Breaking News
light_mode

Komunitas LITBAR: Berjuang Melawan Adiksi Gawai Lewat Literasi

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
  • visibility 805

PATI – Sebuah komunitas literasi di Pati, Litbar, berhasil mengurangi ketergantungan anak-anak pada gawai dengan cara yang unik dan inspiratif.

Mereka menggelar sekolah literasi yang membimbing anak-anak sekolah dasar untuk menciptakan dan menerbitkan buku cerita mereka sendiri.

Hasilnya? Sebuah buku berjudul “Petualangan dalam Kabut Misteri” yang diluncurkan dengan penuh semangat oleh para siswa SDIT Bias Yaumi.

“Kemarin pada (2/2/2025) kita bersama-sama sudah launching buku Petualangan dalam Kabut Misteri. Ini karya yang dibuat bersama para siswa di SDIT Bias Yaumi,” ungkap Yoyok Dwi Prastyo, guru di SMAN 2 Pati sekaligus Ketua Komunitas Penggerak Literasi Litbar.

Sekolah literasi yang berlangsung selama sebulan ini tidak hanya mengisi liburan sekolah, tetapi juga menjadi terapi efektif untuk mengurangi kecanduan gawai. Total 8 cerita dengan 81 halaman berhasil dibukukan, sebuah pencapaian yang disambut antusias oleh siswa, guru, dan orang tua.

“Jadi sangat positif untuk mengurangi adiksi gawai. Biasanya kalau tidak ada kegiatan anak-anak kan main HP, nonton youtube atau lihat video di reels intagram dan sosial media lainnya,” tambah Yoyok.

Keberhasilan ini bahkan menarik perhatian orang tua yang memesan buku tersebut. Melihat karya anak-anak mereka, orang tua merasakan kebanggaan tersendiri.

“Mungkin hal ini menjadi kemewahan di tengah serbuan gawai kepada anak-anak,” kata Yoyok.

Namun, perjalanan ini tidak tanpa tantangan. Yoyok dan timnya harus mampu menyederhanakan materi kepenulisan yang kompleks agar mudah dipahami anak-anak pemula, serta menjaga motivasi mereka tetap tinggi.

“Tantangan lainnya adalah menyalakan motivasi anak-anak yang kadang kendor. Untuk itu kita selalu mencoba menghidupkan suasana dan membangun komunikasi yang baik,” jelasnya.

Yoyok menyoroti isu serius tentang kecanduan gawai di Indonesia, dengan rata-rata waktu penggunaan gawai lebih dari tiga jam per hari – salah satu yang tertinggi di dunia. Dampak negatifnya pun beragam, mulai dari gangguan mata hingga masalah perilaku.

“Orang tua harus mulai melek teknologi dan melakukan literasi digital untuk membersamai putra-putri yang bisa disebut digital native. Perlu dilakukan dialog antara orang tua dan anak mengenai penjadwalan dalam bergawai. Bila perlu, dibuat kesepakatan tentang pembatasan time screen,” terang Yoyok.

Ia juga menekankan peran negara dan pendidik dalam menciptakan ekosistem yang mendukung literasi, mencontohkan Swedia yang setelah bertahun-tahun berfokus pada digitalisasi pembelajaran, kini kembali menekankan pentingnya buku.

“Indonesia mungkin bisa belajar dari Swedia yang selama lima belas tahun ini telah mendigitalisasi pembelajaran, dan akhirnya mulai sadar dan berbenah untuk kembali kepada buku, anak tiri teknologi,” lanjutnya.

Yoyok menyimpulkan bahwa mengalihkan perhatian anak dengan kegiatan positif dan menciptakan rutinitas tanpa gawai adalah kunci. Literasi, khususnya membaca dan menulis, menjadi solusi yang efektif.

“Untuk itu, komunitas kami mencoba menginisiasi kegiatan literasi dengan tajuk LITBAR, yang merupakan akronim dari literasi bareng. Kami telah bekerja sama dengan berbagai komunitas sekaligus menggandeng institusi pendidikan guna menumbuhsuburkan gerakan literasi ini,” tutupnya.

