Breaking News
light_mode

Kidungan Teks Pakem Kajen, Meriahkan Haul Mbah Mutamakkin

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 9 Sep 2021
  • visibility 336

 

Festival Kajen, menembangkan Tesk Pakem Kajen

PATI – Manuskrip yang ditulis pada tahun 1891 ini terakhir ditembangkan
pada tahun 1950-an di Pasareyan Mbah Mutamakkin alias Kiai Cabolek alias
Pangeran Hadikusuma, cucu Raja Pajang, Joko Tingkir alias Mas Karebet alias
Sultan Hadiwijaya. Penulis manuskrip adalah Kiai Abdul Karim dari Margotuhu
Ngerojo.

Terakhir, sebab panambangnya setelah itu meninggal dunia. Kaneman Kajen
mencoba merevitalisasinya kembali: menembangkan satu-satunya manuskrip yang
menyimpan ajaran Dewa Ruci versi Mbah Mutamakkin. Satu-satunya. Sebab dalam
manuskrip-manuskrip yang lain, misalnya Serat Cabolek (yang ada belasan versi
itu), Ketib Anom lah yang membabar Dewa Ruci.

Kisah lain, Mbah Mutamakkin adalah guru spiritual Pukubuwana II. Ada
pertemuan empat mata antara Mbah Mutamakkin dan Pakubuwa II.  Ada ‘bisikan rahasia’ Mbah Mutamakkin yang
disampaikan. Bisikan itu agaknya memengaruhi langkah politik-kebangsaan
Pakubuwana II kala itu di Jawa, yang sedang gonjang-ganjing.

Kemudian, manuskrip ini juga menceritakan pengalaman seorang santri
yang ngaji kepada Mbah Mutamakkin. Namanya Ki Kedung Gede. Awalnya ia hendak
melabrak Mbah Mutamakkin karena dianggap sesat. Namun ketika berjumpa, dan
mengetahui kapasitas keilmuan Mbah Mutamakkin, Ki Kedung Gede justru malah
ingin berguru. Ki Kedung Gede pun mengakui bahwa Mbah Mutamakkin tidak hanya
mengajarkan agama Islam, tapi juga ilmu-ilmu kuno
 

Lantas, mengapa ditembangkan?

Mbah Yai Ruba’i, generasi kelima yang menyimpan manuskrip tersebut
merindukan suasana masa kecilnya. Kira-kira 70-an tahun yang lalu. Kala itu,
Mbah Yai Ruba’i bersama ayahandanya, Kiai Syamsuri, setiap tahun mengikuti
acara rutin Syuronan di Pasareyan Mbah Mutamakkin.
 

Salah satunya tetembangan Teks Pakem Kajen alias Suluk Alif. Warga
setempat menyebutnya sebagai ‘kidungan’. Namun kidungan itu hanya berlangsung
beberapa tahun. Sebab panambangnya sudah sepuh dan setelah itu meninggal dunia.

Kami sebagai generasi yang berbakti, lantas mencoba mengidungkannya
kembali secara bersama-sama. Salah satunya untuk menebus kerinduan Mbah Yai
Ruba’i. Meskipun dengan segala keterbatasan. Sesederhana itu alasannya.

“Menurut kami, ada pertimbangan-pertimbangan yang tidak bisa
menggantikan lelaku tradisi yang kadung dianggap kuno. Padahal, tradisi yang
bersangkutan dulunya adalah laku hidup sehari-hari. Di masa kini, terutama ada
pertimbangan-pertimbangan kultural dan spiritual, yang menurut kami keduanya
tidak bisa diwakili oleh teknologi digital dalam melakukan sebuah tradisi,”
ujar Taufiq Hakim yang mengidungkan Teks Pakem Kajen. Saat kidungan berlangsung
pada 28 Agustus lalu, spontan ada warga Kajen yang ikut mengidungkan. Ia adalah
Mbah Yasir. Menurut pengakuannya, Mbah Yasir juga merindukan suasana seperti
itu.

Di sisi lain, kata Taufiq, menulis jurnal, buku, esai, adalah penting
sebagai eksistensi tradisi di ranah studi dan kontestasi pengembangan studi.
Kami juga melakukannya.

