Breaking News
light_mode

Kemeriahan Pawai Unjuk Potensi Kabupaten Pati

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 19 Agu 2018
  • visibility 920

PATI – Semarak kirab bertajuk karnaval pembangungan
festival noto projo mbangun deso berlangsung siang kemarin. Ratusan peserta
yang terdiri dari OPD, kecamatan, pelajar hingga ormas tumpah ruah menuyusuri
jalanan Kota Pati. Masing-masing kontingen menunjukkan potensi andalan yang
mereka miliki.
 Seperti yang dilakukan Dinas Pertanian dan
Peternakan, mereka membawa replika ayam pedaging yang besar. Tak hanya replika,
beberapa ekor ayam, juga dibawa berkeliling kota menggunakan kendaraan yang
sudah dihias. Bahkan, mereka membagikan ratusan butir telur rebus kepada  penonton yang berjajar di pinggir jalan.
”Mohon doa rsetunya, semoga Kabupaten Pati dapat sukses menuju daerah pusat
peternekan,” teriak seorang juru bicara dari dalam iring-iringan kendaran.
Hal yang sama juga dilakukan Dinas
Kelautan dan Perikanan, serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Dinas
Kelautan dan Perikanan membawa replika ikan nila salin. Dimana komoditi
perikanan tambak itu memang sedang digencarkan di Kabupaten Pati. Bahkan dalam
skala nasional, pengembangan budidaya ikan nila salin di Pati dianggap yang
paling besar.
Dinas Perdagangan dan Perindustrian
juga melakukan hal yang sama. Mereka membawa replika sepatu yang dihias
warna-warna. Replika itu menunjukkan keseriusan pemerintah Kabupaten (pemkab)
Pati untuk memberdayakan pelaku UMKM.
Tak hanya perwakilan dari OPD,
perwakilan dari kalangan pelajar juga menampilkan potensinya masing-masing.
Seperti dari SMP N 5 Pati yang menampilkan arak-arakan dengan hiasan replika
jamur tiram. Hal itu lantaran sekolah adiwiyata berliterasi tersebut sedang
mengembangkan sekolah dengan berwirausaha jamur tiram. Tak hanya SMP N 5 Pati, beberapa
sekolah lain juga menampilkan potensinya masing-masing seperti di SMP 2 Jakenan
yang menunjukkan kegiatan keseniannya.
Tampilkan Produk Khas
Kontingen dari masing-masing
kecamatan juga tak boleh ketinggalan. Mereka menunjukkan potensi di daerahnya
masing-masing. Seperti Kecamatan Jaken yang membawa replika botol kecap. Sebagai
salah satu produk unggulannya.
Beberapa kecamatan lain juga
menunjukkan hal serupa. Produk pertanian, dan perkebunan ditunjukkan kepada
masyarakat yang telah berjejer di pinggir jalan. Seperti jagung, singkong,
bawang merah dan aneka komoditas lainnya yang khas daerah setempat.
Bupati Haryanto mengungkapkan, dengan
karnaval ini menjadikan semangat pembangunan dalam rangka hari kemerdekaan
sekaligus hari jadi Kabupaten Pati. ”Jadi peringatan hari jadi bukan hanya
seremonial. Melainkan refleksi kegiatan untuk menumbuhkan semangat kerja
pembangunan, dimana pada kahirnya untuk mewujudkan Pati maju,” jelas bupati dua
periode ini.
Sementara itu, tak hanya unjuk
potensi di wilayah Pati, karnaval pembangunan kali juga dijadikan ajang promosi
untuk menyukseskan Asian Games ke 16 yang kebetulan Indonesia pada tahun ini
menjadi tuan rumah.
Tak heran tiap kontingen
menyertakan berbagai logo dan pernik pesta, serta semangat olahraga multi event
terbesar di daratan Asia tersebut. (mil)
TENTANG
KARNAVAL PEMBANGUNAN FESTIVAL NOTO PROJO MBANGUN DESO
JUMLAH
KONTINGEN
180
PIHAK
YANG TERLIBAT
PERWAKILAN SELURUH OPD DI KABUPATEN
PATI
KECAMATAN
PERWAKILAN SEKOLAH
BEBERAPA ORMAS
RUTE
YANG DITEMPUH
ALUN-ALUN PATI
JALAN PEMUDA
JALAN HOS COKROAMINOTO
JALAN RORO MENDUT
JALAN KIAI PUPUS
JALAN MR ISKANDAR
JALAN SYEH JANGKUNG
JALAN RONGGOWARSITO
JALAN KOLONEL SUNANDAR
SIMPANG 4 JOYOKUSUMO
FINISH JALAN AHMAD YANI SMAN 2 PATI
TUJUAN
KARNAVAL
PERINGATAN HUT KE 73 KEMERDEKAAN
REPUBLIK INDONESIA
PERINGATAN HARI JADI KE 695
KABUPATEN PATI
UNJUK POTENSI YANG ADA DI KABUPATEN
PATI



