Breaking News
light_mode

Komunitas LITBAR: Berjuang Melawan Adiksi Gawai Lewat Literasi

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
  • visibility 788

PATI – Sebuah komunitas literasi di Pati, Litbar, berhasil mengurangi ketergantungan anak-anak pada gawai dengan cara yang unik dan inspiratif.

Mereka menggelar sekolah literasi yang membimbing anak-anak sekolah dasar untuk menciptakan dan menerbitkan buku cerita mereka sendiri.

Hasilnya? Sebuah buku berjudul “Petualangan dalam Kabut Misteri” yang diluncurkan dengan penuh semangat oleh para siswa SDIT Bias Yaumi.

“Kemarin pada (2/2/2025) kita bersama-sama sudah launching buku Petualangan dalam Kabut Misteri. Ini karya yang dibuat bersama para siswa di SDIT Bias Yaumi,” ungkap Yoyok Dwi Prastyo, guru di SMAN 2 Pati sekaligus Ketua Komunitas Penggerak Literasi Litbar.

Sekolah literasi yang berlangsung selama sebulan ini tidak hanya mengisi liburan sekolah, tetapi juga menjadi terapi efektif untuk mengurangi kecanduan gawai. Total 8 cerita dengan 81 halaman berhasil dibukukan, sebuah pencapaian yang disambut antusias oleh siswa, guru, dan orang tua.

“Jadi sangat positif untuk mengurangi adiksi gawai. Biasanya kalau tidak ada kegiatan anak-anak kan main HP, nonton youtube atau lihat video di reels intagram dan sosial media lainnya,” tambah Yoyok.

Keberhasilan ini bahkan menarik perhatian orang tua yang memesan buku tersebut. Melihat karya anak-anak mereka, orang tua merasakan kebanggaan tersendiri.

“Mungkin hal ini menjadi kemewahan di tengah serbuan gawai kepada anak-anak,” kata Yoyok.

Namun, perjalanan ini tidak tanpa tantangan. Yoyok dan timnya harus mampu menyederhanakan materi kepenulisan yang kompleks agar mudah dipahami anak-anak pemula, serta menjaga motivasi mereka tetap tinggi.

“Tantangan lainnya adalah menyalakan motivasi anak-anak yang kadang kendor. Untuk itu kita selalu mencoba menghidupkan suasana dan membangun komunikasi yang baik,” jelasnya.

Yoyok menyoroti isu serius tentang kecanduan gawai di Indonesia, dengan rata-rata waktu penggunaan gawai lebih dari tiga jam per hari – salah satu yang tertinggi di dunia. Dampak negatifnya pun beragam, mulai dari gangguan mata hingga masalah perilaku.

“Orang tua harus mulai melek teknologi dan melakukan literasi digital untuk membersamai putra-putri yang bisa disebut digital native. Perlu dilakukan dialog antara orang tua dan anak mengenai penjadwalan dalam bergawai. Bila perlu, dibuat kesepakatan tentang pembatasan time screen,” terang Yoyok.

Ia juga menekankan peran negara dan pendidik dalam menciptakan ekosistem yang mendukung literasi, mencontohkan Swedia yang setelah bertahun-tahun berfokus pada digitalisasi pembelajaran, kini kembali menekankan pentingnya buku.

“Indonesia mungkin bisa belajar dari Swedia yang selama lima belas tahun ini telah mendigitalisasi pembelajaran, dan akhirnya mulai sadar dan berbenah untuk kembali kepada buku, anak tiri teknologi,” lanjutnya.

Yoyok menyimpulkan bahwa mengalihkan perhatian anak dengan kegiatan positif dan menciptakan rutinitas tanpa gawai adalah kunci. Literasi, khususnya membaca dan menulis, menjadi solusi yang efektif.

“Untuk itu, komunitas kami mencoba menginisiasi kegiatan literasi dengan tajuk LITBAR, yang merupakan akronim dari literasi bareng. Kami telah bekerja sama dengan berbagai komunitas sekaligus menggandeng institusi pendidikan guna menumbuhsuburkan gerakan literasi ini,” tutupnya.

