Breaking News
light_mode

Komunitas LITBAR: Berjuang Melawan Adiksi Gawai Lewat Literasi

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
  • visibility 840

PATI – Sebuah komunitas literasi di Pati, Litbar, berhasil mengurangi ketergantungan anak-anak pada gawai dengan cara yang unik dan inspiratif.

Mereka menggelar sekolah literasi yang membimbing anak-anak sekolah dasar untuk menciptakan dan menerbitkan buku cerita mereka sendiri.

Hasilnya? Sebuah buku berjudul “Petualangan dalam Kabut Misteri” yang diluncurkan dengan penuh semangat oleh para siswa SDIT Bias Yaumi.

“Kemarin pada (2/2/2025) kita bersama-sama sudah launching buku Petualangan dalam Kabut Misteri. Ini karya yang dibuat bersama para siswa di SDIT Bias Yaumi,” ungkap Yoyok Dwi Prastyo, guru di SMAN 2 Pati sekaligus Ketua Komunitas Penggerak Literasi Litbar.

Sekolah literasi yang berlangsung selama sebulan ini tidak hanya mengisi liburan sekolah, tetapi juga menjadi terapi efektif untuk mengurangi kecanduan gawai. Total 8 cerita dengan 81 halaman berhasil dibukukan, sebuah pencapaian yang disambut antusias oleh siswa, guru, dan orang tua.

“Jadi sangat positif untuk mengurangi adiksi gawai. Biasanya kalau tidak ada kegiatan anak-anak kan main HP, nonton youtube atau lihat video di reels intagram dan sosial media lainnya,” tambah Yoyok.

Keberhasilan ini bahkan menarik perhatian orang tua yang memesan buku tersebut. Melihat karya anak-anak mereka, orang tua merasakan kebanggaan tersendiri.

“Mungkin hal ini menjadi kemewahan di tengah serbuan gawai kepada anak-anak,” kata Yoyok.

Namun, perjalanan ini tidak tanpa tantangan. Yoyok dan timnya harus mampu menyederhanakan materi kepenulisan yang kompleks agar mudah dipahami anak-anak pemula, serta menjaga motivasi mereka tetap tinggi.

“Tantangan lainnya adalah menyalakan motivasi anak-anak yang kadang kendor. Untuk itu kita selalu mencoba menghidupkan suasana dan membangun komunikasi yang baik,” jelasnya.

Yoyok menyoroti isu serius tentang kecanduan gawai di Indonesia, dengan rata-rata waktu penggunaan gawai lebih dari tiga jam per hari – salah satu yang tertinggi di dunia. Dampak negatifnya pun beragam, mulai dari gangguan mata hingga masalah perilaku.

“Orang tua harus mulai melek teknologi dan melakukan literasi digital untuk membersamai putra-putri yang bisa disebut digital native. Perlu dilakukan dialog antara orang tua dan anak mengenai penjadwalan dalam bergawai. Bila perlu, dibuat kesepakatan tentang pembatasan time screen,” terang Yoyok.

Ia juga menekankan peran negara dan pendidik dalam menciptakan ekosistem yang mendukung literasi, mencontohkan Swedia yang setelah bertahun-tahun berfokus pada digitalisasi pembelajaran, kini kembali menekankan pentingnya buku.

“Indonesia mungkin bisa belajar dari Swedia yang selama lima belas tahun ini telah mendigitalisasi pembelajaran, dan akhirnya mulai sadar dan berbenah untuk kembali kepada buku, anak tiri teknologi,” lanjutnya.

Yoyok menyimpulkan bahwa mengalihkan perhatian anak dengan kegiatan positif dan menciptakan rutinitas tanpa gawai adalah kunci. Literasi, khususnya membaca dan menulis, menjadi solusi yang efektif.

“Untuk itu, komunitas kami mencoba menginisiasi kegiatan literasi dengan tajuk LITBAR, yang merupakan akronim dari literasi bareng. Kami telah bekerja sama dengan berbagai komunitas sekaligus menggandeng institusi pendidikan guna menumbuhsuburkan gerakan literasi ini,” tutupnya.

