Breaking News
light_mode

PPP Pati Prioritaskan Lahirnya Perda Pesantren

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 7 Apr 2021
  • visibility 127

BERJUANG : Sekretaris Fraksi PPP DPRD Pati Muslihan (tengah) berkomitmen melahirkan perda pesantren.

Oleh : Muslihan, Sekretaris Fraksi PPP DPRD Pati

Keberadaan Pesantren di Indonesia diakui sebagai institusi pendidikan Islam swasta yang merupakan bagian dari sistem pendidikan Indonesia, yang memiliki peran strategis di tengah-tengah masyarakat, dan memiliki kontribusi riil dalam membangun generasi muslim di negeri ini.

Penting adanya Perda Pesantren sebagai turunan dari UU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Karena kehadiran Perda tersebut tidak hanya membawa kemajuan bagi pesantren, tapi juga membawa maslahat bagi bangsa dan negara.

Kita harapkan Perda Pesantren adalah kesadaran penuh soal kemajuan, dan menjadi skala prioritas pembahasan di legislatif.

Kendati memiliki kewenangan untuk menjalankan institusi pendidikan dengan independen, pesantren juga sudah sejak lama menerima pendanaan negara walaupun jauh lebih sedikit daripada sekolah negeri. Sebagian besar pesantren didanai oleh sumber daya mereka sendiri. Sulitnya menggalang bantuan keuangan yang memadai dianggap telah berdampak pada kualitas fasilitas dan infrastruktur, serta remunerasi guru-guru pesantren.

Oleh karena itu sudah selayaknya pesantren mendapatkan perhatian ekstra untuk diberikan jaminan hukum , perlindungan dan pembinan yang memadai sesuai dengan UU No 18 Tahun 2019 Tentang Pesantren

Namun yang perlu dipahami adalah bahwa UU Pesantren tersebut berpotensi menyebabkan hilangnya ciri khas pesantren yang sejatinya dipengaruhi oleh Kyai dan tuntutan masyarakat dimana mereka berada. Maka diperlukan insentif yang cukup dari pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan pesantren. Di sisi lain pesantren sebaiknya tetap memiliki otonomi untuk menjaga keberagaman dan ciri khas mereka.

Selain itu untuk menjaga tingkat kualitas pesantren diperlukan standar tertentu yang meliputi  standar minimum kurikulum, fasilitas, dan pengelolaannya sambil memastikan tetap adanya otonomi bagi pesantren. Terlebih lagi, upaya-upaya nyata perlu dilaksanakan sesuai dengan UU Pesantren untuk meningkatkan pengelolaan data pendidikan Islam Kemenag dan Sistem Informasi Pengelolaan Pendidikan (Education Management Information System- EMIS) agar menghasilkan data yang akurat untuk membuat peraturan teknis di masa yang akan datang.

Oleh karena itu dalam upaya untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia yang telah  dilakukan dalam pendidikan pesantren yang sudah tumbuh dan berkembang di masyarakat, serta berkontribusi penting dalam melahirkan insan beriman yang berkarakter, cinta tanah air dan berkemajuan, serta terbukti berjasa dalam perjuangan  kemerdekaan Indonesia, pergerakan kebangsaan maupun  pembangunan nasional, dan juga pengaturan mengenai pesantren dan pendidikan keagamaan belum mengakomodir perkembangan, aspirasi dan kebutuhan hukum masyarakat, serta belum menempatkan pengaturan hukumnya dalam kerangka peraturan perundang-undangan yang terintegrasi dan komprehensif maka diperlukan Perda untuk mengatur , memberikan perlindungan hukum dan dukungan pembiayaan bagi pesantren.

