Breaking News
light_mode

Dua Pemred Media Bakal Bedah Buku Prosa Jurnalisme Kudus

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 5 Des 2018
  • visibility 251
ISTIMEWA

KUDUS – Terbitnya buku prosa jurnalisme berjudul “Yang Asing di Kampung Sendiri” langsung disambut dengan berbincangan yang dipastikan bakal gayeng. Buku prosa jurnalisme yang digadang pertama hadir di Kudus ini bakal dibedah di Gedung SBSN IAIN Kudus, pada Senin (10/12/2018). 
Acara bedah buku ini berlangsung pukul 09.00 hingga selesai. Acaranya gratis dan terbuka untuk umum. Sebagai pembedah karya anak-anak muda Kudus yang bergiat di bidang literasi ini, akan hadir dua pemred media sekaligus.
Pertama, dari media cetak, adalah Zaenal Abidin yang kini menjadi pemimpin redaksi di Radar Kudus. Sebuah koran lokal terbesar di eks Karesidenan Pati, yang juga anak perusahaan Jawa Pos. Sedangkan dari media online adalah Zakki Amali yang menjadi pemimpin redaksi Serat.id.     
Para pembedah juga datang dari akademisi. Dari akademisi, adalah Dr Moh Rosyid, dosen tetap IAIN Kudus yang banyak berkecimpung dalam penelitian sejarah maupun budaya. Tidak ketinggalan pula, moderator bedah buku ini akan menghadirkan penulis sekaligus peneliti asli Kudus yang banyak berkecimpung di Kota Pelajar Yogyakarta. Dia adalah Afthonul Afif, penulis buku “Ilmu Bahagia Menurut Ki Ageng Suryo Mentaram”. 
Sedikit tentang isi buku Yang Asing Di Kampung Sendiri, dalam pengantar editor.
———————————————————————
Melalui
tulisan “Yang Asing di Kampung Sendiri,” Mala membawa kita
mengunjungi sebuah desa tua di Kudus yang sedang mencoba mematut-matutkan diri
menjadi sebuah desa wisata yang salah satu strateginya adalah dengan mengangkat
kembali khazanah tradisi peninggalan leluhur mereka. Mula-mula dia mengajak
kita mengenali sebuah tradisi yang sudah dijalankan secara turun-temurun selama
ratusan tahun yang tidak mungkin akan kita temukan di desa-desa lain di
seantero Kudus, ritual “nganten mubeng.”
Tinjauan
kesejarahannya membangkitkan romantisme, membuat pembacanya tergoda untuk
membayangkan tahun-tahun awal ketika Islam baru masuk di kota ini.
Keutamaan-keutamaan dan tabu-tabu di balik tradisi dia sebutkan satu per satu,
dengan harapan mungkin dapat dijadikan sebagai bahan renungan bersama. Namun,
dia ujung kisah dia menutupnya dengan getir:
“…tak
banyak tulisan yang mengabadikan cerita-cerita rakyat di daerah ini. Warga desa
yang memiliki kesadaran untuk menggali potensi-potensi desanya juga belum
banyak, untuk tidak mengatakannya tidak ada sama sekali. Mereka hanya
berlomba-lomba melaksanakan tradisi, sementara banyak situs warisan budaya
tidak tertedeksi atau bahkan hilang.”

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Fraksi PKS Sampaikan Catatan terhadap Raperda RPJMD 2025-2029

    DPRD Pati Fraksi PKS Sampaikan Catatan terhadap Raperda RPJMD 2025-2029

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 344
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PKS, Narso, menyampaikan sejumlah catatan dan masukan terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati tahun 2025-2029. RPJMD ini, menurut Narso, merupakan hal penting dalam menentukan arah pembangunan berkelanjutan selama lima tahun ke depan. Ia menekankan perlunya sinergitas antara semua pihak […]

  • Melalui P5RA, MA Salafiyah Kajen Ajak Siswa Cintai Budaya Jawa

    Melalui P5RA, MA Salafiyah Kajen Ajak Siswa Cintai Budaya Jawa

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 250
    • 0Komentar

    PATI – Siswa kelas X Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Margoyoso, Pati, menyelenggarakan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil’alamin (P5RA) dengan tema kearifan lokal Jawa pada Rabu (14/5/2025). Kegiatan ini menekankan pentingnya melestarikan tradisi Jawa seperti mitoni (tingkeban), upacara adat untuk merayakan kehamilan tujuh bulan. K.R.T. Meggi Hannusa, Abdi Dalem dari Keraton Surakarta, […]

  • Pilih Ponpes Lebih Cermat, DPRD Pati Ingatkan Utamakan Kredibilitas Pengasuh dan Pengelola

    Pilih Ponpes Lebih Cermat, DPRD Pati Ingatkan Utamakan Kredibilitas Pengasuh dan Pengelola

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.502
    • 0Komentar

    PATI – Menyusul munculnya kasus di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Tlogowungu yang menjadi sorotan masyarakat, DPRD Kabupaten Pati mengimbau seluruh orang tua agar lebih selektif dan teliti dalam memilih tempat pendidikan bagi anak. Anggota DPRD Pati sekaligus praktisi pendidikan, Muntamah, menegaskan bahwa dalam menentukan pilihan, orang tua tidak boleh hanya menilai dari segi […]

  • Komisi B DPRD Pati Soroti Anjloknya Harga Ketela, Minta Solusi Konkret

    Komisi B DPRD Pati Soroti Anjloknya Harga Ketela, Minta Solusi Konkret

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 517
    • 0Komentar

    PATI – Kondisi petani ketela di Kabupaten Pati saat ini tengah mengalami kesulitan akibat penurunan harga jual yang signifikan. Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, menyatakan keprihatinannya atas situasi ini dan mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk segera mengambil tindakan. “Keadaan petani ketela saat ini sangat memprihatinkan. Penurunan harga terjadi sementara biaya produksi tetap tinggi. […]

  • Enam Nasehat Hidup dari Mbah Maimun Zubair

    Enam Nasehat Hidup dari Mbah Maimun Zubair

    • calendar_month Ming, 26 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 238
    • 0Komentar

    SUMBER : ARRAHMAH Dalam mengarungi kehidupan, ada berbagai tantangan. Untuk melewati tantangan, perlu sebuah persiapan serta bekal. Salah satunya adalah dengan bekal dari para guru dan kiai. Melalui nasehat-nasehat bijaknya, terkadang bahkan sering kali manfaatnya bisa kita rasakan betul. Berikut rangkuman enam nasehat kehidupan dari KH Maimun Zubair. Pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar Sarang. Salah […]

  • Bek Persib Federico Barba Waspada kekuatan Persijap Jepara

    Bek Persib Federico Barba Waspada kekuatan Persijap Jepara

    • calendar_month Jum, 22 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.251
    • 0Komentar

    BANDUNG – Persib Bandung diminta tidak terlena menghadapi laga terakhir BRI Super League 2025/2026 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5). Meski berada di ambang gelar juara ketiga secara beruntun, Persib masih membutuhkan satu poin untuk memastikan posisi puncak klasemen. Bek Persib, Federico Barba, menegaskan timnya belum ingin larut dalam […]

expand_less