Breaking News
light_mode

DPRD Pati Dorong Sinergi Pemkab Tangani Serangan Hama Tikus di Lahan Pertanian

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
  • visibility 24.993

PATI – Pemerintah Kabupaten Pati diminta segera mengambil tindakan nyata untuk menanggulangi serangan hama tikus yang merajalela di areal persawahan dan lahan pertanian.

Masalah ini dikhawatirkan semakin menurunkan kualitas dan kuantitas hasil panen, baik untuk tanaman padi maupun jagung yang menjadi andalan petani setempat.

Usulan ini disampaikan langsung oleh Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, saat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Pati Tahun 2025 dalam sidang paripurna yang digelar pada Selasa (21/4).

Menurut Muslihan, penanganan hama tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kerja sama yang solid antara Dinas Pertanian dengan kelompok tani agar upaya pengendalian berjalan tepat sasaran, sehingga risiko kerugian ekonomi yang dialami petani dapat ditekan serendah mungkin.

“Pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pertanian untuk memperkuat upaya pengendalian hama tikus secara terpadu dan berkelanjutan melalui pendekatan pengendalian hama terpadu dengan melibatkan partisipasi aktif petani,” ujar Muslihan.

Tak hanya itu, ia juga meminta Dinas Pertanian untuk mempererat hubungan kerja dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Ia menilai posisi PPL sangat strategis sebagai penghubung, yang memastikan setiap kebijakan baik dari pemerintah pusat maupun daerah dapat dijalankan dengan baik di tingkat masyarakat tani.

“Memperkuat sinergi dan koordinasi dengan PPL yang saat ini berada di bawah kewenangan Kementerian Pertanian agar pelaksanaan program dan kegiatan di tingkat daerah tetap selaras dengan kebijakan pemerintah daerah,” jelasnya.

Muslihan menegaskan, kolaborasi tersebut menjadi kunci utama. Dengan adanya keselarasan program, maka peran PPL dalam memberikan bimbingan, pendampingan, serta layanan teknis kepada petani dapat berjalan secara maksimal, efisien, dan berkesinambungan.

“Sinergi ini penting guna memastikan bahwa peran dan tanggung jawab PPL dalam memberikan pendampingan, pembinaan, serta pelayanan kepada petani dapat berjalan optimal, efektif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persijap Jepara vs PSIS Semarang : Derbi Beda Kasta di Babak 64 Besar Piala Indonesia

    Persijap Jepara vs PSIS Semarang : Derbi Beda Kasta di Babak 64 Besar Piala Indonesia

    • calendar_month Sen, 12 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 324
    • 0Komentar

    JEPARA – Laga derbi sarat gengsi klub elit sepakbola Jawa Tengah bakal tersaji di babak 64 besar Piala Indonesia. Persijap Jepara yang menempati zona 4 bakal bertemu dengan Mahesa Jenar PSIS Semarang. Kepastian itu didapat setelah PSSI mengumumkan secara resmi hasil undian babak 64 besar Sabtu (10/11/2018). Namun sayang, derbi yang sarat gengsi tersebut kini […]

  • Nusron Wahid Effect dan Optimisme Persiku Menuju Liga 2

    Nusron Wahid Effect dan Optimisme Persiku Menuju Liga 2

    • calendar_month Sel, 30 Apr 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 346
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persiku Kudus optimis bisa promosi ke Liga 2 musim 2024/2025 mendatang. Kepercayaan diri Persiku Kudus terlibat meningkat jelang laga babak 80 besar Liga 3 putaran nasional, Selasa (30/4/2024). Target naik kasta ditegaskan manajemen Persiku Kudus usai acara halalbihalal dengan sejumlah tokoh Kudus di Super Soccer Arena. Dalam a acara ini hadir mantan Bupati […]

  • BPD di Pati Tuntut Tunjangan Naik jadi 4 Juta

    BPD di Pati Tuntut Tunjangan Naik jadi 4 Juta

    • calendar_month Kam, 20 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Kegiatan audiensi BPD bersama DPRD Pati.  Merasa memiliki tanggungjawab dan andil penting dalam pemerintahan desa, anggota BPD meminta kenaikan tunjangan. Mereka ngadu ke DPRD untuk memuluskan usulan kenaikan tunjangan sesuai kehendak mereka yaitu 4 juta per tahun. PATI – Lembaga Komunitas dan Komunikasi (LKK) Badan Permusywaratan Daerah (BPD) Kabupaten Pati menuntut kenaikan tunjangan. Dari sebelumnya […]

  • Haul 10 Syuro Mbah Mutamakkin Kajen Pati Digelar 16-26 Juni 2026, Berikut Rangkaian Kegiatannya

    Haul 10 Syuro Mbah Mutamakkin Kajen Pati Digelar 16-26 Juni 2026, Berikut Rangkaian Kegiatannya

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.595
    • 0Komentar

    PATI – Masyarakat Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, akan kembali menggelar peringatan Haul 10 Syuro Syekh Ahmad Mutamakkin 1448 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan tahunan tersebut akan berlangsung selama 11 hari, mulai 16 hingga 26 Juni 2026, dengan berbagai agenda keagamaan, sosial, dan budaya. Berdasarkan susunan acara yang telah diumumkan panitia, rangkaian kegiatan diawali pada Selasa […]

  • Reklame Tak Berizin Harus Ditertibkan, DPRD Pati Sebut Potensi PAD Sangat Besar

    Reklame Tak Berizin Harus Ditertibkan, DPRD Pati Sebut Potensi PAD Sangat Besar

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.828
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Kastomo, menegaskan bahwa penertiban reklame dan baliho yang tidak memiliki izin serta melanggar peraturan menjadi hal yang mendesak untuk dilakukan. Menurutnya, pengelolaan reklame yang baik harus menjadi perhatian serius karena sektor ini mampu memberikan kontribusi signifikan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pati. Kastomo menjelaskan bahwa jika […]

  • Wakil Ketua MPR RI Ajak Pendidik Pesantren Jadi Garda Terdepan Tangkal Ujaran Kebencian

    Wakil Ketua MPR RI Ajak Pendidik Pesantren Jadi Garda Terdepan Tangkal Ujaran Kebencian

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.308
    • 0Komentar

    JEPARA – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengajak para pendidik, terutama di lingkungan pesantren, untuk menjadi garda terdepan dalam menangkal ujaran kebencian serta sentimen SARA. Caranya adalah dengan mengamalkan Empat Pilar Kebangsaan sejak dini kepada generasi muda. Pesan ini disampaikan Lestari Moerdijat dalam bentuk pertemuan daring melalui aplikasi Zoom. Kegiatan yang digelar adalah Sosialisasi […]

expand_less