Breaking News
light_mode

Kemeriahan Pawai Unjuk Potensi Kabupaten Pati

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 19 Agu 2018
  • visibility 1.090

PATI – Semarak kirab bertajuk karnaval pembangungan
festival noto projo mbangun deso berlangsung siang kemarin. Ratusan peserta
yang terdiri dari OPD, kecamatan, pelajar hingga ormas tumpah ruah menuyusuri
jalanan Kota Pati. Masing-masing kontingen menunjukkan potensi andalan yang
mereka miliki.
 Seperti yang dilakukan Dinas Pertanian dan
Peternakan, mereka membawa replika ayam pedaging yang besar. Tak hanya replika,
beberapa ekor ayam, juga dibawa berkeliling kota menggunakan kendaraan yang
sudah dihias. Bahkan, mereka membagikan ratusan butir telur rebus kepada  penonton yang berjajar di pinggir jalan.
”Mohon doa rsetunya, semoga Kabupaten Pati dapat sukses menuju daerah pusat
peternekan,” teriak seorang juru bicara dari dalam iring-iringan kendaran.
Hal yang sama juga dilakukan Dinas
Kelautan dan Perikanan, serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Dinas
Kelautan dan Perikanan membawa replika ikan nila salin. Dimana komoditi
perikanan tambak itu memang sedang digencarkan di Kabupaten Pati. Bahkan dalam
skala nasional, pengembangan budidaya ikan nila salin di Pati dianggap yang
paling besar.
Dinas Perdagangan dan Perindustrian
juga melakukan hal yang sama. Mereka membawa replika sepatu yang dihias
warna-warna. Replika itu menunjukkan keseriusan pemerintah Kabupaten (pemkab)
Pati untuk memberdayakan pelaku UMKM.
Tak hanya perwakilan dari OPD,
perwakilan dari kalangan pelajar juga menampilkan potensinya masing-masing.
Seperti dari SMP N 5 Pati yang menampilkan arak-arakan dengan hiasan replika
jamur tiram. Hal itu lantaran sekolah adiwiyata berliterasi tersebut sedang
mengembangkan sekolah dengan berwirausaha jamur tiram. Tak hanya SMP N 5 Pati, beberapa
sekolah lain juga menampilkan potensinya masing-masing seperti di SMP 2 Jakenan
yang menunjukkan kegiatan keseniannya.
Tampilkan Produk Khas
Kontingen dari masing-masing
kecamatan juga tak boleh ketinggalan. Mereka menunjukkan potensi di daerahnya
masing-masing. Seperti Kecamatan Jaken yang membawa replika botol kecap. Sebagai
salah satu produk unggulannya.
Beberapa kecamatan lain juga
menunjukkan hal serupa. Produk pertanian, dan perkebunan ditunjukkan kepada
masyarakat yang telah berjejer di pinggir jalan. Seperti jagung, singkong,
bawang merah dan aneka komoditas lainnya yang khas daerah setempat.
Bupati Haryanto mengungkapkan, dengan
karnaval ini menjadikan semangat pembangunan dalam rangka hari kemerdekaan
sekaligus hari jadi Kabupaten Pati. ”Jadi peringatan hari jadi bukan hanya
seremonial. Melainkan refleksi kegiatan untuk menumbuhkan semangat kerja
pembangunan, dimana pada kahirnya untuk mewujudkan Pati maju,” jelas bupati dua
periode ini.
Sementara itu, tak hanya unjuk
potensi di wilayah Pati, karnaval pembangunan kali juga dijadikan ajang promosi
untuk menyukseskan Asian Games ke 16 yang kebetulan Indonesia pada tahun ini
menjadi tuan rumah.
Tak heran tiap kontingen
menyertakan berbagai logo dan pernik pesta, serta semangat olahraga multi event
terbesar di daratan Asia tersebut. (mil)
TENTANG
KARNAVAL PEMBANGUNAN FESTIVAL NOTO PROJO MBANGUN DESO
JUMLAH
KONTINGEN
180
PIHAK
YANG TERLIBAT
PERWAKILAN SELURUH OPD DI KABUPATEN
PATI
KECAMATAN
PERWAKILAN SEKOLAH
BEBERAPA ORMAS
RUTE
YANG DITEMPUH
ALUN-ALUN PATI
JALAN PEMUDA
JALAN HOS COKROAMINOTO
JALAN RORO MENDUT
JALAN KIAI PUPUS
JALAN MR ISKANDAR
JALAN SYEH JANGKUNG
JALAN RONGGOWARSITO
JALAN KOLONEL SUNANDAR
SIMPANG 4 JOYOKUSUMO
FINISH JALAN AHMAD YANI SMAN 2 PATI
TUJUAN
KARNAVAL
PERINGATAN HUT KE 73 KEMERDEKAAN
REPUBLIK INDONESIA
PERINGATAN HARI JADI KE 695
KABUPATEN PATI
UNJUK POTENSI YANG ADA DI KABUPATEN
PATI



