Breaking News
light_mode

Kader Ansor Jati Kudus Dapat Pencerahan Demokrasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 7 Jan 2019
  • visibility 306
Suasana rutinan GP Ansor PAC Jati Kudus bersama Abdul Jalil
KUDUS – Obrolan yang sedang aktual
digelar Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Jati. Menghadirkan cendekiawan
muslim sekaligus budayawan Kudus, Abdul Jalil, kader-kader muda NU ini mengupas
perihal sistem demokrasi yang semakin populer di akhir dasawarsa abad ke 20
ini.

Seperti diketahui, demokratisasi
menjadi salah satu isu yang paling populer dalam perbincangan sehari-hari.
Indikasi nyata dari kepopuleran isu itu adalah berlipat gandanya jumlah negara
yang menganut sistem pemerintahan demokratis. Negara yang awalnya tidak
demokratis, serta merta merubah haluan negaranya menjadi demokratis.

Abdul Jalil menjelaskan,
demokrasi substansinya sebuah proses pemilihan yang melibatkan banyak orang
untuk mengangkat seseorang menjadi memimpin. Dan tentu saja yang akan mereka
angkat atau pilih hanyalah orang yang mereka sukai.

”Mereka tidak boleh dipaksa untuk
memilih suatu sistem ekonomi, sosial atau politik yang tidak mereka kenal atau
tidak mereka sukai. Mereka berhak mengontrol dan mengevaluasi pemimpin yang
melakukan kesalahan, berhak mencopot dan menggantinya dengan orang lain jika
menyimpang,” terangnya Sabtu (5/1/2019) malam lalu, di Masjid Sabilul Muttaqin
Desa Jepang Pakis, Kecamatan Jati, Kudus.

Demokrasi, lanjut Kaprodi Ekonomi
Islam IAIN Kudus itu, sering diartikan sebagai penghargaan terhadap hak-hak
asasi manusia, partisipasi dalam pengambilan keputusan dan persamaan hak di
depan hukum. Dari sini kemudian muncul idiom-idiom demokrasi, seperti egalite
(persamaan), equality (keadilan), liberty (kebebasan), human right (hak asasi
manusia) dan lainnya. Secara normatif, Islam menekankan pentingnya ditegakkan
amar ma’ruf nahi munkar bagi semua orang, baik sebagai individu, anggota
masyarakat maupun sebagai pemimpin negara. Doktrin tersebut merupakan prinsip
Islam yang harus ditegakkan dimana pun dan kapan saja, supaya terwujud
masyarakat yang aman dan sejahtera.
Foto bersama kader GP Ansor PAC Jati

Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor
Jati Noor Khoiri menambahkan, sistem demokrasi menjadi cara untuk mewujudkan
good governance. Para kader Ansor, khsusnya Jati akan menghadapi pesta
demokrasi pada tahun ini. Baik itu pemilihan legislatif maupun presiden. Namun
demikian, agenda politik ini jangan sampai membuat kader Ansor terbelah.

”Harus tetap kompak dan solid.
Kader juga harus membedakan kepentingan politik dan masyarakat atau
organisasi,” kata Khoiri kemarin.

Dalam menyikapi pesta demokrasi
saat ini, katanya, diharapkan agar saling tepo seliro satu dengan yang lain.
Berbeda sudut pandang politik, berpecah belah jangan. Ini hanya sebuah hajatan
politik musiman.

”Memilih pemimpin adalah hal yang
mutlak kita lakukan. Mari kita bersama menumbuh kembangkan semangat
wathoniyyah. Mari memilih  pemimpin yang
amanah yang mendedikasikan kekuasanya untuk negara dan rakyat. Cita-cita besar
kita adalah mewujudkan negara yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafûr,”
paparnya. (aro/has)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Kemajuan Sektor UMKM Melalui Kecanggihan Teknologi Digital

    DPRD Pati Dorong Kemajuan Sektor UMKM Melalui Kecanggihan Teknologi Digital

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.007
    • 0Komentar

    PATI – Seiring dengan meningkatnya minat masyarakat, khususnya kaum muda di Kabupaten Pati untuk berwirausaha, sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) semakin mendapat perhatian. Anggota DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati, menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital untuk mendorong kemajuan UMKM di wilayah tersebut. “Kami mendorong para pelaku UMKM di Kabupaten Pati untuk memanfaatkan kecanggihan teknologi yang […]

  • Stadion Sriwedari Solo kandang alternatif Persiku Kudus.

    Selama Bulan Ramadan Kandang Persiku Kudus Pindah ke Stadion Sriwedari Solo, Ini Alasannya

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 2.425
    • 0Komentar

    SOLO – Stadion Stadion Sriwedari Solo resmi ditunjuk sebagai markas sementara Persiku Kudus selama bulan Ramadan, dalam mengarungi putaran ketiga Championship Liga 2. Hal ini seperti dikutip dari akun kampiun.id, pemilihan stadion di Kota Solo tersebut dilakukan karena stadion milik Persiku Kudus belum memenuhi standar untuk menggelar pertandingan pada malam hari. Persiku Kudus bakal menjamu […]

  • DPRD Pati Desak Pemkab Perhatikan Sektor Pertanian Ketela

    DPRD Pati Desak Pemkab Perhatikan Sektor Pertanian Ketela

    • calendar_month Sen, 26 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 290
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk lebih memperhatikan sektor pertanian ketela. Ketua Komisi B, Muslihan, mengungkapkan bahwa selama ini perhatian pemerintah lebih terfokus pada sektor pertanian padi. Ia menekankan pentingnya perhatian yang sama bagi petani ketela. “Harapannya semuanya di sektor pertanian, baik ketela maupun yang lainnya, […]

  • RS Mitra Bangsa Dapat “Jempol” Dinkes Jawa Tengah

    RS Mitra Bangsa Dapat “Jempol” Dinkes Jawa Tengah

    • calendar_month Jum, 29 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 270
    • 0Komentar

    RS Mitra Bangsa, Pati Rumah Sakit Mitra Bangsa mendapat sanjungan langsung dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo. Menurutnya rumah sakit tipe C ini memiliki fasilitas sekaligus pelayanan yang bagus. ”Rumah sakit tipe C seperti RS Mitra Bangsa ini memang harus memiliki fasilitas dan pelayanan yang bagus. Sebab merekalah ujung tombok pelayanan kesehatan […]

  • Menjadi Guru Idola

    Menjadi Guru Idola

    • calendar_month Ming, 10 Nov 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Ilustrasi ayobandung.com Guru idola? Guru yang diidolakan siswa tidak harus guru yang cantik, atau ganteng. Bukan guru yang paling kaya atau paling pintar. Banyak kriteria untuk menjadi seorang guru idola. Jika kedatangan sang guru sangat dinantikan oleh siswa, ini merupakan langkah awal untuk menjadi guru idola.  Di era sekarang, banyak hal yang diinginkan oleh pelajar […]

  • 2019 Pati Menjadi Smart City

    2019 Pati Menjadi Smart City

    • calendar_month Rab, 18 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    PATI – Kabupaten Pati menjadi satu diantara 50 kabupaten/kota di Indonesia yang akan mendapat bantuan pendampingan menuju smart city gagasan dari Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Dalam waktu dekat, pendampingan akan segera dilakukan oleh Kominfo. Hal itu diutarakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Pati, Indriyanto. ”Ya pendampingan akan segera dilakukan dalam waktu dekat. […]

expand_less