Breaking News
light_mode

Muhamad Susanto Guru Agama yang Gemar Bercerita

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 1 Mar 2019
  • visibility 120
Muhamad Susanto saat mengajar anak didiknya di MTsN 2 Jepara belum lama ini

Bercerita Bikin
Pelajaran Agama Gembira
Mengajar
mata pelajaran agama di sekolahan mesti kreatif. Jika tidak, anak-anak akan
mudah sekali bosan terhadap pelajaran. Sebab pelajaran agama biasanya sering disampaikan
seperti orang berceramah.
Muhamad
Susanto menyadari hal tersebut. Lulusan IAIN Kudus itu pun berusaha menyelipkan
cerita-cerita sebelum memulai pokok bahasan pelajaran. Susanto mengajar mata
pelajaran Aqidah Akhlak untuk kelas VIII MTsN 2 Jepara. Sebelumnya, Susanto
juga pernah mengampu mata pelajaran Bahasa Arab. Selain itu juga pernah
mengajar pelajaran komputer.
”Memang
yang saya rasakan jika hanya monoton, mengajar pelajaran agama seperti Aqidah
Aklak ini akan terjebak seperti pengajian-ceramah. Untuk porsi anak-anak hal
tersebut akan sangat membosankan,” kata Susanto.
Makanya,
sebelum memulai pelajaran, pria kelahiran Jepara, 6 Oktober I979 ini lebih
banyak memakai cerita-cerita yang tentunya inspiratif, sekaigus masih nyambung
dengan pokok bahasan.
Misalnya
saat tiba pembahasan tentang sifat tamak. Bukan dalil-dalil yang akan
disampaikan terlebih dulu. Tetapi Susanto, bercerita mengenai bagaimana sifat
tama yang sangat merugikan diri sendiri, lengkap  dengan contoh kasusnya.
”Para
siswa akan gembira dengan cara itu. Mereka menjadi sangat tertarik dengan
materi pelajaran yang akan disampaikan. Mengajar itu yang penting siswanya
gembira dulu. Kalau sudah begitu akan menyenangkan. Siswa-siswa jadi akan menunggu
kedatangan guru untuk mengajar. Dan ini membuat pemahaman terhadap materi
pelajaran akan sangat baik,” jelas pria yang sudah mengajar di MTsN 2 Jepara
sejak 2003 silam.
Selain
itu, Susanto juga kerap menyelipkan permainan-permainan sederhana saat berlangsung
kegiatan belajar mengajar di kelas. Seperti permainan mengejar dunia sama
dengan mengejar bayangan.
”Anak-anak
saya suruh memeragakan bagaimana mengejar bayangan. Bagaimana prosesnya.
Rasanya bagaimana. Itu salah satu yang saya lakukan saat mengajar. Anak-anak
menjadi senang. Dan tentunya tidak ada yang ngantuk menyimak materi yang saya
sampaikan,” jelas Susanto. (alb) 

Muhamad Susanto saat berkegiatan di masyarakat

Aktif Ajak
Masyarakat Mengaji
Selain
mengajar di sekolah. Susanto punya kesibukan lain di luar dunia pendidikan formal
tersebut. Dia banyak menghabiskan waktunya untuk membina masyarakat. Terutama
di sekitar rumahnya di Desa Keling, Kecamatan Keling. Susanto aktif mengajak
masyarakat mengaji selapanan rutin.
Pria
yang akrab disapa Pak Sus ini mengasuh pengajian selapanan kitab Sullamut Taufiq, dan juga selapanan
salawatan maulid simtudduror. Aktivitas
itu dilakukannya sejak 2015 lalu. Awalnya niatan membikin majelis pengajian itu
untuk mengakomodir kegiatan anak-anak muda di sekitar rumahnya. Pengajian
selapanan itu sendiri dilakukan di rumahnya. Desa Keling Dukuh Bono.
”Awalnya
memang niatan saya untuk membuat kegiatan anak-anak muda. Harus ada sesuatu
yang bisa diberikan kepada anak-anak muda ini. Supaya anak-anak muda ini
memiliki kegiatan yang juga bermanfaat dan menunjang pendidikan karakternya,”
kata Susanto.
Saat
pertama kali menyelenggarakan selapanan itu, kata Susanto, awalnya diberikan
undangan satu persatu. Lama-kelamaan mereka berdatangan sendiri secara rutin
ikut pengajian. ”Ya bagi saya hal ini memang sudah menjadi tanggung jawab moral
untuk ikut memberikan ilmu yang dimiliki kepada masyarakat sekitar terutama
para tetangga,” imbuh pria yang pernah nyantri di pondok pesantren Al Hikmah
Mojokerto ini. selain di Al Hikmah, dia juga sempat nyantri di pondok pesantren
Mansajul Ulum, dan Ihyaus Sunnah di Pati.
Selain
mengasuh pengajian selapanan di sekitar rumahnya, Susanto juga aktif
berorganisasi. Di desanya, dia dipercaya sebagai Ketua Tanfidz NU Ranting
Keling. Selain itu Susanto juga ikut berorganisasi ruqyah yang juga dinaungi
oleh NU.
”Ya
ikut memperkenalkan metode pengobatan melalui ruqyah. Pengobatan yang
tuntunannya ada di Alquran. Pengobatan yang ada di masa Rasulullah,” kata
Susanto. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ali Badrudin Umumkan Rencana Pembangunan PLTB di Pati

