Breaking News
light_mode

Komunitas LITBAR: Berjuang Melawan Adiksi Gawai Lewat Literasi

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
  • visibility 744

PATI – Sebuah komunitas literasi di Pati, Litbar, berhasil mengurangi ketergantungan anak-anak pada gawai dengan cara yang unik dan inspiratif.

Mereka menggelar sekolah literasi yang membimbing anak-anak sekolah dasar untuk menciptakan dan menerbitkan buku cerita mereka sendiri.

Hasilnya? Sebuah buku berjudul “Petualangan dalam Kabut Misteri” yang diluncurkan dengan penuh semangat oleh para siswa SDIT Bias Yaumi.

“Kemarin pada (2/2/2025) kita bersama-sama sudah launching buku Petualangan dalam Kabut Misteri. Ini karya yang dibuat bersama para siswa di SDIT Bias Yaumi,” ungkap Yoyok Dwi Prastyo, guru di SMAN 2 Pati sekaligus Ketua Komunitas Penggerak Literasi Litbar.

Sekolah literasi yang berlangsung selama sebulan ini tidak hanya mengisi liburan sekolah, tetapi juga menjadi terapi efektif untuk mengurangi kecanduan gawai. Total 8 cerita dengan 81 halaman berhasil dibukukan, sebuah pencapaian yang disambut antusias oleh siswa, guru, dan orang tua.

“Jadi sangat positif untuk mengurangi adiksi gawai. Biasanya kalau tidak ada kegiatan anak-anak kan main HP, nonton youtube atau lihat video di reels intagram dan sosial media lainnya,” tambah Yoyok.

Keberhasilan ini bahkan menarik perhatian orang tua yang memesan buku tersebut. Melihat karya anak-anak mereka, orang tua merasakan kebanggaan tersendiri.

“Mungkin hal ini menjadi kemewahan di tengah serbuan gawai kepada anak-anak,” kata Yoyok.

Namun, perjalanan ini tidak tanpa tantangan. Yoyok dan timnya harus mampu menyederhanakan materi kepenulisan yang kompleks agar mudah dipahami anak-anak pemula, serta menjaga motivasi mereka tetap tinggi.

“Tantangan lainnya adalah menyalakan motivasi anak-anak yang kadang kendor. Untuk itu kita selalu mencoba menghidupkan suasana dan membangun komunikasi yang baik,” jelasnya.

Yoyok menyoroti isu serius tentang kecanduan gawai di Indonesia, dengan rata-rata waktu penggunaan gawai lebih dari tiga jam per hari – salah satu yang tertinggi di dunia. Dampak negatifnya pun beragam, mulai dari gangguan mata hingga masalah perilaku.

“Orang tua harus mulai melek teknologi dan melakukan literasi digital untuk membersamai putra-putri yang bisa disebut digital native. Perlu dilakukan dialog antara orang tua dan anak mengenai penjadwalan dalam bergawai. Bila perlu, dibuat kesepakatan tentang pembatasan time screen,” terang Yoyok.

Ia juga menekankan peran negara dan pendidik dalam menciptakan ekosistem yang mendukung literasi, mencontohkan Swedia yang setelah bertahun-tahun berfokus pada digitalisasi pembelajaran, kini kembali menekankan pentingnya buku.

“Indonesia mungkin bisa belajar dari Swedia yang selama lima belas tahun ini telah mendigitalisasi pembelajaran, dan akhirnya mulai sadar dan berbenah untuk kembali kepada buku, anak tiri teknologi,” lanjutnya.

Yoyok menyimpulkan bahwa mengalihkan perhatian anak dengan kegiatan positif dan menciptakan rutinitas tanpa gawai adalah kunci. Literasi, khususnya membaca dan menulis, menjadi solusi yang efektif.

“Untuk itu, komunitas kami mencoba menginisiasi kegiatan literasi dengan tajuk LITBAR, yang merupakan akronim dari literasi bareng. Kami telah bekerja sama dengan berbagai komunitas sekaligus menggandeng institusi pendidikan guna menumbuhsuburkan gerakan literasi ini,” tutupnya.

