Breaking News
light_mode

Komunitas LITBAR: Berjuang Melawan Adiksi Gawai Lewat Literasi

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
  • visibility 759

PATI – Sebuah komunitas literasi di Pati, Litbar, berhasil mengurangi ketergantungan anak-anak pada gawai dengan cara yang unik dan inspiratif.

Mereka menggelar sekolah literasi yang membimbing anak-anak sekolah dasar untuk menciptakan dan menerbitkan buku cerita mereka sendiri.

Hasilnya? Sebuah buku berjudul “Petualangan dalam Kabut Misteri” yang diluncurkan dengan penuh semangat oleh para siswa SDIT Bias Yaumi.

“Kemarin pada (2/2/2025) kita bersama-sama sudah launching buku Petualangan dalam Kabut Misteri. Ini karya yang dibuat bersama para siswa di SDIT Bias Yaumi,” ungkap Yoyok Dwi Prastyo, guru di SMAN 2 Pati sekaligus Ketua Komunitas Penggerak Literasi Litbar.

Sekolah literasi yang berlangsung selama sebulan ini tidak hanya mengisi liburan sekolah, tetapi juga menjadi terapi efektif untuk mengurangi kecanduan gawai. Total 8 cerita dengan 81 halaman berhasil dibukukan, sebuah pencapaian yang disambut antusias oleh siswa, guru, dan orang tua.

“Jadi sangat positif untuk mengurangi adiksi gawai. Biasanya kalau tidak ada kegiatan anak-anak kan main HP, nonton youtube atau lihat video di reels intagram dan sosial media lainnya,” tambah Yoyok.

Keberhasilan ini bahkan menarik perhatian orang tua yang memesan buku tersebut. Melihat karya anak-anak mereka, orang tua merasakan kebanggaan tersendiri.

“Mungkin hal ini menjadi kemewahan di tengah serbuan gawai kepada anak-anak,” kata Yoyok.

Namun, perjalanan ini tidak tanpa tantangan. Yoyok dan timnya harus mampu menyederhanakan materi kepenulisan yang kompleks agar mudah dipahami anak-anak pemula, serta menjaga motivasi mereka tetap tinggi.

“Tantangan lainnya adalah menyalakan motivasi anak-anak yang kadang kendor. Untuk itu kita selalu mencoba menghidupkan suasana dan membangun komunikasi yang baik,” jelasnya.

Yoyok menyoroti isu serius tentang kecanduan gawai di Indonesia, dengan rata-rata waktu penggunaan gawai lebih dari tiga jam per hari – salah satu yang tertinggi di dunia. Dampak negatifnya pun beragam, mulai dari gangguan mata hingga masalah perilaku.

“Orang tua harus mulai melek teknologi dan melakukan literasi digital untuk membersamai putra-putri yang bisa disebut digital native. Perlu dilakukan dialog antara orang tua dan anak mengenai penjadwalan dalam bergawai. Bila perlu, dibuat kesepakatan tentang pembatasan time screen,” terang Yoyok.

Ia juga menekankan peran negara dan pendidik dalam menciptakan ekosistem yang mendukung literasi, mencontohkan Swedia yang setelah bertahun-tahun berfokus pada digitalisasi pembelajaran, kini kembali menekankan pentingnya buku.

“Indonesia mungkin bisa belajar dari Swedia yang selama lima belas tahun ini telah mendigitalisasi pembelajaran, dan akhirnya mulai sadar dan berbenah untuk kembali kepada buku, anak tiri teknologi,” lanjutnya.

Yoyok menyimpulkan bahwa mengalihkan perhatian anak dengan kegiatan positif dan menciptakan rutinitas tanpa gawai adalah kunci. Literasi, khususnya membaca dan menulis, menjadi solusi yang efektif.

“Untuk itu, komunitas kami mencoba menginisiasi kegiatan literasi dengan tajuk LITBAR, yang merupakan akronim dari literasi bareng. Kami telah bekerja sama dengan berbagai komunitas sekaligus menggandeng institusi pendidikan guna menumbuhsuburkan gerakan literasi ini,” tutupnya.

