Breaking News
light_mode

Komunitas LITBAR: Berjuang Melawan Adiksi Gawai Lewat Literasi

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
  • visibility 761

PATI – Sebuah komunitas literasi di Pati, Litbar, berhasil mengurangi ketergantungan anak-anak pada gawai dengan cara yang unik dan inspiratif.

Mereka menggelar sekolah literasi yang membimbing anak-anak sekolah dasar untuk menciptakan dan menerbitkan buku cerita mereka sendiri.

Hasilnya? Sebuah buku berjudul “Petualangan dalam Kabut Misteri” yang diluncurkan dengan penuh semangat oleh para siswa SDIT Bias Yaumi.

“Kemarin pada (2/2/2025) kita bersama-sama sudah launching buku Petualangan dalam Kabut Misteri. Ini karya yang dibuat bersama para siswa di SDIT Bias Yaumi,” ungkap Yoyok Dwi Prastyo, guru di SMAN 2 Pati sekaligus Ketua Komunitas Penggerak Literasi Litbar.

Sekolah literasi yang berlangsung selama sebulan ini tidak hanya mengisi liburan sekolah, tetapi juga menjadi terapi efektif untuk mengurangi kecanduan gawai. Total 8 cerita dengan 81 halaman berhasil dibukukan, sebuah pencapaian yang disambut antusias oleh siswa, guru, dan orang tua.

“Jadi sangat positif untuk mengurangi adiksi gawai. Biasanya kalau tidak ada kegiatan anak-anak kan main HP, nonton youtube atau lihat video di reels intagram dan sosial media lainnya,” tambah Yoyok.

Keberhasilan ini bahkan menarik perhatian orang tua yang memesan buku tersebut. Melihat karya anak-anak mereka, orang tua merasakan kebanggaan tersendiri.

“Mungkin hal ini menjadi kemewahan di tengah serbuan gawai kepada anak-anak,” kata Yoyok.

Namun, perjalanan ini tidak tanpa tantangan. Yoyok dan timnya harus mampu menyederhanakan materi kepenulisan yang kompleks agar mudah dipahami anak-anak pemula, serta menjaga motivasi mereka tetap tinggi.

“Tantangan lainnya adalah menyalakan motivasi anak-anak yang kadang kendor. Untuk itu kita selalu mencoba menghidupkan suasana dan membangun komunikasi yang baik,” jelasnya.

Yoyok menyoroti isu serius tentang kecanduan gawai di Indonesia, dengan rata-rata waktu penggunaan gawai lebih dari tiga jam per hari – salah satu yang tertinggi di dunia. Dampak negatifnya pun beragam, mulai dari gangguan mata hingga masalah perilaku.

“Orang tua harus mulai melek teknologi dan melakukan literasi digital untuk membersamai putra-putri yang bisa disebut digital native. Perlu dilakukan dialog antara orang tua dan anak mengenai penjadwalan dalam bergawai. Bila perlu, dibuat kesepakatan tentang pembatasan time screen,” terang Yoyok.

Ia juga menekankan peran negara dan pendidik dalam menciptakan ekosistem yang mendukung literasi, mencontohkan Swedia yang setelah bertahun-tahun berfokus pada digitalisasi pembelajaran, kini kembali menekankan pentingnya buku.

“Indonesia mungkin bisa belajar dari Swedia yang selama lima belas tahun ini telah mendigitalisasi pembelajaran, dan akhirnya mulai sadar dan berbenah untuk kembali kepada buku, anak tiri teknologi,” lanjutnya.

Yoyok menyimpulkan bahwa mengalihkan perhatian anak dengan kegiatan positif dan menciptakan rutinitas tanpa gawai adalah kunci. Literasi, khususnya membaca dan menulis, menjadi solusi yang efektif.

“Untuk itu, komunitas kami mencoba menginisiasi kegiatan literasi dengan tajuk LITBAR, yang merupakan akronim dari literasi bareng. Kami telah bekerja sama dengan berbagai komunitas sekaligus menggandeng institusi pendidikan guna menumbuhsuburkan gerakan literasi ini,” tutupnya.

