Breaking News
light_mode

Kemeriahan Pawai Unjuk Potensi Kabupaten Pati

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 19 Agu 2018
  • visibility 1.029

PATI – Semarak kirab bertajuk karnaval pembangungan
festival noto projo mbangun deso berlangsung siang kemarin. Ratusan peserta
yang terdiri dari OPD, kecamatan, pelajar hingga ormas tumpah ruah menuyusuri
jalanan Kota Pati. Masing-masing kontingen menunjukkan potensi andalan yang
mereka miliki.
 Seperti yang dilakukan Dinas Pertanian dan
Peternakan, mereka membawa replika ayam pedaging yang besar. Tak hanya replika,
beberapa ekor ayam, juga dibawa berkeliling kota menggunakan kendaraan yang
sudah dihias. Bahkan, mereka membagikan ratusan butir telur rebus kepada  penonton yang berjajar di pinggir jalan.
”Mohon doa rsetunya, semoga Kabupaten Pati dapat sukses menuju daerah pusat
peternekan,” teriak seorang juru bicara dari dalam iring-iringan kendaran.
Hal yang sama juga dilakukan Dinas
Kelautan dan Perikanan, serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Dinas
Kelautan dan Perikanan membawa replika ikan nila salin. Dimana komoditi
perikanan tambak itu memang sedang digencarkan di Kabupaten Pati. Bahkan dalam
skala nasional, pengembangan budidaya ikan nila salin di Pati dianggap yang
paling besar.
Dinas Perdagangan dan Perindustrian
juga melakukan hal yang sama. Mereka membawa replika sepatu yang dihias
warna-warna. Replika itu menunjukkan keseriusan pemerintah Kabupaten (pemkab)
Pati untuk memberdayakan pelaku UMKM.
Tak hanya perwakilan dari OPD,
perwakilan dari kalangan pelajar juga menampilkan potensinya masing-masing.
Seperti dari SMP N 5 Pati yang menampilkan arak-arakan dengan hiasan replika
jamur tiram. Hal itu lantaran sekolah adiwiyata berliterasi tersebut sedang
mengembangkan sekolah dengan berwirausaha jamur tiram. Tak hanya SMP N 5 Pati, beberapa
sekolah lain juga menampilkan potensinya masing-masing seperti di SMP 2 Jakenan
yang menunjukkan kegiatan keseniannya.
Tampilkan Produk Khas
Kontingen dari masing-masing
kecamatan juga tak boleh ketinggalan. Mereka menunjukkan potensi di daerahnya
masing-masing. Seperti Kecamatan Jaken yang membawa replika botol kecap. Sebagai
salah satu produk unggulannya.
Beberapa kecamatan lain juga
menunjukkan hal serupa. Produk pertanian, dan perkebunan ditunjukkan kepada
masyarakat yang telah berjejer di pinggir jalan. Seperti jagung, singkong,
bawang merah dan aneka komoditas lainnya yang khas daerah setempat.
Bupati Haryanto mengungkapkan, dengan
karnaval ini menjadikan semangat pembangunan dalam rangka hari kemerdekaan
sekaligus hari jadi Kabupaten Pati. ”Jadi peringatan hari jadi bukan hanya
seremonial. Melainkan refleksi kegiatan untuk menumbuhkan semangat kerja
pembangunan, dimana pada kahirnya untuk mewujudkan Pati maju,” jelas bupati dua
periode ini.
Sementara itu, tak hanya unjuk
potensi di wilayah Pati, karnaval pembangunan kali juga dijadikan ajang promosi
untuk menyukseskan Asian Games ke 16 yang kebetulan Indonesia pada tahun ini
menjadi tuan rumah.
Tak heran tiap kontingen
menyertakan berbagai logo dan pernik pesta, serta semangat olahraga multi event
terbesar di daratan Asia tersebut. (mil)
TENTANG
KARNAVAL PEMBANGUNAN FESTIVAL NOTO PROJO MBANGUN DESO
JUMLAH
KONTINGEN
180
PIHAK
YANG TERLIBAT
PERWAKILAN SELURUH OPD DI KABUPATEN
PATI
KECAMATAN
PERWAKILAN SEKOLAH
BEBERAPA ORMAS
RUTE
YANG DITEMPUH
ALUN-ALUN PATI
JALAN PEMUDA
JALAN HOS COKROAMINOTO
JALAN RORO MENDUT
JALAN KIAI PUPUS
JALAN MR ISKANDAR
JALAN SYEH JANGKUNG
JALAN RONGGOWARSITO
JALAN KOLONEL SUNANDAR
SIMPANG 4 JOYOKUSUMO
FINISH JALAN AHMAD YANI SMAN 2 PATI
TUJUAN
KARNAVAL
PERINGATAN HUT KE 73 KEMERDEKAAN
REPUBLIK INDONESIA
PERINGATAN HARI JADI KE 695
KABUPATEN PATI
UNJUK POTENSI YANG ADA DI KABUPATEN
PATI



 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antara Mawahib dan Sam’ani, Siapa Paling Dijagokan jadi Bupati Kudus?

