Breaking News
light_mode

Sering Monitoring, Kinerja Panwas Dikeluhkan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 10 Mar 2018
  • visibility 946
Achwan



Lingkar Muria, PATI – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwas) dinilai
berlebihan dalam menjalankan tugas. Hal itu diakui Ketua DPC PKB Kabupaten Pati
Muhamadun. Katanya, ada beberapa pengurus di anak cabangnya yang mengeluh,
sebab tugas panwas.
”Setiap kegiatan selalu
dimonitoring. Pertemuan-pertemuan selalu dipantau. Sepertinya ada sebuah
kecurigaan yang melekat ketika ada perkumpulan,” kata Muhamadun.
Mendekati Pilgub 2018 ini, kata
Muhamadun, banyak kegiatan seperti Muslimatan, Fatayatan, dan kegiatan-kegiatan
lain yang selalu dimonitoring oleh panwascam. ”hal itu tentu ada intruksi dari
atasnya,” imbuh wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati tersebut.
Hal itu, lanjut Muhamadun, dinilai
sangat berlebihan. Sepertinya panwas selalu menaruh kecurigaan jika ada sebuah
kegiatan. ”Jangan begitulah, itu nanti kesannya seperti suasana mencekam,” kata
Muhamadun.
Menanggapi hal demikian, Ketua
Panwas Pati, Achwan menjelaskan, setiap kali pihaknya mengetahui adanya sebuah
kegiatan mengumpulkan orang banyak, baik itu dari unsur manapun, panwas memamng
akan datang dan memonitoring.
”Tujuannya jelas. Karena ini sudah
masuk tahap kampanye, monitoring itu untuk memastikan kampanye atau tidak.
Kalau itu kampanye, tentu harus mengantongi surat izin, serta perlengkapan
lainnya. Tidak usah gelisah,” kata Achwan.
Sementara kalau itu tidak kampanye,
lanjut Achwan, pihaknya akan memastikan kepada panitia jangan sampai ada
unsur-unsur kampanye yang dimasukkan. Tidak boleh membawa atribut, atau ada hal
yang mengarahkan untuk mrncoblos salah satu pasang calon,” imbuh Achwan.
Menurutnya, monitoring yang
dilakukan panwas ini malah sangat penting. Hal ini supaya menghindari dari
hal-hal yang tak diinginkan. ”Lebih baik ada panwas. Jadi nanti  bisa dimonitor, kampanye atau tidak. Jangan
sampai kalau kegiatannya ada yang menyalahi, lalu ada yang melaporkan
kegiatannya ke panwas. Kalau ada panwas di tempat kan lebih bisa ditegur
langsung dan diarahkan supaya tak terjadi pelanggaran,” pungkasnya. (mil)  
 
  

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satpolairud Polresta Pati Lakukan Patroli dan Edukasi Cegah Kebakaran Kapal di Sungai Silugonggo

    Satpolairud Polresta Pati Lakukan Patroli dan Edukasi Cegah Kebakaran Kapal di Sungai Silugonggo

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.788
    • 0Komentar

    PATI – Unit Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polresta Pati melaksanakan kegiatan patroli di sepanjang Alur Sungai Silugonggo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati pada hari Selasa, 7 Juli 2026. Bersamaan dengan itu, pihak kepolisian juga menerapkan program inovasi bernama SI POLA CEKAL, yang bertujuan untuk mencegah terjadinya kebakaran kapal melalui sosialisasi kepada pekerja las, penggrendaan, serta […]

  • Enam Kekalahan Beruntun: Persijap Jepara Bertekad Akhiri Tren Negatif Lawan Semen Padang

    Enam Kekalahan Beruntun: Persijap Jepara Bertekad Akhiri Tren Negatif Lawan Semen Padang

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 908
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persijap Jepara akan menjamu semen padang pada Kamis (20/11/2025) di stadion gelora bumi kartini Jepara. Pertandingan krusial bagi persijap Jepara untuk bangkit dan keluar dari zona degradasi. Pelatih persijap Jepara mario lemos meminta semua pemainnya untuk fokus sampai menit akhir. Mario lemos menyadari kelemahan pemainnya yang kerap lengah di menit akhir. Beberapa kekalahan […]

  • Kader Ansor Jati Kudus Dapat Pencerahan Demokrasi

    Kader Ansor Jati Kudus Dapat Pencerahan Demokrasi

    • calendar_month Sen, 7 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Suasana rutinan GP Ansor PAC Jati Kudus bersama Abdul Jalil KUDUS – Obrolan yang sedang aktual digelar Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Jati. Menghadirkan cendekiawan muslim sekaligus budayawan Kudus, Abdul Jalil, kader-kader muda NU ini mengupas perihal sistem demokrasi yang semakin populer di akhir dasawarsa abad ke 20 ini. Seperti diketahui, demokratisasi menjadi salah […]

  • DPRD Pati Prioritaskan Perda Pemberdayaan Nelayan dan Pembudidaya Garam

    DPRD Pati Prioritaskan Perda Pemberdayaan Nelayan dan Pembudidaya Garam

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 304
    • 0Komentar

    PATI – Paripurna DPRD Kabupaten Pati juga membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemberdayaan Pelaku Usaha Perikanan dan Pergaraman. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, Hardi, menekankan pentingnya Raperda ini mengingat potensi besar sektor perikanan, khususnya budidaya ikan nila di daerah Tayu dan Dukuhseti, yang telah mendapat perhatian langsung dari Bupati Pati. “Untuk perikanan, jadi […]

  • Anggota DPRD Pati Suharmanto Dorong Pemkab Bekali Santri Skill Wirausaha 

    Anggota DPRD Pati Suharmanto Dorong Pemkab Bekali Santri Skill Wirausaha 

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 307
    • 0Komentar

    PATI – Suharmanto, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Demokrat, menyerukan perlunya pelatihan kewirausahaan bagi para santri di wilayah tersebut. “Pesantren saat ini perlu adanya program dalam kewirausahaan,” ujar Anggota DPRD Kabupaten Pati Fraksi Demokrat. Sebagai daerah dengan populasi Muslim yang besar, keberadaan pesantren di Pati memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai budaya dan keagamaan. […]

  • Legenda Kayu Naga Muria dalam Pentas Seni Tutur

    Legenda Kayu Naga Muria dalam Pentas Seni Tutur

    • calendar_month Rab, 3 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Suasana pementasan seni tutur Legenda Kayu Muria Sebuah panggung berdiri. Bentuknya menyerupai masjid. Lengkap dengan menara dan kubahnya. Di kubah tertera logo NU. Di bawahnya bertuliskan Seni Tutut Tsummakala. Pentas dibuka dengan dalang yang mengucapkan salam untuk seluruh makhluk Allah di muka bumi.   KUDUS – Kolaborasi apik dilakukan tim Kampung Budaya Piji Wetan (KBPW) […]

expand_less