Litbar sendiri telah berkolaborasi dengan beberapa sekolah di Pati, termasuk SDIT Abu Bakar Ash Shidiq, SMPTQ Ndholo Kusumo, SMP N Satu Atap Beketel, Rumah Qur’an Nurul ‘Ilmi, SMA N 1 Kajen Pekalongan, dan SDIT Bias Yaumi, untuk menyebarkan manfaat literasi.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membanggakan Kwarcab Pati Tergiat Pramuka Jateng

    Membanggakan Kwarcab Pati Tergiat Pramuka Jateng

    • calendar_month Kam, 1 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 325
    • 0Komentar

      Kwarcab Pramuka Kabupaten Pati menerima penghargaan sebagai yang tergiat di Jawa Tengah bidang abdimas. BOYOLALI – Pramuka Kwarcab Pati kembali menerima penghargaan sebagai yang tergiat bidang abdimas Kwarda Jawa Tengah. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Ketua Kwarda Jawa Tengah Atiqoh Ganjar Pranowo. Penghargaan ini dirasa spesial setelah menunggu lebih dari satu dekade, akhirnya kwartir […]

  • Satpolairud Polresta Pati Gelar Polisi Sahabat Anak di TK Kemala Bhayangkari

    Satpolairud Polresta Pati Gelar Polisi Sahabat Anak di TK Kemala Bhayangkari

    • calendar_month Kam, 20 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.788
    • 0Komentar

    PATI – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Pati menggelar kegiatan Polisi Sahabat Anak di TK Kemala Bhayangkari 42 dan 43 Pati, Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB ini diikuti 182 siswa, bertujuan menumbuhkan rasa cinta dan kepercayaan kepada Polri sekaligus memberikan pemahaman keselamatan di lingkungan perairan sejak usia dini. Hadir […]

  • DPRD Pati Dorong Pemkab Tingkatkan Pendapatan Sektor Pajak Daerah

    DPRD Pati Dorong Pemkab Tingkatkan Pendapatan Sektor Pajak Daerah

    • calendar_month Jum, 27 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 337
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Hardi, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Sementara, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk mengoptimalkan sektor pajak daerah guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurut Hardi, potensi pajak daerah yang belum sepenuhnya tergali dapat menjadi sumber pendapatan yang signifikan. “Saya mendorong Pemkab untuk mengoptimalkan sektor pajak daerah,” tegasnya. “Pajak […]

  • Pemkab Pati Tegaskan Pengangkatan Direktur RSUD RAA Soewondo Sesuai Aturan

    Pemkab Pati Tegaskan Pengangkatan Direktur RSUD RAA Soewondo Sesuai Aturan

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 318
    • 0Komentar

    PATI – Polemik pengangkatan dr. Rini sebagai Direktur RSUD RAA Soewondo Pati telah mendapat klarifikasi resmi dari Pemerintah Kabupaten Pati. Plt Sekretaris Daerah Pati, Riyoso, Jumat (4/7), menegaskan bahwa proses pengangkatan tersebut sepenuhnya sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Klarifikasi disampaikan langsung Riyoso di Ruang Sekda Pati menanggapi pemberitaan yang beredar di masyarakat. “Pengangkatan dr. […]

  • Kecelakaan Kapal di Perairan Banyutowo, Satpolairud Polresta Pati Lakukan Pencarian Korban

    Kecelakaan Kapal di Perairan Banyutowo, Satpolairud Polresta Pati Lakukan Pencarian Korban

    • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 268
    • 0Komentar

      PATI – Satpolairud Polresta Pati tengah menangani kecelakaan laut yang terjadi di perairan Banyutowo, sekitar 800 meter dari alur Sungai Alas Dowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada Kamis siang (27/3/2025). Insiden tersebut melibatkan dua kapal nelayan tradisional, yakni KM Mas Biru GT 3 dan Kapal Garut Bukur. Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol […]

  • Ketua DPRD Pati Ingatkan Potensi Bencana Akibat Buang Sampah Sembarangan

    Ketua DPRD Pati Ingatkan Potensi Bencana Akibat Buang Sampah Sembarangan

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 307
    • 0Komentar

    PATI – Ali Badrudin, Ketua DPRD Kabupaten Pati, kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, kebiasaan buruk membuang sampah di tepi jalan atau sungai masih menjadi pemandangan umum di Kabupaten Pati. Ali mencontohkan bencana banjir bandang yang kerap melanda Kabupaten Pati. Salah satu penyebabnya adalah tumpukan sampah yang […]

expand_less