Breaking News
light_mode

DPRD Pati Usulkan Pengelolaan Serius Potensi Wisata Gua Larangan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 29 Sep 2026
  • visibility 102.588

PATI – Kawasan Gua Larangan yang berada di Desa Larangan, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata alam. Namun, hingga kini potensi gua yang berada di kawasan Pegunungan Kendeng tersebut dinilai belum dimanfaatkan secara optimal.

Anggota DPRD Kabupaten Pati Warsiti menyebut Gua Larangan mempunyai karakteristik alam yang cukup unik. Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk dikembangkan sebagai objek wisata dengan konsep pengelolaan yang lebih serius.

Menurut Warsiti, Gua Larangan sudah cukup dikenal oleh masyarakat, khususnya wisatawan lokal. Meski demikian, popularitasnya masih kalah dibandingkan sejumlah destinasi wisata lain yang berada di Kabupaten Pati.

Ia menjelaskan, keunikan Gua Larangan terlihat dari kondisi bagian dalam gua yang memanjang dan memiliki bentuk menyerupai jalur air. Di bagian atas gua juga terdapat sebuah lubang yang memungkinkan cahaya matahari masuk ke dalam.

“Melihat potensi yang harus digali sebagai tempat wisata, karena memang tempatnya alami,” ujar Warsiti.

Menurutnya, kondisi alami yang dimiliki Gua Larangan dapat menjadi daya tarik utama apabila dikembangkan dengan konsep yang tepat. Penataan kawasan juga dinilai perlu dilakukan secara profesional agar potensi wisata yang ada dapat memberikan pengalaman menarik bagi pengunjung.

Warsiti menyarankan agar pengembangan kawasan tidak sebatas mengandalkan kondisi alam. Keterlibatan pihak yang memiliki keahlian di bidang penataan maupun seni juga dapat dipertimbangkan untuk memperkuat karakter destinasi tersebut.

“Kalau itu bisa dikemas sedemikian rupa oleh tangan-tangan yang ahli, pasti akan lebih bagus. Minat pengunjung akan lebih menjanjikan,” katanya.

Ia berharap Pemkab Pati memberikan perhatian terhadap keberadaan Gua Larangan sebagai salah satu potensi wisata alam di wilayah selatan Kabupaten Pati.

Jika dikelola secara optimal, menurutnya, keberadaan Gua Larangan tidak hanya berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan.

Pengembangan destinasi tersebut juga dapat membuka ruang bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat. Pelaku UMKM di Desa Larangan maupun wilayah sekitar dapat memanfaatkan peningkatan kunjungan wisatawan dengan menyediakan berbagai produk dan jasa untuk kebutuhan pengunjung.

(adv)

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati, Danu Ikhsan Soroti Kurangnya Kesiapan Alat Pemadam Kebakaran

    Anggota DPRD Pati, Danu Ikhsan Soroti Kurangnya Kesiapan Alat Pemadam Kebakaran

    • calendar_month Kam, 26 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 368
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Danu Ikhsan Hariscandra, menyoroti kesiapan alat pemadam kebakaran di tengah musim kemarau yang melanda Kabupaten Pati. Ia mengungkapkan bahwa alat pemadam kebakaran di Kabupaten Pati tidak selalu dalam kondisi siap siaga, seperti yang terjadi dalam peristiwa kebakaran ruko di Juwana beberapa waktu lalu. “Kemarin waktu ada kebakaran ruko di […]

  • Sungai Juwana Mengalami Pendangkalan, Ketua DPRD Pati Minta Solusi Jangka Panjang

    Sungai Juwana Mengalami Pendangkalan, Ketua DPRD Pati Minta Solusi Jangka Panjang

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.763
    • 0Komentar

    PATI – Masalah banjir yang kerap melanda berbagai wilayah di Kabupaten Pati hingga kini belum menemukan titik terang. Berbagai upaya penanganan yang dilakukan dinilai masih bersifat sementara dan belum menyentuh akar persoalan, salah satunya karena rencana normalisasi aliran sungai yang sudah lama diusulkan belum kunjung terealisasi. Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menegaskan bahwa penanganan banjir […]

  • Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati Beri Pesan Jelang Rapat Paripurna

    Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati Beri Pesan Jelang Rapat Paripurna

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 291
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati akan segera menggelar rapat Paripurna untuk menentukan nasib Bupati Pati, Sudewo. Rapat yang direncanakan pada akhir Oktober atau awal November 2025 ini menjadi sorotan publik. Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyampaikan pesan penting menjelang agenda tersebut. “Ya pokoknya bismillah baik-baik saja Pati,” […]

  • Analisa Peluang Promosi Persijap Jepara ke Liga 1 : Cuma Butuh Dua Kemenangan Saja!

    Analisa Peluang Promosi Persijap Jepara ke Liga 1 : Cuma Butuh Dua Kemenangan Saja!

    • calendar_month Ming, 16 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 316
    • 0Komentar

    JEPARA – Situasi sulit dialami Persijap Jepara untuk menjaga asa promosi ke Liga 1. Ada berlapis rintangan yang harus disingkirkan sendiri. Tanpa mengharap “bantuan” dari pihak lain. Ya itulah yang dialami oleh tim berjuluk Laskar Kalinyamat jelang laga pemungkas babak 8 besar menghadapi Persela Lamongan pada Selasa 18 Februari 2025. Persijap Jepara harus menentukan nasibnya […]

  • INSTAGRAM Gali Freitas 

    Inilah Paulo Gali Freitas Idola Baru PSIS

    • calendar_month Sen, 21 Agu 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 384
    • 0Komentar

      INSTAGRAM Gali Freitas SEMARANG – Pemain asing PSIS Semarang bernama lengkap Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas menjadi rekrutan pemain asing yang moncer di Liga 1 musim 2023/2024. Hingga pekan ke-9 Liga 1 pemain asal Timor Leste itu tampil memukau.   Gali Freitas menjadi pilar penting skuad Mahesa Jenar. Beroperasi di sayap kiri, dia selalu […]

  • Pejabat Jepara Lahirkan 40 Karya Inovasi, Aplikasi Sisingo Jadi yang Terbaik

    Pejabat Jepara Lahirkan 40 Karya Inovasi, Aplikasi Sisingo Jadi yang Terbaik

    • calendar_month Sab, 6 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 280
    • 0Komentar

    JEPARA – Sebanyak 40 pejabat struktural eselon IV di Kabupaten Jepara, berhasil menyelesaikan pendidikan dan pelatihan kepemimpinan (diklatpim) tingkat IV. Dari kegiatan itu lahir 40 karya inovasi untuk pelayanan publik. Salah satunya Aplikasi Sisingo.  Asisten Sekda Bidang Pemerintahan, Abdul Syukur mengungkapkan, dari kegiatan diklatpim itu nantinya ada perubahan di instansi masing-masing. Guna mewujudkan tata kelola […]

expand_less