Breaking News
light_mode

Kecewa Soal Honor, Guru di Jepara Protes Keras

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 2 Jul 2018
  • visibility 285
SUMBER FOTO : jateng.tribunnews.com

JEPARA – Ribuan
guru SD dan SMP di Kabupaten Jepara melakukan aksi turun jalan, Senin
(2/7/2018). Mereka melakukan protes lantaran gaji guru honorer selama enam
bulan belum dibayarkan. Aksi demo dilakukan dari Tugu kartini menuju depan
Kantor Bupati Jepara. Sebelumnya mereka juga melakukan longmarch dari
kecamatan-kecamatan.
Ribuan
guru tersebut menuntut agar pemerintah segera mencairkan gaji yang selama enam
bulan belum dibayarkan. Ketua Forum GTT K2 Kabupaten Jepara, Ahmad Choiron
menyampaikan, setiap bulan, guru honorer di Jepara digaji Rp 500 ribu dari
pemerintah daerah. Ditambah gaji dari sekolah yang besarnya beragam, mulai
Rp150 ribu hingga Rp 300 ribu.
”Kami
menutut honor segera dicairkan. Kami sudah bekerja enam bulan tapi belum juga
dibayar,” ujarnya.
Dia
menegaskan, gaji GTT sudah diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 29
Tahun 2018 tentang gaji GTT. Namun, di dalam Perbup tersebut gaji GTT jumlahnya
beragam sesuai dengan lama mengajar.
”Gaji
yang diberikan paling tinggi Rp 744.280. Tapi, guru honorer tidak lagi menerima
gaji dari sekolah,” lanjutnya. Untuk itu, pihaknya meminta perlu adanya revisi atas
Perbup tersebut.
”Di
dalam Perbup disebutkan, gaji dibayarkan setiap tiga bulan sekali. Kemudian,
untuk memenuhi kebutuhan hidup setiap bulan dengan apa. Maka kami minta Perbup
ini direvisi,” tegas Choiron. (Jepara Hari Ini/mil)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Pati Ingatkan Potensi Bencana Akibat Buang Sampah Sembarangan

    Ketua DPRD Pati Ingatkan Potensi Bencana Akibat Buang Sampah Sembarangan

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 331
    • 0Komentar

    PATI – Ali Badrudin, Ketua DPRD Kabupaten Pati, kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, kebiasaan buruk membuang sampah di tepi jalan atau sungai masih menjadi pemandangan umum di Kabupaten Pati. Ali mencontohkan bencana banjir bandang yang kerap melanda Kabupaten Pati. Salah satu penyebabnya adalah tumpukan sampah yang […]

  • Maguwoharjo dan Segiri Referensi Stadion Baru Kota Pati

    Maguwoharjo dan Segiri Referensi Stadion Baru Kota Pati

    • calendar_month Sen, 21 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Stadion Segiri Samarinda dengan tribun melingkar yang tidak terlalu besar namun rapi Pemkab Pati hendak membangun stadion baru. Lalu desain seperti apakah yang cocok untuk mengarungi liga profesional.  PATI – Pimpinan DPRD Kabupaten Pati melempar wacana pembangunan stadion baru. Hal ini mencuat setelah keberhasilan tim Persipa Pati promosi ke Liga 2. Wacana ini didukung ketersediaan […]

  • Soroti Banjir Tahunan, DPRD Pati Minta Warga Siaga Penuh

    Soroti Banjir Tahunan, DPRD Pati Minta Warga Siaga Penuh

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 311
    • 0Komentar

    PATI – Menanggapi ancaman banjir yang kerap melanda setiap tahun, DPRD Kabupaten Pati mendesak masyarakat untuk siaga penuh selama musim penghujan. Lembaga legislatif ini menyoroti bahwa wilayah Pati memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana banjir dan berbagai penyakit yang menyertainya. Wakil Ketua 2 DPRD Pati, Bambang Susilo, menjelaskan bahwa banjir telah menjadi fenomena tahunan yang tak […]

  • Maknai Merdeka Bendera 100 Meter Diarak Keliling Desa

    Maknai Merdeka Bendera 100 Meter Diarak Keliling Desa

    • calendar_month Sen, 19 Agu 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Mengarak bendera keliling desa Minggu (18/8/2019) siang, cuaca panas terik memayungi Desa Pesucen, Kecamatan Trangkil, Pati. Meski panas menyengat, jalanan desa ramai. Warga sekitar tengah menanti arak-arakan bendera sepanjang 100 meter. Arak-arakan itu dilakukan oleh pelajar dari Yayasan Luhful Ulum Wonokerto desa setempat. Selain bendera merah putih, arak-arakan juga dimeriahkan gunungan hasil bumi desa setempat, […]

  • 150 Desa di Pati Sudah Sepakat Bikin Desa Korporasi

    150 Desa di Pati Sudah Sepakat Bikin Desa Korporasi

    • calendar_month Kam, 13 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Para pengelola BUMDes di Pati sedang berdiskusi bersama wakil bupati PATI – Dari 401 desa di Kabupaten Pati, sudah ada 150 desa yang menandatangani pakta integritas, sekaligus siap menyetorkan dana kepada “desa korporasi”. Sementara itu saat ini sudah terkumpul dana sebesar Rp 5 miliar. Dengan adanya dana tersebut, diharapkan menjadi jawaban atas kendala yang dihadapi […]

  • Cari Menu Buka Sambil Nikmati Senja Pesawahan

    Cari Menu Buka Sambil Nikmati Senja Pesawahan

    • calendar_month Ming, 10 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Ibu-ibu berjualan aneka panganan untuk berbuka puasa Pasar Putat Selawe menawarkan menu berbuka puasa yang beragam. Di tempat ini pengunjung juga bakal disuguhi suasana senja yang syahdu di tengah pesawahan. Cocok untuk yang gabut menunggu waktu berbuka puasa  PATI – Pasar Putat Selawe menjadi primadona baru bagi masyarakat yang ingin membeli takjil dan menu buka […]

expand_less