jabatan dan Pembangunan

    Pansus Angket DPRD Pati Kembali Aktif, Soroti Mutasi Jabatan dan Pembangunan

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 242
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati kembali menggelar rapat Panitia Khusus (Pansus) hak angket pada hari Rabu, 17 September 2025. Rapat ini merupakan kelanjutan dari serangkaian rapat yang sebelumnya sempat terhenti karena kunjungan kerja anggota pansus ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kunjungan tersebut dilakukan untuk berkonsultasi terkait […]

  • Ibu Rumah Tangga di Pati Ditangkap Terkait Kasus Sabu

    Ibu Rumah Tangga di Pati Ditangkap Terkait Kasus Sabu

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 282
    • 0Komentar

    PATI – Satuan Reserse Narkoba Polresta Pati berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah utara Kabupaten Pati. Seorang ibu rumah tangga berinisial NAI (35), warga Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, diamankan karena diduga sebagai pengedar sabu. Penangkapan dilakukan Sabtu, 26 Juli 2025, sekitar pukul 16.00 WIB di rumahnya. Berdasarkan laporan masyarakat, rumah tersebut sering dijadikan lokasi […]

  • Meski Dilarang Lewat Jalan Juwana – Wedarijaksa, Kendaraan Berat Masih Melanggar

    Meski Dilarang Lewat Jalan Juwana – Wedarijaksa, Kendaraan Berat Masih Melanggar

    • calendar_month Sel, 23 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 217
    • 0Komentar

    BANDEL : Sebuah tronton masih nekad melintasi jalan kelas III di Jalan Juwana – Wedarijaksa beberapa waktu yang lalu Lingkar Muria, PATI  – Pemasangan pengumuman agar kendaraan berat tidak melintas di Jalan Juwana – Wedarijaksa dinilai tidak tepat. Hal ini dikemukakan anggota komisi A DPRD Kabupaten Pati Haryono. Dirinya menganggap kalau hal itu dilanggar tak […]

  • Santuni Yatim, Utamakan Kebutuhan Pendidikan

    Santuni Yatim, Utamakan Kebutuhan Pendidikan

    • calendar_month Sen, 31 Agu 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Kegiatan santunan anak yatim digelar warga Desa Sirahan Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati (29/8/2020) bertepatan dengan 10 muharram. Total ada 75 anak yatim yang mendapat santunan. Di teras Masjid Baitur Rohim, raut muka puluhan anak-anak yatim itu nampak berseri. Bahagia. Pagi yang indah bagi mereka. Kegiatan santunan yatim ini rutin dilakukan. Kemarin dana yang terkumpul samlai […]

  • Pemuda di Pati Dianiaya Brutal, Dua Jari Putus

    Pemuda di Pati Dianiaya Brutal, Dua Jari Putus

    • calendar_month Sen, 24 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 289
    • 0Komentar

    PATI – Aksi kekerasan kembali terjadi di Kabupaten Pati. Seorang pemuda, C (30), warga Desa Geritan, Kecamatan Pati, menjadi korban penganiayaan brutal oleh orang tak dikenal (OTK) pada Minggu malam (23/2/2025) sekitar pukul 21.30 WIB di wilayah Kecamatan Jakenan. Korban mengalami luka serius berupa bacokan di punggung, kaki, dan lengan kiri, serta kehilangan dua jari […]

  • Di Pati Dua Parpol Tak Serahkan Perbaikan

    Di Pati Dua Parpol Tak Serahkan Perbaikan

    • calendar_month Sel, 6 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Masa perbaikan untuk verifikasi faktual bagi partai politik (parpol) calon peserta Pemilu 2019 telah berakhir pada Senin (5/2) lalu. Namun dua parpol yang sebelumya dinyatakan persyaratannya kurang, belum menyerahkan perbaikan berkas pada KPU. Ketua KPU Kabupaten Pati, Much Nasich menuturkan, kedua partai tersebut PKPI dan PAN tidak menyerahkan perbaikan syarat-syarat untuk verifikasi […]

expand_less