Litbar sendiri telah berkolaborasi dengan beberapa sekolah di Pati, termasuk SDIT Abu Bakar Ash Shidiq, SMPTQ Ndholo Kusumo, SMP N Satu Atap Beketel, Rumah Qur’an Nurul ‘Ilmi, SMA N 1 Kajen Pekalongan, dan SDIT Bias Yaumi, untuk menyebarkan manfaat literasi.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi C DPRD Pati Soroti Kondisi Truk Sampah yang Rusak

    Komisi C DPRD Pati Soroti Kondisi Truk Sampah yang Rusak

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 323
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk segera memperbaiki sejumlah truk sampah yang mengalami kerusakan. Hal ini disampaikan Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, Rabu (21/05/2025). Kerusakan tersebut, menurut Joni, harus segera ditangani untuk memaksimalkan pengangkutan sampah di Kabupaten Pati. “Pasti itu biasa, truk yang […]

  • DPRD Pati Imbau Warga Jaga Kekompakan Demi Kondusivitas Daerah

    DPRD Pati Imbau Warga Jaga Kekompakan Demi Kondusivitas Daerah

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 275
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua I DPRD Pati, Hardi, menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan kedisiplinan di kalangan masyarakat Kabupaten Pati. Hal ini disampaikan usai menghadiri Rapat Koordinasi dalam rangka cipta kondisi aman dan kondusif di Kabupaten Pati, Senin (1/9/2025). Seruan ini disampaikan setelah menghadiri Rapat Koordinasi dalam rangka Cipta Kondisi Aman dan Kondusif di Kabupaten Pati […]

  • Ayam ungkep Pak Beki yang legendaris sejak 1983 menjadi buruan penikmat kuliner ayam.

    Cerita Kelezatan Kuliner Legendaris Ayam Ungkep Pak Beki Winong

    • calendar_month Jum, 13 Okt 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Ayam ungkep Pak Beki yang legendaris sejak 1983 menjadi buruan penikmat kuliner ayam.

  • Lestari Moerdijat Soroti Pentingnya Peran Aktif Mahasiswa dalam Pencegahan Kekerasan

    Lestari Moerdijat Soroti Pentingnya Peran Aktif Mahasiswa dalam Pencegahan Kekerasan

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.015
    • 0Komentar

    KUDUS – Komisi X DPR RI memberikan perhatian serius terhadap upaya menciptakan lingkungan perguruan tinggi yang aman, bebas dari kekerasan, dan berpihak pada kesejahteraan mahasiswa. Hal ini ditegaskan dalam acara Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi yang diadakan di sebuah kampus di Kudus, Rabu (26/11). Anggota Komisi X DPR RI, Lestari Moerdijat, […]

  • PSSI Pati Pastikan Standar Venue Terpenuhi Sebelum Pelaksanaan Liga Desa Grup C di Safin Arena Mojoagung

    PSSI Pati Pastikan Standar Venue Terpenuhi Sebelum Pelaksanaan Liga Desa Grup C di Safin Arena Mojoagung

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.496
    • 0Komentar

    PATI – Supriyadi, Wakil Ketua Bidang Kompetisi PSSI Pati, bersama Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan dalam kunjungan survei ke Venue Safin Arena Mojoagung. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahap persiapan lanjutan untuk penyelenggaraan Liga Desa Tingkat Provinsi Grup C. Tujuan survei tersebut adalah memastikan kesiapan fasilitas dan prasarana stadion, sehingga pelaksanaan pertandingan dapat memenuhi […]

  • DPRD Pati Siap Rumuskan Kebijakan Berkelanjutan untuk P3K

    DPRD Pati Siap Rumuskan Kebijakan Berkelanjutan untuk P3K

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.644
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pati menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan segala aspirasi yang disampaikan oleh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau P3K paruh waktu. Berbagai usulan dan tuntutan yang telah diterima dalam proses audiensi selanjutnya akan dibahas dan diperjuangkan secara maksimal pada saat pembahasan anggaran di tingkat Badan Anggaran (Banggar) mendatang. Hal tersebut […]

expand_less