Breaking News
light_mode

Kemeriahan Pawai Unjuk Potensi Kabupaten Pati

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 19 Agu 2018
  • visibility 974

PATI – Semarak kirab bertajuk karnaval pembangungan
festival noto projo mbangun deso berlangsung siang kemarin. Ratusan peserta
yang terdiri dari OPD, kecamatan, pelajar hingga ormas tumpah ruah menuyusuri
jalanan Kota Pati. Masing-masing kontingen menunjukkan potensi andalan yang
mereka miliki.
 Seperti yang dilakukan Dinas Pertanian dan
Peternakan, mereka membawa replika ayam pedaging yang besar. Tak hanya replika,
beberapa ekor ayam, juga dibawa berkeliling kota menggunakan kendaraan yang
sudah dihias. Bahkan, mereka membagikan ratusan butir telur rebus kepada  penonton yang berjajar di pinggir jalan.
”Mohon doa rsetunya, semoga Kabupaten Pati dapat sukses menuju daerah pusat
peternekan,” teriak seorang juru bicara dari dalam iring-iringan kendaran.
Hal yang sama juga dilakukan Dinas
Kelautan dan Perikanan, serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Dinas
Kelautan dan Perikanan membawa replika ikan nila salin. Dimana komoditi
perikanan tambak itu memang sedang digencarkan di Kabupaten Pati. Bahkan dalam
skala nasional, pengembangan budidaya ikan nila salin di Pati dianggap yang
paling besar.
Dinas Perdagangan dan Perindustrian
juga melakukan hal yang sama. Mereka membawa replika sepatu yang dihias
warna-warna. Replika itu menunjukkan keseriusan pemerintah Kabupaten (pemkab)
Pati untuk memberdayakan pelaku UMKM.
Tak hanya perwakilan dari OPD,
perwakilan dari kalangan pelajar juga menampilkan potensinya masing-masing.
Seperti dari SMP N 5 Pati yang menampilkan arak-arakan dengan hiasan replika
jamur tiram. Hal itu lantaran sekolah adiwiyata berliterasi tersebut sedang
mengembangkan sekolah dengan berwirausaha jamur tiram. Tak hanya SMP N 5 Pati, beberapa
sekolah lain juga menampilkan potensinya masing-masing seperti di SMP 2 Jakenan
yang menunjukkan kegiatan keseniannya.
Tampilkan Produk Khas
Kontingen dari masing-masing
kecamatan juga tak boleh ketinggalan. Mereka menunjukkan potensi di daerahnya
masing-masing. Seperti Kecamatan Jaken yang membawa replika botol kecap. Sebagai
salah satu produk unggulannya.
Beberapa kecamatan lain juga
menunjukkan hal serupa. Produk pertanian, dan perkebunan ditunjukkan kepada
masyarakat yang telah berjejer di pinggir jalan. Seperti jagung, singkong,
bawang merah dan aneka komoditas lainnya yang khas daerah setempat.
Bupati Haryanto mengungkapkan, dengan
karnaval ini menjadikan semangat pembangunan dalam rangka hari kemerdekaan
sekaligus hari jadi Kabupaten Pati. ”Jadi peringatan hari jadi bukan hanya
seremonial. Melainkan refleksi kegiatan untuk menumbuhkan semangat kerja
pembangunan, dimana pada kahirnya untuk mewujudkan Pati maju,” jelas bupati dua
periode ini.
Sementara itu, tak hanya unjuk
potensi di wilayah Pati, karnaval pembangunan kali juga dijadikan ajang promosi
untuk menyukseskan Asian Games ke 16 yang kebetulan Indonesia pada tahun ini
menjadi tuan rumah.
Tak heran tiap kontingen
menyertakan berbagai logo dan pernik pesta, serta semangat olahraga multi event
terbesar di daratan Asia tersebut. (mil)
TENTANG
KARNAVAL PEMBANGUNAN FESTIVAL NOTO PROJO MBANGUN DESO
JUMLAH
KONTINGEN
180
PIHAK
YANG TERLIBAT
PERWAKILAN SELURUH OPD DI KABUPATEN
PATI
KECAMATAN
PERWAKILAN SEKOLAH
BEBERAPA ORMAS
RUTE
YANG DITEMPUH
ALUN-ALUN PATI
JALAN PEMUDA
JALAN HOS COKROAMINOTO
JALAN RORO MENDUT
JALAN KIAI PUPUS
JALAN MR ISKANDAR
JALAN SYEH JANGKUNG
JALAN RONGGOWARSITO
JALAN KOLONEL SUNANDAR
SIMPANG 4 JOYOKUSUMO
FINISH JALAN AHMAD YANI SMAN 2 PATI
TUJUAN
KARNAVAL
PERINGATAN HUT KE 73 KEMERDEKAAN
REPUBLIK INDONESIA
PERINGATAN HARI JADI KE 695
KABUPATEN PATI
UNJUK POTENSI YANG ADA DI KABUPATEN
PATI



 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Kudus saat meninjau pengelolaan sampah.

