Breaking News
light_mode

LAZISNU Ngabul Jepara Salurkan 14,7 Juta Untuk Guru TPQ dan Madin

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 17 Apr 2023
  • visibility 86
Penyerahan secara simbolis bisyaroh dari LAZISNU Ngabul untuk para guru TPQ dan madin.

Puluhan guru TPQ dan madrasah
diniyah di Desa Ngabul mendapat “THR” dari LAZISNU Ngabul. Total uang yang
disalurkan sebesar 14,7 juta.

JEPARA – Raut muka para guru TPQ
dan madrasah diniyah di Desa Ngabul berseri-seri, menjelang lebaran ini mereka
mendapat bisyaroh dari LAZISNU Ngabul. Penyerahan bisyaroh dilakukan oleh  Pimpinan Ranting Lembaga Amil Zakat Infaq dan
Shadaqah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Desa Ngabul.

Penyerahan dilakukan pada
Minggu, 16 April 2023 di Gedung NU Ngabul, Dukuh Jokosari RT 01 RW 05, Desa
Ngabul. Total ada 66 guru yang mendapat bisyaroh ini.

 “Penyerahan bantuan kesejahteraan ini
sebaiknya jangan dilihat dari jumlahnya, tetapi sebagai wujud sinergi antara
pengurus NU struktural dengan NU kultural yang telah berjuang mendidik
anak-anak mengenal akidah ahlussunnah wal jama’ah”, kata kiai Nur Halim Al
Hafidz.

 Lebih lanjut Halim mengatakan tujuan pengurus
ranting NU Ngabul dan para guru di TPQ dan Madin adalah sama, yakni: li i’laai
kalimatillahi hiyal ulya. “Kita harus bekerja sama. Bapak dan ibu mendidik
murid dengan kebiasaan baik seperti bershadaqah dan berinfaq agar kelak mereka
menjadi pribadi yang dermawan dan mempunyai kepedulian sosial”, ujar Ketua
Tanfidziyah PRNU Ngabul yang juga guru MI Zumrotul Wildan.

Sementara itu, Ketua NU Care –
Lazisnu Ngabul Maskuri mengatakan bahwa program kerja lembaga yang dipimpinnya
telah berlangsung selama 3 (tiga) tahun dalam bidang; pendidikan, kesehatan dan
penguatan ekonomi warga nahdliyyin.

 “Dalam bidang pendidikan Lazisnu Ngabul telah
memberikan beasiswa kepada siswa madrasah ibtidaiyah, madrasah tsanawiyah dan
madrasah Aliyah di lingkungan ma’arif Desa Ngabul. Beasiswa diberikan kepada
siswa yang berprestasi dan juga kepada siswa yatim dan kurang mampu yang tidak
tercover dalam program pemerintah Kartu Indonesia Pintar (KIP)”, kata alumni
Ilmu Politik Universitas Wahid Hasyim Semarang.

“Untuk bidang Kesehatan kami
bekerja sama dengan klinik Essa, untuk memberikan layanan kesehatan bagi warga
Ngabul yang tidak tercover oleh Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan BPJS Kesehatan.
Juga pelayanan ambulance bagi warga Ngabul”, ujar Maskuri yang juga Carik
Ngabul itu.

Sedangkan dalam bidang ekonomi,
Lazisnu Ngabul memberikan bantuan modal bagi pemberdayaan ekonomi ultra-mikro
warga masyarakat Ngabul. “Besaran bantuan modal antara 500.000 sampai
1.000.000”, kata Maskuri.

 “Sebagai bentuk transparansi anggaran dan
pertanggungjawaban publik, Lazisnu Ngabul selalu melaporkan hasil koin NU tiap
bulan secara terbuka dalam rapat ranting dan lailatul ijtima’, serta
menempelkan laporan pada papan pengumuman di masjid dan musholla. Khusus
menjelang lebaran, kami membuat baliho besar di sekitar masjid agar dapat
dilihat oleh warga”, pungkas Maskuri. (mif)

Editor : Arif

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Geruduk Kantor DPRD Pati Dukung Pelaksaan Hak Angket, Tuntut Pemakzulan Jokowi

    Warga Geruduk Kantor DPRD Pati Dukung Pelaksaan Hak Angket, Tuntut Pemakzulan Jokowi

    • calendar_month Jum, 1 Mar 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 79
    • 0Komentar

