Breaking News
light_mode

Temuan Bangunan di Dukuh Cacah Bukan Makam Mbah Gamirah, Balai Arkeologi : Itu Bangunan Belanda

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 16 Nov 2018
  • visibility 244
Tim dari Balai Arkeologi Yogyakarta sedang mengamati beberapa temuan di lokasi punden Dukuh Cacah Desa Sukoharjo Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati

PATI – Setelah melakukan observasi selama dua hari,
Balai Arkeologi Yogyakarta menyimpulkan, temuan warga berupa struktur bangunan
di Dukuh Cacah Desa Sukoharjo merupakan sebuah bangunan peninggalan kolonial
Belanda. Bukan makam seperti yang diduga banyak pihak.
Sebelumnya penemuan struktur
bangunan tersebut, diduga warga setempat sebagai makam kuno dari seorang tokoh
setempat bernama Mbah Gamirah. Ketua Tim Observasi dari Balai Arkeologi
Yogyakarta, Masyhudi mengungkapkan beberapa fakta yang menguatkan bahwa
bangunan tersebut adalah peninggalan Belanda.
Pertama, kata Masyhudi, pihaknya berpedoman dengan susunan batu bata tersebut ada plester dengan spesi. ”Adanya plester
spesi itu identik dengan bangunan-bangunan masa Belanda. Ukurannya juga relatif
bangunan baru. Kalau makam kuno memang tidak,” papar Masyhudi. 
Kedua, adanya temuan-temuan pecahan
keramik di sekitar lokasi temuan struktur bangunan tersebut. Pecahan keramik
itu dilihat sepintas juga identik dengan masa kolonialisme dulu.
Mengenai bangunan apa, pihak dari
Balai Arkeologi belum mengetahui secara pasti. Sebab data-data pendukung
lainnya semisal literatur berupa buku-buku kuno tidak ada. Selain itu struktur
bangunannya juga sudah tidak berbentuk secara pasti.
”Kalau dari kami hasil observasinya
memang begitu. Mungkin untuk lebih jelas melihat itu sebagai bangunan apa bisa
meminta bantuan ke Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah untuk
direkonstruksi,” imbuhnya.
Berbincang Bersama Sesepuh
Selain meneliti bangunan tersebut,
tim dari Balai Arkeolgi juga menyempatkan berdialog dengan warga setempat untuk
mengetahui cerita tutur mengenai tempat tersebut.
Lebih lanjut, tim dari Balai
Arkeologi menilai bangunan tersebut ada kaitannya dengan adanya sendang yang
berada di sebelahnya. ”Mata air dahulu menjadi sangat penting. Oleh karena itu
pemerintah kolonial Belanda mungkin saja membuat sebuah bangunan untuk
menunjang keberadaan mata air tersebut. Apalagi di zaman Belanda dulu Pati
menjadi salah satu kota penting karena sebagai karesidenan. Mungkin nilai
sejarahnya di sana yang penting,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa
Sukoharjo mengaku akan menyampaikan hasil observasi dari tim ahli ini
secepatnya kepada warga. Hasil observasi itu direncanakan akan disampaikan
tidak hanya lisan akan tetapi tertulis.
Mengingat sebelumnya warga sekitar
sudah sangat meyakini temuan bangunan itu sebagai makam kuno. ”Supaya
masyarakat tidak simpang siur. Kami nanti akan mengumpulkan tokoh-tokoh desa
dan menyampaikan hasil dari tim ahli ini,” paparnya.
Selain itu, kepala desa
menyampaikan, meskipun hasil observasinya tidak sesuai dengan dugaan
masyarakat, pihaknya tetap mengharap masyarakat menghormati daerah sekitar
bangunan tersebut. Sebab sudah menjadi tradisi dan kepercayaan masyarakat sejak
dulu, jika tempat sesepuh desa, yang diperingati setahun sekali dalam tradisi
sedekah bumi. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fokus Pembinaan Sepak Bola Putri, Djarum Tolak Halus Kerjasama dengan Persiku Kudus

