Breaking News
light_mode

Kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan 250% di Pati Menuai Protes, Bupati Minta Maaf Setelah Viral

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
  • visibility 365

PATI – Kebijakan Pemerintah Kabupaten Pati menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250% menuai penolakan dari warga.

Gelombang protes memuncak setelah Bupati Pati, Sudewo, mengeluarkan pernyataan yang dianggap menantang masyarakat, yang kemudian disusul dengan kericuhan terkait pembubaran paksa posko donasi.

Warga Protes, Gelar Aksi Demo Besar-besaran

Kenaikan PBB yang dinilai sangat memberatkan memicu kemarahan warga. Berbagai keluhan muncul, seperti seorang warga yang mengaku PBB-nya naik drastis dari Rp179 ribu menjadi Rp1,3 juta, dan warga lain yang PBB-nya melonjak dari Rp25 ribu menjadi Rp144 ribu.

Kini, Masyarakat Pati Bersatu berencana menggelar demonstrasi besar-besaran pada 13 Agustus 2025. Persiapan demo sudah dilakukan sejak awal bulan, dengan adanya posko penggalangan donasi berupa logistik seperti air minum, mi instan, dan makanan. Ribuan santri dari berbagai wilayah di Pati dikabarkan akan bergabung dalam aksi protes ini.

Kericuhan dan Permintaan Maaf Bupati

Situasi memanas ketika Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati membubarkan paksa posko donasi dan menyita logistik warga pada Selasa (5/8/2025). Kericuhan tak terhindarkan, massa menyerbu markas Satpol PP hingga akhirnya donasi dikembalikan.

Insiden ini membuat Sudewo angkat bicara. Ia menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya yang viral dan kegaduhan yang terjadi pasca-penertiban donasi. Sebagai konsekuensi dari insiden tersebut, Pejabat Kepala Satpol PP Kabupaten Pati, Sriyatun, dicopot dari jabatannya dan digantikan oleh Camat Tayu, Imam Rifai.

Alasan Pemerintah Daerah dan Tanggapan Gubernur

Sudewo menjelaskan bahwa kenaikan PBB ini dilakukan karena tidak ada penyesuaian selama 14 tahun terakhir. Ia beralasan pendapatan pajak yang didapat tidak sebanding dengan pengeluaran daerah, terutama untuk honorer dan PPPK.

Menanggapi polemik ini, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meminta Bupati Pati untuk mengkaji ulang kebijakan kenaikan PBB. Gubernur menekankan pentingnya kebijakan yang tidak memberatkan masyarakat.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persijap Jepara Raih Kemenangan Dramatis atas Persekat Tegal

    Persijap Jepara Raih Kemenangan Dramatis atas Persekat Tegal

    • calendar_month Ming, 4 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Pertandingan antara Persijap Jepara melawan Persekat Tegal di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara JEPARA – Persijap Jepara meraih kemenangan atas tamunya Persekat Tegal, Minggu (4/9/2022) di Stadion Gelora Bumi Kartini. Skuad Laskar Kalinyamat berhasil menang tipis 1-0. Gol dicetak Alan Sabilah pada menit ke-89. Kemenangan dramatis ini menjadi brace kemenangan penting bagi skuad asuhan head […]

  • Bertandang ke Jepara, Persipura Bawa Tim Utama

    Bertandang ke Jepara, Persipura Bawa Tim Utama

    • calendar_month Ming, 24 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 243
    • 0Komentar

    JEPARA – Persipura nampaknya serius melakoni laga uji coba menghadapi Persijap Selection Sabtu (2/3/2019) mendatang di Stadion Gelora Bumi Kartini. Meskipun pertandingan beda kasta, skuad Mutiara Hitam membawa seluruh pemain utamanya ke Jepara. Rilis yang dibagikan Presiden Persijap Jepara, Esti Puji Lestari di akun facebooknya memperlihatkan daftar susunan pemain, sekaligus para pelatih yang akan menemani […]

  • Jidhuran dan Kesederhanaan Beragama Ala Orang Desa

    Jidhuran dan Kesederhanaan Beragama Ala Orang Desa

    • calendar_month Sen, 15 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sudah lebih dari lima tahun saya vakum dari dunia “penerbangan” (baca: rebana). Kalau tidak salah ingat, terakhir menabuh rebana waktu kelas tiga Madrasah Aliyah. Praktis, tangan saya sudah tak lentur lagi menabuh dengan berbagai jenis gaya dan variasi. Semalam, saya ikut Pak Mul, bapak saya, Jidhuran. Tempatnya di Makam Mbah Surojoyo. Bagi kami, ia lah […]

  • Kasus Keracunan Massal MBG di Gembong Meluas, Total Korban Capai 265 Orang

    Kasus Keracunan Massal MBG di Gembong Meluas, Total Korban Capai 265 Orang

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.114
    • 0Komentar

    PATI – Dugaan kasus keracunan massal yang diduga berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, ternyata meluas ke sekolah lain. Dinas Kesehatan Kabupaten Pati memastikan ada penambahan satu sekolah yang terdampak, yaitu MTs Mambaul Ulum Gembong. Sebelumnya, dua sekolah yang sudah dilaporkan mengalami hal serupa adalah SMPN 1 Gembong […]

  • Karateka Pati Bawa Jateng Juara Umum Shindoka

    Karateka Pati Bawa Jateng Juara Umum Shindoka

    • calendar_month Rab, 7 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Para atlet karate kontingen Jawa Tengah berfoto usai penyerahan piala sebagai kontingen terbaik di ajang Kejurnas Shindoka Indonesia 2018 beberapa waktu yang lalu. Lingkar Muria, PATI – Kabar membanggakan datang dari Kota Nasi Gandul. Dari 14 atletnya yang turun memperkuat kontingen Jawa Tengah di ajang Kejurnas Shindoka Indonesia 2018 di Jakarta 2 hingga 4 Maret […]

  • CaIeg DPRD Pati Danu Ikhsan.

    Danu Ikhsan Caleg DPRD Pati : Wayahe Cah Nom Tampil

    • calendar_month Sen, 4 Des 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Danu Ikhsan caIeg DPRD Pati pada PemiIu 2024, wayahe cah nom tampiI.

expand_less