Breaking News
light_mode

DPRD Pati Soroti Pengelolaan Lahan Hutan Sosial Harus Seimbang Antara Ekonomi dan Kelestarian

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
  • visibility 98.993

PATI – Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Warsiti, mendorong agar pengelolaan kawasan hutan sosial di wilayah Pati tetap memperhatikan aspek pelestarian alam dan konservasi lingkungan.

Upaya ini terus dilakukan, antara lain melalui kegiatan sosialisasi dan pendekatan langsung kepada para petani yang menggarap lahan di kawasan tersebut.

Menurut Warsiti, pengelolaan hutan sosial tidak boleh hanya berfokus pada keuntungan ekonomi semata, namun wajib pula menjaga keberlangsungan ekosistem hutan agar tetap berfungsi sebagaimana mestinya.

“Sebagai anggota DPRD, saya sudah melakukan sosialisasi dan turun langsung ke lapangan untuk menyampaikan kepada para petani agar menanam tanaman yang mampu menyerap air,” ujar Warsiti.

Ia menghimbau para petani untuk lebih banyak menanam komoditas yang ramah lingkungan, misalnya tanaman pedaka maupun berbagai jenis tanaman keras lainnya. Menurutnya, jenis tanaman tersebut memiliki manfaat ekologis yang sangat besar bagi kelestarian kawasan hutan.

Selain memberikan nilai jual dan keuntungan ekonomi bagi masyarakat, tanaman keras juga berfungsi menyerap cadangan air tanah, mencegah terjadinya erosi tanah, serta melindungi lingkungan hutan dari risiko kerusakan yang lebih parah.

Warsiti menyampaikan kabar baik bahwa sebagian besar petani penggarap hutan sosial di Pati mulai memahami dan menerapkan pola tanam yang berbasis konservasi lingkungan tersebut.

“Alhamdulillah sudah ada petani yang menanam tanaman itu dan mereka benar-benar memahami pentingnya menjaga lingkungan,” ungkapnya.

Meskipun demikian, ia mengakui masih ada beberapa petani yang belum menerapkan cara bertani yang ramah lingkungan, hal ini dikarenakan pemahaman mereka yang masih kurang mengenai pentingnya menjaga kelestarian kawasan hutan.

“Kalaupun ada yang belum menanam, memang karena masih sulit diberikan pemahaman,” tambahnya.

Ia menegaskan, pihaknya melalui Komisi B DPRD Kabupaten Pati akan terus memberikan pendampingan secara berkelanjutan kepada para petani penggarap.

Langkah ini diambil agar program pemanfaatan hutan sosial tidak hanya sukses meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga tetap mampu mempertahankan fungsi ekologis kawasan hutan di Kabupaten Pati.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Joni Kurnianto : Pengisian Perangkat Desa Seharusnya Setelah Pilkada

    Anggota DPRD Pati Joni Kurnianto : Pengisian Perangkat Desa Seharusnya Setelah Pilkada

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 339
    • 0Komentar

    PATI – Joni Kurnianto, anggota DPRD Pati dari Fraksi Demokrat, menilai seharusnya proses seleksi perangkat desa dilakukan setelah Pilkada 2024. Hal ini disampaikan Joni saat menanggapi isu pengisian perangkat desa yang tengah hangat dibicarakan. “(Sebelumnya) Kita sampaikan itu paling tidak akan dilakukan setelah Pilkada gitu. Tapi nggak tahu itu ya sudahlah, hak wewenangnya ada di […]

  • Prosa Jurnalisme Efektif Mengenalkan Kisah-kisah Budaya dan Sosial

    Prosa Jurnalisme Efektif Mengenalkan Kisah-kisah Budaya dan Sosial

    • calendar_month Jum, 14 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 272
    • 0Komentar

    KUDUS– Jurnalisme mampu jadi alat untuk mengisahkan peristiwa keseharian bernafas budaya dan sosial menjadi isu penting. Cerita di sekeliling Kota Kudus yang mudah dijumpai ini digubah para penulis buku Yang Asing di Kampung Sendiri (2018) dengan teknik prosa berpedoman fakta. Salah satu penulis buku antologi, Zakki Amali mengatakan, teknik narasi memang sedang digemari akhir-akhir ini […]

  • Padat Agenda, Begini Siasat Ketua PC IPNU Jepara

    Padat Agenda, Begini Siasat Ketua PC IPNU Jepara

    • calendar_month Jum, 29 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Zaenal Muttaqin/DOKUMEN PRIBADI Lingkar Muria, JEPARA – Akhir tahun 2017 ini menjadi saat paling sibuk bagi PC IPNU dan IPPNU Jepara, sebab dalam kurun waktu 15 hari, ada 17 agenda yang mesti dijalani. Tentu proses komunikasi dan kordinasi dalam struktural kepengurusan mesti dikelola dengan cermat dan baik. Demikian dikatakan Ketua PC IPNU Kabupaten Jepara Zainal […]

  • Bukan Hasil Akhir, Pengalaman Bertanding Lebih Penting

    Bukan Hasil Akhir, Pengalaman Bertanding Lebih Penting

    • calendar_month Sab, 2 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Presiden Persijap berfoto bersama para pemain Persipura Jayapura. FOTO :  Persijap Jepara Persijap babak belur menghadapi Persipura di laga persahabatan Sabtu (2/3/2019) di Stadion Gelora Bumi Kartini. Laskar Kalinyamat dihajar 4 gol tanpa balas oleh Boaz Salosa dan kawan-kawan. Meski begitu, pelatih caretaker Persijap Fabio Oliviera tak ambil pusing dengan hasil akhir pertandingan tersebut. ”Kami […]

  • Menghibur Diri dengan Membaca

    Menghibur Diri dengan Membaca

    • calendar_month Sel, 12 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 769
    • 0Komentar

    Ita Rahmawati Tiga tahun nyantri di pondok pesantren, menghadirkan aktivitas yang sebelumnya belum pernah dilakoni. Sejak di pesantren Ita Rahmawati mempunyai satu aktivitas baru, ia mulai gemar membaca, terutama bacaan sastra. Hal itu Ita lakukan sebab untuk membunuh kebosanan yang datang. Sebabnya, saat di pondok pesantren banyak waktu luang yang ada. Waktu luang itu menurutnya […]

  • Baliho Prabowo Subianto petugas rakyat bertebaran di wilayah Pantura Pati 

    Di Kandang Banteng Loyalis Prabowo Pati Targetkan Raup Suara 55 Persen

    • calendar_month Sel, 13 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 286
    • 0Komentar

      Baliho Prabowo Subianto petugas rakyat bertebaran di wilayah Pantura Pati Pada Pilpres 2024 nanti, kelompok relawan Loyalis Prabowo Pati (LPP) menargetkan Prabowo Subianto bisa meraup suara lebih dari 55 persen di Kabupaten Pati. Padahal Pati adalah kandang banteng alias PDI Perjuangan. Optimisme itu karena LPP didukung sejumlah kalangan termasuk “jebolan” PDI Perjuangan. PATI – […]

expand_less