Breaking News
light_mode

Menyalakan Suluh Masa Depan Literasi di Bumi Mina Tani

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 6 Okt 2019
  • visibility 86


kegiatan workshop penulisan artikel populer di media massa oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah bersama Paradigma Institute Kudus
Pembukaan bedah buku


PATI – Sejak awal, peserta workshop dan bedah buku Akhir Sekolah Elite, sebuah kumpulan
artikel bertema pendidikan, didoktrin untuk datang murni belajar. Para peserta
yang mayoritas guru di SD maupun SMP ini pun gayeng saja mengikuti pelatihan yang lebih mengedepankan dialog
ini.
Kegiatan tersebut dimulai pukul
09.30, diawali pembukaan oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah
Kabupaten Pati, Suwanto. Ditandai dengan penyerahan sebanyak dua eksemplar buku
Akhir Sekolah Elite, sebagai
dokumentasi karya penulis lokal di perpustakaan daerah.
Suwanto, membuka dengan terlebih
dahulu memberikan arahan (Red, lebih banyak memotivasi) tentang dunia
penulisan. Mulai bagaimana memulai menulis. Tips-tipsnya, hingga bercerita
betapa manisnya royalti penjualan buku.
”Menulis itu mudah. Menulis ya
menulis saja. Saya dulu juga seperti itu. Ada proses-prosesnya. Untuk menghasilkan
tulisan bagus tidak bisa serta-merta,” terang pria yang pernah aktif
menerbitkan buku bahan ajar di sekolah-sekolah ini.
 Selain menghadirkan penulis buku, Udi Utomo. Kegiatan
bedah buku dan workshop penulisan artikel ini juga menghadirkan pegiat literasi
dari Paradigma Institue Kudus, Achmad Ulil Albab.
Paradigma Institute sendiri adalah
sebuah lembaga yang berkonsentrasi di bidang penerbitan karya, dan penggerak
literasi di Kudus dan sekitarnya. Dengan rutin menggelar kegiatan bazaar buku,
diskusi sastra, hingga penulisan buku-buku bertema kearifan local di kawasan
lingkar Pegunungan Muria.
Dalam kesempatan itu sendiri, Ulil
memaparkan model artikel popular yang ada di dalam buku tersebut. Menurutnya,
tulisan-tulisan Udi Utomo dibuku tersebut patut menjadi contoh kecil untuk
memulai menulis dengan tema-tema pendidikan.

”Saya kira sebelum mengulik
bagaimana teori penulisan artikel popular, kita bisa menengok dan membaca
artikel-artikel yang ditulis Pak Udi. Tulisannya sederhana. Ringan. Bahasanya tidak
berat. Dan yang paling penting tulisan-tulisan yang dibuatnya adalah berlatar
fakta-fakta dan peristiwa aktual yang sedang terjadi. Lalu diulas dengan
mengutip sumber-sumber buku maupun data-data lainnya. Kemudian ditutup dengan kalimat
reflektif yang sederhana pula. Ini menjadi menarik. Rata-rata semua tulisan Pak
Udi juga dibuka dengan persoalan-persoalan yang dihadapinya di lapangan,”
terang Ulil.
Sementara itu, Udi Utomo menegaskan
agar kegiatan menulis yang merupakan ketrampilan ini disetting untuk menjadi passion. ”Mulai sekarang paradigmanya
harus diubah. Menulis jadi passion. Jangan
hanya menulis untuk memenuhi syarat poin kenaikan pangkat saja,” terangnya.
Menulis tema pendidikan, kata Udi
masih menjadi peluang besar. Media-media massa sering menyukai tulisan-tulisan
bertema pendidikan.
Apalagi untuk guru-guru, tentunya
banyak sekali mengalami problem-problem kebijakan birokrasi yang kadang menemui
hambatan. Hal itu tentu menjadi peluang guru untuk menuangkan
gagasan-gagasannya melalui sebuah tulisan. Entah kritik. Atau buah pemikiran
untuk menawarkan alternatif penyelesaian masalah.       
”Lebih dari itu saya senang di
kegiatan pelatihan ini meskipun panitia tidak menyediakan sertifikat dengan
durasi jam belajar, para peserta tetap antusias. Selalu mengajukan
pertanyaan-pertanyaan seputar dunia penulisan,” imbuhnya.
Terbersit semangat menulis di
wajah-wajah peserta workshop.  Bahkan mereka
menginginkan untuk bergotong-royong menulis antologi artikel dengan tema-tema
pendidikan yang dialami saat bergelut di bangku sekolah. Para guru itu menyalakan
suluh literasi di Bumi Mina Tani. (alb)
  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Santunan Difabel, Yatim, dan Dhuafa dalam Gebyar PKH

