Breaking News
light_mode

Komunitas LITBAR: Berjuang Melawan Adiksi Gawai Lewat Literasi

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
  • visibility 777

PATI – Sebuah komunitas literasi di Pati, Litbar, berhasil mengurangi ketergantungan anak-anak pada gawai dengan cara yang unik dan inspiratif.

Mereka menggelar sekolah literasi yang membimbing anak-anak sekolah dasar untuk menciptakan dan menerbitkan buku cerita mereka sendiri.

Hasilnya? Sebuah buku berjudul “Petualangan dalam Kabut Misteri” yang diluncurkan dengan penuh semangat oleh para siswa SDIT Bias Yaumi.

“Kemarin pada (2/2/2025) kita bersama-sama sudah launching buku Petualangan dalam Kabut Misteri. Ini karya yang dibuat bersama para siswa di SDIT Bias Yaumi,” ungkap Yoyok Dwi Prastyo, guru di SMAN 2 Pati sekaligus Ketua Komunitas Penggerak Literasi Litbar.

Sekolah literasi yang berlangsung selama sebulan ini tidak hanya mengisi liburan sekolah, tetapi juga menjadi terapi efektif untuk mengurangi kecanduan gawai. Total 8 cerita dengan 81 halaman berhasil dibukukan, sebuah pencapaian yang disambut antusias oleh siswa, guru, dan orang tua.

“Jadi sangat positif untuk mengurangi adiksi gawai. Biasanya kalau tidak ada kegiatan anak-anak kan main HP, nonton youtube atau lihat video di reels intagram dan sosial media lainnya,” tambah Yoyok.

Keberhasilan ini bahkan menarik perhatian orang tua yang memesan buku tersebut. Melihat karya anak-anak mereka, orang tua merasakan kebanggaan tersendiri.

“Mungkin hal ini menjadi kemewahan di tengah serbuan gawai kepada anak-anak,” kata Yoyok.

Namun, perjalanan ini tidak tanpa tantangan. Yoyok dan timnya harus mampu menyederhanakan materi kepenulisan yang kompleks agar mudah dipahami anak-anak pemula, serta menjaga motivasi mereka tetap tinggi.

“Tantangan lainnya adalah menyalakan motivasi anak-anak yang kadang kendor. Untuk itu kita selalu mencoba menghidupkan suasana dan membangun komunikasi yang baik,” jelasnya.

Yoyok menyoroti isu serius tentang kecanduan gawai di Indonesia, dengan rata-rata waktu penggunaan gawai lebih dari tiga jam per hari – salah satu yang tertinggi di dunia. Dampak negatifnya pun beragam, mulai dari gangguan mata hingga masalah perilaku.

“Orang tua harus mulai melek teknologi dan melakukan literasi digital untuk membersamai putra-putri yang bisa disebut digital native. Perlu dilakukan dialog antara orang tua dan anak mengenai penjadwalan dalam bergawai. Bila perlu, dibuat kesepakatan tentang pembatasan time screen,” terang Yoyok.

Ia juga menekankan peran negara dan pendidik dalam menciptakan ekosistem yang mendukung literasi, mencontohkan Swedia yang setelah bertahun-tahun berfokus pada digitalisasi pembelajaran, kini kembali menekankan pentingnya buku.

“Indonesia mungkin bisa belajar dari Swedia yang selama lima belas tahun ini telah mendigitalisasi pembelajaran, dan akhirnya mulai sadar dan berbenah untuk kembali kepada buku, anak tiri teknologi,” lanjutnya.

Yoyok menyimpulkan bahwa mengalihkan perhatian anak dengan kegiatan positif dan menciptakan rutinitas tanpa gawai adalah kunci. Literasi, khususnya membaca dan menulis, menjadi solusi yang efektif.

“Untuk itu, komunitas kami mencoba menginisiasi kegiatan literasi dengan tajuk LITBAR, yang merupakan akronim dari literasi bareng. Kami telah bekerja sama dengan berbagai komunitas sekaligus menggandeng institusi pendidikan guna menumbuhsuburkan gerakan literasi ini,” tutupnya.

