Breaking News
light_mode

Komunitas LITBAR: Berjuang Melawan Adiksi Gawai Lewat Literasi

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
  • visibility 818

PATI – Sebuah komunitas literasi di Pati, Litbar, berhasil mengurangi ketergantungan anak-anak pada gawai dengan cara yang unik dan inspiratif.

Mereka menggelar sekolah literasi yang membimbing anak-anak sekolah dasar untuk menciptakan dan menerbitkan buku cerita mereka sendiri.

Hasilnya? Sebuah buku berjudul “Petualangan dalam Kabut Misteri” yang diluncurkan dengan penuh semangat oleh para siswa SDIT Bias Yaumi.

“Kemarin pada (2/2/2025) kita bersama-sama sudah launching buku Petualangan dalam Kabut Misteri. Ini karya yang dibuat bersama para siswa di SDIT Bias Yaumi,” ungkap Yoyok Dwi Prastyo, guru di SMAN 2 Pati sekaligus Ketua Komunitas Penggerak Literasi Litbar.

Sekolah literasi yang berlangsung selama sebulan ini tidak hanya mengisi liburan sekolah, tetapi juga menjadi terapi efektif untuk mengurangi kecanduan gawai. Total 8 cerita dengan 81 halaman berhasil dibukukan, sebuah pencapaian yang disambut antusias oleh siswa, guru, dan orang tua.

“Jadi sangat positif untuk mengurangi adiksi gawai. Biasanya kalau tidak ada kegiatan anak-anak kan main HP, nonton youtube atau lihat video di reels intagram dan sosial media lainnya,” tambah Yoyok.

Keberhasilan ini bahkan menarik perhatian orang tua yang memesan buku tersebut. Melihat karya anak-anak mereka, orang tua merasakan kebanggaan tersendiri.

“Mungkin hal ini menjadi kemewahan di tengah serbuan gawai kepada anak-anak,” kata Yoyok.

Namun, perjalanan ini tidak tanpa tantangan. Yoyok dan timnya harus mampu menyederhanakan materi kepenulisan yang kompleks agar mudah dipahami anak-anak pemula, serta menjaga motivasi mereka tetap tinggi.

“Tantangan lainnya adalah menyalakan motivasi anak-anak yang kadang kendor. Untuk itu kita selalu mencoba menghidupkan suasana dan membangun komunikasi yang baik,” jelasnya.

Yoyok menyoroti isu serius tentang kecanduan gawai di Indonesia, dengan rata-rata waktu penggunaan gawai lebih dari tiga jam per hari – salah satu yang tertinggi di dunia. Dampak negatifnya pun beragam, mulai dari gangguan mata hingga masalah perilaku.

“Orang tua harus mulai melek teknologi dan melakukan literasi digital untuk membersamai putra-putri yang bisa disebut digital native. Perlu dilakukan dialog antara orang tua dan anak mengenai penjadwalan dalam bergawai. Bila perlu, dibuat kesepakatan tentang pembatasan time screen,” terang Yoyok.

Ia juga menekankan peran negara dan pendidik dalam menciptakan ekosistem yang mendukung literasi, mencontohkan Swedia yang setelah bertahun-tahun berfokus pada digitalisasi pembelajaran, kini kembali menekankan pentingnya buku.

“Indonesia mungkin bisa belajar dari Swedia yang selama lima belas tahun ini telah mendigitalisasi pembelajaran, dan akhirnya mulai sadar dan berbenah untuk kembali kepada buku, anak tiri teknologi,” lanjutnya.

Yoyok menyimpulkan bahwa mengalihkan perhatian anak dengan kegiatan positif dan menciptakan rutinitas tanpa gawai adalah kunci. Literasi, khususnya membaca dan menulis, menjadi solusi yang efektif.

“Untuk itu, komunitas kami mencoba menginisiasi kegiatan literasi dengan tajuk LITBAR, yang merupakan akronim dari literasi bareng. Kami telah bekerja sama dengan berbagai komunitas sekaligus menggandeng institusi pendidikan guna menumbuhsuburkan gerakan literasi ini,” tutupnya.

