Breaking News
light_mode

Kirab Budaya Haul Mbah Ahmad Mutamakkin Meriah, Tongklek Jadi Daya Tarik Utama

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 28 Jun 2026
  • visibility 100.495

PATI – Ribuan warga memadati ruas jalan di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, untuk menyaksikan kirab budaya dalam rangka Haul Syekh Ahmad Mutamakkin, Jumat (26/6/2026).

Perhelatan tahunan tersebut berlangsung meriah dengan menampilkan beragam kesenian tradisional yang menjadi daya tarik masyarakat.

Sejak siang hari, masyarakat tampak antusias memenuhi sepanjang jalur kirab. Berbagai atraksi budaya ditampilkan, mulai dari penampilan marching band, tari tradisional dengan balutan busana yang menarik, hingga arak-arakan kereta kencana berhias naga raksasa yang diiringi tabuhan musik tongklek.

Kirab budaya ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat Kajen, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga dan melestarikan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Tokoh Pemuda Desa Kajen, Ulil Amri atau yang akrab disapa Cak Ulil mengatakan, peringatan haul Syekh Ahmad Mutamakkin merupakan agenda tahunan yang selalu dinantikan masyarakat.

Menurutnya, rangkaian kegiatan haul dibagi menjadi dua bagian, yakni kegiatan yang diselenggarakan yayasan dan kegiatan yang diprakarsai pemerintah desa.

“Dari pihak yayasan itu ada khataman binnadhor dan bilghaib, buka selambu, dan lain sebagainya. Dan kemudian untuk rangkaian acara dari desa, selaku ketua panitia itu ada momen kirab,” katanya.

Ia menjelaskan, kirab tahun ini dimeriahkan oleh 13 kelompok tongklek yang berasal dari berbagai RT di Desa Kajen. Cak Ulil mengapresiasi seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan acara tersebut.

Ia berharap kirab budaya dapat terus menjadi ruang pelestarian budaya Nusantara.

“Semoga dengan acaranya ini setiap tahun tetap kita menampilkan budaya Nusantara, di mana budaya Nusantara ini biar tidak luntur dari turun-temurun,” ujarnya.

Menurut Cak Ulil, peserta dan pengunjung haul tidak hanya berasal dari Kajen maupun Kabupaten Pati, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia.

Hal itu tidak lepas dari banyaknya alumni pondok pesantren di Kajen yang kini telah tersebar di berbagai wilayah Nusantara.

Ia berharap melalui haul ini, masyarakat dan para alumni terus menjaga marwah para guru sekaligus mengamalkan ilmu yang telah diwariskan.

Sementara itu, Ketua Panitia Desa Kajen, Syamsul Bakri, menyampaikan bahwa selain kirab budaya, panitia juga menggelar berbagai kegiatan lain, seperti lomba untuk ibu-ibu PKK hingga panjat pinang. Namun, menurutnya, kirab budaya tetap menjadi puncak rangkaian acara yang paling dinanti.

Sebanyak 22 kelompok ambil bagian dalam kirab tersebut. Peserta terdiri atas perwakilan 13 RT, pondok pesantren, serta lembaga pendidikan yang ada di Desa Kajen.

Ia mengatakan, tongklek dipilih sebagai identitas utama kirab karena memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan perayaan di desa lain.

“Karena harapan kami mendatangkan tongklek biar tidak sama dengan desa-desanya yang lain. Karena kita momennya adalah haulnya Mbah Ahmad Mutamakkin, jadi tidak sama dengan sedekah bumi dengan desa-desa yang lain. Kita yang berkesinambungan dengan tema yaitu haulnya Mbah Mutamakkin,” jelasnya.

Meski diikuti puluhan kelompok, panitia memutuskan untuk tidak menjadikan kirab sebagai ajang perlombaan. Kebijakan tersebut diambil agar tidak memicu persaingan yang berpotensi menimbulkan gesekan antarpeserta, sehingga semangat kebersamaan tetap terjaga.