Litbar sendiri telah berkolaborasi dengan beberapa sekolah di Pati, termasuk SDIT Abu Bakar Ash Shidiq, SMPTQ Ndholo Kusumo, SMP N Satu Atap Beketel, Rumah Qur’an Nurul ‘Ilmi, SMA N 1 Kajen Pekalongan, dan SDIT Bias Yaumi, untuk menyebarkan manfaat literasi.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Peningkatan Infrastruktur dan Pengelolaan TPI Juwana

    DPRD Pati Dorong Peningkatan Infrastruktur dan Pengelolaan TPI Juwana

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 301
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati Komisi B, Sudi Rustanto, menegaskan pentingnya peningkatan pengelolaan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Juwana dan infrastruktur pendukungnya. Menurutnya, Kecamatan Juwana sebagai pusat perekonomian Kabupaten Pati, sangat bergantung pada sektor perikanan. “Kecamatan Juwana ini pusat perekonomian di Kabupaten Pati dengan industri perikanan menjadi dominan,” ujarnya. Ia menekankan perlunya pengelolaan TPI Juwana yang […]

  • Jokowi Tak Hadir, Muktamar Dibuka Sekjend Kemenag

    Jokowi Tak Hadir, Muktamar Dibuka Sekjend Kemenag

    • calendar_month Sab, 10 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 294
    • 0Komentar

    LENGANG : Suasana pembukaan Muktamar ke 11 JATMI di Ponpes AKN Marzuqi Slempung-Dukuhseti pagi kemarin. Lingkar Muria, PATI – Presiden Joko Widodo yang diagendakan akan membuka Muktamar ke 11 Jamiyah Ahli Thariqah Mu’tabarah Indonesia (JATMI) batal hadir pagi kemarin Sabtu (10/3/18). Karena itu, muktamar yang dihelat di Pondok Pesantren AKN Marzuqi itu dibuka oleh Sekretaris […]

  • DPRD Pati Dorong Masyarakat Gemar Budaya Membaca

    DPRD Pati Dorong Masyarakat Gemar Budaya Membaca

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 316
    • 0Komentar

    PATI – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pati menggelar festival literasi membaca dan menulis untuk mengedukasi masyarakat agar kembali mencintai budaya membaca dan menulis. Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Warsiti, anggota DPRD Kabupaten Pati. Ia menilai festival literasi ini sangat positif karena dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya membaca, menulis, dan memahami. “Budaya membaca […]

  • Komisi D DPRD Pati Tegaskan Komitmen Dukung Pembinaan Sepak Bola

    Komisi D DPRD Pati Tegaskan Komitmen Dukung Pembinaan Sepak Bola

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 536
    • 0Komentar

    PATI – Komisi D DPRD Pati menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh upaya pembinaan atlet muda serta peningkatan kualitas kompetisi sepak bola di tingkat kabupaten. Penegasan ini disampaikan saat Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Pati melakukan audiensi dengan Ketua DPRD Kabupaten Pati pada Senin (27/10/2025). Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyampaikan bahwa pihaknya melihat […]

  • Persipa Pati Kehilangan Momentum di Akhir Laga, Dejan FC Bawa Pulang Tiga Poin Berharga

    Persipa Pati Kehilangan Momentum di Akhir Laga, Dejan FC Bawa Pulang Tiga Poin Berharga

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.108
    • 0Komentar

    MAGELANG – Harapan Persipa Pati untuk meraih poin penuh di pertandingan perdananya pupus setelah Dejan FC mencuri kemenangan 1-2 dalam laga lanjutan Liga Nusantara 2025-2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, pada Sabtu (29/11/2025) ini diwarnai drama hingga menit-menit terakhir. Persipa sebenarnya tampil menjanjikan di awal pertandingan. Fatkur Rohman Wahib berhasil membuka skor […]

  • Meriahnya Karnaval Bersih Desa Di Pelemgede, Sedot Antusias Ribuan Warga

    Meriahnya Karnaval Bersih Desa Di Pelemgede, Sedot Antusias Ribuan Warga

    • calendar_month Sen, 25 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 307
    • 0Komentar

      Kemeriahan karnaval di Desa Pelemgede Kecamatan Pucakwangi Pati Ribuan warga menyemut dalam acara karnaval Sedekah bumi Desa Pelemgede Kecamatan Pucakwangi. Dalam acara tersebut sejumlah gunungan diarak keliling desa. PATI – Pemerintah Desa (Pemdes) Pelemgede Kecamatan Pucakwangi menggelar karnaval atau kirab dalam rangka sedekah bumi, Minggu (24/7/2022). Karnaval tersebut diikuti oleh semua rukun tetangga (RT) […]

expand_less