Breaking News
light_mode

Komunitas LITBAR: Berjuang Melawan Adiksi Gawai Lewat Literasi

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
  • visibility 864

PATI – Sebuah komunitas literasi di Pati, Litbar, berhasil mengurangi ketergantungan anak-anak pada gawai dengan cara yang unik dan inspiratif.

Mereka menggelar sekolah literasi yang membimbing anak-anak sekolah dasar untuk menciptakan dan menerbitkan buku cerita mereka sendiri.

Hasilnya? Sebuah buku berjudul “Petualangan dalam Kabut Misteri” yang diluncurkan dengan penuh semangat oleh para siswa SDIT Bias Yaumi.

“Kemarin pada (2/2/2025) kita bersama-sama sudah launching buku Petualangan dalam Kabut Misteri. Ini karya yang dibuat bersama para siswa di SDIT Bias Yaumi,” ungkap Yoyok Dwi Prastyo, guru di SMAN 2 Pati sekaligus Ketua Komunitas Penggerak Literasi Litbar.

Sekolah literasi yang berlangsung selama sebulan ini tidak hanya mengisi liburan sekolah, tetapi juga menjadi terapi efektif untuk mengurangi kecanduan gawai. Total 8 cerita dengan 81 halaman berhasil dibukukan, sebuah pencapaian yang disambut antusias oleh siswa, guru, dan orang tua.

“Jadi sangat positif untuk mengurangi adiksi gawai. Biasanya kalau tidak ada kegiatan anak-anak kan main HP, nonton youtube atau lihat video di reels intagram dan sosial media lainnya,” tambah Yoyok.

Keberhasilan ini bahkan menarik perhatian orang tua yang memesan buku tersebut. Melihat karya anak-anak mereka, orang tua merasakan kebanggaan tersendiri.

“Mungkin hal ini menjadi kemewahan di tengah serbuan gawai kepada anak-anak,” kata Yoyok.

Namun, perjalanan ini tidak tanpa tantangan. Yoyok dan timnya harus mampu menyederhanakan materi kepenulisan yang kompleks agar mudah dipahami anak-anak pemula, serta menjaga motivasi mereka tetap tinggi.

“Tantangan lainnya adalah menyalakan motivasi anak-anak yang kadang kendor. Untuk itu kita selalu mencoba menghidupkan suasana dan membangun komunikasi yang baik,” jelasnya.

Yoyok menyoroti isu serius tentang kecanduan gawai di Indonesia, dengan rata-rata waktu penggunaan gawai lebih dari tiga jam per hari – salah satu yang tertinggi di dunia. Dampak negatifnya pun beragam, mulai dari gangguan mata hingga masalah perilaku.

“Orang tua harus mulai melek teknologi dan melakukan literasi digital untuk membersamai putra-putri yang bisa disebut digital native. Perlu dilakukan dialog antara orang tua dan anak mengenai penjadwalan dalam bergawai. Bila perlu, dibuat kesepakatan tentang pembatasan time screen,” terang Yoyok.

Ia juga menekankan peran negara dan pendidik dalam menciptakan ekosistem yang mendukung literasi, mencontohkan Swedia yang setelah bertahun-tahun berfokus pada digitalisasi pembelajaran, kini kembali menekankan pentingnya buku.

“Indonesia mungkin bisa belajar dari Swedia yang selama lima belas tahun ini telah mendigitalisasi pembelajaran, dan akhirnya mulai sadar dan berbenah untuk kembali kepada buku, anak tiri teknologi,” lanjutnya.

Yoyok menyimpulkan bahwa mengalihkan perhatian anak dengan kegiatan positif dan menciptakan rutinitas tanpa gawai adalah kunci. Literasi, khususnya membaca dan menulis, menjadi solusi yang efektif.

“Untuk itu, komunitas kami mencoba menginisiasi kegiatan literasi dengan tajuk LITBAR, yang merupakan akronim dari literasi bareng. Kami telah bekerja sama dengan berbagai komunitas sekaligus menggandeng institusi pendidikan guna menumbuhsuburkan gerakan literasi ini,” tutupnya.

