Breaking News
light_mode

Perlu Diketahui, Nginap di Masjid Wajib Lapor

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 7 Jun 2018
  • visibility 115

PATI – Upaya pencegahan menjadi agenda penting dalam hal penanganan terorisme. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pati. Aksi terorisme yang belakangan ramai, menjadikan
kewaspadaan di Bumi Mina Tani
Hingga akhirnya Bupati Haryanto
pun mengeluarkan surat edaran jika ada orang dari luar daerah yang menginap di
suatu tempat harus lapor. Termasuk saat menginap di masjid.
Surat edaran tersebut kaitannya
dengan keamanan dan ketentraman masyarakat dari pengaruh paham radikalisme dan
intoleransi. Hal itu dilakukan untuk kewaspadaan dan antisipasi terhadap
hal-hal yang tidak diinginkan.
Seperti diketahui, belakangan masjid kerap menjadi sasaran penyemaian bibit-bibit ajaran radikal dan intoleran. Hal tersebut harus menjadi kewaspadaan.
”Bagi orang yang menginap di masjid
lebih dari semalam, diwajibkan untuk laporan kepada pihak yang berwenang di
tempat tersebut. Harus digalakkan yang punya wewenang dan bertanggung jawab di
lingkungan masing-masing juga harus pro aktif,” ungkap Bupati Haryanto.
Lanjut bupati, sekarang ini kondisinya
berbeda. Niat bagus pakaian bagus, namun punya tujuan lain, siapa tahu. ”Oleh
karena itu kami menghimbau camat dan juga kepal desa melalui surat edaran
tersebut bisa mendata jika ada orang-orang yang menginap di masjid setempat,”
imbuhnya.
”Jadi misalnya ada musafir yang menginap di masjid lebih
dari semalam, mereka harus melapor dan didata RT maupun RW setempat. Tujuannya
tidak lain dan tidak bukan hanya untuk mengantisipasi kejadian – kejadian yang
tidak diinginkan,” tambahnya.
Menurut bupati, para pelaku tindak
kriminal saat ini sudah susah untuk dibedakan. Pasalnya yang pakaiannya bagus
bisa jadi mempunyai niat dan tujuan yang buruk, begitupun yang pakaiannya biasa
saja, bisa jadi niat dan tujuannya baik.
“Saat ini ada surat edaran yang
mana bagi orang luar yang mau menginap, 1×24 harus lapor kepada RT, RW, tokoh
masyarakat maupun kades setempat. Kalau terjadi sesuatu agar bisa cepat segera
diatasi,” imbuh bupati. Walaupun di Pati tidak terindikasi bibit-bibit
radikalisme, dan masuk kategori tentram dan aman, kewaspadaan juga perlu
ditingkatkan. (lil)
  

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT Reserse Polri Ke-78, Ditreskrimsus Polda Jateng Berbagi Sembako ke Anak-Anak Panti

    HUT Reserse Polri Ke-78, Ditreskrimsus Polda Jateng Berbagi Sembako ke Anak-Anak Panti

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 993
    • 0Komentar

    SEMARANG – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah mengadakan bakti sosial di Yayasan Tarbiyatul Hasanah, Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Kegiatan ini diselenggarakan untuk merayakan HUT ke-78 Reserse Polri. Acara yang dihadiri oleh personel Ditreskrimsus Polda Jateng berlangsung pada Jumat (5/12/2025) pukul 13.00 WIB. Juga hadir Kabag Binopsnal Ditreskrimsus Polda Jateng, AKBP Wisnu […]

  • Polresta Pati Tingkatkan Kapasitas Kehumasan dengan Pelatihan Video Berbasis AI

    Polresta Pati Tingkatkan Kapasitas Kehumasan dengan Pelatihan Video Berbasis AI

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 134
    • 0Komentar

    PATI – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati terus berupaya meningkatkan kapasitas fungsi kehumasannya. Buktinya, Bag SDM Polresta Pati menggelar pelatihan fungsi teknis kehumasan pada Kamis (17/7/2025). Pelatihan yang berlangsung di Aula Sanika Satyawada ini diikuti Kasubbag Dalpers Bag SDM, Kasi Humas Polresta Pati, anggota Bag SDM, dan personel Polresta Pati. Fokus pelatihan ini adalah pembuatan […]

  • Dapat Bonus Demografi, 60 Persen Penduduk Jepara Usia Produktif

    Dapat Bonus Demografi, 60 Persen Penduduk Jepara Usia Produktif

    • calendar_month Jum, 28 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    SUMBER : JEPARA.GO.ID JEPARA – Asisten II Setda Jepara Mulyaji menyebut, Kabupaten Jepara mendapat bonus demografi. Dari 1,2 juta penduduknya, 60 persen berada dalam usia produktif. Dimana penduduknya tercatat berkisar antara umur 15 – 64 tahun. Mulyaji menganggap bonus demografi tersebut harus ditangkap sebagai peluang peluang positif dan harus didukung generasi produktif yang berkualitas. ”Jumlah […]

  • Sidak Komisi D DPRD Pati Temukan Lebih dari 20 Ijazah Masih Tertahan di SMPN 1 Tayu

    Sidak Komisi D DPRD Pati Temukan Lebih dari 20 Ijazah Masih Tertahan di SMPN 1 Tayu

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.604
    • 0Komentar

    PATI – Dalam sidak di SMPN 1 Tayu, Komisi D DPRD Kabupaten Pati menemukan banyak ijazah yang belum diambil hingga dua sampai tiga tahun terakhir, khususnya lulusan tahun 2023 dan 2024 dengan jumlah lebih dari 20 lembar. Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, menjelaskan kasus awal yang menjadi pemicu sidak adalah orang tua siswa yang […]

  • DPRD Pati Soroti Dampak Negatif Tambang Ilegal terhadap Masyarakat Sukolilo

    DPRD Pati Soroti Dampak Negatif Tambang Ilegal terhadap Masyarakat Sukolilo

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 122
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua 2 DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo, menyoroti dampak negatif yang ditimbulkan oleh penambangan galian C ilegal di wilayah pegunungan Kendeng, Kecamatan Sukolilo. Menurutnya, aktivitas pertambangan liar ini sangat merugikan masyarakat sekitar, terutama para petani. “Penambangan ilegal harus ditindak tegas, karena masyarakat sangat dirugikan,” ujar Bambang Susilo, menanggapi polemik penambangan ilegal yang […]

  • Anggota DPRD Pati Muslihan Minta Kades Aktif Ciptakan Suasana Damai di Pilkada 2024

    Anggota DPRD Pati Muslihan Minta Kades Aktif Ciptakan Suasana Damai di Pilkada 2024

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 132
    • 0Komentar

    PATI – Demi menjaga keamanan dan ketertiban selama Pilkada 2024, DPRD Kabupaten Pati, melalui anggota Muslihan, menyerukan kepada seluruh Kepala Desa dan Lurah di wilayah tersebut untuk berperan aktif dalam menciptakan suasana damai. Muslihan menekankan pentingnya netralitas aparatur desa dalam Pilkada. Hal ini disampaikan dalam penyuluhan hukum yang diadakan di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (17/10/2024). […]

expand_less