    Antara Mawahib dan Sam’ani, Siapa Paling Dijagokan jadi Bupati Kudus?

    • calendar_month Jum, 26 Apr 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 486
    • 0Komentar

    KUDUS – Sejumlah tokoh sudah terang-terangan mendeklarasikan bakal maju sebagai calon Bupati Kudus 2024. Yang cukup menyita perhatian adalah dua nama tokoh yang sudah tidak asing bagi warga Kudus. Dia adalah Mawahib dan Sam’ani Intakoris. Mawahib sudah mendeklarasikan sebagai bakal calon Bupati, balihonya sudah dipasang di banyak tempat. Di sosmed juga sudah rame sekali. Rekam […]

  • Situs Sangiran sebagai Verifikasi Pelajaran Sejarah

    Situs Sangiran sebagai Verifikasi Pelajaran Sejarah

    • calendar_month Sab, 29 Agu 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 291
    • 0Komentar

      Pelajaran sejarah tentang fosil dan manusia purba sudah dipelajari oleh para pebelajar sejak bangku Sekolah Dasar. Di jenjang Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama, pelajaran sejarah dikemas dalam bidang studi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Sementara di jenjang Sekolah Menengah Atas, barulah secara konkret disebut dengan ‘Sejarah’. Berbeda dengan pelajaran lain yang bisa dilihat wujud […]

  • DPRD Pati Ajak Masyarakat Perkuat Toleransi di Tengah Keberagaman

    DPRD Pati Ajak Masyarakat Perkuat Toleransi di Tengah Keberagaman

    • calendar_month Sel, 29 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.647
    • 0Komentar

    PATI – Kehidupan masyarakat yang beragam membutuhkan komitmen bersama untuk menjaga kerukunan antarumat beragama. Di Kabupaten Pati, sikap toleransi, komunikasi, dan saling menghormati dinilai penting untuk menciptakan suasana yang kondusif sekaligus menunjang proses pembangunan daerah. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ir. H. Bambang Susilo, menilai keberagaman yang ada di tengah masyarakat merupakan potensi yang perlu […]

  • Melangitkan Doa, Melarung Energi Negatif untuk Indonesia di TPI Banyutowo

    Melangitkan Doa, Melarung Energi Negatif untuk Indonesia di TPI Banyutowo

    • calendar_month Sab, 9 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Gus Umar Fayumi memberikan tausiyah kebangsaan sekaligus memimpin doa lintas agama  Matahari terik menyinari area TPI Banyutowo di Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti, Sabtu (9/3/2019) lalu. Bunyi melodis gamelan, dan sepoi-sepoi angin pantai, menyambut hadirin. Janur-janur kuning ikut menghiasi jalan menuju TPI. Beberapa orang mengenakan setelan pakaian tradisional jawa. Berbatik, blangkon dan ada pula yang berjarik. […]

  • HMI dan KAHMI Pati Adakan Nobar Film ‘Lafran’ untuk Mengenang Perjuangan Pendiri HMI

    HMI dan KAHMI Pati Adakan Nobar Film ‘Lafran’ untuk Mengenang Perjuangan Pendiri HMI

    • calendar_month Sen, 24 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 356
    • 0Komentar

    PATI – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) beserta Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Pati mengadakan acara nonton bareng atau nobar film “Lafran” di Bioskop New Star Cineplex Ultima Pati pada Minggu (23/6/2024). Film tersebut mengisahkan tentang Lafran Pane, sosok pendiri HMI, dan perjuangan saat mendirikan HMI pada 5 Februari 1947 di Kampus Sekolah Tinggi […]

  • Ditemukan Hidup di Dalam Kardus, Polresta Pati Selidiki Kasus Penelantaran Bayi di Ketanen

    Ditemukan Hidup di Dalam Kardus, Polresta Pati Selidiki Kasus Penelantaran Bayi di Ketanen

    • calendar_month Sel, 18 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.761
    • 0Komentar

    PATI – Warga Desa Ketanen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, dikejutkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang ditinggalkan di sebuah bengkel mobil pada Selasa (18/8/2026) pagi. Bayi tersebut ditemukan dalam keadaan hidup di dalam kardus yang diletakkan di atas kursi bengkel milik Slamet Santoso. Penemuan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat Slamet Santoso dan Bawono hendak […]

expand_less