Litbar sendiri telah berkolaborasi dengan beberapa sekolah di Pati, termasuk SDIT Abu Bakar Ash Shidiq, SMPTQ Ndholo Kusumo, SMP N Satu Atap Beketel, Rumah Qur’an Nurul ‘Ilmi, SMA N 1 Kajen Pekalongan, dan SDIT Bias Yaumi, untuk menyebarkan manfaat literasi.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Apresiasi Tradisi Sedekah Bumi Sebagai Simbol Harmoni Manusia dan Alam

    DPRD Pati Apresiasi Tradisi Sedekah Bumi Sebagai Simbol Harmoni Manusia dan Alam

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.140
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Sudi Rustanto, menyampaikan apresiasinya yang tinggi kepada seluruh elemen masyarakat yang senantiasa menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur melalui tradisi Sedekah Bumi. Menurut pandangannya, kegiatan ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan menjadi simbol nyata adanya keharmonisan antara manusia dengan Sang Pencipta serta hubungan yang selaras dengan alam semesta. “Di […]

  • Suluk Kajen Diluncurkan, Wadah Kajian Ilmiah untuk Menggali Kembali Warisan Intelektual Syekh Ahmad Mutamakkin

    Suluk Kajen Diluncurkan, Wadah Kajian Ilmiah untuk Menggali Kembali Warisan Intelektual Syekh Ahmad Mutamakkin

    • calendar_month Ming, 28 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.741
    • 0Komentar

    PATI – Upaya besar mengangkat kembali khazanah pemikiran dan tradisi intelektual Islam dimulai dari lingkungan sekitar Masjid Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati. Berlangsung pada Sabtu (27/6/2026), para kiai sepuh yang tergabung dalam Yayasan Makam Mbah Mutamakkin secara resmi meluncurkan wadah kajian bernama “Suluk Kajen”. Peluncuran ini diadakan melalui kegiatan seminar perdana bertajuk Suluk Kajen #1 […]

  • Tangkapan layar analisi pertandingan Persib vs Persijap.

    Tahan Imbang Persib, Taktik Persijap Bikin Takjub Professional Football Analyst

    • calendar_month Ming, 24 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 533
    • 0Komentar

    JEPARA – Influencer sekaligus Professional Football Analyst, Tommy Desky, memberikan jempol terhadap pendekatan permainan Persijap Jepara saat menghadapi Persib Bandung dalam laga penentuan Liga Indonesia, Sabtu (23/5/2026). Menurutnya, Persijap mampu memberikan perlawanan melalui skema taktik modern yang kini berkembang di sepak bola Eropa. Tommy menilai, meski Persib Bandung berhasil keluar sebagai juara Liga Indonesia, penampilan […]

  • Riset banyu pengilon untuk atasi krisis air bersih.

    Mencari Solusi Krisis Air Bersih dari Kearifan Banyu Penguripan

    • calendar_month Rab, 11 Okt 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) telah melakukan penelitian yang mengungkapkan bagaimana masyarakat di Kudus, Jawa Tengah, melestarikan sumber air mereka melalui kearifan lokal yang dikenal sebagai Banyu Penguripan.

  • Memori Kedigdayaan Armada Laskar Kalinyamat Abad ke-16 Menjelma dalam Koreo “Our Destiny” Ultras Persijap

    Memori Kedigdayaan Armada Laskar Kalinyamat Abad ke-16 Menjelma dalam Koreo “Our Destiny” Ultras Persijap

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 428
    • 0Komentar

    JEPARA – Sebuah spanduk besar terbentak di pagar tribun utara Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara pada Minggu (5/1/2025). Bertuliskan “Our Distiny” berwarna putih dengan background hitam. Di tengahnya ada logo Curva Nord Syndicate alias Ultras Persijap. Di babak kedua penonton dibuat takjub oleh aksi dari para suporter yang identik dengan warna hitam ini saat mendukung […]

  • HUT Patifosi, Gelar Turnamen Segitiga Beda Kasta

    HUT Patifosi, Gelar Turnamen Segitiga Beda Kasta

    • calendar_month Sab, 16 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Septian David Maulana salah satu pilar PSIS SemarangFOTO : DBAsianews PATI – Pertandingan menarik bakal digelar dalam rangka menyambut HUT ke 12 Patifosi. Pertandingan tersebut digelar dalam format turnamen segitiga atau trofeo, yang bertajuk Trofeo Pesantenan. Tiga klub beda kasta bakal beradu kelincahan di Stadion Joyokusumo Selasa (26/2/2019) mendatang. Tiga klub itu berasal dari tiga […]

expand_less