Breaking News
light_mode

Komunitas LITBAR: Berjuang Melawan Adiksi Gawai Lewat Literasi

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
  • visibility 836

PATI – Sebuah komunitas literasi di Pati, Litbar, berhasil mengurangi ketergantungan anak-anak pada gawai dengan cara yang unik dan inspiratif.

Mereka menggelar sekolah literasi yang membimbing anak-anak sekolah dasar untuk menciptakan dan menerbitkan buku cerita mereka sendiri.

Hasilnya? Sebuah buku berjudul “Petualangan dalam Kabut Misteri” yang diluncurkan dengan penuh semangat oleh para siswa SDIT Bias Yaumi.

“Kemarin pada (2/2/2025) kita bersama-sama sudah launching buku Petualangan dalam Kabut Misteri. Ini karya yang dibuat bersama para siswa di SDIT Bias Yaumi,” ungkap Yoyok Dwi Prastyo, guru di SMAN 2 Pati sekaligus Ketua Komunitas Penggerak Literasi Litbar.

Sekolah literasi yang berlangsung selama sebulan ini tidak hanya mengisi liburan sekolah, tetapi juga menjadi terapi efektif untuk mengurangi kecanduan gawai. Total 8 cerita dengan 81 halaman berhasil dibukukan, sebuah pencapaian yang disambut antusias oleh siswa, guru, dan orang tua.

“Jadi sangat positif untuk mengurangi adiksi gawai. Biasanya kalau tidak ada kegiatan anak-anak kan main HP, nonton youtube atau lihat video di reels intagram dan sosial media lainnya,” tambah Yoyok.

Keberhasilan ini bahkan menarik perhatian orang tua yang memesan buku tersebut. Melihat karya anak-anak mereka, orang tua merasakan kebanggaan tersendiri.

“Mungkin hal ini menjadi kemewahan di tengah serbuan gawai kepada anak-anak,” kata Yoyok.

Namun, perjalanan ini tidak tanpa tantangan. Yoyok dan timnya harus mampu menyederhanakan materi kepenulisan yang kompleks agar mudah dipahami anak-anak pemula, serta menjaga motivasi mereka tetap tinggi.

“Tantangan lainnya adalah menyalakan motivasi anak-anak yang kadang kendor. Untuk itu kita selalu mencoba menghidupkan suasana dan membangun komunikasi yang baik,” jelasnya.

Yoyok menyoroti isu serius tentang kecanduan gawai di Indonesia, dengan rata-rata waktu penggunaan gawai lebih dari tiga jam per hari – salah satu yang tertinggi di dunia. Dampak negatifnya pun beragam, mulai dari gangguan mata hingga masalah perilaku.

“Orang tua harus mulai melek teknologi dan melakukan literasi digital untuk membersamai putra-putri yang bisa disebut digital native. Perlu dilakukan dialog antara orang tua dan anak mengenai penjadwalan dalam bergawai. Bila perlu, dibuat kesepakatan tentang pembatasan time screen,” terang Yoyok.

Ia juga menekankan peran negara dan pendidik dalam menciptakan ekosistem yang mendukung literasi, mencontohkan Swedia yang setelah bertahun-tahun berfokus pada digitalisasi pembelajaran, kini kembali menekankan pentingnya buku.

“Indonesia mungkin bisa belajar dari Swedia yang selama lima belas tahun ini telah mendigitalisasi pembelajaran, dan akhirnya mulai sadar dan berbenah untuk kembali kepada buku, anak tiri teknologi,” lanjutnya.

Yoyok menyimpulkan bahwa mengalihkan perhatian anak dengan kegiatan positif dan menciptakan rutinitas tanpa gawai adalah kunci. Literasi, khususnya membaca dan menulis, menjadi solusi yang efektif.

“Untuk itu, komunitas kami mencoba menginisiasi kegiatan literasi dengan tajuk LITBAR, yang merupakan akronim dari literasi bareng. Kami telah bekerja sama dengan berbagai komunitas sekaligus menggandeng institusi pendidikan guna menumbuhsuburkan gerakan literasi ini,” tutupnya.

