Breaking News
light_mode

Dua Pemred Media Bakal Bedah Buku Prosa Jurnalisme Kudus

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 5 Des 2018
  • visibility 159
ISTIMEWA

KUDUS – Terbitnya buku prosa jurnalisme berjudul “Yang Asing di Kampung Sendiri” langsung disambut dengan berbincangan yang dipastikan bakal gayeng. Buku prosa jurnalisme yang digadang pertama hadir di Kudus ini bakal dibedah di Gedung SBSN IAIN Kudus, pada Senin (10/12/2018). 
Acara bedah buku ini berlangsung pukul 09.00 hingga selesai. Acaranya gratis dan terbuka untuk umum. Sebagai pembedah karya anak-anak muda Kudus yang bergiat di bidang literasi ini, akan hadir dua pemred media sekaligus.
Pertama, dari media cetak, adalah Zaenal Abidin yang kini menjadi pemimpin redaksi di Radar Kudus. Sebuah koran lokal terbesar di eks Karesidenan Pati, yang juga anak perusahaan Jawa Pos. Sedangkan dari media online adalah Zakki Amali yang menjadi pemimpin redaksi Serat.id.     
Para pembedah juga datang dari akademisi. Dari akademisi, adalah Dr Moh Rosyid, dosen tetap IAIN Kudus yang banyak berkecimpung dalam penelitian sejarah maupun budaya. Tidak ketinggalan pula, moderator bedah buku ini akan menghadirkan penulis sekaligus peneliti asli Kudus yang banyak berkecimpung di Kota Pelajar Yogyakarta. Dia adalah Afthonul Afif, penulis buku “Ilmu Bahagia Menurut Ki Ageng Suryo Mentaram”. 
Sedikit tentang isi buku Yang Asing Di Kampung Sendiri, dalam pengantar editor.
———————————————————————
Melalui
tulisan “Yang Asing di Kampung Sendiri,” Mala membawa kita
mengunjungi sebuah desa tua di Kudus yang sedang mencoba mematut-matutkan diri
menjadi sebuah desa wisata yang salah satu strateginya adalah dengan mengangkat
kembali khazanah tradisi peninggalan leluhur mereka. Mula-mula dia mengajak
kita mengenali sebuah tradisi yang sudah dijalankan secara turun-temurun selama
ratusan tahun yang tidak mungkin akan kita temukan di desa-desa lain di
seantero Kudus, ritual “nganten mubeng.”
Tinjauan
kesejarahannya membangkitkan romantisme, membuat pembacanya tergoda untuk
membayangkan tahun-tahun awal ketika Islam baru masuk di kota ini.
Keutamaan-keutamaan dan tabu-tabu di balik tradisi dia sebutkan satu per satu,
dengan harapan mungkin dapat dijadikan sebagai bahan renungan bersama. Namun,
dia ujung kisah dia menutupnya dengan getir:
“…tak
banyak tulisan yang mengabadikan cerita-cerita rakyat di daerah ini. Warga desa
yang memiliki kesadaran untuk menggali potensi-potensi desanya juga belum
banyak, untuk tidak mengatakannya tidak ada sama sekali. Mereka hanya
berlomba-lomba melaksanakan tradisi, sementara banyak situs warisan budaya
tidak tertedeksi atau bahkan hilang.”

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pameran Museum Pop Up Ratu Kalinyamat Gugah Minat Generasi Muda pada Sejarah

    Pameran Museum Pop Up Ratu Kalinyamat Gugah Minat Generasi Muda pada Sejarah

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 227
    • 0Komentar

    JEPARA – Untuk mengenang kembali kehebatan Ratu Kalinyamat, pejuang yang melawan Portugis di Selat Malaka, Yayasan Dharma Bakti Lestari menggelar Pameran Museum Pop Up Ratu Kalinyamat di Kompleks Masjid Astana Sultan Hadlirin, Mantingan, Kamis (24/4/2025). Pameran yang dibuka Bupati Jepara H. Witiarso Utomo ini menampilkan catatan sejarah, termasuk salinan catatan pelaut Portugis yang menyebut Ratu […]

