Breaking News
light_mode

Terpuji, Berbagi Nasi Rayakan Kelulusan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 4 Mei 2018
  • visibility 244

PATI – Aksi siswa-siswi yang satu ini patut dipuji.
Mereka merayakan kelulusannya dengan cara yang berbeda. Seperti yang terlihat
di sepanjang Jalan Penjawi, GOR Pati, dan daerah RSUD Soewondo, siswa-siswi
yang diketahui sebagai pelajar di SMK Nasional Pati ini membagikan nasi bungkus
kepada orang-orang di jalanan Kamis (4/5/2018).
Yonado Nungky Andika, salah satu
pelajar SMK Nasional Pati menuturkan, mereka bersama teman-temannya sengaja
melakukan aksi perayaan kelulusan yang berbeda dari umumnya anak seusia mereka
yang lebih memilih konvoi dan corat-coret baju.
”Supaya ditiru adik-adik kelas kami
nanti, kalau perayaan kelulusan bisa dengan cara yang bisa bermanfaat,”
katanya.

Dalam aksi bagi-bagi nasi bungkus
itu, Yonado bersama temannya menyiapkan sekitar 26 bungkus nasi beserta minuman.
Mereka rela menyisihkan uang saku mereka untuk iuran melakukan kegiatan amal
ini. ”Kami iuran, seikhlasnya saja,” kata Yonado.
Sementara itu, aksi yang sama juga
dilakukan siswa-siswi SMK Cordova, Kajen, Margoyoso. Mereka membagi-bagikan
nasi bungkus serta minuman kepada orang-orang terlantar di sekitaran komplek
makam KH Ahmad Mutammakin.
Aksi tak biasa ini lantas
mengundang simpati dari banyak kalangan. Saat foto kegiatan bagi-bagi nasi itu
diunggah di grup facebook, postingan tersebut dengan cepat banjir jempolan.

Tak jarang, komentar-komentar
bernada dukungan pun memenuhi kolom komentar postingan tersebut. Menanggapi
fenomena tersebut, pemerhati pendidikan dari Paradigma Institute (Parist)
Muhamad Nur Salim memberikan apresiasi yang sangat tinggi.
Menurutnya, aksi terpuji
siswa-siswi itu dalam merayakan kelulusannya menjadi antitesa dari fenomena
yang lumrah terjadi ketika masa pengumuman kelulusan sekolah setingkat SMA.
”Biasanya corat-coret seragam,
konvoi di jalanan, hingga tak jarang terlibat tawuran, sebab sentimen antar
sekolahan. Bahkan tindak kriminal yang lebih jauh bisa saja terjadi,” katanya
saat dihubungi melalui sambungan telpon.
Untuk itu, Salim sapaan akrabnya,
berharap aksi-aksi seperti yang dilakukan pelajar SMK itu bisa menjadi teladan
pelajar lain. ”Kelulusan adalah sebuah nikmat dari Tuhan. Mensyukurinya tentu
harus, namun anak-anak perlu cara tepat untuk meluapkannya,” imbuhnya. (hus)       

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gagal Total Jerman dan Mitos Kutukan Juara Bertahan

    Gagal Total Jerman dan Mitos Kutukan Juara Bertahan

    • calendar_month Kam, 28 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Papan skor di Stadion Kazan Arena masih menunjukkan angka 0-0, hingga menit 90. Wasit Mark Geiger menambah enam menit lagi waktu bermain. Jerman yang sedang keasyikan memburu gol menuju babak 16 besar, harus meradang di malam nan kelam Rabu (27/6) waktu setempat Rusia. Adalah Kim Yong-Gwon sang pembawa petaka untuk tim yang menyandang status juara […]

  • Edy Wuryanto: Pemerintah Harus Pastikan Perusahaan Siap Bayar THR Sejak Dini

    Edy Wuryanto: Pemerintah Harus Pastikan Perusahaan Siap Bayar THR Sejak Dini

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.742
    • 0Komentar

    JAKARTA – Temuan terkait pelanggaran pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) yang diperoleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menunjukkan bahwa perlindungan hak dasar pekerja di negara ini masih belum optimal. Perhitungan hingga pukul 15.00 WIB tanggal 25 Maret 2026 mencatat adanya 200 Laporan Hasil Pemeriksaan, 7 Nota Pemeriksaan I, serta 4 rekomendasi terkait kasus pelanggaran THR. Sebanyak 1.461 […]

  • DPRD Pati Tegaskan Penyaluran DBHCHT Wajib Prioritaskan Buruh Tembakau dan Cengkeh

    DPRD Pati Tegaskan Penyaluran DBHCHT Wajib Prioritaskan Buruh Tembakau dan Cengkeh

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 307
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati secara tegas meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk menjamin penyaluran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh pihak yang berhak. Penekanan ini disampaikan mengingat pentingnya bantuan tersebut bagi masyarakat terdampak. Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, menjelaskan kriteria […]

  • Jelang Lebaran, Duafa Lansia di Pelosok Pati-Jepara Dapat THR

    Jelang Lebaran, Duafa Lansia di Pelosok Pati-Jepara Dapat THR

    • calendar_month Rab, 6 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 246
    • 0Komentar

    PATI – Beruntungnya kaum duafa lansia di pelosok Pati dan Jepara. Meskipun mereka jauh dari pusat kota, menjelang lebaran mereka mendapat berkah berupa pemberian paket sembako beserta uang tunai. Adalah Komunitas Sedekah Lancar Selawase (Selawe) yang mengisiasi kegiatan bagi-bagi THR ini. Pembagian bingkisan ini dilakukan di beberapa desa di daerah Kecamatan Cluwak, Keling, hingga Trangkil. […]

  • Komisi D DPRD Pati: Pengusutan Tuntas Kasus Ponpes Ndholo Kusumo Penting Jaga Kepercayaan Masyarakat ke Pesantren

    Komisi D DPRD Pati: Pengusutan Tuntas Kasus Ponpes Ndholo Kusumo Penting Jaga Kepercayaan Masyarakat ke Pesantren

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.002
    • 0Komentar

    PATI – Komisi D DPRD Kabupaten Pati mendesak pihak kepolisian untuk mengusut secara tuntas dan menyeluruh kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang menimpa sejumlah santriwati. Peristiwa ini melibatkan oknum pengasuh berinisial AS (51) yang bertugas di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, yang berlokasi di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati. Ketua Komisi D […]

  • Edy Wuryanto Dorong Revisi Permendag 8/2024: Batasi Impor Agar Produk Lokal Tidak Tertindas

    Edy Wuryanto Dorong Revisi Permendag 8/2024: Batasi Impor Agar Produk Lokal Tidak Tertindas

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.448
    • 0Komentar

    JAKARTA – Fenomena pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali menjadi perhatian publik di tengah situasi perlambatan ekonomi nasional. Menurut catatan Kementerian Ketenagakerjaan, periode Januari hingga November telah menyaksikan 79.302 pekerja kehilangan pekerjaan – dampak langsung dari pertumbuhan ekonomi yang hanya berkisar 5 persen. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga menyatakan bahwa penurunan kinerja ekonomi selama 10 […]

expand_less