    Santunan Difabel, Yatim, dan Dhuafa dalam Gebyar PKH

    • calendar_month Ming, 26 Jan 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Plt Bupati Kudus Hartopo  KUDUS – Gebyar Program Keluarga Harapan (PKH) membawa kegembiraan. Setidaknya bagi para dhuafa, anak yatim dan penyandang disabilitas. Mereka mendapat santunan yang diserahkan langsung oleh Plt Bupati Kudus Hartopo di Lapangan Merdeka Desa Klaling, Jekulo. Minggu (26/01/2020). Sebanyak 40 Dhuafa, 27 anak yatim dan 5 penyandang disabilitas menerima bantuan sosial dari […]

  • Derby Muria Berakhir Dramatis: Persipa Pati Menang 1-0 atas Persiku Kudus

    Derby Muria Berakhir Dramatis: Persipa Pati Menang 1-0 atas Persiku Kudus

    • calendar_month Ming, 8 Des 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 77
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Persiku Kudus dalam lanjutan Pegadaian Liga 2 2024-2025 pekan ke-14 yang digelar di Stadion Wergu Wetan, Minggu (08/12/2024) sore WIB. Derbi Muria ini berlangsung sengit dan diwarnai hujan kartu, dengan total tujuh kartu kuning dibagikan wasit, dua untuk Persiku dan lima untuk Persipa. Babak pertama […]

  • Tiba dengan Selamat, Pemudik Disambut Bupati Haryanto

    Tiba dengan Selamat, Pemudik Disambut Bupati Haryanto

    • calendar_month Sen, 11 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    PATI – Para pemudik yang memanfaatkan program mudik gratis tiba Terminal Kembangjoyo Sabtu (9/6) malam lalu. Kedatangan mereka langsung disambut Bupati Haryanto bersama Forkopimda. Bahkan, bupati beserta Forkopimda telah menunggu pemudik di terminal sejak pukul 21.00 lebih. Para pemudik kemudian baru sampai sekitar pukul 23.00. Ada empat bus yang sampai. Bupati Haryanto menuturkan, kegiatan mudik […]

  • Persijap Jepara jadi Lumbung Gol Bhayangkara FC, Apa yang Salah ?

    Persijap Jepara jadi Lumbung Gol Bhayangkara FC, Apa yang Salah ?

    • calendar_month Kam, 23 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 85
    • 0Komentar

    JEPARA – Persijap Jepara memulai babak 8 besar Liga 2 musim 2024/2025 dengan hasil buruk. Karena dibantai Bhayangkara FC dengan skor 3 – 0 di Stadion Pakansari Bogor, (21/1/2025). Selain kalah telak dan tak mampu mencetak sebiji gol pun, secara permainan Persijap tampil sangat buruk. Anak asuh Widodo C Putro dibombardir selama 2 x 45 […]

  • Pimpinan DPRD Pati Segera Kebut Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan

    Pimpinan DPRD Pati Segera Kebut Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 75
    • 0Komentar

    PATI – Setelah dilantik, pimpinan DPRD Pati langsung fokus pada pembentukan alat kelengkapan dewan. Ali Badrudin menyatakan bahwa pembentukan ini akan dilakukan dalam waktu dekat. Alat kelengkapan dewan yang akan dibentuk meliputi badan musyawarah, badan anggaran, badan kehormatan, badan pembuatan perda, dan komisi-komisi. Pembentukan alat kelengkapan dewan merupakan langkah penting untuk menunjang kelancaran tugas dan […]

  • Wakil Ketua DPRD Pati Suwito Dukung Penuh Revitalisasi Alun-alun Kembangjoyo

    Wakil Ketua DPRD Pati Suwito Dukung Penuh Revitalisasi Alun-alun Kembangjoyo

    • calendar_month Jum, 18 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 90
    • 0Komentar

    PATI – H. Suwito, Wakil Ketua 3 DPRD Kabupaten Pati, menyatakan dukungannya terhadap revitalisasi Alun-alun Kembangjoyo. Politisi dari PPP ini berharap revitalisasi dapat meningkatkan kenyamanan bagi para pedagang dan pengunjung Alun-alun Kembangjoyo. “Dengan direnovasi diperbaiki lagi, mudah-mudahan pedagang ini biar bisa menjajakan pembelinya dan juga semakin ramai,” ujarnya. Suwito juga menyoroti kondisi Alun-alun Kembangjoyo saat […]

expand_less