    Pemkab Kudus dan Pura Group Olah Sampah Jadi Energi Lewat RDF

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 1.938
    • 0Komentar

    KUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris melakukan peninjauan langsung terhadap proses pengolahan sampah menggunakan metode Refuse Derived Fuel (RDF) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjungrejo, Sabtu (31/1/2026). Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kudus dan Pura Group sebagai upaya nyata mengubah persoalan sampah menjadi potensi sumber energi alternatif. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sam’ani […]

  • Jepalo Coffee Folklore: Kedai Kopi di Pati dengan Pesona Pedesaan dan Biji Lokal Pegunungan Muria

    Jepalo Coffee Folklore: Kedai Kopi di Pati dengan Pesona Pedesaan dan Biji Lokal Pegunungan Muria

    • calendar_month Ming, 14 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.383
    • 0Komentar

    PATI – Di tengah menjamurnya kedai kopi di Kabupaten Pati, konsep yang mengusung ketenangan dan kearifan lokal justru menjadi daya tarik tersendiri. Jepalo Coffee Folklore hadir menawarkan pengalaman ngopi berbeda dengan atmosfer pedesaan yang asri dan menenangkan. Berlokasi di Desa Jepalo, Kecamatan Gunungwungkal, kedai ini menjadi ruang alternatif bagi penikmat kopi yang ingin sejenak menjauh […]

  • DPRD Pati Dengar Aspirasi Cabor, Dorong Penguatan Pembinaan Atlet

    DPRD Pati Dengar Aspirasi Cabor, Dorong Penguatan Pembinaan Atlet

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 321
    • 0Komentar

    PATI – Komisi D DPRD Kabupaten Pati menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan KONI dan 50 pengurus cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Pati, Jumat (20/6/2025). RDP ini bertujuan untuk menampung aspirasi, kendala, dan kebutuhan dunia olahraga di Pati. Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinporapar Rekso Suhartono, Ketua KONI Kabupaten Pati Sutarto Oenthersa, dan para pengurus […]

  • Empat Pria Dianiaya Massa Usai Ambil Mobil Rental di Sukolilo

    Empat Pria Dianiaya Massa Usai Ambil Mobil Rental di Sukolilo

    • calendar_month Jum, 7 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 834
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah insiden tragis terjadi di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, pada Kamis (06/06/2024), di mana empat pria menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok massa setelah mengambil mobil rental. Keempat pria tersebut adalah BH (52) dari Kelurahan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, SH (28) dari Kelurahan Rawa Badak, Kecamatan Koja, Jakarta Barat, KB (54) […]

  • Mengenang Tragedi Untuk Mengukir Prestasi

    Mengenang Tragedi Untuk Mengukir Prestasi

    • calendar_month Ming, 13 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Judul Buku Tragedi Tiket Montreal Penulis Eko Wardhana Cetakan 2018 Halaman 320 13,5×20 cm Penerbit Indie Book Corner ISBN 978-602-3093-54-0 Membincang sepakbola Indonesia lebih banyak membikin dada sesak. Para pendukung Timnas Garuda lebih akrab dengan drama-drama kegagalan tim kesayangannya, ketimbang keberhasilan menjuarai sebuah turnamen. Namun sayang, rentetan kegagalan timnas tak menjadikan pembelajaran untuk bangkit dan […]

  • Siswa Mengalami Keluhan Kesehatan Usai Santap MBG, DPRD Pati Minta Evaluasi

    Siswa Mengalami Keluhan Kesehatan Usai Santap MBG, DPRD Pati Minta Evaluasi

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.609
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Kabupaten Pati memberikan apresiasi terhadap respons tenaga kesehatan dalam menangani ratusan siswa yang mengalami keluhan kesehatan usai menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Gembong. Ketua Komisi D DPRD Pati Teguh Bandang Waluyo menilai kecepatan penanganan oleh RSUD RAA Soewondo Pati dan Puskesmas Gembong menjadi hal penting dalam kondisi darurat […]

expand_less