Breaking News
light_mode

Komunitas LITBAR: Berjuang Melawan Adiksi Gawai Lewat Literasi

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
  • visibility 812

PATI – Sebuah komunitas literasi di Pati, Litbar, berhasil mengurangi ketergantungan anak-anak pada gawai dengan cara yang unik dan inspiratif.

Mereka menggelar sekolah literasi yang membimbing anak-anak sekolah dasar untuk menciptakan dan menerbitkan buku cerita mereka sendiri.

Hasilnya? Sebuah buku berjudul “Petualangan dalam Kabut Misteri” yang diluncurkan dengan penuh semangat oleh para siswa SDIT Bias Yaumi.

“Kemarin pada (2/2/2025) kita bersama-sama sudah launching buku Petualangan dalam Kabut Misteri. Ini karya yang dibuat bersama para siswa di SDIT Bias Yaumi,” ungkap Yoyok Dwi Prastyo, guru di SMAN 2 Pati sekaligus Ketua Komunitas Penggerak Literasi Litbar.

Sekolah literasi yang berlangsung selama sebulan ini tidak hanya mengisi liburan sekolah, tetapi juga menjadi terapi efektif untuk mengurangi kecanduan gawai. Total 8 cerita dengan 81 halaman berhasil dibukukan, sebuah pencapaian yang disambut antusias oleh siswa, guru, dan orang tua.

“Jadi sangat positif untuk mengurangi adiksi gawai. Biasanya kalau tidak ada kegiatan anak-anak kan main HP, nonton youtube atau lihat video di reels intagram dan sosial media lainnya,” tambah Yoyok.

Keberhasilan ini bahkan menarik perhatian orang tua yang memesan buku tersebut. Melihat karya anak-anak mereka, orang tua merasakan kebanggaan tersendiri.

“Mungkin hal ini menjadi kemewahan di tengah serbuan gawai kepada anak-anak,” kata Yoyok.

Namun, perjalanan ini tidak tanpa tantangan. Yoyok dan timnya harus mampu menyederhanakan materi kepenulisan yang kompleks agar mudah dipahami anak-anak pemula, serta menjaga motivasi mereka tetap tinggi.

“Tantangan lainnya adalah menyalakan motivasi anak-anak yang kadang kendor. Untuk itu kita selalu mencoba menghidupkan suasana dan membangun komunikasi yang baik,” jelasnya.

Yoyok menyoroti isu serius tentang kecanduan gawai di Indonesia, dengan rata-rata waktu penggunaan gawai lebih dari tiga jam per hari – salah satu yang tertinggi di dunia. Dampak negatifnya pun beragam, mulai dari gangguan mata hingga masalah perilaku.

“Orang tua harus mulai melek teknologi dan melakukan literasi digital untuk membersamai putra-putri yang bisa disebut digital native. Perlu dilakukan dialog antara orang tua dan anak mengenai penjadwalan dalam bergawai. Bila perlu, dibuat kesepakatan tentang pembatasan time screen,” terang Yoyok.

Ia juga menekankan peran negara dan pendidik dalam menciptakan ekosistem yang mendukung literasi, mencontohkan Swedia yang setelah bertahun-tahun berfokus pada digitalisasi pembelajaran, kini kembali menekankan pentingnya buku.

“Indonesia mungkin bisa belajar dari Swedia yang selama lima belas tahun ini telah mendigitalisasi pembelajaran, dan akhirnya mulai sadar dan berbenah untuk kembali kepada buku, anak tiri teknologi,” lanjutnya.

Yoyok menyimpulkan bahwa mengalihkan perhatian anak dengan kegiatan positif dan menciptakan rutinitas tanpa gawai adalah kunci. Literasi, khususnya membaca dan menulis, menjadi solusi yang efektif.

“Untuk itu, komunitas kami mencoba menginisiasi kegiatan literasi dengan tajuk LITBAR, yang merupakan akronim dari literasi bareng. Kami telah bekerja sama dengan berbagai komunitas sekaligus menggandeng institusi pendidikan guna menumbuhsuburkan gerakan literasi ini,” tutupnya.