  • Polisi Ungkap Pabrik Mie Basah Berbahaya dengan Bahan Formalin di Boyolali

    Polisi Ungkap Pabrik Mie Basah Berbahaya dengan Bahan Formalin di Boyolali

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.946
    • 0Komentar

    SEMARANG – Satgas Pangan yang berada di bawah Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah telah berhasil mengungkap kasus produksi mie basah yang menggunakan formalin (formaldehida) sebagai bahan tambahan di Kabupaten Boyolali. Kasus ini mulai terungkap setelah pihak kepolisian menerima informasi dari masyarakat pada tanggal 4 Maret 2026, yang menyatakan adanya dugaan peredaran mie […]

  • Gembiranya Siswa MI Miftahul Huda Tegalsambi Gelar Fun Camping

    Gembiranya Siswa MI Miftahul Huda Tegalsambi Gelar Fun Camping

    • calendar_month Kam, 22 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Kegembiraan anak-anak MIMiftahul Huda Tegalsambi saat acara Fun Camping Acara Fun Camping digelar MI Miftahul Huda Tegalsambi. Anak-anak tampak senang dengan kegiatan rutin tahunan setelah pelaksanaan ujian akhir semesteran ini. Acara ini menjadi momen mendidik anak untuk mandiri sekaligus berlatih kerjasama dalam satu kelompok.   JEPARA – Madrasah Ibtidaiyyah (MI) Miftahul Huda Tegalsambi Tahunan Jepara menggelar […]

  • Bagikan Sembako, Sat Sabhara Jalin Kedekatan dengan Masyarakat

    Bagikan Sembako, Sat Sabhara Jalin Kedekatan dengan Masyarakat

    • calendar_month Sab, 9 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti membagikan sembako kepada warga kurang mampu PATI – Aparat kepolisian terus berupaya menjalin kedekatannya dengan masyarakat sekitar. Salah satunya dilakukan dengan kegiatan pembagian sembako kepada masyarakat kurang mampu. Seperti yang dilakukannya siang kemarin, Sabtu (9/6/2018) di Mako Satuan Sabhara Polres Pati. Sejumlah 100 paket sembako dibagikan kepada warga kurang mampu […]

  • DPRD Pati Sarankan Petani Gunakan Burung Hantu untuk Kendalikan Hama Tikus 

    DPRD Pati Sarankan Petani Gunakan Burung Hantu untuk Kendalikan Hama Tikus 

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 167
    • 0Komentar

    PATI – Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit, mendorong petani setempat untuk memanfaatkan burung hantu sebagai pengendali hama tikus. Menurutnya, metode ini lebih ramah lingkungan dibandingkan penggunaan pestisida dan jebakan tikus beraliran listrik. “Ini lebih ramah lingkungan. Selain mengurangi penggunaan pestisida, juga mendukung pelestarian burung hantu yang ternyata sangat bermanfaat bagi petani. Hewan ini […]

  • Mengenal Makna Semboyan Pati Bumi Mina Tani

    Mengenal Makna Semboyan Pati Bumi Mina Tani

    • calendar_month Sel, 21 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 645
    • 0Komentar

    Gerbang kota Pati bertuliskan Pati Bumi Mina Tani/ @kesetography Setiap kota/kabupaten di Indonesia selalu memiliki semboyan. Begitu juga dengan Kabupaten Pati di Jawa Tengah ini yang memiliki semboyan Bumi Mina Tani. Semboyan ini didasari dari kearifan lokal daerah. Sebab Kabupaten Pati sangat melimpah hasil pertanian dan perikanan kelautannya. Pati dikenal sebagai daerah lumbung pangan di […]

expand_less