Breaking News
light_mode

Menggali Kembali Kebesaran Dr Tjipto Mangoenkoesoemo, Putera Asli Jepara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 5 Mar 2020
  • visibility 62

 

Dialog budaya ngobrolin dr Tjipto 

Jepara tidak hanya RA Kartini dan
Sosrokartono. Ada nama besar Dr Tjipto. Putra kelahiran Pecangaan Kulon. Tokoh pergerakan
kemerdekaan Indonesia ini terkenal sebagai tiga serangkai. Bersama Ki Hajar
Dewantara dan Douwes Dekker. Kiprahnya pada masa pergerakan dulu patut
diteladani generasi masa kini.  

Di balaidesa Pecangaan Kulon,
Kabupaten Jepara, orang-orang membicarakan tokoh bernama dr Tjipto
Mangoenkoesoemo. Seorang tokoh besar. Tokoh pergerakan nasional, dengan kiprah
yang sudah diakui sejarah.

Malam itu (3/3/2020), orang-orang
memperingati hari kelahirannya. Bertajuk Wungon 134 Tahun., dari Jepara untuk
Indonesia. Perjalanan hidup serta lakunya menjadi perbincangan serius.

Orang-orang itu ingin menilik kembali
catatan sejarah masa pergerakan nasional. Perbincangan dalam balutan dialog
itu  menghadirkan sejumlah tokoh, antara
lain pegiat sejarah Jepara Hadi Priyanto, budayawan Iskak Wijaya, Ketua Komisi
C DPRD Kabupaten Jepara Nur Hidayat, sejumlah tokoh masyarakat, dan Forum
Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pecangaan.

Petinggi Desa Pecangaan Kulon,
Muhammad Abdurrochman, mengaku sangat senang ada banyak tokoh dan pemikir
Jepara yang hadir di desanya. Dia mengajak agar seluruh lapisan masyarakat, terutama
generasi muda meneladani jejak-jejak hidup sang tokoh.

Hadi Priyanto mengungkapkan, dr
Tcipto lahir di Desa Pecangaan Kulon berdasarkan literature dari pemerintah
pusat. Menurut Hadi Priyanto, literatur sejarah tersebut yang menjadi landasan
pemerintah dalam menjadikan dr Tcipto sebagai pahlawan nasional.

Iskak Wijaya juga menguatkan
pendapat tersebut. Menurutnya, pemerintah tidak akan asal menggunakan literatur
yang tidak valid untuk menjadikan seorang tokoh sebagai pahlawan nasional.

”Pemerintah tentunya sudah memiliki
tim khusus yang ahli dalam bidang literatur sejarah,” jelasnya. Melihat sejarah
hidup dr Tjipto, Iskak menilai bahwa salah satu pahlawan pergerakan itu
memiliki gagasan-gagasan yang melampaui zamannya. Dr Tjipto juga berhasil membangkitkan
semangat rakyat untuk melawat kolonialisme dan feodalisme pada waktu itu.

”Jepara ini punya banyak tokoh
besar nasional bahkan dunia. Dr Tjipto menjadi salah satu bukti bahwa
sesunggunya Jepara memiliki potensi besar untuk melahirkan tokoh-tokoh yang
besar juga,” tutur Iskak.

Dalam dialog tersebut, salah satu
peserta mengusulkan agar pemerintah membangun patung atau monumen Dr Tjipto.
Usulan ini didukung oleh sebagian besar peserta yang hadir. Tujuannya, agar
masyarakat luas dan generasi mendatang tahu bahwa Dr Tjipto lahir di Desa
Pecangaan Kulon.