Untuk itu PPP senantiasa komit untuk terciptanya  Perda Kabulaten Pati yang digunakan unuk memberikan kepastian dan jaminan hukum dalam membangun pesantren kedepan yang lebih baik dan modern.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Mengkritik Kebiasaan Buang Sampah Sembarangan Masyarakat

    DPRD Pati Mengkritik Kebiasaan Buang Sampah Sembarangan Masyarakat

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 172
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Pati, Ali Badruddin, menyoroti perilaku masyarakat yang masih sering membuang sampah sembarangan. Politisi dari PDI Perjuangan ini menyatakan bahwa masalah sampah ini terjadi di seluruh kecamatan di Kabupaten Pati. “Rata-rata masyarakat mengabaikan kebersihan dengan membuang sampah di tepi jalan atau di sungai. Ini sudah menjadi kebiasaan buruk dan sering dianggap sepele,” […]

  • Serunya Polairud Polresta Pati Kenalkan Peralatan Keselamatan kepada Anak TK

    Serunya Polairud Polresta Pati Kenalkan Peralatan Keselamatan kepada Anak TK

    • calendar_month Rab, 15 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Kegiatan Polsanak yang dilakukan Polairud Polresta Pati  Beragam cara dilakukan satuan Polri untuk mendekatkan diri dengan masyarakat terlebih anak-anak sekolah. Salah satunya dengan program Polisi Perairan dan Udara Sahabat Anak (Polsanak) PATI – Puluhan anak terlihat antusias mengikuti program Polsanak. Inovasi kreatif ini digagas oleh Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan, yang bertujuan untuk […]

  • Siswa MTs Salafiyah Kajen Raih Juara 2 di Kejuaraan Karate Internasional

    Siswa MTs Salafiyah Kajen Raih Juara 2 di Kejuaraan Karate Internasional

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 138
    • 0Komentar

    PATI – Muhammad Ilyas Setiyawan, siswa Madrasah Tsanawiyah Salafiyah Kajen, berhasil meraih prestasi membanggakan di ajang International Karate Championship Yogyakarta Open Tournament IV Kemenpora RI Cup. Ilyas, yang baru berusia 13 tahun, berhasil melaju hingga babak final kategori Kelas Pemula Putra dan meraih posisi runner-up. Kejuaraan yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Institut Karate-Do Nasional (INKANAS) […]

  • Atlet Jepara Peraih Medali SEA Games Vietnam Diganjar Bonus Pemkab

    Atlet Jepara Peraih Medali SEA Games Vietnam Diganjar Bonus Pemkab

    • calendar_month Kam, 26 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Pemberian tali asih dari pemkab Jepara kepada atlet yang berprestasi di SEA Games Vietnam. Apresiasi diberikan kepada dua pahlawan olahraga Indonesia asal Kota Ukir Jepara. Keduanya diberikan tali asih serta diarak keliling kota. Ini adalah bentuk kebanggaan pemerintah daerah atas prestasi para atlet tersebut. JEPARA – Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta menyerahkan tali asih […]

  • Cerita Konten Kreator Kena Teror Mimpi Seram usai Live di RSK Tayu

    Cerita Konten Kreator Kena Teror Mimpi Seram usai Live di RSK Tayu

    • calendar_month Sab, 21 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Bangunan RSK Tayu, Pati yang merupakan peninggalan Belanda sudah terbengkalai sejak 2013 lalu.  Ini adalah pengakuan para konten kreator asal Bandung yang uji nyali di RSK Tayu. Sebelumnya mereka diasumsikan menjenguk temannya yang dirawat di rumah sakit peninggalan Belanda itu. Tapi cerita sebenarny mereka sedang bikin konten live.  PATI – Jagat maya dihebohkan pengakuan seorang […]

  • Belajarlah pada Rizky Ridho, Pemain Lokal Jangan Takut Bersaing

    Belajarlah pada Rizky Ridho, Pemain Lokal Jangan Takut Bersaing

    • calendar_month Ming, 9 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 239
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Wacana slot 8 pemain asing di Liga 1 musim 2024/2025 mendapat reaksi keras dari sejumlah pemain lokal. Bahkan diantara mereka ramai-ramai membuat #IniSepakbolaIndonesia dalam akun sosial media mereka. Postingan ini disinyalir karena para pemain lokal menolak wacana penambahan kuota pemain asing. Lantaran pemain lokal takut akan tergusur. Beberapa pemain lokal yang menyuarakan tagar […]

expand_less