Breaking News
light_mode

Timnas Indonesia Butuh Juru Gedor Keturunan Sekelas Van Persie

  • account_circle Abdul Adhim
  • calendar_month Sab, 30 Des 2023
  • visibility 25

OLAHRAGA – Gelombang naturalisasi pemain keturunan terus terjadi di tubuh timnas Indonesia. Mulai dari era kepemimpinan ketua umum PSSI Iwan Bule hingga Erick Thohir.

Pemain-pemain keturunan grade A terus berdatangan untuk memperkuat timnas Indonesia, sebagai upaya jangka pendek mengerek performa dan prestasi timnas Indonesia.

Saat ini di skuad timnas Indonesia untuk Piala Asia ada beberapa pemain keturunan. Mereka adalah Marck Klok, Jordi Amat, Elkan Baggot, Shayne Pattynama, Sandy Wals, Ivar Jerner, Justin Hubner, dan Rafael Struick.

PSSI hingga saat ini masih memproses naturalisasi sejumlah pemain keturunan lain, yang terbaru Jay Idzes sudah disumpah menjadi WNI, sedangkan satu pemain lain asal Swansea City yaitu Nathan Tjoe segera diambil sumpah WNI.

PSSI juga sedang memproses naturalisasi pemain keturunan lainnya, yaitu Tom Haye seorang gelandang Herenveen di Eredivisie Liga Belanda.

Kehadiran pemain keturunan yang merumput bersama tim-tim dari Liga utama di benua Eropa ini menjadi nilai positif bagi timnas Indonesia.

Selain memperkuat komposisi pemain, secara tidak langsung kehadiran pemain-pemain yang dididik di Eropa ini akan memberikan transfer ilmu dan pengalaman dalam bermain bola kepada pemain – pemain lokal di Indonesia.

Timnas Indonesia hari ini terbilang cukup kuat dengan materi pemain-pemain tersebut, sayang di lini depan saat ini hanya ada Rafael Struick (ADO DENHAG).

Lini depan timnas Indonesia butuh tambahan pemain naturalisasi lain, paling tidak harus mencari pemain keturunan lainnya sekelas Robin Van Persie. Apalagi saat ini timnas Indonesia memiliki problem di urusan mencetak gol.

Akan sangat menakutkan kekuatan timnas Indonesia jika di setiap lini memiliki pemain keturunan grade A yang berkelas.

Di lini belakang timnas Indonesia punya bek tangguh seperti Elkan Baggot (Ipswich Town), bek sayap Sandy Wals dan Shayne Pattynama, di lini tengah ada Tom Haye, dan dilengkapi di lini depan harus ada juru gedor top sekelas Van Persie misalnya. Timnas Indonesia perlu menambah pemain di lini depan sekelas Robin Van Persie, striker timnas Belanda yang masih memiliki darah keturunan Indonesia.

Editor: Adhim

Penulis

Konten kreator, tinggal di Pati, Jawa Tengah. Alumni S-1 KPI IAIN Kudus.

Tags

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Makan Pakai Elpiji Melon Diperingatkan

    Rumah Makan Pakai Elpiji Melon Diperingatkan

    • calendar_month Rab, 3 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sejumlah rumah makan masih menggunakan elpiji melon Lingkar Muria, PATI – Dalam sidak yang dilakukan Polsek Juwana Selasa (2/1/18) lalu, ditemukan dua rumah makan yang masih menggunakan gas melon untuk memasak. Melihat hal itu, jajaran polsek yang terdiri dari Kanit Reskrim, Kasi Humas, Piket Reskrim, dan anggota SPKT memberikan peringatan kepada pemilik rumah makan tersebut. ”Sesuai […]

  • Seniman Teater Pati Angkat Cerita Roro Mendut ke Film

    Seniman Teater Pati Angkat Cerita Roro Mendut ke Film

    • calendar_month Jum, 24 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 24
    • 0Komentar

      Proses pengambilan adegan untuk film Roro Mendut yang dilakukan oleh seniman teater di hutan jati Regaloh. Film “Bara” digarap dengan apik oleh sekelompok seniman teater di Kota Pati. Film ini diangkat dari cerita rakyat. Yaitu kisah Roro Mendut. Seorang perempuan jelita yang tidak mau tunduk terhadap Tumenggung Wiraguna untuk dinikahi. PATI – Sosok perempuan […]

  • Bupati Kudus Sam'ani Intakoris berjabat tangan dengan para pejabat usai pelantikan.

    Bupati Kudus Lantik 97 Pejabat Baru, Dorong Birokrasi Profesional dan Responsif

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 43
    • 0Komentar

      KUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris didampingi Wakil Bupati Bellinda Birton memimpin langsung upacara pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan bagi pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus, Selasa sore (10/6/2025) di Pendapa Kabupaten Kudus. Dalam pelantikan yang diikuti oleh 97 pejabat eselon III dan IV ini, Bupati menegaskan bahwa rotasi dan […]

  • Dibantu ISC, Akhirnya Jalanan Desa Kemiri Diterangi Cahaya Lampu

    Dibantu ISC, Akhirnya Jalanan Desa Kemiri Diterangi Cahaya Lampu

    • calendar_month Sen, 1 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Hati warga Dukuh Doyok, Desa Kemiri, Kecamatan Kunduran, Blora berbunga. Setelah bertahun-tahun jalanan desanya gelap gulita, mulai sekarang bisa bermandikan cahaya. Warga bisa leluasa beraktivitas di malam hari. Itu karena pada Sabtu (30/3/2019) Imam Suroso Center (ISC) bersama Imam Suroso, anggota DPR RI Komisi IX memberikan bantuan untuk pemasangan tiang lampu penerangan jalan umum (PJU). […]

  • Pemkot Banda Aceh Teken MoU Pembiayaan UMi

    Pemkot Banda Aceh Teken MoU Pembiayaan UMi

    • calendar_month Sab, 4 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    MoU pusat investasi dengan Pemkot Banda Aceh Untuk mengembangkan usaha mikro di Banda Aceh, Pusat Investasi Pemerintah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI menjalin kerja sama dengan Pemkot Banda Aceh. Kesepakatan tertulis sudah diteken. Hal ini sebagai upaya nyata mewujudkan pemberdayaan ekonomi berkelanjutan. BANDA ACEH – Nota kesepakatan diteken oleh Direktur Utama Pusat Investasi Pemerintah […]

  • Masa Jabatan Kades 9 Tahun : Jalan Tengah Menjaga Stabilitas dan Pembangunan Desa

    Masa Jabatan Kades 9 Tahun : Jalan Tengah Menjaga Stabilitas dan Pembangunan Desa

    • calendar_month Kam, 2 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Pembangunan di desa harus lebih dioptimalkan lagi. Usulan masa jabatan kepala desa menjadi 9 tahun adalah sebuah jalan tengah. Para kepala desa menilai tambahan masa jabatan itu untuk menjaga kesinambungan pembangunan desa, para kepala desa membutuhkan waktu tambahan jabatan karena masa enam tahun dinilai tidak efektif. JAKARTA – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Abdul Halim […]

expand_less