Breaking News
light_mode

Kemeriahan Pawai Unjuk Potensi Kabupaten Pati

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 19 Agu 2018
  • visibility 1.062

PATI – Semarak kirab bertajuk karnaval pembangungan
festival noto projo mbangun deso berlangsung siang kemarin. Ratusan peserta
yang terdiri dari OPD, kecamatan, pelajar hingga ormas tumpah ruah menuyusuri
jalanan Kota Pati. Masing-masing kontingen menunjukkan potensi andalan yang
mereka miliki.
 Seperti yang dilakukan Dinas Pertanian dan
Peternakan, mereka membawa replika ayam pedaging yang besar. Tak hanya replika,
beberapa ekor ayam, juga dibawa berkeliling kota menggunakan kendaraan yang
sudah dihias. Bahkan, mereka membagikan ratusan butir telur rebus kepada  penonton yang berjajar di pinggir jalan.
”Mohon doa rsetunya, semoga Kabupaten Pati dapat sukses menuju daerah pusat
peternekan,” teriak seorang juru bicara dari dalam iring-iringan kendaran.
Hal yang sama juga dilakukan Dinas
Kelautan dan Perikanan, serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Dinas
Kelautan dan Perikanan membawa replika ikan nila salin. Dimana komoditi
perikanan tambak itu memang sedang digencarkan di Kabupaten Pati. Bahkan dalam
skala nasional, pengembangan budidaya ikan nila salin di Pati dianggap yang
paling besar.
Dinas Perdagangan dan Perindustrian
juga melakukan hal yang sama. Mereka membawa replika sepatu yang dihias
warna-warna. Replika itu menunjukkan keseriusan pemerintah Kabupaten (pemkab)
Pati untuk memberdayakan pelaku UMKM.
Tak hanya perwakilan dari OPD,
perwakilan dari kalangan pelajar juga menampilkan potensinya masing-masing.
Seperti dari SMP N 5 Pati yang menampilkan arak-arakan dengan hiasan replika
jamur tiram. Hal itu lantaran sekolah adiwiyata berliterasi tersebut sedang
mengembangkan sekolah dengan berwirausaha jamur tiram. Tak hanya SMP N 5 Pati, beberapa
sekolah lain juga menampilkan potensinya masing-masing seperti di SMP 2 Jakenan
yang menunjukkan kegiatan keseniannya.
Tampilkan Produk Khas
Kontingen dari masing-masing
kecamatan juga tak boleh ketinggalan. Mereka menunjukkan potensi di daerahnya
masing-masing. Seperti Kecamatan Jaken yang membawa replika botol kecap. Sebagai
salah satu produk unggulannya.
Beberapa kecamatan lain juga
menunjukkan hal serupa. Produk pertanian, dan perkebunan ditunjukkan kepada
masyarakat yang telah berjejer di pinggir jalan. Seperti jagung, singkong,
bawang merah dan aneka komoditas lainnya yang khas daerah setempat.
Bupati Haryanto mengungkapkan, dengan
karnaval ini menjadikan semangat pembangunan dalam rangka hari kemerdekaan
sekaligus hari jadi Kabupaten Pati. ”Jadi peringatan hari jadi bukan hanya
seremonial. Melainkan refleksi kegiatan untuk menumbuhkan semangat kerja
pembangunan, dimana pada kahirnya untuk mewujudkan Pati maju,” jelas bupati dua
periode ini.
Sementara itu, tak hanya unjuk
potensi di wilayah Pati, karnaval pembangunan kali juga dijadikan ajang promosi
untuk menyukseskan Asian Games ke 16 yang kebetulan Indonesia pada tahun ini
menjadi tuan rumah.
Tak heran tiap kontingen
menyertakan berbagai logo dan pernik pesta, serta semangat olahraga multi event
terbesar di daratan Asia tersebut. (mil)
TENTANG
KARNAVAL PEMBANGUNAN FESTIVAL NOTO PROJO MBANGUN DESO
JUMLAH
KONTINGEN
180
PIHAK
YANG TERLIBAT
PERWAKILAN SELURUH OPD DI KABUPATEN
PATI
KECAMATAN
PERWAKILAN SEKOLAH
BEBERAPA ORMAS
RUTE
YANG DITEMPUH
ALUN-ALUN PATI
JALAN PEMUDA
JALAN HOS COKROAMINOTO
JALAN RORO MENDUT
JALAN KIAI PUPUS
JALAN MR ISKANDAR
JALAN SYEH JANGKUNG
JALAN RONGGOWARSITO
JALAN KOLONEL SUNANDAR
SIMPANG 4 JOYOKUSUMO
FINISH JALAN AHMAD YANI SMAN 2 PATI
TUJUAN
KARNAVAL
PERINGATAN HUT KE 73 KEMERDEKAAN
REPUBLIK INDONESIA
PERINGATAN HARI JADI KE 695
KABUPATEN PATI
UNJUK POTENSI YANG ADA DI KABUPATEN
PATI