 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empat Pria Dianiaya Massa Usai Ambil Mobil Rental di Sukolilo

    Empat Pria Dianiaya Massa Usai Ambil Mobil Rental di Sukolilo

    • calendar_month Jum, 7 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 926
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah insiden tragis terjadi di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, pada Kamis (06/06/2024), di mana empat pria menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok massa setelah mengambil mobil rental. Keempat pria tersebut adalah BH (52) dari Kelurahan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, SH (28) dari Kelurahan Rawa Badak, Kecamatan Koja, Jakarta Barat, KB (54) […]

  • Anak Kandung Diduga Bakar Rumah Orang Tua di Sukolilo, Dipicu Perselisihan Uang

    Anak Kandung Diduga Bakar Rumah Orang Tua di Sukolilo, Dipicu Perselisihan Uang

    • calendar_month Ming, 14 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.993
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah peristiwa kebakaran yang diduga disengaja terjadi pada Sabtu malam (13/6/2026) di Dukuh Krasak RT 04 RW 04, Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Kebakaran merusak bagian dapur rumah milik M (61), yang diduga dibakar oleh anak kandungnya sendiri, MI (27). Peristiwa ini berlangsung sekitar pukul 22.40 WIB. Menurut penjelasan Kapolresta Pati yang […]

  • Ketua DPRD Pati Minta Pemdes Sosialisasikan Pemahaman Politik untuk Cegah Konflik

    Ketua DPRD Pati Minta Pemdes Sosialisasikan Pemahaman Politik untuk Cegah Konflik

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 330
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, meminta Pemerintah Desa (Pemdes) untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat guna meningkatkan pemahaman politik. Hal ini disampaikannya mengingat perbedaan pandangan politik seringkali memicu konflik dan mengancam kerukunan antar warga. “Masyarakat perlu adanya edukasi politik yang baik. Peran Pemdes sangat dibutuhkan, agar desa tetap aman,” tegasnya. Khususnya menjelang Pemilihan Kepala […]

  • Bocah 6 Tahun Hilang, Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Ndaleman Kayen

    Bocah 6 Tahun Hilang, Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Ndaleman Kayen

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 318
    • 0Komentar

    PATI – Seorang bocah laki-laki berusia 6 tahun, MKA, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Ndaleman, Desa Kayen, Kecamatan Kayen, Senin (3/3/2025). Kehilangan tragis ini terjadi sekitar pukul 21.30 WIB, setelah bocah tersebut dilaporkan hilang sejak pukul 17.00 WIB. Proses pencarian yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Tim Basarnas, BPBD Pati, Koramil 04 Kayen, Polsek Kayen, […]

  • Komisi D DPRD Pati Tinjau Langsung Sosialisasi Komite Sekolah di SMPN 1 Tayu

    Komisi D DPRD Pati Tinjau Langsung Sosialisasi Komite Sekolah di SMPN 1 Tayu

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.782
    • 0Komentar

    PATI – Komisi D DPRD Kabupaten Pati melakukan pemantauan pelaksanaan aturan komite sekolah dengan menghadiri kegiatan sosialisasi di SMPN 1 Tayu, Senin (20/4). Dalam kegiatan tersebut, rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, dan didampingi oleh jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat. Kunjungan ini difokuskan pada sosialisasi Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016. […]

  • Jangan Lengah Tetap Patuhi Prokes di Masa Pandemi

    Jangan Lengah Tetap Patuhi Prokes di Masa Pandemi

    • calendar_month Sel, 22 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

      Amir Machmud, Ketua PWI Jawa Tengah SEMARANG – Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah Amir Machmud NS mengingatkan, agar para anggotanya di berbagai daerah selalu saling mengingatkan dalam menjaga dan melaksanakan disiplin protokol kesehatan. “Selepas Lebaran lalu terjadi kecenderungan eskalasi penyebaran virus Covid-19, terutama dengan varian baru Delta di sejumlah daerah di Jawa Tengah. Ini […]

expand_less