    Fokus Pembinaan Sepak Bola Putri, Djarum Tolak Halus Kerjasama dengan Persiku Kudus

    • calendar_month Rab, 19 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 271
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Pihak Djarum menolak secara halus upaya kerjasama Persiku Kudus untuk meminjam Stadion Super Soccer Arena dalam mengarungi kompetisi Liga 2. Itu terungkap dalam wawancara terhadap Program Director Djarum Foundation Bakti Olahraga Yoppy Rosimin. Saat disinggung terkait permohonan untuk memakai Super Soccer Arena pihaknya mengaku akan lebih baik jika Stadion Wergu Wetan Kudus direnovasi. […]

  • Giant Sea Wall: Langkah Strategis Jaga Keberlanjutan Sektor Perikanan Pantura

    Giant Sea Wall: Langkah Strategis Jaga Keberlanjutan Sektor Perikanan Pantura

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.160
    • 0Komentar

    PATI — Keberlangsungan hidup nelayan serta kemajuan sektor kelautan dan perikanan menjadi sorotan utama dalam pembahasan proyek pembangunan Giant Sea Wall (GSW) atau tanggul laut raksasa di sepanjang Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah. Proyek besar yang dirancang sebagai solusi atas banjir rob dan abrasi pantai ini diharapkan tidak justru menghambat roda perekonomian warga pesisir yang […]

  • Pati Sabet Juara Umum III Popda Jateng Tingkat SMA 2019

    Pati Sabet Juara Umum III Popda Jateng Tingkat SMA 2019

    • calendar_month Sab, 27 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 317
    • 0Komentar

    PATI – Kontingen Kabupaten Pati berhasil menyabet juara umum ketiga dalam rangka Popda SMA sederajat tingkat Jawa Tengah, yang digelar di Semarang 22 – 25 April lalu. Raihan 12 medali emas, 14 perak, dan 16 medali perunggu membuat kontingen Bumi Mina Tani bercokol di posisi ketiga. Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Sigit Hartoko melalui […]

  • GP Ansor dan Banser Gondosari Gelar Kerja Bakti Massal dalam Rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia

    GP Ansor dan Banser Gondosari Gelar Kerja Bakti Massal dalam Rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia

    • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 303
    • 0Komentar

    KUDUS – Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Ranting Gondosari, Kabupaten Kudus, menggelar kerja bakti massal Minggu (1/6/2025) dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat ini membersihkan ruas jalan utama Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, mulai dari jalur selatan Polsek Gebog hingga perbatasan Desa Menawan. Ketua Pimpinan […]

  • Cor Beton Kualitas Tinggi: Jalan di Tlogowungu Siap Jadi Urat Nadi Perekonomian Desa

    Cor Beton Kualitas Tinggi: Jalan di Tlogowungu Siap Jadi Urat Nadi Perekonomian Desa

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 338
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mempercepat pemerataan pembangunan dengan menyelesaikan sejumlah proyek infrastruktur jalan berkualitas tinggi. Dua ruas jalan di Kecamatan Tlogowungu, yaitu Lahar-Gunungsari dan Banjarsari-Tambahmulyo, selesai dibangun dengan konstruksi unggulan untuk memperlancar distribusi hasil bumi dan mendongkrak perekonomian warga. Bupati Pati,Sudewo, secara langsung meninjau progres dan meresmikan jalan tersebut, kamis, 11 September 2025. […]

  • José Luis Espinosa Arroyo alias Rubio menjadi player of the match lagi.

    Tampil Solid Lawan Madura United, Rubio Kembali Raih Player of the Match Bersama Persijap

    • calendar_month Ming, 8 Feb 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 2.230
    • 0Komentar

    JEPARA – Pemain asing Persijap Jepara, Rubio, kembali meraih penghargaan Player of the Match setelah tampil gemilang saat menghadapi Madura United pada Sabtu (7/2/2026). Dalam laga yang berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Persijap tersebut, pemain asal Spanyol ini menjadi sosok penting di lini pertahanan. Penampilannya yang disiplin dan konsisten membuat serangan Madura United sulit berkembang. […]

expand_less