Breaking News
light_mode

Tawuran Antardesa di Pati Berujung Pengrusakan Rumah: 8 Pemuda Diamankan Polisi

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 16 Apr 2024
  • visibility 173

PATI – Tawuran antar desa di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, berakhir dengan kerusakan rumah dan penahanan 8 pemuda oleh Polresta Pati.

Kapolsek Sukolilo, AKP Sahlan mengungkapkan bahwa pemuda yang terlibat dalam konflik ini berasal dari Desa Wotan dan Desa Baturejo. Konflik ini terjadi pada Selasa (9/4/2024) dini hari, tepat sebelum perayaan Idulfitri.

”Untuk waktu kejadian sekitar pukul 02.00 WIB. Kedua kelompok pemuda Desa Wotan dengan Desa Baturejo terlibat perkelahian,” terangnya, Sabtu (13/4/2024).

Insiden tersebut terjadi di Dukuh Krajan, RT 01 RW 08 Desa Wotan, dekat rumah milik Kunari. Kunari, yang mendengar keributan, keluar rumah dan menyaksikan konfrontasi antara kedua kelompok tersebut.

”Selanjutnya warga sekitar keluar rumah dan berhasil membubarkan kejadian tersebut,” jelasnya.

Sayangnya, akibat kejadian itu rumah Kunari terkena dampak dari konflik tersebut, dengan jendela dan sebagian rumahnya rusak akibat lemparan batu. Hal ini membuatnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian

”Atas kejadi tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 500.000. Selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukolilo guna proses lebih lanjut,” ungkapnya.

Setelah menerima laporan, Polsek Sukolilo melakukan pemeriksaan di lokasi dan mengambil keterangan dari korban dan saksi.

”Selanjutnya kami melakukan upaya untuk mencari keberadaan pelaku dan berhasil mengamankan yang diduga melakukan pengrusakan tersebut,” ujarnya.

Pihaknya akhirnya mengamankan delapan pemuda. Sebanyak lima pemuda dari Desa Baturejo yang berinisial ADS, AW, BA, HU dan QLA. Sedangkan tiga pemuda lainnya dari Desa Wotan, yakni S, F dan FZ.

Meskipun mereka masih di bawah umur, kasus ini diselesaikan melalui sistem restorasi justice, atau penyelesaian perkara tanpa pengadilan atau hukum pidana.

”Kedua belah pihak sepakat diselesaikan secara kekeluargaan dengan menghadirkan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan Bhabinkamtibmas masing masing desa,” ungkapnya .

Para pemuda tersebut juga diminta saling meminta maaf. Mereka juga diminta bersujud di hadapan orang tua masing-masing, sebagai wujud permintaan maaf.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perubahan APBD, Komisi C DPRD Pati Dorong Penataan Drainase Atasi Banjir

    Perubahan APBD, Komisi C DPRD Pati Dorong Penataan Drainase Atasi Banjir

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.738
    • 0Komentar

    PATI – Masalah saluran drainase di ruas-ruas jalan Kabupaten Pati menjadi perhatian utama, terlebih karena banyak titik di kawasan Pati Kota kerap tergenang air saat curah hujan tinggi turun. Salah satu contoh nyata kondisi ini terlihat jelas di Jalan Supriyadi, membentang dari depan Hotel Rama hingga di depan kantor Damkar Pati. Setiap kali hujan turun […]

  • DPRD Pati Setujui Raperda Perlindungan Nelayan dan Pegaraman untuk Kesejahteraan Masyarakat

    DPRD Pati Setujui Raperda Perlindungan Nelayan dan Pegaraman untuk Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 193
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Kabupaten Pati mengadakan rapat paripurna untuk membahas beberapa agenda penting. Rapat ini dipimpin oleh Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, dan dihadiri oleh Pj Bupati Pati. Salah satu agenda utama adalah membahas hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terhadap Raperda RPJPD 2025-2045. Selain itu, rapat juga membahas persetujuan bersama mengenai rancangan perubahan APBD Kabupaten […]

  • Caleg Gagal di Pati Ketangkap Nyabu Dalam Operasi Pekat Candi 2024

    Caleg Gagal di Pati Ketangkap Nyabu Dalam Operasi Pekat Candi 2024

    • calendar_month Kam, 28 Mar 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 187
    • 0Komentar

    PATI – Seorang Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Jawa Tengah asal Kecamatan Tlogowungu, Pati yang gagal terpilih turut serta terjaring dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Candi 2024 yang digelar Polresta Pati. Caleg tersebut berinisial AR, usianya masih cukup muda yakni 36 tahun. Sebelumnya AR merupakan anggota DPRD Pati periode 2019-2024, namun dirinya di-PAW karena […]

  • Ditarget 10 Hari, Puluhan Pekerja Mulai Susun Kotak Suara Pemilu 2019

    Ditarget 10 Hari, Puluhan Pekerja Mulai Susun Kotak Suara Pemilu 2019

    • calendar_month Sab, 9 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Petugas sedang menyusun kotak suara JEPARA – Puluhan pekerja mulai menyusun kotak suara untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, pada Kamis (7/2/2019) pagi di Desa Bandengan dan Wonorejo. Sebelumnya, bahan-bahan tersebut masih berupa lembaran (karton duplex), kemudian disusun menjadi kotak. Ditargetkan pekerjaan ini rampung dalam waktu 10 hari. Ketua KPU Kabupaten Jepara Subchan Zuhri didampingi anggota […]

  • Usir Bosan dengan Nonton Drakor

    Usir Bosan dengan Nonton Drakor

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Tanti Alesha Biasanya banyak orang menginginkan punya banyak waktu luang, agar hidup terasa santai. Akan tetapi jika waktu luang itu berkepanjangan, tentu akan terasa sangat membosankan bagi siapa saja. Begitu juga yang dialami Tanti Alesha, mahasiswi IPMAFA punya cara sendiri untuk membunuh rasa bosannya itu. ”Saya biasanya banyak menghabiskan waktu luang saya untuk sekedar nonton […]

  • Berburu Menu Buka di Kampung Ramadan Tjempaka Dukuhseti

    Berburu Menu Buka di Kampung Ramadan Tjempaka Dukuhseti

    • calendar_month Rab, 8 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 184
    • 0Komentar

    PATI – Bazar berkonsep kampung ramadan digelar di Desa Ngagel Kecamatan Dukuhseti. Berbagai kuliner khas Ramadan dan aneka produk masyarakat dijajakan di lokasi tersebut. Kampung Ramadan sendiri buka mulai pukul 15.00 hingga waktu buka puasa tiba. Kemudian tutup sampai salat tarawih, dan buka kembali sampai pukul 22.00. Selain kuliner, hiburan juga disediakan panitia. Seperti hiburan […]

expand_less