 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Buruh 2026, Ketua DPRD Pati Doakan Pekerja Jadi Penggerak Kemajuan Pati

    Hari Buruh 2026, Ketua DPRD Pati Doakan Pekerja Jadi Penggerak Kemajuan Pati

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.305
    • 0Komentar

    PATI – Memperingati Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei 2026, Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin menyampaikan ucapan selamat sekaligus penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga kerja yang berjuang dan berkontribusi bagi pembangunan daerah. Baginya, momen ini bukan sekadar perayaan, melainkan bentuk pengakuan atas perjuangan dan capaian yang telah diraih, sehingga layak disebut sebagai hari […]

  • DPRD Pati Dorong Perbanyak Jumlah Sekolah Adiwiyata

    DPRD Pati Dorong Perbanyak Jumlah Sekolah Adiwiyata

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 4.013
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati mendorong perluasan cakupan sekolah adiwiyata di seluruh daerah, guna menanamkan kesadaran lingkungan pada generasi muda. Bambang Susilo, anggota DPRD setempat, menyampaikan bahwa pembinaan gerakan peduli lingkungan di sekolah memiliki peran krusial dalam pembentukan karakter siswa. “Pembinaan di sekolah sangat penting karena dapat mendidik para siswa untuk memiliki kepedulian terhadap […]

  • 150 Desa di Pati Sudah Sepakat Bikin Desa Korporasi

    150 Desa di Pati Sudah Sepakat Bikin Desa Korporasi

    • calendar_month Kam, 13 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Para pengelola BUMDes di Pati sedang berdiskusi bersama wakil bupati PATI – Dari 401 desa di Kabupaten Pati, sudah ada 150 desa yang menandatangani pakta integritas, sekaligus siap menyetorkan dana kepada “desa korporasi”. Sementara itu saat ini sudah terkumpul dana sebesar Rp 5 miliar. Dengan adanya dana tersebut, diharapkan menjadi jawaban atas kendala yang dihadapi […]

  • GP Ansor Pati Dorong Penanganan Profesional Dugaan Asusila di Lingkungan Pesantren

    GP Ansor Pati Dorong Penanganan Profesional Dugaan Asusila di Lingkungan Pesantren

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.300
    • 0Komentar

    PATI – Kasus dugaan tindakan asusila yang melibatkan seorang oknum kiai terhadap santri menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan masyarakat, termasuk dari jajaran Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pati. Menurut Ketua PC GP Ansor Pati, Ahmad Nashirudin, peristiwa tersebut sangat disayangkan mengingat pesantren dikenal sebagai lembaga yang menjadi pusat pembentukan akhlak, penanaman nilai agama, sekaligus tempat yang […]

  • Polisi Ungkap Pabrik Mie Basah Berbahaya dengan Bahan Formalin di Boyolali

    Polisi Ungkap Pabrik Mie Basah Berbahaya dengan Bahan Formalin di Boyolali

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.078
    • 0Komentar

    SEMARANG – Satgas Pangan yang berada di bawah Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah telah berhasil mengungkap kasus produksi mie basah yang menggunakan formalin (formaldehida) sebagai bahan tambahan di Kabupaten Boyolali. Kasus ini mulai terungkap setelah pihak kepolisian menerima informasi dari masyarakat pada tanggal 4 Maret 2026, yang menyatakan adanya dugaan peredaran mie […]

  • Ketua DPRD Pati Minta Pengelolaan Dana Desa Transparan untuk Kemajuan Desa

    Ketua DPRD Pati Minta Pengelolaan Dana Desa Transparan untuk Kemajuan Desa

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 247
    • 0Komentar

    PATI – Penggunaan dana desa menjadi perhatian tersendiri dari kalangan DPRD Kabupaten Pati. Ini seperti diungkapkan Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin. Dirinya meminta penggunaan dana desa dapat transparan. Bantuan dana desa yang disalurkan untuk 401 desa di Bumi Mina Tani ini diharapkan menjadi kunci keberhasilan kemajuan desa. “Pengelolaan dana desa itu harus sesuai dengan […]

expand_less