Breaking News
light_mode

Liburan Asik di Wisata Batik Pati (1)

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 22 Nov 2019
  • visibility 71

salah satu wisata alternatif liburan ada di wisata batik pati
Wisata Batik Pati di Langgenharjo Juwana
Bosan liburan. Tidak ada salahnya
mengunjungi Wisata Batik Pati di Juwana. Pengunjung bisa melihat sekaligus
belajar langsung pembuatan batik dari awal hingga akhir.

Erik
serius menyimak penjelasan dari Tamzis Al Anas (36). Bersama seorang temannya,
Erik sengaja berkunjung ke Wisata Batik Pati di Jalan Sunan Ngerang RT 7 RW 3,
Desa Langgenharjo, Kecamatan Juwana.

Di
tempat itu, pengunjung bisa berwisata sekaligus belajar tentang batik. Wahana wisata
ini didirikan pasangan suami istri Tamzis dan Yuliati Warno (34). Keduanya menekuni
batik sejak 2007. Lalu mendirikan wisata batik pada 2015 silam.

Ide
mendirikan wisata itu sederhana. Keduanya ingin ikut andil dalam melakukan
pelestarian dan pengembangan batik di Bumi Mina Tani. “Bertahun-tahun menekuni
batik dengan merek Yuliati Warno Batik, kami melihat semakin jarang orang yang
punya keterampilan membatik. Maka, kami membuat sarana edukasi batik. Supaya
menarik, kami bingkai dengan wisata,” kata Tamzis ketika ditemui di Wisata
Batik Pati, Selasa (19/11/2019).

Masuk
ke wahana wisata ini, pengunjung cukup membayar Rp 15 ribu. Tidak mahal dengan sederet
fasilitas yang ditawarkan pengelola. Karena di wisata ini pengunjung bisa
belajar proses membatik dari kain putih polos hingga menjadi batik jadi.

Pengunjung
langsung dipandu oleh Tamzis. Pengunjung akan mendapat ilmu mulai dari
pengenalan batik, membuat gambar pola/motif, mencanting, mewarnai batik, hingga
pelorotan dan pembilasan.
Di
Wisata Batik Pati ini, pengunjung bisa belajar membuat batik dengan motif apa
pun. Biasanya, Tamzis meminta pengunjung untuk menggambar pola sesuai dengan
potensi daerah asal masing-masing pengunjung.

“Misalnya
jeruk pamelo, atau biota laut untuk yang dari wilayah pesisir,” ucapnya.

Meski
selama ini dikenal sebagai produsen batik bakaran, Tamzis sebetulnya tidak
mengkhususkan hanya bakaran saja. Ia bisa melatih pengunjung untuk membuat
batik jenis lain sesuai permintaan.

Selama
ini, kataTamzis, kebanyakan pengunjung yang berwisata edukasi di Wisata Batik
Pati ialah rombongan pelajar. Tingkat usia rombongan pelajar ini bervariasi,
mulai PAUD hingga mahasiswa dan peserta Balai Latihan Kerja (BLK).

“Dari
kalangan pesantren juga banyak yang ke sini. Dari Pondok Pesantren Gontor Putri
Mantingan malah rutin setiap tahun berkunjung,” ucapnya.

Tanpa
biaya tambahan, seluruh pengunjung Wisata Batik Pati akan mendapatkan kain
untuk membatik. Kain batik hasil latihan mereka juga bisa dibawa pulang. (ars)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • YPI Monumen Mujahidin Bageng Gelar Istigasah untuk Memulai Semester Genap 2025/2026

    YPI Monumen Mujahidin Bageng Gelar Istigasah untuk Memulai Semester Genap 2025/2026

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.301
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka memulai semester genap tahun ajaran 2025/2026, Yayasan Perguruan Islam (YPI) Monumen Mujahidin Bageng, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, menyelenggarakan kegiatan istigasah atau doa bersama di Masjid Al-Masyhur Desa Bageng, Minggu (4/1/2026) Acara yang berjalan tertib dihadiri oleh seluruh komponen yayasan, mulai dari pengurus, guru, hingga ratusan siswa dari jenjang Raudhatul Athfal (RA), […]

  • Gongcik:  Lebih dari Sekadar Seni Bela Diri, Sebuah Warisan Budaya

    Gongcik: Lebih dari Sekadar Seni Bela Diri, Sebuah Warisan Budaya

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 181
    • 0Komentar

    PATI – Kesenian bela diri Gongcik, yang pernah masyhur di Kabupaten Pati, kini mulai meredup. Namun, upaya pelestarian terus dilakukan, salah satunya melalui pertunjukan yang melibatkan berbagai generasi. Warga Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, misalnya, masih aktif melestarikan Gongcik secara turun-temurun. “Seperti menjelang bulan Syuro ini kami mengadakan pertunjukan Gongcik dari berbagai lintas generasi, mulai dari […]

  • Tips dan Resep Membuat Semur Telur Bacem Lezat dan Praktis

    Tips dan Resep Membuat Semur Telur Bacem Lezat dan Praktis

    • calendar_month Sen, 30 Sep 2024
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 98
    • 0Komentar

      KULINER – Telur bacem merupakan salah satu hidangan tradisional yang lezat dan cocok sebagai lauk pelengkap nasi dan sayur. Berikut resep sederhana untuk membuat telur bacem dengan bumbu yang meresap sempurna. Bahan-Bahan : – 10 butir telur rebus (kupas kulitnya) – 1 gelas air kelapa – 1 liter air – 5 lembar daun salam […]

  • Pekerja Difabel Dilibatkan Rakit 22.076 Kotak Suara Pemilu di Pati

    Pekerja Difabel Dilibatkan Rakit 22.076 Kotak Suara Pemilu di Pati

    • calendar_month Sel, 12 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Seorang pekerja difabel sedang merakit kotak suara di gudang KPU Desa Kutoharjo PATI – KPU Kabupaten Pati mulai pagi kemarin merakit kotak suara untuk pemilu 2019. Jumlah kotak suara yang dirakit sebanyak 22.076, yang dikerjakan sebanyak 25 pekerja. Lima diantaranya, merupakan warga penyandang disabilitas. Target pengerjaan perakitan kotak suara selesai dalam waktu 12 hari kerja. […]

  • Nelayan Cantrang Juwana Siap Melaut

    Nelayan Cantrang Juwana Siap Melaut

    • calendar_month Sab, 17 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 80
    • 0Komentar

      BERSIAP : Beberapa kapal nelayan cantrang yang sedang sandar di Sungai Juwana beberapa waktu yang lalu. Lingkar Muria, PATI – Pasca diperbolehkannya cantrang oleh Presiden Jokowi dan Menteri Kelautan dan Perikatan Susi Pujiastuti, atas aksi unjuk rasa di Jakarta beberapa waktu yang lalu, kini nelayan cantrang di Juwana bersiap melaut kembali. Tokoh nelayan cantrang […]

  • Fraksi PKB Pati Desak RPJMD 2025-2029 Perhatikan Pendidikan Keagamaan dan Pesantren

    Fraksi PKB Pati Desak RPJMD 2025-2029 Perhatikan Pendidikan Keagamaan dan Pesantren

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 104
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, mendesak agar Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati tahun 2025-2029 memberikan perhatian khusus pada pendidikan keagamaan, khususnya pondok pesantren. Hal ini disampaikan Muntamah dengan mempertimbangkan kontribusi besar pesantren dalam pembangunan daerah dan sejalan dengan Peraturan Daerah (Perda) Fasilitasi Pengembangan Pesantren. Muntamah menekankan pentingnya pengakuan […]

expand_less