Breaking News
light_mode

Bidadari Desa Jlegong Ini Juarai Fashion Show Porseni Pelajar NU Keling Jepara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 12 Nov 2018
  • visibility 279
JEPARA – Perwakilan dari Ranting IPNU IPPNU Desa Jlegong, Dwi
Amelia Akromatul Choiriyah berhasil menjadi yang terbaik dalam lomba fashion
show Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) yang digelar PAC IPNU IPPNU Keling
Minggu (11/11/2018) di auditorium Gedung MWC NU Keling Jalan Raya Jepara – Pati
Desa Kelet Kecamatan Keling Kabupaten Jepara.
Dwi
Amelia Akromatul Choiriyah berhasil mencuri hati dewan juri, setelah tampil
dengan baik. Nita Puspita, kordinator lomba tersebut mengaku, kader IPPNU Desa
Jlegong ini mencuri hati dewan juri karena penampilannya yang anggun didukung
busana serta tata rias yang serasi.
”Ya
penampilannya sangat bagus. Saat berjalan di cat walk aura keanggunannya sangat terlihati. Ditambah pemilihan
busana serta riasan yang menawan. Enak dilihat dan langsung menarik,” kata Nita,
menjelaskan.
Juara 1 Fashion Show dari Ranting Jlegong

Pengembangan Diri
Ketua
PAC IPNU Keling Nur Khasan menyebut, dipilihnya lomba fashion show sebagai
salah satu bagian dari rangkaian perlombaan di Porseni ini diharapkan mampu
menarik ketertarikan anak-anak muda untuk bergabung di organisasi pelajar NU
ini.
”Kami
menunjukkan bahwa banyak kegiatan bermanfaat yang bisa dilakukan di IPNU dan
IPPNU. Tidak hanya kegiatan formalitas keagamaan saja. Akan tetapi kegiatan
berbasis pengembangan bakat dan minat seperti lomba fashion show ini juga kami
wadahi,” papar pria yang hampir 5 tahun lebih berkecimpung di IPNU Kecamatan
Keling ini.
Lebih
lanjut, kata Khasan, dengan adanya lomba tersebut memang akan menjadi wadah
pengembangan diri bagi kader-kadernya. ”Yang suka tata rias, bisa ikut mengasah
bakatnya. Yang suka dunia modelling juga sama,” imbuh kadrer dari Desa Tunahan
ini.
Perlombaan
ini sendiri diikuti 13 pimpinan ranting yang ada di kecamatan keling. Dua ranting
lainnya absen. Sementara itu untuk juara 2 diraih perwakilan dari Ranting
Tunahan II, dan juara 3 diraih Ranting Kunir I. Di posisi juara harapan, yang
pertama ditempati Ranting Klepu, dan juara harapan kedua ditempati oleh Ranting
Kelet. (has)
 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Potensi Kopi Pati Mampu Tembus Pasar Ekspor

    Potensi Kopi Pati Mampu Tembus Pasar Ekspor

    • calendar_month Sen, 30 Sep 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.052
    • 0Komentar

    Bupati memakai caping kopi PATI – Kopi Pati disebut layak untuk masuk pasar ekspor. Potensi kopi di Bumi Mina Tani dianggap sudah memungkinkan untuk hal tersebut. Hal itu diungkapkan oleh Darningsih, dari Pasar Kopi Jawa Barat, seorang pengusaha yang mengeluarkan terobosan QR Code untuk produk petani kopi. ”Potensinya ada, tinggal bagaimana langkah komitmen para petani […]

  • Anggota DPRD Pati Danu Ikhsan Ajak Masyarakat Uri-Uri Seni Budaya Wayang Kulit

    Anggota DPRD Pati Danu Ikhsan Ajak Masyarakat Uri-Uri Seni Budaya Wayang Kulit

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 366
    • 0Komentar

    PATI – Danu Ikhsan, anggota DPRD Kabupaten Pati, mengajak masyarakat untuk lebih mencintai seni budaya daerah, khususnya wayang kulit. Ia berharap masyarakat dengan sadar mau melestarikan seni budaya wayang kulit. Ajakan ini disampaikan Danu saat menggelar pentas wayang kulit pada 19 Oktober di depan Balaidesa Panjunan Kecamatan Pati. Pentas wayang kulit ini merupakan acara syukurannya […]

  • Pelajar Tewas dalam Perkelahian Saat Tongtek di Kayen, Pihak Kepolisian Sedang Buru Pelaku

    Pelajar Tewas dalam Perkelahian Saat Tongtek di Kayen, Pihak Kepolisian Sedang Buru Pelaku

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.182
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah insiden pengeroyokan yang melibatkan dua kelompok pemuda terjadi di Kecamatan Kayen pada dini hari Kamis (12/3/2026). Peristiwa yang berawal dari pertemuan saat kegiatan tongtek tersebut mengakibatkan seorang pelajar meninggal dunia akibat luka-luka akibat tusukan. Saat ini tim penyidik kepolisian tengah melakukan upaya untuk mengungkap identitas seluruh pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut. […]

  • HMI Cabang Persiapan Pati Desak DPR dan KPU Segera Tindak Lanjuti Putusan MK, Gelar Konsolidasi Akbar!

    HMI Cabang Persiapan Pati Desak DPR dan KPU Segera Tindak Lanjuti Putusan MK, Gelar Konsolidasi Akbar!

    • calendar_month Jum, 23 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 303
    • 0Komentar

    PATI – Ketua HMI Cabang Persiapan Pati, M Arif Hidayatullah, menegaskan bahwa batalnya putusan Mahkamah Agung (MA) dan berlakunya kembali putusan Mahkamah Konstitusi (MK) merupakan hasil perjuangan seluruh masyarakat dan mahasiswa Indonesia. “Kemerdekaan dari neo-otoritarianisme belum sepenuhnya tercapai,” tegas Arif. “Tugas kita bersama adalah mengawal proses hingga terbitnya Peraturan KPU yang sesuai dengan putusan MK. […]

  • Pendayagunaan Tenaga Kesehatan Masuk Top Topic RUU Kesehatan

    Pendayagunaan Tenaga Kesehatan Masuk Top Topic RUU Kesehatan

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto  Dalam Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) tentang kesehatan (RUU Kesehatan) ada 25 top topik, salah satunya adalah masalah pendayagunaan tenaga kesehatan. JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mengapresiasi kinerja Menkes Budi Gunadi Sadikin atas upaya cepat menyelesaikan DIM dalam waktu kurang dari 69 hari. Budi Gunadi […]

  • Anggota DPRD Pati Dorong Mekanisasi Pertanian Tebu untuk Petani Milenial

    Anggota DPRD Pati Dorong Mekanisasi Pertanian Tebu untuk Petani Milenial

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 310
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, H. Kamari, menekankan pentingnya konsep “petani milenial” dalam sektor pertanian tebu. Menurutnya, konsep ini bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda yang mampu mengelola pertanian tebu dengan pendekatan modern dan efisien. “Generasi muda tentu tidak ingin melakukan pekerjaan berat secara manual. Oleh karena itu, solusi yang ditawarkan adalah penggunaan alat-alat mekanisasi seperti […]

expand_less