Breaking News
light_mode

Membaca Kecerdasan Sang Idiot, Kisah Pertetitrahan Kyai Sandal Jepit

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 12 Jan 2023
  • visibility 337
Sampul buku Kecerdasan Sang Idiot

            Kyai Sandal Jepit adalah patron yang
saya usung dalam buku-buku kisah hikmah. Pada awalnya, kisah Kyai Sandal Jepit
diterbitkan oleh Narasi, Yogyakarta. Disebabkan best seller, maka kisah
Kyai Sandal Jepit kemudian dilanjut di buku yang kedua dan diterbitkan oleh
penerbit yang sama.

            Sekitaran sepuluh tahun berikutnya
kisah Kyai Sandal Jepit ini dilanjutkan dalam sebuah buku yang berjudul
Kecerdasan Sang Idiot. Apabila dibandingkan dengan buku-buku sebelumnya, maka
tentu saja Kecerdasan Sang Idiot lebih bagus, baik dari segi isi maupun
kemasan.

            Kecerdasan Sang Idiot menjadi begitu
istimewa sebab di dalamnya termaktub 38 kisah hikmah dalam 233 halaman yang
dapat dibaca sekali duduk untuk tiap ceritanya. Kisahnya sendiri begitu bernas
dan berisi dengan narasi yang gampang sekali dimengerti. Buku ini dibagi
menjadi dua, yakni ketika Kyai Sandal Jepit berada di Indonesia dan di luar
Indonesia.

            Kisah-kisah hikmah mengalir lancar
seiring dengan pertetirahan Kyai Sandal Jepit ke Spanyol, Jepang, maupun ke
negeri Prancis. Pada cerita ‘Ziarah Wali’ Kyai Sandal Jepit menohok kita semua
dengan sindiran keras betapa sesungguhnya kita lebih senang berziarah atau
bertetirah tetapi malah melupakan orang tua yang menjadi wakil Tuhan di dunia.
Pada cerita ‘Treprovokasi’ Kyai Sandal Jepit mengetengahkan tentang
pertetirahannya ke Spanyol dan peristiwa Charlie Hebdo di Prancis yang
direlasikan dengan kisah Abu Utsman yang terkenal sabar.

            Kisah-kisah hikmah yang ditampilkan
terasa lebih lengkap dengan adanya sebuah tarikan benang merah atau simpulan
yang terdapat di bagian akhir cerita yang diketengahkan dalam ‘Hikmah Sandal
Jepit’.

            “Jhon Fredy Sanchez Rico (salah satu
dosen di Chile), Saadia Chelkha (pengajar di Accent Français, Montpellier,
Prancis), dan Claudia Bigler yang orang Swiss itu menjadikan buku ini begitu
spesial dengan kata pengantar yang dibawakan dalam bahasa mereka, bukan bahasa
Indonesia. Ditambah pula dengan kehadiran tiga endorse dari sarah Frustié,
Salah-Eddin Boudjadaar, serta Elisa Echegoyen menjadikan buku ini tambah
semarak dan ‘wah!’. []

            Yoyok
Dwi Prastyo,
seorang guru SMA Negeri
2 Pati, pegiat literasi sekaligus Direktur Penerbit Soleil du Monde.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi C DPRD Pati Sidak Jembatan Ambrol di Pucakwangi, Ini Catatan untuk DPUTR

    Komisi C DPRD Pati Sidak Jembatan Ambrol di Pucakwangi, Ini Catatan untuk DPUTR

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 471
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Komisi C langsung bergerak cepat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi jembatan yang ambrol di Dukuh Kudur, Desa Pelemgede, Kecamatan Pucakwangi pada Jumat (24/10/2025). Jembatan tersebut ambrol setelah diguyur hujan beberapa hari terakhir, padahal baru saja selesai diperbaiki Sidak ini dilakukan setelah video ambrolnya jembatan viral di media […]

  • Terminal Jepara bakal naik menjadi tipe A dan dikelola oleh Kementerian perhubungan.

    Dapat Kucuran 30 Miliar Terminal Jepara Bakal Dibangun

    • calendar_month Sel, 18 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 875
    • 0Komentar

    Terminal Jepara bakal naik menjadi tipe A dan dikelola oleh Kementerian perhubungan. JEPARA – Terminal bus Jepara direncanakan segera dibangun dengan kucuran dana segar Rp 30 miliar dari APBN 2023. Terminal Jepara rencananya bakal dialihkan statusnya dari terminal Tipe C ke Tipe A tahun 2023   Karena itu pangkalan bus angkutan umum yang berada di […]

  • Dirikan Dapur Umum, Gerindra Pati Kirim Nasi Bungkus Korban Banjir

    Dirikan Dapur Umum, Gerindra Pati Kirim Nasi Bungkus Korban Banjir

    • calendar_month Sen, 18 Mar 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 268
    • 0Komentar

    PATI – Bulan Ramadan ini, Gerindra di Pati membuat dapur umum dan memberikan ransum nasi bungkus bagi para korban banjir. Kegiatan ini berkolaborasi langsung dengan DPD Gerindra Jawa Tengah pimpinan Sudaryono. Ketua DPC Gerindra Pati Hardi mengatakan pihaknya saat ini sudah mendirikan dapur umum di Kecamatan Kayen Pati untuk membantu logistik berupa ransum makan kepada […]

  • Siswa MAN 1 Pati, Muhammad Akbar, Sabet Emas di Kejuaraan Lari 100M Asia Tenggara

    Siswa MAN 1 Pati, Muhammad Akbar, Sabet Emas di Kejuaraan Lari 100M Asia Tenggara

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 936
    • 0Komentar

    PATI – Muhammad Akbar Jabaluddinar, siswa MAN 1 Pati, meraih Juara 1 lari 100 meter tingkat Asia Tenggara dalam kejuaraan pelajar SEA U18 & U20 Athletics Championship di Deli Serdang, Sumatera Utara (16/11/2025). Prestasi ini diraih berkat latihan intensif 4-6 jam setiap hari. “Alhamdulillah dalam event mampu meraih medali emas. Hasil dari latihan yang saya […]

  • Jepara United Jadi Wadah Talenta Muda Sepak Bola di Kota Ukir

    Jepara United Jadi Wadah Talenta Muda Sepak Bola di Kota Ukir

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 900
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Kelahiran Jepara United yang dibidani Askab PSSI Jepara diharapkan akan menjadi wadah bagi pemain muda di Kabupaten Jepara. Hal itu ditegaskan oleh Ketua Askab PSSI Jepara Abdul Aziz. Di samping untuk mengikuti kompetisi resmi, Azizi menyebut pendirian Jepara United juga bertujuan untuk mewadahi talenta-talenta sepak bola di Kota Ukir. Dirinya melihat geliat sepak […]

  • Usia 68 Tahun, Wis Wayahe Persipa Jaya

    Usia 68 Tahun, Wis Wayahe Persipa Jaya

    • calendar_month Ming, 21 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 907
    • 0Komentar

    Persipa bukan kesebelasan kemarin sore. Usianya sudah 68 tahun. Persipa terbentuk 19 April 1951 silam. Namun di usianya yang sudah dewasa nan matang tersebut, Persipa belum berprestasi apa-apa. Ketua Umum Persipa, Saiful Arifin mengungkapkan hal tersebut di momen syukuran ulang tahun yang digelar di lantai 11 The Safin Hotel Jumat (19/4/2019) malam. ”Persipa sudah dewas […]

expand_less