Litbar sendiri telah berkolaborasi dengan beberapa sekolah di Pati, termasuk SDIT Abu Bakar Ash Shidiq, SMPTQ Ndholo Kusumo, SMP N Satu Atap Beketel, Rumah Qur’an Nurul ‘Ilmi, SMA N 1 Kajen Pekalongan, dan SDIT Bias Yaumi, untuk menyebarkan manfaat literasi.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Komisi C DPRD Pati : Langkah Sederhana Berbelanja di PKL Sangat Berdampak bagi Pelaku Usaha Kecil

    Ketua Komisi C DPRD Pati : Langkah Sederhana Berbelanja di PKL Sangat Berdampak bagi Pelaku Usaha Kecil

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.646
    • 0Komentar

    PATI – Melihat peran strategis usaha mikro, kecil, dan menengah dalam menopang perekonomian warga, Ketua Komisi C DPRD Pati Joni Kurnianto mengajak masyarakat memberikan dukungan nyata dengan berbelanja langsung ke pedagang kaki lima dan pelaku usaha lokal. Langkah sederhana ini dinilai mampu menggerakkan perputaran uang di tingkat akar rumput. Ajakan itu disampaikan Joni saat mengunjungi […]

  • Semangat Merdeka dari Desa Penghasil Pemain Bola

    Semangat Merdeka dari Desa Penghasil Pemain Bola

    • calendar_month Jum, 20 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 327
    • 0Komentar

      Suasana lapangan sepakbola Desa Trangkil, Pati saat Agustusan 2021. Desa/Kecamatan Trangkil di Kabupaten Pati dikenal luas sebagai desa penghasil pemain bola. Dari masa ke masa selalu lahir pemain sepakbola yang meramaikan geliat sepakbola nasional. Di bulan Kemerdekaan ini, lapangan yang menjadi tempat berlatih dihias 76 bendera merah putih. Sebagai semangat untuk bekerja keras menjadi […]

  • Lesbumi Kudus Perkenalkan Tema Antroposantri untuk Writers Festival ke-2

    Lesbumi Kudus Perkenalkan Tema Antroposantri untuk Writers Festival ke-2

    • calendar_month Sen, 19 Okt 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 103.006
    • 0Komentar

    KUDUS – Lesbumi Kudus mulai memperkenalkan konsep Lesbumi Writers Festival (LWF) ke-2 yang mengusung tema Antroposantri. Tema ini menjadi pembeda dari penyelenggaraan tahun sebelumnya yang berfokus pada penelusuran jejak sastra pesisir. Pengenalan tema tersebut dilakukan melalui kegiatan Soft Launching LWF ke-2 di Gedung NU Center, Kudus, Sabtu (17/10/2026) malam. Acara ini dihadiri pengurus Lesbumi, pegiat […]

  • Aktris Happy Salma Taklukkan Gugup, Pukau Penonton dengan Nyai Ontosoroh

    Aktris Happy Salma Taklukkan Gugup, Pukau Penonton dengan Nyai Ontosoroh

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 316
    • 0Komentar

    BLORA – Aktris kenamaan Happy Salma mengaku gugup saat membawakan monolog Nyai Ontosoroh di Pendopo Kabupaten Blora, Jumat (7/2/2025) malam. Pementasan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Seabad Pramoedya Ananta Toer. Kehadiran Bupati Blora, Arief Rohman, beserta istri, dan para penikmat seni dari berbagai kalangan, termasuk keluarga Pram, turut menambah suasana khidmat. Gugupnya Happy Salma […]

  • Sosialisasikan Pilgub Jateng, KPU Gandeng Komunitas Vespa

    Sosialisasikan Pilgub Jateng, KPU Gandeng Komunitas Vespa

    • calendar_month Rab, 9 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 285
    • 0Komentar

    PATI – Ribuan pengendara Vespa banjiri jalanan di Kota Pati, Minggu (6/5/18) sore kemarin. Selain melakukan kampanye safety riding, kegiatan yang bekerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pati itu pun juga untuk mensosialisasikan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2018 yang akan dihelat pada 27 juni mendatang. Komisioner KPU Pati, Imbang Setiawan mengatakan, pihaknya mengaku bisa belajar dari prinsip yang […]

  • Suluk Maleman, Kepekokan Massal Melanda Bangsa

    Suluk Maleman, Kepekokan Massal Melanda Bangsa

    • calendar_month Sab, 28 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

    PATI – Ngaji budaya Suluk Maleman kembali hadir. Di edisi yang ke 76 itu, Suluk Maleman hadir mengolah rasa para jamaah dengan tema Zaman Pekok Now, Sabtu (21/4) malam lalu di Rumah Adab Indonesia Mulia Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 70. Suguhan musik khas ala Orkes Puisi Sampak Gusuran membuka acara itu. lagu-lagu soal kritik soal […]

expand_less