DPUTR Pati: Sejumlah Proyek Strategis Masih Tahap Perencanaan, Tunggu Asistensi
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 99.772

Pembongkaran trotoar di Jalan Panglima Sudirman
PATI – Pemerintah Kabupaten Pati belum memulai pelaksanaan sejumlah proyek infrastruktur berskala besar yang telah dimasukkan dalam anggaran tahun 2026.
Hingga awal Juni, seluruh proyek tersebut masih berada dalam tahap perencanaan dan belum memasuki tahap pekerjaan konstruksi di lapangan.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Arief Wahyudi, menjelaskan bahwa keterlambatan pelaksanaan proyek strategis ini disebabkan oleh proses asistensi dan koordinasi yang masih berlangsung bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah mengutamakan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan serta kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan negara sebelum melangkah ke tahap pelaksanaan berikutnya.
“Proyek-proyek besar masih dalam proses perencanaan. Saat ini yang sudah berjalan di lapangan baru pekerjaan pembongkaran trotoar di Jalan Panglima Sudirman,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).
Berdasarkan data yang disampaikan DPUTR Pati, terdapat tiga kelompok proyek utama yang pendanaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.
Kelompok pertama mencakup pembenahan empat pasar daerah dengan total alokasi dana mencapai sekitar Rp5 miliar.
Rinciannya meliputi perbaikan Pasar Puri senilai Rp1,59 miliar, Pasar Trangkil Rp1,34 miliar, Pasar Kayen Rp1,29 miliar, dan Pasar Porda Juwana sebesar Rp756 juta.
Kedua, dilakukan rehabilitasi gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) dengan anggaran sebesar Rp1,3 miliar. Pekerjaan ini difokuskan pada perbaikan struktur atap yang mengalami kerusakan akibat usia bangunan dan serangan rayap.
Sedangkan proyek ketiga adalah penataan lingkungan dan fasilitas di RSUD Kayen yang mendapatkan dana sebesar Rp1,7 miliar.
Anggaran tersebut direncanakan digunakan untuk membangun ruang hemodialisa atau layanan cuci darah, guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, terutama yang berada di wilayah Pati bagian selatan.
Sementara itu, satu-satunya pekerjaan fisik yang sudah berjalan saat ini adalah pembongkaran trotoar di sepanjang Jalan Panglima Sudirman.
Proyek ini memiliki nilai anggaran sekitar Rp140 juta dan mulai dikerjakan sejak tanggal 18 Mei 2026. Pihak DPUTR menargetkan pekerjaan ini dapat selesai tepat waktu pada 15 Agustus 2026 sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