“Tetapi, merevitalisasi tradisi yang telah lama hilang juga tak kalah
penting: ‘mengembalikan tradisi’ kepada ahli warisnya. Kedua lelaku tersebut
musti berjalan beriringan,” ujar mahasiswa Magister Sastra UGM ini. (nir)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Targetkan Pembangunan Optimal dengan APBD Rp2,5 Triliun di 2026

    DPRD Pati Targetkan Pembangunan Optimal dengan APBD Rp2,5 Triliun di 2026

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 359
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menggelar Rapat Paripurna pada Selasa (5/8/2025) siang, membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026. Rapat ini menyoroti proyeksi APBD Kabupaten Pati yang diperkirakan mencapai Rp2,5 triliun. Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, dalam kesempatan tersebut menyampaikan prioritas […]

  • Korban Sodomi di Jepara Dapat Perhatian dari Mensos Risma

    Korban Sodomi di Jepara Dapat Perhatian dari Mensos Risma

    • calendar_month Sen, 15 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 306
    • 0Komentar

      Kunjungan Mensos Risma ke Polres Jepara/ Doc Polres Jepara  JEPARA – Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan perhatian khusus tentang kasus memilukan korban sodomi di Jepara, yang menimpa seorang remaja berusia 13 tahun. Risma menemui korban di ruangan gelar perkara Satreskrim Polres Jepara, Senin (15/5/2023). Seperti diketahui baru-baru ini di Kabupaten Jepara ramai diberitakan seorang […]

  • Evaluasi Besar untuk Persijap Jepara Jelang Laga Derbi Muria Melawan Persiku Kudus

    Evaluasi Besar untuk Persijap Jepara Jelang Laga Derbi Muria Melawan Persiku Kudus

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 369
    • 0Komentar

      OLAHRAGA – Persijap Jepara memang bisa menang di laga perdana Liga 2 musim 2024/25. Kemenangan tipis 1 – 0 atas Persekat Tegal (8/9) layak disyukuri. Karena ada aroma keberuntungan bagi skuad Laskar Kalinyamat sehingga bisa mengamankan poin penuh. Padahal dari segi penguasaan pertandingan, Persekat tegal justru lebih unggul segalanya. Bahkan Persijap Jepara juga banyak […]

  • Uji Kompetensi Gerus Eksistensi Wartawan Bodrek

    Uji Kompetensi Gerus Eksistensi Wartawan Bodrek

    • calendar_month Jum, 12 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 320
    • 0Komentar

      REMBANG – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Tengah bersama PT Semen Gresik, menggelar kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada Kamis-Jumat (11-12/11/2021), di Pinus Hall Pollos Hotel & Gallery Rembang. Uji Kompetensi Wartawan (UKW) merupakan kegiatan penting di tengah peredaran informasi yang kian liar dan kian beragam sumbernya. UKW diharapkan mampu menggerus eksistensi “wartawan […]

  • DPRD Pati Tekankan Kualitas Pembangunan Jalan Jangan Asal

    DPRD Pati Tekankan Kualitas Pembangunan Jalan Jangan Asal

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.226
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menekankan pentingnya standar kualitas tinggi dalam pembangunan infrastruktur jalan yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. Politisi Fraksi PDIP ini meminta agar pengerjaan proyek tidak dilakukan secara asal-asalan demi kepentingan jangka panjang masyarakat. Hal itu disampaikannya merespons kondisi jalan di sejumlah wilayah yang dinilai belum maksimal, bahkan […]

  • Pastikan Kondusif, Ratusan Polisi Jaga Rapat Pansus Hak Angket DPRD Pati

    Pastikan Kondusif, Ratusan Polisi Jaga Rapat Pansus Hak Angket DPRD Pati

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 309
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati menerjunkan ratusan personel untuk mengamankan Rapat Kerja Pansus Hak Angket DPRD Kabupaten Pati Lanjutan hari ke-12 tentang Kebijakan Bupati Pati. Rapat digelar di Kantor DPRD Kabupaten Pati pada Jumat (03/10/2025), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai […]

expand_less