Ke depan, panitia berkomitmen terus melakukan evaluasi agar pelaksanaan Haul Syekh Ahmad Mutamakkin setiap tahunnya dapat berlangsung semakin baik, sekaligus tetap menjadi ajang pelestarian budaya dan penguatan nilai-nilai kebersamaan masyarakat Desa Kajen.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Komisi D DPRD Pati Ajak Tenaga Kesehatan Tingkatkan Layanan di Momen Hari Jadi

    Ketua Komisi D DPRD Pati Ajak Tenaga Kesehatan Tingkatkan Layanan di Momen Hari Jadi

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 321
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk meningkatkan pelayanan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pati ke-702. Ajakan ini disampaikan sebagai bentuk apresiasi dan motivasi kepada para tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan masyarakat. “Kesehatan yang prima adalah fondasi penting bagi terwujudnya daerah yang […]

  • Marching Band Bahana Swara Sajikan Drama Sejarah Ranggalawe dalam Kirab 10 Muharram Desa Kajen

    Marching Band Bahana Swara Sajikan Drama Sejarah Ranggalawe dalam Kirab 10 Muharram Desa Kajen

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 242
    • 0Komentar

    PATI – Marching band Bahana Swara MA Salafiyah Kajen menyuguhkan pertunjukan spektakuler bertajuk “Geger Ranggalawe: Sumbaga Anjayeng Prang” dalam Kirab 10 Muharram Desa Kajen, rangkaian Haul Syekh Ahmad Mutamakkin. Tema ini mengangkat kisah heroik sekaligus tragis Panglima Perang Majapahit, Ranggalawe, dipadukan dengan sastra Jawa Kuno. Pertunjukan ini menceritakan kesetiaan Ranggalawe kepada Raden Wijaya dalam membangun […]

  • Ternyata Pete Bisa Juga Bikin Perempuan Enjoy

    Ternyata Pete Bisa Juga Bikin Perempuan Enjoy

    • calendar_month Sen, 26 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 302
    • 0Komentar

    ilustrasi : istimewa Siapa tak mengenal pete. Buah satu ini banyak digemari sebagai lauk dan lalapan saat makan. Dibakar, digoreng, direbus, dicocol sambal terasi, nikmatnya sudah tiada tara. Tidak hanya nikmat di lidah saja, buah yang memiliki aramo khas bau ini memiliki segudang manfaat. Bahkan bisa membikin perempuan enjoy. Dilansir dari Tribun-Timur, yang dikutip dari […]

  • Guru Bahasa Inggris Terbitkan Novel Bahasa Jawa Berbasis Hadist Arba’in Nawawi

    Guru Bahasa Inggris Terbitkan Novel Bahasa Jawa Berbasis Hadist Arba’in Nawawi

    • calendar_month Rab, 18 Des 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 755
    • 0Komentar

    PATI – Mohammad Ghufron Wahid, seorang guru bahasa Inggris di Perguruan Islam Mathali’ul Falah, Kajen, Margoyoso, Pati, telah menerbitkan novel berbahasa Jawa perdananya yang unik. Novel berjudul “Parmin & Atun” ini memadukan kisah sehari-hari dengan kandungan 42 hadis dari Kitab Arba’in Nawawi. Peluncuran novel ini dilakukan dalam sebuah acara bedah buku yang diselenggarakan oleh Pustakawan […]

  • Ketua Komisi C DPRD Pati Soroti Pengelolaan Bank Sampah yang Belum Optimal

    Ketua Komisi C DPRD Pati Soroti Pengelolaan Bank Sampah yang Belum Optimal

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 282
    • 0Komentar

    PATI – Pengelolaan Bank Sampah di Kabupaten Pati menjadi perhatian serius dari DPRD setempat. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, H. Joni Kurnianto, ST, M.MT, menyoroti bahwa program yang seharusnya memberikan manfaat signifikan bagi lingkungan dan ekonomi masyarakat ini belum berjalan optimal. “Kalau Bank Sampah itu jangan hanya sekedar retorika atau pencitraan. Jadi nanti setelah […]

  • Kemenangan Penting Diraih Persipa Pati di Laga Perdana

    Kemenangan Penting Diraih Persipa Pati di Laga Perdana

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 253
    • 0Komentar

      Permainan agresif diperagakan para pemain Persipa Pati menghadapi Nusantara United/ DOKUMEN PERSIPA PATI  PATI – Pertandingan pertama seringkali membebani. Namun Persipa Pati berhasil lepas dari beban itu, karena di pertandingan pertamanya di Liga 2 Laskar Saridin berhasil membekuk tuan rumah Nusantara United dengan skor tipis 2-1 di Stadion Moch Soebroto Kota Magelang. Kemenangan di […]

expand_less