Litbar sendiri telah berkolaborasi dengan beberapa sekolah di Pati, termasuk SDIT Abu Bakar Ash Shidiq, SMPTQ Ndholo Kusumo, SMP N Satu Atap Beketel, Rumah Qur’an Nurul ‘Ilmi, SMA N 1 Kajen Pekalongan, dan SDIT Bias Yaumi, untuk menyebarkan manfaat literasi.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Surat Untuk A, dan Melihat Orang-orang Sengsara di Hari Tua

    Surat Untuk A, dan Melihat Orang-orang Sengsara di Hari Tua

    • calendar_month Kam, 2 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 280
    • 0Komentar

    MARGOYOSO – Naskah “Surat untuk A” dipentaskan anak-anak Teater Aliyah Salafiyah (Teasa) pagi kemarin. Pentas teater itu digelar dalam rangka peringatan hari pendidikan nasional yang jatuh kemarin di aula MA Salafiyah Kajen. Pemilihan naskah karya Siwigustin tersebut menjadi perenungan bersama di hari pendidikan nasional. ”Konflik-konflik dalam naskah itu tak lepas dari dunia pendidikan kita hari […]

  • DPRD Pati H. Kamari Ungkap Prospek Pertanian Tebu dan Peran Petani Milenial

    DPRD Pati H. Kamari Ungkap Prospek Pertanian Tebu dan Peran Petani Milenial

    • calendar_month Sen, 23 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 323
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, H. Kamari, meyakini bahwa sektor pertanian tebu di Indonesia masih menyimpan potensi besar dan prospektif. Hal ini disampaikannya dalam sebuah pernyataan terkait perkembangan industri gula di Indonesia. “Tebu sangat prospektif karena kebutuhan gula di Indonesia masih kurang. Ini berarti peluang besar terbuka untuk pengembangan tanaman tebu,” ujar Kamari. “Namun, tantangannya […]

  • Menjaga Arah Partisipasi Rakyat

    Menjaga Arah Partisipasi Rakyat

    • calendar_month Sel, 19 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Pemilu serentak 17 April kian dekat, sebentar lagi negara akan berpesta bersama seluruh rakyat. Itulah harapan normatif penyelenggara pemilu tiap kali menggelar hajatan demokrasi. Pertanyaannya adalah apakah harapan itu akan benar-benar terwujud? Faktanya, setiap kali penyelenggaraan pemilu selalu dihantui oleh realitas yang cukup sulit dihadapi. Hantu tersebut bernama golongan putih (golput). Ya, golput memang selalu […]

  • Persipa Pati Bidik Puncak Klasemen Lewat Kemenangan atas Persipura

    Persipa Pati Bidik Puncak Klasemen Lewat Kemenangan atas Persipura

    • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 309
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati menatap laga krusial melawan tuan rumah Persipura Jayapura di Stadion Mandala, Rabu (5/2), dalam lanjutan babak playoff degradasi Liga 2 musim 2024/2025. Laskar Saridin datang dengan tekad bulat untuk setidaknya membawa pulang satu poin, bahkan lebih. “Misi kami mencuri poin karena ini playoff, poin sangat penting untuk menentukan kita untuk terhindar […]

  • Karateka Pati Borong Tiga Medali di Kejuaraan Karate Asia Tenggara

    Karateka Pati Borong Tiga Medali di Kejuaraan Karate Asia Tenggara

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 377
    • 0Komentar

    PATI – Christopher Edbert Setiabudi, karateka asal Pati, kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Dalam kejuaraan karate tingkat Asia Tenggara, 12th South East Asian (SEA) Karate Federation Championships 2025, Christo – sapaan akrabnya – berhasil meraih tiga medali sekaligus: dua emas dan satu perak. Dua medali emas disumbangkan Christo dari kelas U21 Kata Male […]

  • Salatiga Juara Umum Kejurprov Atletik Jateng 2022

    Salatiga Juara Umum Kejurprov Atletik Jateng 2022

    • calendar_month Ming, 13 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 310
    • 0Komentar

      Suasana kejuaraan atletik tingkat Jawa Tengah di Stadion Joyokusumo Pati Salatiga kembali meneguhkan diri sebagai kota olahraga yang selalu menjadi lumbung atlet atletik terbaik. Hal ini dibuktikan dalam kejuaraan kelompok umur baru-baru ini di Pati Jawa Tengah. PATI – Kota Salatiga menjadi juara umum dalam Kejuaraan Atletik Kelompok Umur tingkat Provinsi (Kejurprov) Jawa Tengah […]

expand_less