Litbar sendiri telah berkolaborasi dengan beberapa sekolah di Pati, termasuk SDIT Abu Bakar Ash Shidiq, SMPTQ Ndholo Kusumo, SMP N Satu Atap Beketel, Rumah Qur’an Nurul ‘Ilmi, SMA N 1 Kajen Pekalongan, dan SDIT Bias Yaumi, untuk menyebarkan manfaat literasi.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sampah plastik menumpuk di pinggir jalan 

    Potensi Kerusakan Lingkungan di Masa Depan Akibat Sampah Plastik

    • calendar_month Kam, 27 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Sampah plastik menumpuk di pinggir jalan      Sampah plastik telah menjadi salah satu masalah lingkungan terbesar di dunia saat ini. Setiap tahun, jutaan ton sampah plastik dibuang ke lingkungan, termasuk lautan dan sungai, yang menyebabkan dampak negatif yang luas terhadap ekosistem alami dan kesehatan manusia. Jika tidak ditangani dengan serius, ada potensi kerusakan lingkungan […]

  • Layanan Bedah Onkologi dan Kemoterapi RSUD Pati Diresmikan

    Layanan Bedah Onkologi dan Kemoterapi RSUD Pati Diresmikan

    • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 321
    • 0Komentar

    RSUD Soewondo Pati Pelayanan kesehatan terhadap masyarakat terus ditingkatkan oleh RSUD Soewondo Pati. Terbaru rumah sakit tipe B ini meresmikan layanan onkologi dan kemoterapi. PATI – Bupati Haryanto bersama Wakil Bupati Saiful Arifin meresmikan layanan bedah onkologi dan kemoterapi di RSUD RAA Soewondo Pati, Rabu (25/5/2022). Peresmian layanan penyembuhan penyakit kanker ini antara lain dihadiri oleh […]

  • Akademi Persib Pati Juara IFC U-17, Pemkab Siapkan Dukungan Pembinaan Atlet Muda

    Akademi Persib Pati Juara IFC U-17, Pemkab Siapkan Dukungan Pembinaan Atlet Muda

    • calendar_month Sel, 13 Okt 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.859
    • 0Komentar

    PATI – Prestasi Akademi Persib Pati yang berhasil menjuarai IFC U-17 di Bali mendapat apresiasi dari Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. Ia mendorong para pemain akademi tersebut terus mengasah kemampuan agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional. Dorongan itu disampaikan Chandra saat menerima kunjungan Akademi Persib Pati di Ruang Pringgitan Kabupaten […]

  • DPRD Pati Dorong Penambahan Becak Listrik, 100 Unit Bakal Kembali Disalurkan

    DPRD Pati Dorong Penambahan Becak Listrik, 100 Unit Bakal Kembali Disalurkan

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.152
    • 0Komentar

    PATI – Bantuan becak listrik yang sebelumnya diterima masyarakat dinilai memberikan manfaat dalam menunjang aktivitas warga. Melihat pemanfaatan tersebut, DPRD Kabupaten Pati kembali mendorong adanya penambahan bantuan serupa untuk masyarakat. Wakil Ketua I DPRD Pati, Hardi, mengatakan pemerintah pusat berencana kembali memberikan bantuan becak listrik untuk Kabupaten Pati. Sebelumnya, sebanyak 100 unit telah disalurkan kepada […]

  • Dialog Kebangsaan Muhammadiyah Kudus: Dakwah Persyarikatan Berbasis Ekonomi dan Kemandirian

    Dialog Kebangsaan Muhammadiyah Kudus: Dakwah Persyarikatan Berbasis Ekonomi dan Kemandirian

    • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.088
    • 0Komentar

    KUDUS – Muhammadiyah Kudus menggelar Dialog Kebangsaan dengan tema “Peran Politik Ekonomi Kebangsaan Muhammadiyah dalam Memajukan Dakwah Persyarikatan” di Hotel Kenari Kudus, Minggu (30/11/2025). Acara ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat peran PCM, PRM, dan ranting sebagai garda terdepan dakwah persyarikatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ketua LHKP Muhammadiyah Kudus, Dr. Bonnix Maulana, menyampaikan bahwa […]

  • Ketua Komisi D DPRD Pati Dorong Perhatian Lebih untuk Sektor Pertanian Lain

    Ketua Komisi D DPRD Pati Dorong Perhatian Lebih untuk Sektor Pertanian Lain

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 275
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi D DPRD Pati, Muslihan, menekankan pentingnya pemerintah daerah untuk tidak hanya fokus pada padi, tetapi juga memperhatikan sektor pertanian lainnya. Hal ini disampaikan sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan nasional yang lebih komprehensif. Muslihan mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dalam mencanangkan program panen 10 ton padi per hektare. Menurutnya, program […]

expand_less