Breaking News
light_mode

Sering Monitoring, Kinerja Panwas Dikeluhkan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 10 Mar 2018
  • visibility 1.063
Achwan



Lingkar Muria, PATI – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwas) dinilai
berlebihan dalam menjalankan tugas. Hal itu diakui Ketua DPC PKB Kabupaten Pati
Muhamadun. Katanya, ada beberapa pengurus di anak cabangnya yang mengeluh,
sebab tugas panwas.
”Setiap kegiatan selalu
dimonitoring. Pertemuan-pertemuan selalu dipantau. Sepertinya ada sebuah
kecurigaan yang melekat ketika ada perkumpulan,” kata Muhamadun.
Mendekati Pilgub 2018 ini, kata
Muhamadun, banyak kegiatan seperti Muslimatan, Fatayatan, dan kegiatan-kegiatan
lain yang selalu dimonitoring oleh panwascam. ”hal itu tentu ada intruksi dari
atasnya,” imbuh wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati tersebut.
Hal itu, lanjut Muhamadun, dinilai
sangat berlebihan. Sepertinya panwas selalu menaruh kecurigaan jika ada sebuah
kegiatan. ”Jangan begitulah, itu nanti kesannya seperti suasana mencekam,” kata
Muhamadun.
Menanggapi hal demikian, Ketua
Panwas Pati, Achwan menjelaskan, setiap kali pihaknya mengetahui adanya sebuah
kegiatan mengumpulkan orang banyak, baik itu dari unsur manapun, panwas memamng
akan datang dan memonitoring.
”Tujuannya jelas. Karena ini sudah
masuk tahap kampanye, monitoring itu untuk memastikan kampanye atau tidak.
Kalau itu kampanye, tentu harus mengantongi surat izin, serta perlengkapan
lainnya. Tidak usah gelisah,” kata Achwan.
Sementara kalau itu tidak kampanye,
lanjut Achwan, pihaknya akan memastikan kepada panitia jangan sampai ada
unsur-unsur kampanye yang dimasukkan. Tidak boleh membawa atribut, atau ada hal
yang mengarahkan untuk mrncoblos salah satu pasang calon,” imbuh Achwan.
Menurutnya, monitoring yang
dilakukan panwas ini malah sangat penting. Hal ini supaya menghindari dari
hal-hal yang tak diinginkan. ”Lebih baik ada panwas. Jadi nanti  bisa dimonitor, kampanye atau tidak. Jangan
sampai kalau kegiatannya ada yang menyalahi, lalu ada yang melaporkan
kegiatannya ke panwas. Kalau ada panwas di tempat kan lebih bisa ditegur
langsung dan diarahkan supaya tak terjadi pelanggaran,” pungkasnya. (mil)  
 
  

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi B DPRD Pati Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur untuk Pangan Rumah Tangga

    Komisi B DPRD Pati Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur untuk Pangan Rumah Tangga

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.284
    • 0Komentar

    PATI – Potensi pertanian di Kabupaten Pati dinilai masih sangat besar, namun belum digarap secara optimal. Komisi B DPRD Kabupaten Pati menyoroti masih banyaknya lahan yang terbengkalai, terutama di tingkat desa, yang sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga. Anggota Komisi B DPRD Pati, Warsiti, menilai bahwa lahan-lahan yang kering dan tidak produktif tersebut […]

  • Manfaatkan Waktu Untuk Membaca

    Manfaatkan Waktu Untuk Membaca

    • calendar_month Sen, 27 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 779
    • 0Komentar

    Ayuk Anjarwati   https://www.facebook.com/ayuk.a.clalue Waktu luang memang sayang kalau terbuang. Untuk itu waktu luang harus dimanfaatkan betul. Inilah yang menjadi pegangan Ayuk Anjarwati. Perempuan kelahiran Pati, 9 April 2000 ini memanfaatkan betul waktu luang untuk beraktivitas yang manfaat, membaca. Hal ini ia lakukan sudah hampir setahun. Terutama saat waktu luang di sekolah, ia kerap asyik […]

  • Angkat Kearifan Lokal dengan Batik

    Angkat Kearifan Lokal dengan Batik

    • calendar_month Jum, 6 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Batik khas produksi dari Kecamatan Winong, cukup diminati banyak pengunjung. Hal itu terlihat dari ramainya stand penjualan di arena upacara pembukaan TMMD di Desa Godo Kecamatan Winong Rabu (4/3/2018). Batik yang berasal dari Desa Winong tersebut, memiliki sisi keunikan yang khas diantara batik lainnya. Tri Widayati, owner Batik Tulis khas Winong […]

  • Rapat di Rumah Bupati Pati Jadi Sorotan, Pansus Hak Angket DPRD Pertanyakan Kenaikan Target PBB-P2

    Rapat di Rumah Bupati Pati Jadi Sorotan, Pansus Hak Angket DPRD Pertanyakan Kenaikan Target PBB-P2

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 281
    • 0Komentar

    PATI – Kontroversi muncul di Kabupaten Pati terkait rapat yang membahas kenaikan target Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati, Yeti Kristianti, menyoroti rapat yang diadakan di rumah pribadi Bupati Sudewo di Desa Slungkep. Yeti Kristianti, legislator dari Fraksi Gerindra, mengungkapkan kejanggalan prosedur rapat tersebut, […]

  • Dapat Suara Tertinggi di Dapil Jateng 3, Eks Bupati Pati Haryanto Otw Senayan

    Dapat Suara Tertinggi di Dapil Jateng 3, Eks Bupati Pati Haryanto Otw Senayan

    • calendar_month Sen, 19 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 279
    • 0Komentar

    PATI – Kabar menggembirakan datang dari eks Bupati Pati Haryanto, dari hasil hitung sementara dinyatakan unggul dan meraih suara tertinggi. Haryanto pun dipastikan bakal duduk di kursi DPR RI. Sebagai caleg DPR RI pendatang baru, Haryanto terbilang mengejutkan karena dalam penghitungan sementara berhasil meraih suara tertinggi di dapil Jateng 3 meliputi Kabupaten Pati, Rembang, Blora […]

  • Polresta Pati Pastikan Keamanan Musrenbangwil Eks Karesidenan Pati Tahun 2025

    Polresta Pati Pastikan Keamanan Musrenbangwil Eks Karesidenan Pati Tahun 2025

    • calendar_month Sen, 21 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 391
    • 0Komentar

    PATI – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati memastikan keamanan dan kelancaran Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) se-Eks Karesidenan Pati Tahun 2025. Acara yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati pada Senin (21/4/2025) dihadiri oleh sekitar 200 peserta, termasuk Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi, perwakilan Pangdam IV/Diponegoro, unsur pejabat utama Polda Jateng, anggota Komisi […]

expand_less