Breaking News
light_mode

Masih Terkesan Kumuh dan Sepi, DPRD Pati Dorong Segera Penataan Ulang Alun-Alun Kembangjoyo

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
  • visibility 98.912

PATI – Kawasan Alun-Alun Kembang Joyo yang dulunya dirancang dan dibangun sebagai pusat kegiatan bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) serta ruang terbuka bagi warga, kini kondisinya tampak terbengkalai dan kurang mendapatkan perawatan.

Tempat yang diharapkan menjadi pusat interaksi sosial sekaligus penggerak ekonomi masyarakat kecil itu justru terlihat sepi dari pengunjung.

Karena jarang ada warga yang beraktivitas di sana, banyak pedagang yang akhirnya memilih untuk tidak lagi berjualan di lokasi tersebut. Akibatnya, deretan lapak yang disediakan kini tampak kosong dan tidak terurus sama sekali.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menilai kondisi sepinya kawasan ini menjadi alasan utama mengapa para pedagang enggan kembali membuka usahanya di tempat itu.

“Para PKL enggan berdagang di lokasi Alun-Alun Kembang Joyo karena sepi,” ujarnya.

Menurut penjelasan Joni, pihaknya sebenarnya sudah mendapatkan lampu hijau serta izin baik dari Ketua DPRD maupun Penjabat Sementara Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, untuk melakukan perbaikan dan pembenahan kawasan tersebut.

Namun sampai saat ini, langkah nyata di lapangan belum bisa dilakukan karena masih menunggu penunjukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau SKPD yang nantinya akan bertanggung jawab penuh atas pengelolaan tempat ini.

“Nanti kita benahi bersama-sama. Rumputnya sudah panjang dan banyak lampu yang mati. Intinya kita menunggu SKPD penanggung jawab,” katanya.

Hasil pemantauan langsung di lokasi menunjukkan bahwa kondisi fisik Alun-Alun Kembang Joyo memang memerlukan perhatian serius dan perbaikan menyeluruh.

Rumput liar terlihat tumbuh tinggi di berbagai sudut, sejumlah titik lampu penerangan jalan tidak berfungsi, serta sampah-sampah masih tampak berserakan di area ruang publik tersebut.

Joni menegaskan, begitu SKPD yang bertanggung jawab sudah ditetapkan secara resmi, Komisi C DPRD Pati akan segera mendorong percepatan pelaksanaan penataan kawasan.

Selain pembenahan fisik lingkungan, pihak legislatif juga akan mengkaji langkah-langkah strategis agar tempat ini kembali hidup, ramai dikunjungi warga, dan bermanfaat maksimal.

“Kawasan ini sebenarnya memiliki potensi besar. Jika dikelola dengan serius dan dibuat nyaman, masyarakat tentu akan datang dan PKL bisa kembali berjualan. Jangan sampai aset publik yang dibangun dengan anggaran besar justru terbengkalai,” tegasnya.

Komisi C DPRD Pati berharap ke depannya Alun-Alun Kembang Joyo dapat berfungsi kembali sebagaimana mestinya, menjadi ruang publik yang layak dan representatif, sekaligus berperan kembali sebagai pusat pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat kecil di Kabupaten Pati.

(adv)

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Konten Pocong di Tlogowungu, Lima Remaja Minta Maaf dan Berjanji Tak Ulangi

    Aksi Konten Pocong di Tlogowungu, Lima Remaja Minta Maaf dan Berjanji Tak Ulangi

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.501
    • 0Komentar

    PATI – Lima remaja yang aksinya berperan sebagai pocong di wilayah Kecamatan Tlogowungu sempat mengundang perhatian dan keresahan warga, akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara resmi. Mereka memberikan klarifikasi serta penjelasan atas perbuatannya setelah diamankan oleh petugas kepolisian pada Selasa (26/5/2026) siang. Kelima remaja tersebut adalah IR (16) yang bertindak sebagai pemeran pocong, serta ASM (15), […]

  • Miras Oplosan Kembali Diamankan Satpol PP Jepara

    Miras Oplosan Kembali Diamankan Satpol PP Jepara

    • calendar_month Sel, 18 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Sejumlah barang bukti hasil sitaan Satpol PP Jepara JEPARA – Seperti mencabut rumput di pekarangan. Keberadaan minuman keras (miras) oplosan di Kabupaten Jepara tak ada habisnya. Satu disikat, di tempat lain kasus serupa ditemukan lagi. Baru-baru ini aparat Satpol PP kembali mengamankan ratusan liter miras oplosan di dua kecamatan. Kabid Penegakan Perda dan Ketertiban Masyarakat […]

  • Tradisi Warisan Leluhur: Lomban Kupatan Sebagai Bentuk Syukur Nelayan di Pati

    Tradisi Warisan Leluhur: Lomban Kupatan Sebagai Bentuk Syukur Nelayan di Pati

    • calendar_month Sab, 20 Apr 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 345
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah tradisi warisan leluhur yang melibatkan penyerahan sesaji berupa kepala, kaki, dan ekor kerbau telah dilakukan di Desa Sambiroto, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Sesaji tersebut diarak mengelilingi desa sebelum akhirnya dilarung ke muara Sungai Tayu, Jumat (19/4/2024). Sesaji ditata di atas miniatur perahu dan diarak dalam sebuah parade yang diiringi […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Klarifikasi Kades Soal Kenaikan PBB-P2

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Klarifikasi Kades Soal Kenaikan PBB-P2

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 331
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Pansus Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati, Bandang, dengan tegas membantah pernyataan Bupati Pati, Sudewo, terkait usulan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Bantahan ini muncul setelah Pansus menggelar rapat penting dengan tiga kepala desa pada Selasa (19/8/2025). Sidang Pansus yang berlangsung di Gedung DPRD Pati ini menghadirkan Kepala Desa […]

  • Anggota DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati Bertekad Tingkatkan Transparansi dan Akuntabilitas di Pati

    Anggota DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati Bertekad Tingkatkan Transparansi dan Akuntabilitas di Pati

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 338
    • 0Komentar

    PATI – Endah Sri Wahyuningati, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Partai Golkar, mengungkapkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas aparatur di Kabupaten Pati. “Saya berkomitmen untuk meningkatkan kualitas aparatur di Kabupaten Pati melalui pelatihan berkelanjutan, terutama bagi aparatur di sektor Mina Tani,” ujarnya. Program pelatihan ini akan menitikberatkan pada pengembangan teknis budidaya, pemasaran, dan pengelolaan sumber daya […]

  • Polisi Gagalkan Rencana Tawuran Antar Kelompok Remaja di Tayu, Tujuh Orang Diamankan

    Polisi Gagalkan Rencana Tawuran Antar Kelompok Remaja di Tayu, Tujuh Orang Diamankan

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.347
    • 0Komentar

    PATI – Upaya rencana tawuran atau perang sarung antara kelompok remaja di Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, berhasil dicegah oleh petugas Polsek Tayu. Dalam kegiatan patroli dini hari, pihak kepolisian mengamankan tujuh orang remaja beserta delapan unit sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk menuju lokasi yang telah ditentukan untuk aksi tersebut. Dijelaskan oleh Kapolsek Tayu […]

expand_less