    PATI – Aliansi Rakyat Menggugat menggeruduk Kantor DPRD Kabupaten Pati, Jumat (1/3/2024). Mereka melakukan unjuk rasa dalam rangka mendukung pelaksanaan hak angket dugaan kecurangan Pemilu 2024.Mereka menuding terdapat kecurangan dalam Pemilu 2024. Selain itu peserta aksi juga meminta Presiden Jokowi untuk dimakzulkan. Dalam dokumen tuntutan, ada pula permintaan agar aparat penegak hukum beserta instansi terkait […]

  • DPRD Pati Minta Pendidikan Karakter Ditingkatkan di Era Gempuran Medsos

    DPRD Pati Minta Pendidikan Karakter Ditingkatkan di Era Gempuran Medsos

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 85
    • 0Komentar

    PATI – Kekhawatiran muncul mengenai minimnya pendidikan karakter anak di Kabupaten Pati. Hal ini terungkap dari tingginya angka kejahatan yang melibatkan anak muda. Didin Syafruddin, anggota DPRD Kabupaten Pati, mengungkapkan keprihatinannya. “Banyaknya kasus kejahatan yang melibatkan anak muda menunjukkan bahwa karakter mereka masih lemah dan mudah terpengaruh hal negatif,” ujar Didin. Menurutnya, karakter yang kuat […]

  • [Tragis] Tanam Bawang Merah, Petani di Pati Tewas Tersambar Petir

    [Tragis] Tanam Bawang Merah, Petani di Pati Tewas Tersambar Petir

    • calendar_month Jum, 2 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 85
    • 0Komentar

    TERSAMBAR PETIR: Korban tersambar petir Desa Bangsalrejo, Wedarijaksa dievakuasi petugas Mapolsek Wedarijaksa kemarin (2/3/18). Lingkar Muria, PATI – Bambang, petani asal Desa Bangsalrejo, Wedarijaksa, Pati meninggal saat menanam bawang merah. Pria 64 tahun itu masih nekat bekerja di lahan sawah bengkok milik kasi kesra Desa Bangsalrejo ketika hujan dan meninggal usai tersambar petir. Berdasarkan informasi […]

  • Kue Gandos Manis, Jajanan Legendaris Era 80 hingga 90an

    Kue Gandos Manis, Jajanan Legendaris Era 80 hingga 90an

    • calendar_month Sab, 17 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Menikmati Serunya Jajanan Nostalgia Di Jepara utara, bagi anak kelahiran 90an, pasti kenal dengan jajanan satu ini. Namanya Kue Gandos. Jajanan ini sudah ada sejak 1979. Cita rasa serta bahan membuatnya, hingga kini tetap dipertahankan. Dari jauh, mata Rifa’i berbinar. Dia melihat seorang pria lanjut usia menuangkan satu adonan ke dalam cetakan. Sesekali pria itu […]

  • Slametan Labuhan Ala Warga Bungu Jepara

    Slametan Labuhan Ala Warga Bungu Jepara

    • calendar_month Jum, 11 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 84
    • 0Komentar

      Bambang Prawoto dengan khusyuk memimpin pembacaan tahlil di depan sebuah punden pada Jumat Legi (11/12/2020). Kiai kampung itu memimpin sebuah ritual slametan yang menjadi kearifan lokal di desanya yang berada di lereng Pegunungan Muria. Peralihan musim kemarau ke musim penghujan ditandai khusus dengan slametan. Warga Dukuh Pagir-Tumut, Desa Bungu Kecamatan Mayong menyebutnya Slametan Labuhan. […]

  • Heboh! Pasangan Kumpul Kebo di Rumah Kos Winong Pati Digrebek Warga, Hasilnya Ada Anak di Bawah Umur

    Heboh! Pasangan Kumpul Kebo di Rumah Kos Winong Pati Digrebek Warga, Hasilnya Ada Anak di Bawah Umur

    • calendar_month Jum, 9 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 69
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah rumah kos di Desa Winong Kecamatan Pati Kota digrebek oleh warga setempat. Hasilnya didapatkan 3 pasangan kumpul kebo yang kedapatan sedang ngamar, Kamis (8/2). Mereka kemudian diamankan oleh tim Satpol PP Pati. Kasi Penindakan Satpol PP Pati, Suyut, mengatakan bahwa warga Desa Winong RT 2 RW 7 melakukan penggerebekan pada sore hari. […]

expand_less