 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMI Pati Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana dan Kekeringan

    PMI Pati Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana dan Kekeringan

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 285
    • 0Komentar

    PATI – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati menggelar Musyawarah Kerja Kabupaten (Muskerkab) di Aula Markas PMI Pati pada Sabtu (15/2/2025). Acara yang dibuka oleh Ketua PMI Kabupaten Pati, Haryanto, dihadiri oleh pengurus dan perwakilan PMI dari berbagai kecamatan, kecuali PMI Kecamatan Kayen yang berhalangan karena tugas di luar kota. Muskerkab tersebut membahas program kerja […]

  • Komisi B DPRD Pati Soroti Keberlangsungan Sektor Garam Rakyat yang Butuh Perhatian Khusus

    Komisi B DPRD Pati Soroti Keberlangsungan Sektor Garam Rakyat yang Butuh Perhatian Khusus

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.086
    • 0Komentar

    PATI – Wilayah Bumi Mina Tani atau Kabupaten Pati telah lama dikenal sebagai salah satu sentra penghasil garam terbesar di Provinsi Jawa Tengah, yang turut menyumbang pasokan kebutuhan garam bagi skala nasional. Besarnya potensi alam dan produktivitas ini dinilai harus dibarengi dengan dukungan maksimal dari pemerintah daerah, utamanya dalam hal pemenuhan dan penguatan infrastruktur yang […]

  • Pertandingan Persiku Kudus vs PSIS Semarang Batal Digelar karena Izin Polisi Tidak Keluar

    Pertandingan Persiku Kudus vs PSIS Semarang Batal Digelar karena Izin Polisi Tidak Keluar

    • calendar_month Sen, 28 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.499
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA — Laga pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/2027 antara Persiku Kudus dan PSIS Semarang yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu (27/9/2026), akhirnya batal digelar. Pembatalan ini diputuskan karena izin penyelenggaraan pertandingan dari kepolisian setempat tidak diterbitkan. Akibat keputusan tersebut, PSIS Semarang tidak dapat menjalani pertandingan sesuai jadwal. Padahal, seluruh unsur klub […]

  • Surga Kecil di Pelosok Jepara itu Bernama Tempur (1)

    Surga Kecil di Pelosok Jepara itu Bernama Tempur (1)

    • calendar_month Rab, 19 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 539
    • 0Komentar

    Sungai yang jernih airnya Gus Muwafiq. Kiai nyentrik berambut gondrong asal Yogyakarta itu dalam suatu ceramahnya pernah mengisahkan bagaimana dakwah di Jawa itu tidak mudah. Mau bercerita tentang surga kepada orang Jawa tidak laku. Surga, itu dalam penggambaran Alquran sebagai tajri min tahtihal anhaar. Air mengalir seperti sungai. Orang Jawa ngomong, kata Gus Muwafik. Mencari […]

  • IKA PMII Pati Kritik Kenaikan PBB 250 Persen, Minta Pemkab Pati Transparan

    IKA PMII Pati Kritik Kenaikan PBB 250 Persen, Minta Pemkab Pati Transparan

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 340
    • 0Komentar

    PATI – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Pati menyikapi kontroversi kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar 250 persen yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Pati. Dalam pernyataan sikapnya, IKA PMII Pati mendesak transparansi dan akuntabilitas pemerintah dalam kebijakan tersebut. Setelah melakukan kajian awal yang melibatkan 32 anggotanya dari berbagai latar belakang, termasuk […]

  • Keok di Kandang Persijap Jepara Lupa Cara Comeback

    Keok di Kandang Persijap Jepara Lupa Cara Comeback

    • calendar_month Sab, 10 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Para pendukung persijap Jepara tertunduk lesu karena timnya kalah  JEPARA – Gol cepat pemain Nusantara United FC Ariyanto pada menit ke-6 membuyarkan trend positif Laskar Kalinyamat untuk meraih tiga kali kemenangan beruntun di Liga 2 musim 2022/2023. Pada Sabtu (10/9/2022) Persijap Jepara harus takluk atas tamunya dengan skor tipis 1- 0. Kekalahan ini terasa sangat […]

expand_less