Breaking News
light_mode

Safin Pati Cup 2025: BMC Semarang dan Vita Solo Raih Gelar Juara

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
  • visibility 952

PATI – Turnamen bola voli Safin Pati Cup 2025 telah usai. Ajang yang mempertandingkan pemain kelahiran tahun 2009 ini digelar di GOR Safin Arena, Trangkil, Pati pada Sabtu-Minggu (3-4/5/2025). BMC Semarang keluar sebagai juara putra, sementara Vita Solo menjuarai kategori putri.

Final putra yang berlangsung Sabtu (3/5/2025) malam menyajikan pertandingan sengit antara BMC Semarang dan Sukun Badak Kudus. BMC Semarang berhasil menunjukkan ketangguhannya dan keluar sebagai pemenang.

Di final putri Minggu (4/5/2025) malam, Vita Solo tampil impresif dan mengalahkan Mitra Kencana Semarang untuk meraih gelar juara.

Sebanyak 45 tim (24 putra dan 21 putri) dari berbagai kota di Pulau Jawa berpartisipasi dalam turnamen ini yang pertama kali diselenggarakan. Total hadiah mencapai Rp 10 juta dan piala bergilir untuk kedua kategori.

Ketua Panitia Safin Pati Cup 2025, Rafi Rizqullah Arifin, menyampaikan kekagumannya terhadap antusiasme dan sportivitas peserta.

“Luar biasa potensi-potensi yang ada di turnamen Safin Pati Cup 2025 ini. Terima kasih atas antusiasme dan sportivitas yang ditampilkan sepanjang turnamen. Ajang ini juga menjadi bagian dari visi besar Yayasan Safin Bina Bangsa dalam memadukan antara pendidikan dan olahraga sebagai instrumen pembentukan karakter generasi muda,” ujarnya Senin (5/5/2025).

Ia menekankan pentingnya pendidikan karakter melalui olahraga, termasuk bola voli, untuk membentuk siswa yang tangguh dan berintegritas.

Pelatih Vita Solo, Siwi Purnomo, juga mengungkapkan rasa senangnya atas penyelenggaraan turnamen ini.

“Terima kasih untuk kerja keras anak-anak kami hingga tim berhasil jadi juara di Pati kali ini. Terima kasih juga untuk panitia Safin Pati Cup 2025 yang luar biasa. Turnamen berjalan lancar, venue yang luar biasa bikin nyaman dan membuat pemain bisa mengeluarkan performa terbaiknya,” katanya.

Editor: Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Komisi C DPRD Pati Ungkap Alasan Pangkalan Truk Belum Direalisasikan

    Ketua Komisi C DPRD Pati Ungkap Alasan Pangkalan Truk Belum Direalisasikan

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 259
    • 0Komentar

    PATI – Sopir truk yang tergabung dalam Paguyuban Sopir Pati (PSP) menggelar unjuk rasa di Alun-Alun Pati, tepat di depan kantor bupati, mereka mendesak pemerintah daerah untuk segera membangun pangkalan truk yang representatif di Kabupaten Pati, pada Senin (1/7/2024). Setelah aksi unjuk rasa, sepuluh perwakilan sopir truk difasilitasi untuk beraudiensi dengan DPRD dan dinas terkait […]

  • Nelayan Tenggelam Belum Ditemukan, Basarnas Terus Sisir Perairan Banyutowo

    Nelayan Tenggelam Belum Ditemukan, Basarnas Terus Sisir Perairan Banyutowo

    • calendar_month Ming, 16 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 246
    • 0Komentar

    NIHIL : Tim SAR yang melakukan pencarian di sepanjang perairan Banyutowo belum bisa menemukan korban nelayan yang tenggelam PATI – Pencarian seorang nelayan yang hilang di perairan Banyutowo Kecamatan Cluwak belum menemui hasil hingga Minggu (16/9/2018) kemarin. Meski, pencarian tersebut telah melibatkan dua regu Tim SAR yang dibantu dibantu delapan kapal nelayan lokal. Rencananya, relawan […]

  • Sosialisasi Kudus Smart City dengan Pentas Seni

    Sosialisasi Kudus Smart City dengan Pentas Seni

    • calendar_month Rab, 17 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Kegiatan pentas seni sebagai sarana sosialisasi program Kudus Smart City KUDUS – Pentas seni secara virtual dipilih untuk menjadi media sosialisasi program smart city milik Pemerintah Kabupaten Kudus. Melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) pentas seni digawangi oleh Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra). Ketua FK Metra Kabupaten Kudus Muchammad Zaini menyebut pementasan ini sebagai […]

  • Penalti Longji Song Gagal, Persipa Pati Kembali Meraih Hasil Seri Atas Persijap Jepara

    Penalti Longji Song Gagal, Persipa Pati Kembali Meraih Hasil Seri Atas Persijap Jepara

    • calendar_month Ming, 1 Des 2024
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 269
    • 0Komentar

      PATI – Persipa Pati Kembali meraih hasil buruk di kandang sendiri, karena kemenangan yang sudah ada di depan mata buyar oleh kesalahan antisipasi bola liar yang berbuah pelanggaran dan hadiah penalty untuk lawannya, Persijap Jepara. Kemenangan yang seharusnya diraih akhirnya sirna di detik-detik terakhir pertandingan. Dalam laga Derbi Muria (1/12/2024) melawan Persijap Jepara, pertandingan […]

  • Rencana Ubah Sampah Jadi Listrik, Komisi C DPRD Pati Soroti Pengelolaan yang Masih Kurang Optimal

    Rencana Ubah Sampah Jadi Listrik, Komisi C DPRD Pati Soroti Pengelolaan yang Masih Kurang Optimal

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 25.003
    • 0Komentar

    PATI – Pengelolaan sampah rumah tangga di Kabupaten Pati dinilai masih jauh dari kata maksimal, sehingga menjadi sorotan serius dari Komisi C DPRD Pati. Anggota Komisi C, Suyono, menyatakan bahwa penanganan persoalan ini merupakan tanggung jawab kolektif yang memerlukan kerja sama dan kesadaran tinggi, baik dari masyarakat sebagai penghasil sampah maupun pemerintah sebagai pengatur kebijakan. […]

  • Masih Terkesan Kumuh dan Sepi, DPRD Pati Dorong Segera Penataan Ulang Alun-Alun Kembangjoyo

    Masih Terkesan Kumuh dan Sepi, DPRD Pati Dorong Segera Penataan Ulang Alun-Alun Kembangjoyo

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.906
    • 0Komentar

    PATI – Kawasan Alun-Alun Kembang Joyo yang dulunya dirancang dan dibangun sebagai pusat kegiatan bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) serta ruang terbuka bagi warga, kini kondisinya tampak terbengkalai dan kurang mendapatkan perawatan. Tempat yang diharapkan menjadi pusat interaksi sosial sekaligus penggerak ekonomi masyarakat kecil itu justru terlihat sepi dari pengunjung. Karena jarang ada warga yang […]

expand_less