Breaking News
light_mode

Komunitas LITBAR: Berjuang Melawan Adiksi Gawai Lewat Literasi

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
  • visibility 789

PATI – Sebuah komunitas literasi di Pati, Litbar, berhasil mengurangi ketergantungan anak-anak pada gawai dengan cara yang unik dan inspiratif.

Mereka menggelar sekolah literasi yang membimbing anak-anak sekolah dasar untuk menciptakan dan menerbitkan buku cerita mereka sendiri.

Hasilnya? Sebuah buku berjudul “Petualangan dalam Kabut Misteri” yang diluncurkan dengan penuh semangat oleh para siswa SDIT Bias Yaumi.

“Kemarin pada (2/2/2025) kita bersama-sama sudah launching buku Petualangan dalam Kabut Misteri. Ini karya yang dibuat bersama para siswa di SDIT Bias Yaumi,” ungkap Yoyok Dwi Prastyo, guru di SMAN 2 Pati sekaligus Ketua Komunitas Penggerak Literasi Litbar.

Sekolah literasi yang berlangsung selama sebulan ini tidak hanya mengisi liburan sekolah, tetapi juga menjadi terapi efektif untuk mengurangi kecanduan gawai. Total 8 cerita dengan 81 halaman berhasil dibukukan, sebuah pencapaian yang disambut antusias oleh siswa, guru, dan orang tua.

“Jadi sangat positif untuk mengurangi adiksi gawai. Biasanya kalau tidak ada kegiatan anak-anak kan main HP, nonton youtube atau lihat video di reels intagram dan sosial media lainnya,” tambah Yoyok.

Keberhasilan ini bahkan menarik perhatian orang tua yang memesan buku tersebut. Melihat karya anak-anak mereka, orang tua merasakan kebanggaan tersendiri.

“Mungkin hal ini menjadi kemewahan di tengah serbuan gawai kepada anak-anak,” kata Yoyok.

Namun, perjalanan ini tidak tanpa tantangan. Yoyok dan timnya harus mampu menyederhanakan materi kepenulisan yang kompleks agar mudah dipahami anak-anak pemula, serta menjaga motivasi mereka tetap tinggi.

“Tantangan lainnya adalah menyalakan motivasi anak-anak yang kadang kendor. Untuk itu kita selalu mencoba menghidupkan suasana dan membangun komunikasi yang baik,” jelasnya.

Yoyok menyoroti isu serius tentang kecanduan gawai di Indonesia, dengan rata-rata waktu penggunaan gawai lebih dari tiga jam per hari – salah satu yang tertinggi di dunia. Dampak negatifnya pun beragam, mulai dari gangguan mata hingga masalah perilaku.

“Orang tua harus mulai melek teknologi dan melakukan literasi digital untuk membersamai putra-putri yang bisa disebut digital native. Perlu dilakukan dialog antara orang tua dan anak mengenai penjadwalan dalam bergawai. Bila perlu, dibuat kesepakatan tentang pembatasan time screen,” terang Yoyok.

Ia juga menekankan peran negara dan pendidik dalam menciptakan ekosistem yang mendukung literasi, mencontohkan Swedia yang setelah bertahun-tahun berfokus pada digitalisasi pembelajaran, kini kembali menekankan pentingnya buku.

“Indonesia mungkin bisa belajar dari Swedia yang selama lima belas tahun ini telah mendigitalisasi pembelajaran, dan akhirnya mulai sadar dan berbenah untuk kembali kepada buku, anak tiri teknologi,” lanjutnya.

Yoyok menyimpulkan bahwa mengalihkan perhatian anak dengan kegiatan positif dan menciptakan rutinitas tanpa gawai adalah kunci. Literasi, khususnya membaca dan menulis, menjadi solusi yang efektif.

“Untuk itu, komunitas kami mencoba menginisiasi kegiatan literasi dengan tajuk LITBAR, yang merupakan akronim dari literasi bareng. Kami telah bekerja sama dengan berbagai komunitas sekaligus menggandeng institusi pendidikan guna menumbuhsuburkan gerakan literasi ini,” tutupnya.

