Breaking News
light_mode

Kelakuan Kita Bisa Kerdilkan Kebesaran Islam

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 31 Jan 2018
  • visibility 297


Lingkar Muria, PATI – Fenomena pengkafiran
terhadap sesama muslim, belakangan memang merebak. Hal ini berbeda jauh dengan
cara dakwah para pendahulu.
Orang dahulu sangat terbuka dan
toleran. Dilihat dari jumlahnya, Islam sangat besar, akan tetapi dengan cara
dikafir-kafirkan, justru akan mengurangi. Hal itu diungkapkan KH. Abdul Ghofur
Maimoen dalam acara Ngaji Budaya Suluk Maleman, Sabtu (20/1) malam lalu.

”Indonesia
bisa menjadi negara mayoritas ya karena suka
memasukkan, bukan malah
mengeluarkan,” terang putra KH
Maimoen Zubair ini.

Lebih lanjut, menurutnya, ilmu fiqih seharusnya tentang bagaimana mencari solusi yang mudah tanpa
keluar dari syariat. Dirinya juga mengingatkan bahwa nabi sendiri membenci orang yang mengikuti
sesuatu secara buta.

Masih menurut KH. Abdul Ghofur Maimoen, ada yang patut dipelajari dari orang terdahulu, dikatakannya, seperti tentang sikap terbukanya. Bahkan di era
kekalifahan terdahulu, banyak
sumber-sumber ilmu baru dari luar, kemudian
diterjemahkan ke bahasa Arab. Bahkan lantaran banyaknya buku terjemahan itu
sampai bisa dibuat jembatan, dan juga membuat keilmuan Islam bisa besar. Namun orang
sekarang justru terkesan takut jika ada sesuatu yang baru.

“Padahal orang yang
tidak punya ingatan tentang masa lalu, akan mudah dipengaruhi. Karena tentu orang tersebut tidak punya jati
diri,”ujarnya.

Sementara itu Anis Sholeh Baasyin, penggagas Suluk Maleman menyoroti persoalan-persoalan yang
sedang menyeruak di sosial kebangsaan. Sekarang ini sejumlah
tokoh nampak seolah-olah terlihat saling bertentangan. Padahal ada garis merah
yang sebenarnya memiliki tujuan yang sama.

“Sebenarnya kuncinya satu, silaturahim. Itu yang tidak dijalankan. Padahal
pertemuan itu dibutuhkan untuk menyatukan perbedaan agar ada kesesuaian dan
keselarasan,” ujarnya.

Bahkan di era wali jaman dulu, juga
seringkali terjadi perbedaan pendapat dan pandangan. Hanya, hal tersebut selalu
bisa terselesaikan dengan solusi terbaik karena selalu bermusyawarah. “Tapi sekarang ini yang terlihat justru soal menang dan kalah,”tambahnya.

Anis juga menambahkan, jika sekarang ini banyak orang yang tidak bisa menangkap nilai-nilai
beragama. “Sebenarnya masih tidak
apa-apa jika baru bisa menangkap kulitnya, tapi jangan sampai memaksakan ke orang lain,” tegasnya. (lil)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kalahkan Persita, Persijap Jepara Bertahan di Super Liga

    Kalahkan Persita, Persijap Jepara Bertahan di Super Liga

    • calendar_month Ming, 10 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.828
    • 0Komentar

    SERANG – Persijap Jepara memastikan sendiri bertahan di ajang Super League musim depan. Kemenangan 0 – 3 atas tuan rumah Persita (10/5) membuat Persijap aman tak bisa dikejar lagi, meskipun kompetisi menyisakan dua pertandingan. Keran gol Persijap bermula dari gol Dicky Kurniawan menit ke-25, kemudian di menit ke-74 Sudi Abdallah menggandakan keunggulan memanfaatkan umpan panjang […]

  • Menengok Telaga Sejuta Akar yang Terus Bersolek

    Menengok Telaga Sejuta Akar yang Terus Bersolek

    • calendar_month Kam, 13 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Telaga Sejuta Akar terus bersolek Momen libur lebaran dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat di Jepara. Tempat-tempat wisata terlihat ramai dengan pengunjungnya. Terutama di wisata pantai. Tak kalah, Telaga Sejuta Akar di Desa Bondo, Kecamatan Bangsri ikut unjuk gigi menawarkan keindahannya untuk dikunjungi. Melengkapi deretan wisata-wisata di Bumi Kartini. Sejak beberapa tahun terakhir, tempat wisata ini […]

  • Waspada Musim Hujan, DPRD Pati Minta Drainase Segera Dinormalisasi

    Waspada Musim Hujan, DPRD Pati Minta Drainase Segera Dinormalisasi

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 332
    • 0Komentar

    PATI – Genangan air di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Pati kembali menjadi sorotan. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo, mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan normalisasi drainase guna mengantisipasi musim hujan yang akan datang. “Drainase yang buruk memicu genangan air setiap kali hujan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa permasalahan ini diperparah oleh perubahan fungsi […]

  • Belasan Ekor Macan Tutul Tertangkap Kamera di Hutan Muria

    Belasan Ekor Macan Tutul Tertangkap Kamera di Hutan Muria

    • calendar_month Rab, 6 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 2.477
    • 0Komentar

    Ilustrasi Macan Tutul KUDUS – Secara umum kondisi hutan Muria masih bagus. Bahkan dalam sebuah pantauan, ada 13 ekor macan tutul dalam radius 55 kilometer yang berhasil diabadikan gambarnya. Hal itu disampaikan Ketua Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) Ratih Loekito dalam pertemuan di Command Center Selasa (5/3/2019). Pertemuan itu membahas soal pelestarian hutan Muria. ”Kami […]

  • Alasan Mahfud MD Layak jadi Presiden atau Wakil Presiden 2024

    Alasan Mahfud MD Layak jadi Presiden atau Wakil Presiden 2024

    • calendar_month Ming, 14 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Foto : @mohmahfudmd Mahfud MD banyak digadang-gadang menjadi figur yang layak menjadi pemimpin Indonesia. Pria yang saat ini menjabat sebagai Menkopolhukam ini memiliki rekam jejak positif dengan segudang pengalaman yang telah teruji hingga hari ini. Hal itu diungkapkan seniman kondang asal Yogyakarta Butet Kartaredjasa. Butet bahkan getol mendorong kepala para pimpinan parpol agar Mahfud MD […]

  • Para pemain Persijap Jepara dalam sesi latihan di GBK.

    Juan Cortes Berpacu dengan Waktu Persiapan Persijap Jepara

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 303
    • 0Komentar

    JEPARA – Persijap Jepara berpacu dengan waktu untuk mematangkan persiapan menghadapi persaingan Super League 2026/2027. Pelatih anyar Laskar Kalinyamat, Juan Cortes, menyadari timnya memiliki waktu pramusim yang relatif singkat sehingga setiap sesi latihan harus dimanfaatkan secara maksimal. Juan Cortes ditunjuk sebagai pelatih Persijap pada pertengahan Agustus 2026. Sejak saat itu, pelatih asal Spanyol tersebut langsung […]

expand_less