Litbar sendiri telah berkolaborasi dengan beberapa sekolah di Pati, termasuk SDIT Abu Bakar Ash Shidiq, SMPTQ Ndholo Kusumo, SMP N Satu Atap Beketel, Rumah Qur’an Nurul ‘Ilmi, SMA N 1 Kajen Pekalongan, dan SDIT Bias Yaumi, untuk menyebarkan manfaat literasi.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Edy Wuryanto: Gizi Sehat Kunci Lahirnya Generasi Cerdas dan Unggul, Atasi Stunting di Pati

    Edy Wuryanto: Gizi Sehat Kunci Lahirnya Generasi Cerdas dan Unggul, Atasi Stunting di Pati

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.357
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menggarisbawahi pentingnya perbaikan asupan gizi sebagai landasan utama dalam membentuk generasi muda yang lebih sehat dan berintelektual tinggi. Pernyataan ini disampaikan Edy dalam acara sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diselenggarakan bersama mitra kerja di Kabupaten Pati pada Minggu (15/2). Dalam kesempatan tersebut, Edy menyoroti […]

  • Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Bertambah Lagi Satu Pelapor

    Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Bertambah Lagi Satu Pelapor

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.966
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati kembali menerima tambahan laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Desa Telogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati. Penambahan laporan dari korban baru ini diterima pada Kamis (14/5/2026) di kantor Polresta Pati. Kapolresta Pati melalui Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal, AKP Iswantoro, menjelaskan bahwa kehadiran satu […]

  • Satreskrim Polresta Pati Amankan Pria Berinisial MB Terkait Senjata Tajam Saat Unjuk Rasa

    Satreskrim Polresta Pati Amankan Pria Berinisial MB Terkait Senjata Tajam Saat Unjuk Rasa

    • calendar_month Kam, 17 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.317
    • 0Komentar

    PATI — Kepolisian sedang mendalami dugaan pelanggaran pidana berupa membawa dan menguasai senjata tajam dalam sebuah aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Kantor Bank Mandiri Pati, Desa Puri, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 11.05 WIB. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pati bersama Tim Jatanras Polda Jawa Tengah […]

  • Komisi D Nilai Potensi Wisata Besar, tapi Kontribusi PAD Belum Maksimal

    Komisi D Nilai Potensi Wisata Besar, tapi Kontribusi PAD Belum Maksimal

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.619
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Adhi Pamungkas, menyoroti masih rendahnya kontribusi sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, potensi wisata di daerah ini sebenarnya sangat besar, namun belum mampu digarap secara maksimal hingga menghasilkan pendapatan yang optimal. Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini menilai, salah satu kendala utama dalam pengembangan pariwisata […]

  • Wartawan Jadi Korban Kekerasan, Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati Angkat Bicara

    Wartawan Jadi Korban Kekerasan, Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati Angkat Bicara

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 308
    • 0Komentar

    PATI – Dugaan praktik kekerasan terhadap wartawan mencoreng Gedung DPRD Kabupaten Pati pada Kamis (4/9/2025). Insiden ini terjadi saat sejumlah jurnalis berupaya mewawancarai Ketua Dewan Pengawas (Dewas) RSUD RAA Soewondo, Torang Manurung, yang memilih meninggalkan rapat Panitia Khusus (Pansus) Pemakzulan Bupati Pati Sudewo. Ketua Pansus Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyampaikan kecaman […]

  • Jokowi Dijadwalkan Hadiri Muktamar JATMI

    Jokowi Dijadwalkan Hadiri Muktamar JATMI

    • calendar_month Kam, 8 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Pembukaan muktamar Jam’iyyah Ahli Thoriqoh Mu’tabaroh Indonesia (JATMI) rencananya bakal dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, muktamar sendiri akan dilaksanakan di Ponpes AKN Marzuqi Dukuhseti Pati, pada, Sabtu (10 Maret 2018) mendatang. Hal itu disampaikan Ketua Umum JATMI, Abdul Rauf saat berkunjung di Ponpes AKN Marzuqi, Slempung, Dukuhseti, Pati, Selasa (6 Februari […]

expand_less