Breaking News
light_mode

Timnas Indonesia Butuh Juru Gedor Keturunan Sekelas Van Persie

  • account_circle Abdul Adhim
  • calendar_month Sab, 30 Des 2023
  • visibility 309

OLAHRAGA – Gelombang naturalisasi pemain keturunan terus terjadi di tubuh timnas Indonesia. Mulai dari era kepemimpinan ketua umum PSSI Iwan Bule hingga Erick Thohir.

Pemain-pemain keturunan grade A terus berdatangan untuk memperkuat timnas Indonesia, sebagai upaya jangka pendek mengerek performa dan prestasi timnas Indonesia.

Saat ini di skuad timnas Indonesia untuk Piala Asia ada beberapa pemain keturunan. Mereka adalah Marck Klok, Jordi Amat, Elkan Baggot, Shayne Pattynama, Sandy Wals, Ivar Jerner, Justin Hubner, dan Rafael Struick.

PSSI hingga saat ini masih memproses naturalisasi sejumlah pemain keturunan lain, yang terbaru Jay Idzes sudah disumpah menjadi WNI, sedangkan satu pemain lain asal Swansea City yaitu Nathan Tjoe segera diambil sumpah WNI.

PSSI juga sedang memproses naturalisasi pemain keturunan lainnya, yaitu Tom Haye seorang gelandang Herenveen di Eredivisie Liga Belanda.

Kehadiran pemain keturunan yang merumput bersama tim-tim dari Liga utama di benua Eropa ini menjadi nilai positif bagi timnas Indonesia.

Selain memperkuat komposisi pemain, secara tidak langsung kehadiran pemain-pemain yang dididik di Eropa ini akan memberikan transfer ilmu dan pengalaman dalam bermain bola kepada pemain – pemain lokal di Indonesia.

Timnas Indonesia hari ini terbilang cukup kuat dengan materi pemain-pemain tersebut, sayang di lini depan saat ini hanya ada Rafael Struick (ADO DENHAG).

Lini depan timnas Indonesia butuh tambahan pemain naturalisasi lain, paling tidak harus mencari pemain keturunan lainnya sekelas Robin Van Persie. Apalagi saat ini timnas Indonesia memiliki problem di urusan mencetak gol.

Akan sangat menakutkan kekuatan timnas Indonesia jika di setiap lini memiliki pemain keturunan grade A yang berkelas.

Di lini belakang timnas Indonesia punya bek tangguh seperti Elkan Baggot (Ipswich Town), bek sayap Sandy Wals dan Shayne Pattynama, di lini tengah ada Tom Haye, dan dilengkapi di lini depan harus ada juru gedor top sekelas Van Persie misalnya. Timnas Indonesia perlu menambah pemain di lini depan sekelas Robin Van Persie, striker timnas Belanda yang masih memiliki darah keturunan Indonesia.

Editor: Adhim

  • Penulis: Abdul Adhim
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nyadong Berkah, Yayasan Monumen Mujahidin Bageng Gelar Santunan Yatim Piatu

    Nyadong Berkah, Yayasan Monumen Mujahidin Bageng Gelar Santunan Yatim Piatu

    • calendar_month Ming, 22 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 988
    • 0Komentar

      Kegiatan santunan anak yatim piatu di Yayasan PIM Mujahidin, Bageng, Gembong, Pati PATI – Minggu pagi yang hangat, anak-anak berpakaian baju muslim itu terlihat bahagia. Hari itu sebanyak 80 anak-anak dari lima desa di Kecamatan Gembong, mendapat santunan dari Yayasan Perguruan Islam (YPI) Monumen Mujahidin Bageng, Kecamatan Gembong. Kegiatan itu dibalut dalam acara doa […]

  • DPRD Pati Soroti Pengelolaan Lahan Hutan Sosial Harus Seimbang Antara Ekonomi dan Kelestarian

    DPRD Pati Soroti Pengelolaan Lahan Hutan Sosial Harus Seimbang Antara Ekonomi dan Kelestarian

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.006
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Warsiti, mendorong agar pengelolaan kawasan hutan sosial di wilayah Pati tetap memperhatikan aspek pelestarian alam dan konservasi lingkungan. Upaya ini terus dilakukan, antara lain melalui kegiatan sosialisasi dan pendekatan langsung kepada para petani yang menggarap lahan di kawasan tersebut. Menurut Warsiti, pengelolaan hutan sosial tidak boleh hanya […]

  • Daftar Situs Bersejarah yang Diteliti Balai Arkeologi di Pati

    Daftar Situs Bersejarah yang Diteliti Balai Arkeologi di Pati

    • calendar_month Jum, 1 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 899
    • 0Komentar

    Observasi yang dilakukan tim ahli Balai Arkeologi Yogyakarta di Desa Bageng Gembong. PATI – Balai Arkeologi Daerah Istimewa Yogyakarta tidak hanya meneliti situs-situs bersejarah di Kota Jepara. Tim peneliti juga menyambangi situs-situs yang ada di Kabupaten Pati. Kalau di Jepara mayoritas sebaran situs ada di Desa Tempur Kecamatan Keling saja, di kota berjuluk Bumi Mina […]

  • Anggota DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati Bertekad Tingkatkan Transparansi dan Akuntabilitas di Pati

    Anggota DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati Bertekad Tingkatkan Transparansi dan Akuntabilitas di Pati

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 349
    • 0Komentar

    PATI – Endah Sri Wahyuningati, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Partai Golkar, mengungkapkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas aparatur di Kabupaten Pati. “Saya berkomitmen untuk meningkatkan kualitas aparatur di Kabupaten Pati melalui pelatihan berkelanjutan, terutama bagi aparatur di sektor Mina Tani,” ujarnya. Program pelatihan ini akan menitikberatkan pada pengembangan teknis budidaya, pemasaran, dan pengelolaan sumber daya […]

  • Miris Motor Dinas Baru Kades di Jepara Malah Dipakai Cenglu

    Miris Motor Dinas Baru Kades di Jepara Malah Dipakai Cenglu

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 279
    • 0Komentar

      Tampak motor dinas kepala desa di Jepara  JEPARA – Ulah anak kepala desa di Jepara ini sungguh bikin malu bapaknya. Sebab anaknya viral saat membawa motor dinas baru bapaknya yaitu Yamaha Nmax merah dengan berboncengan tiga alias Cenglu. Video peristiwa itu ramai beredar di media sosial. Dalam video yang diambil salah seorang pengendara mobil […]

  • Suluk Kajen Diluncurkan, Wadah Kajian Ilmiah untuk Menggali Kembali Warisan Intelektual Syekh Ahmad Mutamakkin

    Suluk Kajen Diluncurkan, Wadah Kajian Ilmiah untuk Menggali Kembali Warisan Intelektual Syekh Ahmad Mutamakkin

    • calendar_month Ming, 28 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.663
    • 0Komentar

    PATI – Upaya besar mengangkat kembali khazanah pemikiran dan tradisi intelektual Islam dimulai dari lingkungan sekitar Masjid Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati. Berlangsung pada Sabtu (27/6/2026), para kiai sepuh yang tergabung dalam Yayasan Makam Mbah Mutamakkin secara resmi meluncurkan wadah kajian bernama “Suluk Kajen”. Peluncuran ini diadakan melalui kegiatan seminar perdana bertajuk Suluk Kajen #1 […]

expand_less