Breaking News
light_mode

Sering Monitoring, Kinerja Panwas Dikeluhkan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 10 Mar 2018
  • visibility 1.016
Achwan



Lingkar Muria, PATI – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwas) dinilai
berlebihan dalam menjalankan tugas. Hal itu diakui Ketua DPC PKB Kabupaten Pati
Muhamadun. Katanya, ada beberapa pengurus di anak cabangnya yang mengeluh,
sebab tugas panwas.
”Setiap kegiatan selalu
dimonitoring. Pertemuan-pertemuan selalu dipantau. Sepertinya ada sebuah
kecurigaan yang melekat ketika ada perkumpulan,” kata Muhamadun.
Mendekati Pilgub 2018 ini, kata
Muhamadun, banyak kegiatan seperti Muslimatan, Fatayatan, dan kegiatan-kegiatan
lain yang selalu dimonitoring oleh panwascam. ”hal itu tentu ada intruksi dari
atasnya,” imbuh wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati tersebut.
Hal itu, lanjut Muhamadun, dinilai
sangat berlebihan. Sepertinya panwas selalu menaruh kecurigaan jika ada sebuah
kegiatan. ”Jangan begitulah, itu nanti kesannya seperti suasana mencekam,” kata
Muhamadun.
Menanggapi hal demikian, Ketua
Panwas Pati, Achwan menjelaskan, setiap kali pihaknya mengetahui adanya sebuah
kegiatan mengumpulkan orang banyak, baik itu dari unsur manapun, panwas memamng
akan datang dan memonitoring.
”Tujuannya jelas. Karena ini sudah
masuk tahap kampanye, monitoring itu untuk memastikan kampanye atau tidak.
Kalau itu kampanye, tentu harus mengantongi surat izin, serta perlengkapan
lainnya. Tidak usah gelisah,” kata Achwan.
Sementara kalau itu tidak kampanye,
lanjut Achwan, pihaknya akan memastikan kepada panitia jangan sampai ada
unsur-unsur kampanye yang dimasukkan. Tidak boleh membawa atribut, atau ada hal
yang mengarahkan untuk mrncoblos salah satu pasang calon,” imbuh Achwan.
Menurutnya, monitoring yang
dilakukan panwas ini malah sangat penting. Hal ini supaya menghindari dari
hal-hal yang tak diinginkan. ”Lebih baik ada panwas. Jadi nanti  bisa dimonitor, kampanye atau tidak. Jangan
sampai kalau kegiatannya ada yang menyalahi, lalu ada yang melaporkan
kegiatannya ke panwas. Kalau ada panwas di tempat kan lebih bisa ditegur
langsung dan diarahkan supaya tak terjadi pelanggaran,” pungkasnya. (mil)  
 
  

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunker ke Bekasi, DPRD Pati Pelajari Pengolahan Limbah B3

    Kunker ke Bekasi, DPRD Pati Pelajari Pengolahan Limbah B3

    • calendar_month Sen, 18 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 303
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati melakukan agenda kunjungan kerja kemarin. Kunjungan kerja dilakukan ke PT Wiraswasta Gemilang Indonesia komplek industri Jababeka Bekasi. Kunjungan kerja dilakukan untuk mempelajari pemanfaatan dan mengolah limbah B3. Wakil Ketua III DPRD Pati Joni Kurnianto menyebut, kunjungan kerja yang dilakukannya tersebut terkait pemanfaatan limbah. Selain anggota Komisi C, […]

  • Persijap Lupa Cara Menang

    Persijap Lupa Cara Menang

    • calendar_month Sel, 12 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Laga antara PSG Pati melawan Persijap Jepara berakhir seri dengan skor 2-2 di Stadion Manahan Solo Entah apa yang terjadi pada Persijap Jepara. Tiga laga selalu berakhir seri. Yang paling buruk adalah pertandingan malam tadi. Kemenangan di depan mata sirna begitu saja. SOLO – Persijap Jepara meraih hasil buruk pada laga lanjutan Liga 2 melawan […]

  • Komisi A DPRD Pati Minta Belanja Pegawai Ditekan ke 30 Persen

    Komisi A DPRD Pati Minta Belanja Pegawai Ditekan ke 30 Persen

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.834
    • 0Komentar

    PATI – Realisasi alokasi belanja pegawai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pati Tahun 2026 tercatat mencapai sekitar 34 persen dari total anggaran. Angka ini dinilai sudah melebihi batas maksimal yang ditetapkan pemerintah pusat, yaitu sebesar 30 persen. Ketua Komisi A DPRD Pati, Narso, menyatakan bahwa kondisi ini sudah menjadi perhatian khusus dan […]

  • Cuaca Buruk Nelayan Nekat Melaut Harus Membuat Surat Pernyataan

    Cuaca Buruk Nelayan Nekat Melaut Harus Membuat Surat Pernyataan

    • calendar_month Sab, 2 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 289
    • 0Komentar

    CUACA EKSTRIM: Beberapa kapal parkir di sepanjang Sungai Juwana kemarin. JUWANA – Cuaca ekstrim mengantui beberapa wilayah di Indonesia. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga telah menghimbau nelayan untuk tidak melaut hingga 3 Desember. Namun beberapa kapal di Juwana nekat melaut dengan syarat harus membuat surat pernyataan. Kasi Tata Kelola dan Pelayanan Usaha Pantai […]

  • Anggota Dewan Minta Ketua KONI Pati yang Baru Prestasinya Harus Lebih Baik

    Anggota Dewan Minta Ketua KONI Pati yang Baru Prestasinya Harus Lebih Baik

    • calendar_month Jum, 13 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 322
    • 0Komentar

    PATI – KONI Pati kini telah memiliki pemimpin baru. Yaitu Sutarto Oenthersa alias Kokok. Diharapkan prestasi olahraga di Kabupaten Pati semakin meningkat. Sutarto Oenthersa, atau yang akrab disapa Kokok, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KONI Pati periode 2024-2028. Kokok, yang juga Ketua Cabor Panahan Kabupaten Pati, mendapat dukungan dari 45 Pengkab cabor anggota KONI Pati. […]

  • Kepergian Mbah Moen dan Warisannya untuk Kita

    Kepergian Mbah Moen dan Warisannya untuk Kita

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Medcom.id Seperti para nabi dan para wali. KH Maimoen Zubair tak mewariskan harta benda. Tapi ajaran hidup. Agar menjadi mulia. Selasa pagi. Pukul 08.56. Saya sedang sarapan nasi dengan sayur lodeh tewel di seberang Keluarga Sehat Hospital (KSH) Pati. Dering hape saling menyahut. Membikin bising. Tung ting tung ting….. Sambil terus menyendok nasi saya buka […]

expand_less