Litbar sendiri telah berkolaborasi dengan beberapa sekolah di Pati, termasuk SDIT Abu Bakar Ash Shidiq, SMPTQ Ndholo Kusumo, SMP N Satu Atap Beketel, Rumah Qur’an Nurul ‘Ilmi, SMA N 1 Kajen Pekalongan, dan SDIT Bias Yaumi, untuk menyebarkan manfaat literasi.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dukung Pelestarian Sedekah Laut Juwana, Tradisi Budaya yang Harus Dijaga

    DPRD Pati Dukung Pelestarian Sedekah Laut Juwana, Tradisi Budaya yang Harus Dijaga

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.938
    • 0Komentar

    PATI – Tradisi Sedekah Laut Juwana sebagai warisan budaya turun-temurun mendapatkan dukungan penuh dari DPRD Pati. Pada Minggu (29/3/2026), prosesi tradisi ini digelar dengan khidmat dan kemeriahan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) 2 Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, dengan kehadiran langsung Anggota Komisi B DPRD Pati Sudi Rustanto beserta Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra. Acara […]

  • Merayakan Rutinitas

    Merayakan Rutinitas

    • calendar_month Sab, 20 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 373
    • 0Komentar

    DOKUMEN PRIBADI Pada akhirnya, kita memang akan melakukan rutinitas semata. Menggelar hajatan pemilihan, dengan berharap pimpinan ideal didapat. Akan tetapi yang terjadi tetaplah sama. Tak kunjung mendapat pimpinan seperti apa yang diangankan. Pada tahun 2018 ini, memang akan digelar pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di 171 daerah di Indonesia. Ada 17 provinsi, 39 kota, dan […]

  • Rehabilitasi Lahan Kritis Lestarikan Hutan Muria

    Rehabilitasi Lahan Kritis Lestarikan Hutan Muria

    • calendar_month Sen, 21 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 281
    • 0Komentar

      Aksi tanam pohon di kawasan Pegunungan Muria/zacki_fuad JEPARA – Penanaman ratusan bibit pohon dilakukan di kawasan Gunung Muria di Desa Tempur Kecamatan Keling, pada 19-20 Maret 2022 kemarin. Kegiatan ini dilakukan oleh Wahana Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup (Wapalhi) Unisnu Jepara bersama para pecinta alam lainnya. Aksi penanaman pohon ini sebagai bentuk komitmen dalam […]

  • DPRD Pati Tekankan Kualitas Pembangunan Jalan Jangan Asal

    DPRD Pati Tekankan Kualitas Pembangunan Jalan Jangan Asal

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.215
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menekankan pentingnya standar kualitas tinggi dalam pembangunan infrastruktur jalan yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. Politisi Fraksi PDIP ini meminta agar pengerjaan proyek tidak dilakukan secara asal-asalan demi kepentingan jangka panjang masyarakat. Hal itu disampaikannya merespons kondisi jalan di sejumlah wilayah yang dinilai belum maksimal, bahkan […]

  • Arsip berita demo besar - besaran 13 Agustus dari koran Tribun Jateng.

    Arsip Aksi Demo 13 Agustus Lengserkan Bupati Pati Sudewo di Tribun Jateng

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Pada tanggal 13 Agustus 2025 ribuan orang mengadakan unjuk rasa besar – besaran. Menuntut Bupati Pati Sudewo lengser dari jabatannya. Kemarahan ribuan orang ini dipicu berbagai kebijakan kontroversial, salah satunya kenaikan PBB P2 sebesar 250%. Meskipun kebijakan ini dibatalkan, warga tetap marah dan menuntut Sudewo lengser. Sumber : Tribun Jateng edisi 14 Agustus 2025

  • INSTAGRAM @affu23championshipofficial

    Tampil Superior Timnas Indonesia Hajar Thailand 3-1

    • calendar_month Kam, 24 Agu 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 279
    • 0Komentar

    INSTAGRAM @affu23championshipofficial Jarang sekali timnas Indonesia tampil Superior di hadapan timnas Thailand. Namun laga semifinal Piala AFF U-23 tahun 2023 menampilkan permainan apik timnas Indonesia yang menghajar Thailand dengan skor 3-1. Thailand tak berkutik saat menghadapi Garuda Muda di Rayong Provincial Stadium, Kamis (24/8/2023). Di hadapan ratusan pendukungnya seakan timnas Thailand melempem.  Indonesia unggul pertama […]

expand_less