Litbar sendiri telah berkolaborasi dengan beberapa sekolah di Pati, termasuk SDIT Abu Bakar Ash Shidiq, SMPTQ Ndholo Kusumo, SMP N Satu Atap Beketel, Rumah Qur’an Nurul ‘Ilmi, SMA N 1 Kajen Pekalongan, dan SDIT Bias Yaumi, untuk menyebarkan manfaat literasi.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ali Badrudin: Perangkat Desa Harus Netral dan Jaga Kondusivitas di Pilkada 2024

    Ali Badrudin: Perangkat Desa Harus Netral dan Jaga Kondusivitas di Pilkada 2024

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 274
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati sekaligus Ketua Sementara DPRD Pati, Ali Badrudin, kembali mengingatkan perangkat desa di Kabupaten Pati untuk menjaga kondusivitas dan netralitas di tahun politik menjelang Pilkada 2024. “Perbedaan pandangan politik seringkali menjadi pemicu sekat antar masyarakat. Untuk itu, edukasi politik yang baik dan upaya pengamanan dari pihak pemerintah desa sangat penting untuk […]

  • Instagram Yoga With Kasandra

    Daftar Olahraga yang Ideal untuk Ibu Muda

    • calendar_month Kam, 3 Agu 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Instagram Yoga With Kasandra Bagi ibu muda, menjaga kesehatan dan kebugaran adalah kunci untuk mengatasi tuntutan sehari-hari dengan penuh energi. Olahraga tidak hanya memberikan manfaat fisik, tetapi juga dapat meningkatkan mood dan membantu mengatasi stres. Dalam artikel ini, kami akan membahas beberapa jenis olahraga yang cocok untuk ibu muda. 1. Yoga : Yoga adalah kombinasi […]

  • Stop kekerasan terhadap jurnalis.

    KKJ Jateng DIY Kecam Arogansi Ormas, Intimidasi Jurnalis Tribun Jateng di Kudus

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Peristiwa intimidasi yang menimpa seorang jurnalis di kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kudus dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Muria Raya di Desa Demaan, Kecamatan Kota Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mendapat perhatian luas. Sejumlah pihak mengecam tindakan intimidasi tersebut, dan menyebut hal itu berpotensi melanggar UU Pers. Hal itu terungkap dalam siaran pers dari […]

  • Analisa Peluang Promosi Persijap Jepara ke Liga 1 : Cuma Butuh Dua Kemenangan Saja!

    Analisa Peluang Promosi Persijap Jepara ke Liga 1 : Cuma Butuh Dua Kemenangan Saja!

    • calendar_month Ming, 16 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 313
    • 0Komentar

    JEPARA – Situasi sulit dialami Persijap Jepara untuk menjaga asa promosi ke Liga 1. Ada berlapis rintangan yang harus disingkirkan sendiri. Tanpa mengharap “bantuan” dari pihak lain. Ya itulah yang dialami oleh tim berjuluk Laskar Kalinyamat jelang laga pemungkas babak 8 besar menghadapi Persela Lamongan pada Selasa 18 Februari 2025. Persijap Jepara harus menentukan nasibnya […]

  • 50 Anggota DPRD Kabupaten Pati Periode 2024-2029 Dilantik, Siapa Saja Mereka?

    50 Anggota DPRD Kabupaten Pati Periode 2024-2029 Dilantik, Siapa Saja Mereka?

    • calendar_month Sel, 27 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 326
    • 0Komentar

    PATI – Pada Selasa malam (27/08/2024), sebanyak 50 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Periode 2024-2029 siap dilantik di Gedung Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati. Acara pelantikan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Pj Bupati Pati, Sekda Pati, Ketua Pengadilan Negeri Pati, FORKOPIMDA, keluarga anggota dewan yang dilantik, anggota DPRD lama yang […]

  • DPRD Pati Paparkan Tiga Masukan untuk Sektor Perikanan

    DPRD Pati Paparkan Tiga Masukan untuk Sektor Perikanan

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 293
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyungiati, memberikan tiga masukan penting untuk memajukan sektor perikanan di daerah tersebut. Masukan ini disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati, yang membahas tentang pengembangan dan pengelolaan sektor perikanan di wilayah Pati. Endah Sri Wahyungiati dari Partai Golkar, menekankan perlunya pengembangan […]

expand_less