Breaking News
light_mode

Ubah Pola Pikir Masyarakat, Edy Wuryanto Fokus pada Deteksi Dini Penyakit di Grobogan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
  • visibility 1.042

GROBOGAN – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menegaskan bahwa upaya mengubah pola pikir masyarakat tentang pentingnya deteksi dini penyakit menjadi fokus utama dalam sosialisasi program pembangunan kesehatan di Gedung Wisuda Budaya Purwodadi, Sabtu (29/11/2025).

Bersama Kementerian Kesehatan, Edy menekankan bahwa layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bukan sekadar program, tetapi sarana untuk membangun budaya hidup sehat sejak dini.

“Banyak yang takut kalau tahu hasilnya. Padahal semakin cepat terdeteksi, semakin besar peluang untuk ditangani secara efektif,” ujarnya.

Edy menilai masih banyak warga yang enggan memeriksakan diri karena ketakutan mengetahui kondisi kesehatannya. Padahal, menurutnya, ketakutan tersebut justru menjadi hambatan dalam mencegah penyakit semakin parah.

Ia menambahkan bahwa keberadaan CKG menjadi kesempatan penting bagi masyarakat untuk memantau kondisi tubuh tanpa dipungut biaya. Deteksi dini juga dinilai sebagai investasi kesehatan yang dampaknya sangat besar bagi masa depan.

Dalam kesempatan itu, Edy menegaskan pentingnya peran puskesmas sebagai garda terdepan layanan kesehatan primer. Ia mendorong agar fasilitas kesehatan di Grobogan lebih aktif menyapa masyarakat, bukan hanya menunggu kedatangan pasien.

“Puskesmas harus turun langsung. Edukasi dan ajak warga untuk periksa kesehatan. Semua fasilitas sudah tersedia gratis, tinggal dimanfaatkan,” katanya.

Selain mencegah penyakit tidak menular, Edy menyebut CKG juga relevan untuk penanganan penyakit menular seperti TBC yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah.

Kepala Dinas Kesehatan Grobogan, Djatmiko, menambahkan bahwa program CKG menjadi wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Menurutnya, semakin banyak warga yang memanfaatkan layanan ini, semakin besar peluang mencegah munculnya kasus berat.

“Dengan deteksi dini, kita bisa melakukan intervensi lebih cepat dan mencegah kondisi kesehatan menjadi lebih buruk,” jelasnya.

Melalui sosialisasi ini, Edy berharap terjadi perubahan nyata pada pola pikir masyarakat. Ia menekankan bahwa kesehatan bukan sesuatu yang dijaga setelah sakit, tetapi harus diperhatikan saat kondisi tubuh masih baik.

“Jangan tunggu sakit. Gunakan kesempatan cek gratis selagi sehat,” tegasnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cerita Dibalik Logo Hari Santri 2021 Kementerian Agama Republik Indonesia

    Cerita Dibalik Logo Hari Santri 2021 Kementerian Agama Republik Indonesia

    • calendar_month Kam, 7 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Logo Hari Santri 2021 dari Kementerian Agama terlihat simpel. Namun filosinya cukup dalam. Kreatornya adalah seorang santri tulen asal Desa Cebolek, Kecamatan Margoyoso. Semalaman dia menggarap proyek dadakan itu. PATI – Kementerian Agama resmi meluncurkan logo peringatan Hari Santri tahun 2021. Adalah M. Shofa Ulul Azmi, pria kelahiran Pati, 27 Juni 1992 ini yang menciptakan […]

  • Jadikan Alam Sebagai Tempat Belajar

    Jadikan Alam Sebagai Tempat Belajar

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Dewi Wulandari Alam tidak hanya dapat mengusir penat serta tempat lari dari kejenuhan rutinitas, apalagi hanya latar berswafoto. Alam lebih dari itu, alam dapat memberikan banyak sekali pelajaran. Hal itu yang diyakini Dewi Wulandari. Perempuan kelahiran Jambi, 10 Februari 2000 ini medapat banyak sekali pelajaran dari alam yang pernah ia jelajahi. ”Dari alam saya dapatkan […]

  • Gus Mus dan Kisah Proposal untuk Pejabat

    Gus Mus dan Kisah Proposal untuk Pejabat

    • calendar_month Sab, 14 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 233
    • 0Komentar

      Ilustrasi Gus Mus bersama Mbah Moen/ @islamsantuy Oleh KH Yahya Cholil Staquf “Abahmu pernah rasan-rasan, kepingin merenovasi langggar”, kata paman saya, Kyai Mustofa Bisri, “tapi sampai meninggalnya belum kesampaian”. Saya tercenung. Itu bukan kalimat sharih, tapi mafhumnya jelas: perintah. Dan perintah yang musykil. Betapa tidak? Saya tidak punya uang. Dan saya bukan profesional dalam […]

  • DPRD Pati Dukung Pembangunan Stadion Baru untuk Persipa, Anggaran Rp 130 Miliar Disambut Antusias   

    DPRD Pati Dukung Pembangunan Stadion Baru untuk Persipa, Anggaran Rp 130 Miliar Disambut Antusias  

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 386
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan stadion baru untuk klub sepak bola kebanggaan Pati, Persipa Pati. Dukungan ini muncul setelah adanya rekomendasi dari Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pati terkait lokasi potensial untuk stadion baru tersebut. “Kemarin Bapak Ketua (DPRD) menyampaikan, jadi langkah baiknya kalau memang di tempat […]

  • Cegah Kriminalitas Samapta Polres Jepara Intensifkan Patroli Malam

    Cegah Kriminalitas Samapta Polres Jepara Intensifkan Patroli Malam

    • calendar_month Kam, 11 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Patroli malam cegah gangguan Kamtibmas di wilayah Jepara  Polres Jepara berupaya mencegah gangguan Kamtibmas di masyarakat. Karenanya patroli malam dilakukan secara intensif melalui patroli dialogis dan humanis. Patroli dilakukan di pusat-pusat aktivitas masyarakat. JEPARA – Kasat Samapata AKP Agus Nurhadi, S.H. mengatakan, patroli tersebut bersifat preventif atau sebagai upaya pencegahan terhadap gangguan Keamanan dan Ketertiban […]

  • PKK Kedungbulus dan KKN STAIP Adakan Pelatihan Pembuatan Probiotik RABAL untuk Dukung Budikdamber

    PKK Kedungbulus dan KKN STAIP Adakan Pelatihan Pembuatan Probiotik RABAL untuk Dukung Budikdamber

    • calendar_month Jum, 6 Des 2024
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 237
    • 0Komentar

      PATI – Probiotik merupakan bakteri baik yang berfungsi memperlancar sistem pencernaan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mengoptimalkan penyerapan nutrisi serta obat-obatan. Probiotik RABAL sendiri adalah hasil fermentasi ragi, tape, dan bakteri asam laktat, yang mengandung bakteri Lactobacillus casei dan Saccharomyces cerevisiae. Untuk mendukung program budidaya ikan dalam ember (budikdamber), PKK Desa Kedungbulus bekerja sama […]

expand_less