Breaking News
light_mode

Dua Pemred Media Bakal Bedah Buku Prosa Jurnalisme Kudus

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 5 Des 2018
  • visibility 113
ISTIMEWA

KUDUS – Terbitnya buku prosa jurnalisme berjudul “Yang Asing di Kampung Sendiri” langsung disambut dengan berbincangan yang dipastikan bakal gayeng. Buku prosa jurnalisme yang digadang pertama hadir di Kudus ini bakal dibedah di Gedung SBSN IAIN Kudus, pada Senin (10/12/2018). 
Acara bedah buku ini berlangsung pukul 09.00 hingga selesai. Acaranya gratis dan terbuka untuk umum. Sebagai pembedah karya anak-anak muda Kudus yang bergiat di bidang literasi ini, akan hadir dua pemred media sekaligus.
Pertama, dari media cetak, adalah Zaenal Abidin yang kini menjadi pemimpin redaksi di Radar Kudus. Sebuah koran lokal terbesar di eks Karesidenan Pati, yang juga anak perusahaan Jawa Pos. Sedangkan dari media online adalah Zakki Amali yang menjadi pemimpin redaksi Serat.id.     
Para pembedah juga datang dari akademisi. Dari akademisi, adalah Dr Moh Rosyid, dosen tetap IAIN Kudus yang banyak berkecimpung dalam penelitian sejarah maupun budaya. Tidak ketinggalan pula, moderator bedah buku ini akan menghadirkan penulis sekaligus peneliti asli Kudus yang banyak berkecimpung di Kota Pelajar Yogyakarta. Dia adalah Afthonul Afif, penulis buku “Ilmu Bahagia Menurut Ki Ageng Suryo Mentaram”. 
Sedikit tentang isi buku Yang Asing Di Kampung Sendiri, dalam pengantar editor.
———————————————————————
Melalui
tulisan “Yang Asing di Kampung Sendiri,” Mala membawa kita
mengunjungi sebuah desa tua di Kudus yang sedang mencoba mematut-matutkan diri
menjadi sebuah desa wisata yang salah satu strateginya adalah dengan mengangkat
kembali khazanah tradisi peninggalan leluhur mereka. Mula-mula dia mengajak
kita mengenali sebuah tradisi yang sudah dijalankan secara turun-temurun selama
ratusan tahun yang tidak mungkin akan kita temukan di desa-desa lain di
seantero Kudus, ritual “nganten mubeng.”
Tinjauan
kesejarahannya membangkitkan romantisme, membuat pembacanya tergoda untuk
membayangkan tahun-tahun awal ketika Islam baru masuk di kota ini.
Keutamaan-keutamaan dan tabu-tabu di balik tradisi dia sebutkan satu per satu,
dengan harapan mungkin dapat dijadikan sebagai bahan renungan bersama. Namun,
dia ujung kisah dia menutupnya dengan getir:
“…tak
banyak tulisan yang mengabadikan cerita-cerita rakyat di daerah ini. Warga desa
yang memiliki kesadaran untuk menggali potensi-potensi desanya juga belum
banyak, untuk tidak mengatakannya tidak ada sama sekali. Mereka hanya
berlomba-lomba melaksanakan tradisi, sementara banyak situs warisan budaya
tidak tertedeksi atau bahkan hilang.”

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desakan Hukuman Mati untuk Koruptor:  Anggota DPRD Jateng Soroti Lemahnya Efek Jera Putusan Pengadilan

    Desakan Hukuman Mati untuk Koruptor: Anggota DPRD Jateng Soroti Lemahnya Efek Jera Putusan Pengadilan

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 128
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Fraksi PDI Perjuangan, Yohanes Winarto, menyoroti lemahnya putusan pengadilan terhadap pelaku tindak pidana korupsi di Indonesia. Hal ini disampaikannya usai ujian desertasi tertutup terkait hukuman mati pada kasus pidana korupsi di Universitas Diponegoro, Semarang, Jumat (11/7). Dalam penelitiannya, Winarto memfokuskan kajian pada pemberantasan korupsi di Indonesia. Ia menemukan […]

  • Sarana Belajar Membatik Profesional (2)

    Sarana Belajar Membatik Profesional (2)

    • calendar_month Sab, 23 Nov 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Belajar dari proses awal hingga akhir  Tidak hanya kepentingan wisata. Tamzis juga menyiapkan tempatnya sebagai sekolah membatik bagi siapa saja. Di Wisata Batik Pati, tidak saja menjadi tempat liburan. Pengunjung bahkan bisa belajar lebih serius. Terutama bagi pengunjung yang ingin belajar membatik secara lebih serius untuk kepentingan professional-bisnis, dirinya juga bisa memfasilitasi. Untuk diketahui, pada […]

  • DPRD Pati Apresiasi Program Cek Kesehatan Gratis Dinkes 

    DPRD Pati Apresiasi Program Cek Kesehatan Gratis Dinkes 

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 124
    • 0Komentar

    PATI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati mendapat apresiasi dari DPRD atas program cek kesehatan gratisnya. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati, menilai program ini sangat bagus dan telah menjangkau berbagai kalangan. Upaya Dinkes mendatangi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memfasilitasi pegawai memanfaatkan cek kesehatan gratis dinilai positif. “Program ini sudah menjangkau OPD dan […]

  • Persipa Pati Target Poin Penuh Lawan PSDS Deli Serdang dalam Laga Krusial Liga Nusantara

    Persipa Pati Target Poin Penuh Lawan PSDS Deli Serdang dalam Laga Krusial Liga Nusantara

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.590
    • 0Komentar

    PATI – Persipa Pati akan menghadapi laga penting dalam lanjutan Liga Nusantara melawan PSDS Deli Serdang pada Sabtu (24/1/2026). Pertandingan ini menjadi kunci bagi Laskar Saridin untuk mempertahankan diri di kompetisi pada musim depan. Saat ini, Persipa menempati posisi ke-5 klasemen sementara grup A dengan 7 poin dari 1 kemenangan dan 4 seri. Sementara itu, […]

  • DPRD Pati Desak Pemkab Perbaiki Lebih Banyak RTLH di 2026

    DPRD Pati Desak Pemkab Perbaiki Lebih Banyak RTLH di 2026

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 130
    • 0Komentar

    PATI – Angka 20 menjadi catatan kelam bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati. Dari 75.000 rumah tak layak huni (RTLH) yang diperkirakan ada di Kabupaten Pati, hanya 20 unit yang berhasil diperbaiki pada tahun 2025. Data ini memicu reaksi keras dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati yang mendesak Pemkab Pati untuk segera mengambil langkah […]

  • Paslon Nomor Urut 2 Pati Berkomitmen Dirikan UPT BLK di Setiap Kecamatan untuk Atasi Kesenjangan SDM

    Paslon Nomor Urut 2 Pati Berkomitmen Dirikan UPT BLK di Setiap Kecamatan untuk Atasi Kesenjangan SDM

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 89
    • 0Komentar

    PATI – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pati nomor urut 2, Wahyu Indriyanto dan Suharyono, dalam debat publik pertama Pilkada Pati 2024 pada Rabu (30/10/2024), berkomitmen mendirikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) di setiap kecamatan di Kabupaten Pati jika terpilih. Komitmen ini muncul sebagai jawaban atas pertanyaan terkait kesenjangan kualitas […]

expand_less