    Ali Badrudin Umumkan Rencana Pembangunan PLTB di Pati

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 106
    • 0Komentar

    PATI – Kabupaten Pati bersiap memasuki era baru dengan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di wilayah selatan. Langkah ini diumumkan oleh Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, yang menekankan pentingnya memanfaatkan potensi alam Bumi Mina Tani secara optimal. Ali Badrudin menjelaskan bahwa Pati memiliki kekayaan alam yang melimpah, termasuk sumber daya kelautan seperti bandeng […]

  • Keamanan Wilayah Kunci Tarik Investor ke Pati, Ini Kata Ketua DPRD

    Keamanan Wilayah Kunci Tarik Investor ke Pati, Ini Kata Ketua DPRD

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 143
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menekankan pentingnya keamanan dan kondusivitas wilayah sebagai daya tarik utama bagi para investor. Menurutnya, potensi ekonomi Pati yang besar tidak akan optimal tanpa situasi yang aman dan stabil. “Saya meyakini kalau Kabupaten Pati ini aman, tidak ada gejolak, investasi pasti akan datang,” ujar […]

  • Ibadah Puasa Beban Fitrah Manusia ?

    Ibadah Puasa Beban Fitrah Manusia ?

    • calendar_month Sab, 25 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    ILUSTRASI Diskusi menarik dihadirkan Paradigma Institute (Parist) pada Kamis (23/3/2023). Dalam forum kajian Tadarus Ilmiah Ramadan 2023 itu membahas persoalan ibadah puasa bertentangan fitrah manusia. Kegiatan tadarus ilmiah ini diisi para pemateri yang merupakan mahasiswa S-3 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta angkatan 2016. Dr. Moh Nor Ichwan, selaku pemateri mengungkapkan, Ibadah Puasa selalu dimaknai sebagai Al […]

  • Satpolairud Polresta Pati Gencarkan Program Si Pola Cekal untuk Cegah Kebakaran Kapal

    Satpolairud Polresta Pati Gencarkan Program Si Pola Cekal untuk Cegah Kebakaran Kapal

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 111
    • 0Komentar

    PATI – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Pati terus menggencarkan program inovatif bernama Si Pola Cekal (Polisi Polairud Cegah Kebakaran Kapal) di alur Sungai Silugonggo, Juwana pada Senin (29/9/2025). Fokus utama kegiatan ini adalah patroli, pengecekan alat pemadam kebakaran, serta pemberian imbauan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmasair) kepada para pekerja kapal, terutama […]

  • Ali Badrudin Ajak Masyarakat Pati Menangkan Pasangan Wahyu-Suharyono

    Ali Badrudin Ajak Masyarakat Pati Menangkan Pasangan Wahyu-Suharyono

    • calendar_month Jum, 22 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 108
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pati, Ali Badrudin, secara terbuka mengajak masyarakat untuk memilih pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 02, Wahyu-Suharyono, pada Pilkada 27 November mendatang. Dalam sebuah orasi di hadapan ribuan pendukung di Stadion Joyokusumo, Kamis (21/11/2024), Ali Badrudin yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Pati, memuji pasangan […]

  • Miris Nasib Lapangan Takraw Pati Sering Tergenang Banjir

    Miris Nasib Lapangan Takraw Pati Sering Tergenang Banjir

    • calendar_month Sen, 13 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Kondisi lapangan sepak takraw Pati yang berada di halaman SD Negeri 2 Dukuhseti usai hujan deras. Jadwal latihan tim sepak takraw Pati untuk ajang Porprov 2023 kacau. Penyebab lapangan tempat pemusatan latihan mereka di halaman SD Negeri 2 Dukuhseti sering tergenang air saat hujan deras.  PATI – Lapangan sepak takraw yang ada di halaman SD […]

expand_less