Muslihan Dorong Penanaman Jagung Masif di Pati untuk Kuatkan Ketahanan Pangan Nasional
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 2.773

Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan
PATI – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, mengajak untuk melakukan gerakan penanaman jagung secara luas di seluruh wilayah Kabupaten Pati. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus memberikan kontribusi pada program swasembada pangan yang digalakkan secara nasional.
Menurut dia, Kabupaten Pati memiliki potensi lahan yang luas yang bisa dimanfaatkan secara optimal. Jika dikelola dengan baik, potensi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi pangan daerah secara signifikan.
“Pati punya potensi lahan yang besar. Kita harus berani memperluas areal tanam jagung sebagai kontribusi nyata untuk mendukung swasembada pangan nasional,” kata dia.
Ia menjelaskan bahwa jagung merupakan komoditas yang sangat tepat untuk dikembangkan karena memiliki permintaan yang tinggi di pasar.
Selain berperan sebagai bahan makanan, komoditas ini juga menjadi kebutuhan utama bagi sektor pakan ternak yang terus mengalami peningkatan kebutuhan.
Muslihan menegaskan bahwa dukungan terhadap program ini tidak hanya sebatas panggilan atau imbauan semata.
Komisi B DPRD Pati siap mendorong Pemerintah Kabupaten Pati untuk memberikan berbagai bentuk fasilitasi kepada petani, mulai dari distribusi benih unggul hingga pendampingan teknis yang dilakukan oleh penyuluh pertanian.
Menurutnya, kesuksesan upaya peningkatan produksi jagung tidak bisa diraih sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama yang erat antara pemerintah daerah, kelompok petani, dan tenaga penyuluh pertanian. Tanpa sinergi yang kuat di antara ketiga pihak tersebut, target yang telah ditetapkan akan sulit untuk terwujud.
Selain memperluas areal tanam yang sudah ada, Muslihan juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan lahan tidur yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.
Optimalisasi penggunaan lahan tersebut dipercaya dapat meningkatkan volume produksi pertanian di Kabupaten Pati.
Ia berharap program penanaman jagung masif ini juga akan mendapatkan dukungan anggaran yang memadai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Dengan adanya alokasi anggaran yang jelas dan terarah, diharapkan para petani akan semakin termotivasi untuk meningkatkan hasil panen mereka.
Di sisi lain, Muslihan juga mengajak pemerintah daerah untuk bekerja sama dengan pihak swasta dalam membuka akses pasar bagi hasil panen petani.
Menurutnya, jaminan akan tersedianya pasar serta stabilitas harga menjadi faktor kunci yang dapat mendorong para petani untuk memperluas lahan garapan mereka.
Komisi B DPRD Pati sendiri telah merencanakan untuk membahas secara mendalam rencana gerakan penanaman jagung ini dalam rapat kerja bersama dengan dinas terkait. Tujuannya adalah agar kebijakan yang dirumuskan dapat segera dijalankan dan memberikan manfaat di lapangan.
“Kami ingin Pati menjadi salah satu lumbung pangan, khususnya jagung, yang mampu menopang kebutuhan nasional,” tegasnya.
(adv)
Editor: Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

