DPUTR Pati Kebut Perbaikan Jalan Tlogowungu–Bapoh, Progres Pekerjaan Capai 60 Persen
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month Kam, 9 Jul 2026
- visibility 100.729

Proyek perbaikan Jalan Tlogowungu–Bapoh yang dikerjakan oleh DPUTR Pati.
PATI – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati terus menggenjot rehabilitasi Jalan Tlogowungu–Bapoh sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas infrastruktur jalan di Kabupaten Pati. Hingga saat ini, progres pelaksanaan pekerjaan telah mencapai sekitar 60 persen.
Perbaikan ruas jalan tersebut mendapat perhatian langsung dari Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat melakukan peninjauan lapangan pada Senin (6/7/2026). Dalam kesempatan itu, Chandra juga memastikan Pemerintah Kabupaten Pati akan menambah alokasi anggaran pemeliharaan jalan melalui APBD Murni Tahun 2027.
Menurut Chandra, tambahan anggaran tersebut diharapkan memberi ruang yang lebih luas bagi DPUTR untuk mempercepat penanganan jalan rusak di berbagai wilayah.
“Melalui penambahan anggaran pada APBD Murni Tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Pati menargetkan pelayanan penanganan jalan rusak nantinya dapat berlangsung lebih cepat, sehingga mobilitas masyarakat, distribusi barang, dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah dapat berjalan semakin lancar,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Pati, Hasto Utomo, menjelaskan bahwa rehabilitasi Jalan Tlogowungu–Bapoh dikerjakan dalam satu paket bersama rehabilitasi Jalan Tlogowungu–Sitiluhur.
Ia menyebutkan, total pagu anggaran untuk kedua ruas jalan tersebut mencapai Rp2,95 miliar. Rinciannya, Rp1,95 miliar dialokasikan untuk Jalan Tlogowungu–Bapoh dan Rp1 miliar untuk Jalan Tlogowungu–Sitiluhur.
“Rehabilitasi Jalan Tlogowungu–Bapoh satu paket dengan rehab Jalan Tlogowungu–Sitiluhur. Pagu anggaran total Rp2,95 miliar, terdiri dari Tlogowungu–Bapoh Rp1,95 miliar dan Tlogowungu–Sitiluhur Rp1 miliar,” ujar Hasto.
Ia menjelaskan, penanganan Jalan Tlogowungu–Bapoh memiliki panjang 1,325 kilometer dengan lebar 4 meter. Sementara itu, Jalan Tlogowungu–Sitiluhur akan ditangani sepanjang 750 meter dengan lebar bervariasi antara 3,5 hingga 5 meter.
Menurut Hasto, saat ini pekerjaan masih difokuskan pada ruas Jalan Tlogowungu–Bapoh. Setelah pekerjaan di ruas tersebut selesai, pelaksanaan akan dilanjutkan ke Jalan Tlogowungu–Sitiluhur.
“Saat ini baru pelaksanaan di Tlogowungu–Bapoh. Kalau sudah selesai, lanjut Tlogowungu–Sitiluhur. Saat ini masih proses pelaksanaan pekerjaan sekitar 60 persen,” pungkasnya.
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