Litbar sendiri telah berkolaborasi dengan beberapa sekolah di Pati, termasuk SDIT Abu Bakar Ash Shidiq, SMPTQ Ndholo Kusumo, SMP N Satu Atap Beketel, Rumah Qur’an Nurul ‘Ilmi, SMA N 1 Kajen Pekalongan, dan SDIT Bias Yaumi, untuk menyebarkan manfaat literasi.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Dorong Jiwa Sportif Tinggi pada Atlet

    Anggota DPRD Pati Dorong Jiwa Sportif Tinggi pada Atlet

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 333
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, Endah Sri Wahyuningati, menekankan pentingnya jiwa sportifitas tinggi bagi para atlet. Ia mengingatkan bahwa hasil dalam kompetisi memang penting, namun proses dan perjuangan untuk meraihnya lebih utama. “Esensi sebuah kegiatan festival atau istilahnya kegiatan perlombaan pasti ada yang menang dan yang kalah,” ujar wakil rakyat yang […]

  • Hari Agraria Wabup Grobogan Minta Percepat PTSL dan Berantas Mafia Tanah

    Hari Agraria Wabup Grobogan Minta Percepat PTSL dan Berantas Mafia Tanah

    • calendar_month Sen, 26 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Wabup Grobogan Bambang Pujianto menyerahkan sertifikat khusus dalam acara Hari Agraria dan Tata Ruan tahun 2022 di kantor BPN Grobogan. Dalam momentum Hari Agraria dan Tata Ruang tahun 2022 Wakil Bupati Grobogan Bambang Pujianto mengajak secara bersama-sama untuk melaksanakan percepatan pendaftaran tanah melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Selain itu juga penyelesaian sengketa dan konflik […]

  • Surat Suara Pilgub Mulai Disortir

    Surat Suara Pilgub Mulai Disortir

    • calendar_month Rab, 23 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 283
    • 0Komentar

    PATI – Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah kian dekat. Saat ini KPU Kabupaten Pati telah memasuki beberapa tahapan penting. Tahapan itu diantaranya adalah penyortiran dan pelipatan surat suara. Rencananya kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 21 Mei hingga 25 Mei 2018. Ketua KPU Kabupaten Pati Much Nasich melalui anggota KPU divisi logistik Umi Nadliroh menyampaikan, terkait dengan […]

  • Bupati Pati Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Keterbukaan Informasi

    Bupati Pati Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Keterbukaan Informasi

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 327
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, menghadiri Visitasi Penilaian Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 di Ruang Pragola, Setda Kabupaten Pati. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah untuk mengevaluasi transparansi dan akuntabilitas informasi publik di Pemerintah Kabupaten Pati, Selasa (21/10/2025). Dalam acara tersebut, Sudewo menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Pati menyambut baik penilaian ini dan […]

  • Polres Jepara Ungkap Kasus Pencabulan Anak di Kalinyamatan

    Polres Jepara Ungkap Kasus Pencabulan Anak di Kalinyamatan

    • calendar_month Sen, 4 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Ungkap kasus pencabulan oleh Polres Jepara Polres Jepara berhasil meringkus pelaku pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri. Peristiwa pencabulan terjadi di rumah tersangka. Entah apa yang ada di pikirannya sehingga tega melakukan hal keji demikian. JEPARA – Kasus pencabulan terhadap seorang gadis berusia 12 tahun di Jepara berhasil diungkap oleh Satreskrim Polres Jepara. Diketahui, pelaku pencabulan […]

  • Anggota DPRD Pati, Muntamah Minta Orang Tua Cek Handphone Anak untuk Cegah Dampak Negatif

    Anggota DPRD Pati, Muntamah Minta Orang Tua Cek Handphone Anak untuk Cegah Dampak Negatif

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 320
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Muntamah, mengingatkan orang tua untuk selalu mengecek Handphone anak. Hal ini bertujuan untuk mengetahui isi yang ada di Handphone anak dan meminimalisir terjadinya hal-hal di luar kendali orang tua. “Walaupun lagi tidak sekolah, anak-anak harus dalam pantauan orang tua,” kata Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini. […]

expand_less