Litbar sendiri telah berkolaborasi dengan beberapa sekolah di Pati, termasuk SDIT Abu Bakar Ash Shidiq, SMPTQ Ndholo Kusumo, SMP N Satu Atap Beketel, Rumah Qur’an Nurul ‘Ilmi, SMA N 1 Kajen Pekalongan, dan SDIT Bias Yaumi, untuk menyebarkan manfaat literasi.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengejutkan! Sisa Tiga Pertandingan Persijap Rekrut Striker Asing Bekas Sriwijaya FC

    Mengejutkan! Sisa Tiga Pertandingan Persijap Rekrut Striker Asing Bekas Sriwijaya FC

    • calendar_month Rab, 29 Nov 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 293
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persijap Jepara resmi memperkenalkan beberapa pemain barunya di putaran kedua Liga 2 musim 2023/2024 ini. Salah satu yang menjadi sorotan adalah striker asing eks pemain Sriwijaya FC. Sayangnya di atas kertas rekam jejaknya tidak bagus. Pemain asing baru itu adalah Kervens Fils Belfort. Pemain berpostur 186 centimeter ini merupakan pemain berkebangsaan Haiti. Pemain […]

  • Pati Futsal League 2024 Sukses Digelar, Lahirkan Bibit Atlet Berbakat

    Pati Futsal League 2024 Sukses Digelar, Lahirkan Bibit Atlet Berbakat

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 290
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Pati Futsal League (PFL) 2024 sukses digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Pesantenan, Pati. Turnamen yang berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 16 hingga 20 Oktober 2024, ini mempertandingkan dua kategori, yaitu tingkat SMP dan SMA sederajat Di tingkat SMP sederajat, SMPN 1 Juwana keluar sebagai juara pertama, disusul SMP It Ittihadul Muwahidun […]

  • Persipa Junior Tetap Optimis Meski Dihadapkan Tugas Sulit Lawan Persab Brebes U-17

    Persipa Junior Tetap Optimis Meski Dihadapkan Tugas Sulit Lawan Persab Brebes U-17

    • calendar_month Jum, 3 Nov 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 285
    • 0Komentar

    PATI – Persipa Pati U-17 akan menjalani pertandingan krusialnya di Grup I babak 12 Besar Piala Soeratin U-17 2023 Zona Jawa Tengah, yang akan berlangsung di Stadion Joyokusumo Pati , Sabtu (04/11/2023). Meskipun mereka pada laga sebelumnya mengalami kekalahan 0-2 dari Persibangga Purbalingga U-17 Rabu (01/11/2023), Persipa Junior tetap penuh optimisme dalam menghadapi tugas sulit […]

  • Anggota Komisi D DPRD Pati Siap Jadi Dewan Penasihat Cabor, Dukung Kemajuan Olahraga Daerah

    Anggota Komisi D DPRD Pati Siap Jadi Dewan Penasihat Cabor, Dukung Kemajuan Olahraga Daerah

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 310
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Maulana Adika Prastya, menyatakan kesiapannya untuk berperan aktif dalam memajukan olahraga di Kabupaten Pati. Hal ini disampaikan saat menerima audiensi dari 50 pengurus Cabang Olahraga (Cabor) bersama KONI di Gedung DPRD Kabupaten Pati. Adika, yang berasal dari Fraksi Gerindra, mengungkapkan rasa terhormatnya atas kepercayaan yang diberikan kepadanya […]

  • Pilkada Jateng 2024: Perisai Demokrasi Bangsa Tegaskan Pentingnya Netralitas TNI-Polri

    Pilkada Jateng 2024: Perisai Demokrasi Bangsa Tegaskan Pentingnya Netralitas TNI-Polri

    • calendar_month Kam, 26 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 266
    • 0Komentar

    SEMARANG – Netralitas TNI dan Polri diuji dalam Pilkada Jawa Tengah 2024, menurut Ketua Pemantau Pemilihan Perisai Demokrasi Bangsa, M. Rikza Hasballa. “Pilkada Jawa Tengah merupakan momen penting bagi demokrasi bangsa. Keberhasilannya sangat bergantung pada terjaganya kondisi aman dan stabil, yang salah satunya diwujudkan melalui netralitas TNI dan Polri,” tegas Rikza pada Rabu (25/09/2024). Pernyataan […]

  • Tambak Udang Dilarang Kelestarian Karimunjawa Terjaga

    Tambak Udang Dilarang Kelestarian Karimunjawa Terjaga

    • calendar_month Ming, 7 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Pemandangan di pulau Menjangan kecil Karimunjawa/ INSTAGRAM @saiul038 Setelah ramai menjadi polemik akhirnya tambak udang di Karimunjawa dilarang. Hal ini merupakan buntut dari penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kabupaten Jepara 2023-2043 menjadi Perda, Kamis (4/5/2023). JEPARA – Dengan adanya penetapan perda itu, keberadaan tambak udang di wilayah Karimunjawa, […]

expand_less