Monumen iku diyakini akan
menimbulkan semangat generasi muda untuk mempelajari sejarah kehidupan Dr
Tjipto. Sehingga diharapkan mereka bisa meneladani laku hidup pada masa
pergerakan itu. (arf)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebagian Pemain Utama kembali Perkuat Persijap Jepara Musim 2023

    Sebagian Pemain Utama kembali Perkuat Persijap Jepara Musim 2023

    • calendar_month Sen, 5 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 79
    • 0Komentar

      Para pemain Persijap Jepara mulai latihan untuk liga 2 tahun 2023 JEPARA – Persijap Jepara menatap kompetisi Liga 2 musim 2023 dengan mantap. Saat ini manajemen telah aktif menyiapkan tim tangguh untuk berkompetisi di kasta kedua liga Indonesia itu. Salahudin kembali dipercaya menjadi pelatih kepala Persijap Jepara, begitu juga pelatih kiper Iman Suherman juga […]

  • Miliki Rasa Khas, Durian Cempolongan Desa Banjaran Bangsri Jadi Raja Durian Jepara Tahun 2018

    Miliki Rasa Khas, Durian Cempolongan Desa Banjaran Bangsri Jadi Raja Durian Jepara Tahun 2018

    • calendar_month Rab, 5 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Bupati Jepara dan wakilnya menikmati durian yang dipamerkan di Alun-alun Kabupaten Jepara Rabu (5/12/2018) JEPARA – Perlombaan buah durian kembali digelar pada tahun ini, tepatnya Rabu (5/12/2018) di Alun-alun Kabupaten Jepara. Tahun ini giliran Durian Cempolongan yang dinobatkan menjadi raja durian.   Durian Cemplongan ini milik Miftakhussururi warga Desa Banjaran, Kecamatan Bangsri. Durian Cemplongan, berhasil […]

  • DPRD Pati Minta Sekolah Tingkatkan Pengawasan Akhlak Siswa

    DPRD Pati Minta Sekolah Tingkatkan Pengawasan Akhlak Siswa

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 112
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua I DPRD Pati, Hardi, menyerukan kepada seluruh warga Kabupaten Pati untuk terus menjaga kekompakan dan kedisiplinan demi menjaga keutuhan dan kondusivitas wilayah. Seruan ini disampaikan setelah menghadiri Rapat Koordinasi dalam rangka Cipta Kondisi Aman dan Kondusif di Kabupaten Pati yang digelar pada Senin (1/9/2025). Seruan ini muncul di tengah maraknya laporan mengenai […]

  • Dari Keling, Kenikmatan Citarasa Kopi Mempercantik Citra Diri

    Dari Keling, Kenikmatan Citarasa Kopi Mempercantik Citra Diri

    • calendar_month Ming, 18 Agu 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Kopi Tempur salah satu primadona kopi di Kota Jepara  Pamor Kecamatan Keling tak lagi identik sebagai kecamatan “pinggiran” apalagi terbelakang, di wilayah Kota Ukir Jepara. Keling setidaknya telah berani unjuk gigi. Berusaha mempercantik citra diri. Festival kopi dan kuliner yang digelar 15-17 Agustus 2019 di Terminal Sambungoyot, Desa Kelet menjadi bukti arah berbenah di kecamatan […]

  • DPRD Pati Sorot Anggaran Belanja Pegawai yang Tinggi, Targetkan Penekanan hingga 30 Persen 

    DPRD Pati Sorot Anggaran Belanja Pegawai yang Tinggi, Targetkan Penekanan hingga 30 Persen 

    • calendar_month Sen, 28 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 95
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyoroti tingginya beban belanja pegawai di daerah tersebut. Proporsi belanja pegawai yang mencapai 37%-39% dari total anggaran menjadi perhatian serius bagi DPRD. Mereka berharap agar proporsi ini dapat ditekan hingga 30% pada tahun-tahun mendatang. Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Pati, Sadikin, dalam rapat […]

  • Soroti Banjir Tahunan, DPRD Pati Minta Warga Siaga Penuh

    Soroti Banjir Tahunan, DPRD Pati Minta Warga Siaga Penuh

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 94
    • 0Komentar

    PATI – Menanggapi ancaman banjir yang kerap melanda setiap tahun, DPRD Kabupaten Pati mendesak masyarakat untuk siaga penuh selama musim penghujan. Lembaga legislatif ini menyoroti bahwa wilayah Pati memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana banjir dan berbagai penyakit yang menyertainya. Wakil Ketua 2 DPRD Pati, Bambang Susilo, menjelaskan bahwa banjir telah menjadi fenomena tahunan yang tak […]

expand_less