Breaking News
light_mode

Revitalisasi Alun-Alun 1 Jepara: Penataan Kota yang Mengutamakan Keamanan dan Keindahan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 17 Mei 2024
  • visibility 312

JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara telah merencanakan revitalisasi Alun-Alun 1 Jepara yang dijadwalkan akan dimulai pada awal bulan Juni tahun ini. Proyek ini bertujuan untuk memperbarui dan merapikan tata kota dengan dana bantuan provinsi. Proyek tersebut diharapkan selesai dalam waktu enam bulan setelah proses lelang.

Penjabat (Pj) Bupati Jepara, H. Edy Supriyanta, Sekda Jepara Edy Sujatmiko, dan Asisten II Sekda Jepara Hery Yulianto menegaskan pentingnya menjaga kualitas proyek revitalisasi Alun-Alun.

Mereka menekankan bahwa setiap bagian yang direvitalisasi harus memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, keindahan, dan ketahanan.

“Kualitas betul-betul harus yang bagus. Tidak mudah rusak,” ujar Pj. Bupati Jepara dalam rapat yang bertempat di ruang Command Center Setda Jepara, pada Senin (13/5/2024).

Selain kualitas pengerjaan, juga ditekankan pentingnya fasilitas pelayanan bagi penyandang disabilitas.

Upaya untuk mempertahankan identitas Alun-Alun, seperti tengara atau landmark identitas tulisan, juga menjadi fokus. Selain itu, penambahan dan perbaikan sarana kursi dan tempat sampah juga menjadi perhatian utama.

“Diperhatikan jumlah tempat duduk atau kursi dan tempat sampah. Dibuat sekalian yang bagus, karena alun-alun ini jadi pusat berkumpulnya orang-orang,” katanya.

Proyek revitalisasi ini akan mencakup taman seberang jalan, sebelah barat Alun-Alun 1 Jepara. Tiang-tiang dan kabel PLN yang melintang di area utama juga akan ditata untuk estetika yang lebih baik.

“Beri lampu-lampu menarik, mainnya di lampu, percuma bagus kalau malam tidak terlihat,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Jepara Ary Bachtiar mengungkapkan proyek revitalisasi ini dianggar Rp4 miliar. Dananya bersumber dari bantuan provinsi atau Banprov Jateng 2024.

“Alokasi anggaran untuk revitalisasi alun-alun ini sebesar Rp4 miliar dari banprov di 2024,” ujarnya.

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Pati Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi

    Pemkab Pati Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.760
    • 0Komentar

    PATI – Mengingat dampak luas bencana hidrometeorologi berupa banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang telah melanda wilayah Kabupaten Pati sejak 9 Januari 2026, Pemerintah Kabupaten Pati telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana. Dilansir dari situation report terbaru per 18 Januari 2026, bencana tersebut telah memengaruhi 12 kecamatan, yaitu Dukuhseti, Juwana, Pati, Jakenan, Gabus, Wedarijaksa, […]

  • Antisipasi Kasus Covid—19 Naik Bupati Pati Stop PTM

    Antisipasi Kasus Covid—19 Naik Bupati Pati Stop PTM

    • calendar_month Sab, 12 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Bupati Haryanto meninjau kegiatan PTM beberapa waktu yang lalu PATI –Saat ini Kabupaten Pati mengalami kenaikan kasus Covid-19. Bupati Haryanto mengambil langkah antisipatif agar kasus Covid-19 tidak meledak. Pembelajaran tatap muka (PTM) dihentikan sementara mulai Senin 14 Feberuari 2022. Bupati menghentikan kegiatan PTM di semua jenjang. Bupati Pati Haryanto mengeluarkan Surat Edaran No : 440 […]

  • Muslihan Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati

    DPRD Pati Dorong Pertumbuhan Industri Kreatif

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 4.086
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah daerah dan generasi muda Kabupaten Pati diimbau untuk bersama-sama mengoptimalkan potensi sektor ekonomi kreatif. Hal itu disampaikan oleh Anggota DPRD Pati, Muslihan, yang mengajak kaum muda untuk lebih terlibat aktif dalam pengembangan bidang ini. Menurut dia, sektor seni, budaya, dan kuliner di Pati memiliki potensi besar yang dapat dijadikan peluang untuk meningkatkan […]

  • Mahrojan Aroby UIN Sunan Kudus: Wadah Kreativitas Bahasa Arab bagi Mahasiswa dan Siswa MA se-Kabupaten Kudus

    Mahrojan Aroby UIN Sunan Kudus: Wadah Kreativitas Bahasa Arab bagi Mahasiswa dan Siswa MA se-Kabupaten Kudus

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 560
    • 0Komentar

    KUDUS – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) UIN Sunan Kudus sukses menggelar Mahrojan Aroby, sebuah ajang kompetisi dan kreativitas dalam bidang bahasa Arab. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, dari Senin hingga Rabu (27–29/10/2025), ini melibatkan peserta internal dari kalangan mahasiswa serta peserta eksternal dari madrasah aliyah (MA) se-Kabupaten Kudus. Nadiatus Sa’adah, selaku […]

  • Muslihan Resmi Pimpin DPC PPP Pati untuk Masa Khidmah 2026–2031

    Muslihan Resmi Pimpin DPC PPP Pati untuk Masa Khidmah 2026–2031

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.623
    • 0Komentar

    SEMARANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pati kini telah memiliki barisan pengurus baru untuk periode lima tahun ke depan. Hal ini ditandai dengan diterbitkannya Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP yang mengatur susunan kepengurusan DPC setempat untuk masa khidmah 2026–2031, pada Minggu (31/5/2026). Berdasarkan dokumen SK tersebut, […]

  • Anggota DPRD Pati Pertanyakan Efektivitas Kopdes Merah Putih dalam Mendukung Ketahanan Pangan

    Anggota DPRD Pati Pertanyakan Efektivitas Kopdes Merah Putih dalam Mendukung Ketahanan Pangan

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 351
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi B DPRD Pati, Warsiti, mempertanyakan efektivitas Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dalam menopang ketahanan pangan di Kabupaten Pati. Ia mengungkapkan keraguan masyarakat terkait kemampuan Kopdes Merah Putih dalam memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kemandirian pangan di tingkat desa. “Apakah Koperasi Merah Putih bisa menopang ketahanan pangan? Ini pertanyaan yang sering muncul […]

expand_less