Breaking News
light_mode

Jaga Kelestarian Pantai Tanam Ribuan Mangrove di Pesisir Utara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 8 Agu 2021
  • visibility 1.067

 

Penanam mangrove di pantai  Desa Bulimanis Kidul Kecamatan Margoyoso, Pati oleh mahasiswa yang tergabung dalam KMMP Semarang.

PATI – Ribuan bibit
mangrove ditanam di pantai Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, Pati,
Minggu (8/8/2021) pagi. Penanaman itu diprakarsai

sekelompok mahasiswa dari
Pati yang menimba ilmu di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo. Mereka
tergabung dalan Keluarga Mahasiswa Pelajar Pati (KMPP) Semarang.

Untuk diketahui Kabupaten
Pati memiliki garis pantai sepanjang 60 kilometer yang membentang dari wilayah
Kecamatan Dukuhseti hingga Batangan. Namun ekosistem pantai di Kota Mina Tani
ini tidak sedang baik-baik saja, masih terdapat beberapa titik  lokasi
yang perlu diperhatikan karena rusak akibat abrasi serta akresi.

Salah satu upaya
pelestarian di kawasan yang telah rusak itu, ialah dengan cara menanami bibit
mangrove.

Kegiatan ini diadakan dalam
rangka memperingati hari lahir ke-41 KMPP Semarang. 

“Penanaman ini kami
lakukan paling tidak untuk memulihkan ekosistem pantai. Ini juga sebagai upaya
untuk melestarikan lingkungan di kawasan pesisir,” jelas Ketua Umum KMPP
Semarang, Wahyu Aji Prasetyo kepada Lingkar Muria.

Menurut Wahyu, jika
ribuan bibit yang telah ditanam ini dijaga dengan baik, maka nantinya akan
menjadi kawasan hutan mangrove yang ke depan bisa membantu
meningkatkan perekonomian penduduk sekitar. 

“Ada ikan yang bisa
ditangkap, bahkan bisa menjadi tempat wisata yang dapat memberi keuntungan
tambahan bagi warga sekitar,” kata dia.

Ia menambahkan, kegiatan
penanaman ini dilakukan bukan hanya sekedar seremonial saja. Tetapi, pihaknya
akan terus merawat bibit-bibit itu agar tumbuh dengan baik. Total dalam
kegiatan tersebut pihaknya menanam sebanyak 2.000 bibit.

Untuk diketahui, KMPP
Semarang juga telah melakukan penanaman ribuan mangrove di wilayah Kecamatan
Dukuhseti beberapa tahun lalu. Bahkan, tanaman itu tumbuh subur hingga
sekarang, karena dirawat oleh warga sekitar. Kegiatan penanaman mangrove ini
sendiri juga bekerjasama dengan karang taruna desa setempat. Selain itu kegiatan
ini juga dilakukan bersama pihak-pihak lain seperti IPNU dan IPPNU dan kelompok
pecinta alam. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Atlet Ketapel Jepara Juara PON Tradisional

    Tiga Atlet Ketapel Jepara Juara PON Tradisional

    • calendar_month Rab, 27 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 421
    • 0Komentar

      Atlet olahraga tradisional dari Jepara berprestasi di ajang nasional JEPARA – Prestasi membanggakan diraih putra-putri Kota Ukir Jepara. Belum lama ini tiga atlet ketapel dari kota ini berhasil menyabet medali emas di ajang Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Nasional (Podradnas) VIII Tahun 2021 yang digelar 21-24 Oktober 2021, di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Atlet Jepara […]

  • Bupati Pati Dukung Sosialisasi Mikroba PA 63 untuk Pertanian dan Pengolahan Limbah

    Bupati Pati Dukung Sosialisasi Mikroba PA 63 untuk Pertanian dan Pengolahan Limbah

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 312
    • 0Komentar

    PATI — Bupati Pati, Sudewo, menghadiri kegiatan Sosialisasi Mikroba PA 63 WD 05/Pati yang digelar di Ruang Pragolo, Setda Kabupaten Pati, Rabu (30/7). Kegiatan ini diinisiasi oleh Komandan Kodim Pati sebagai upaya memperkenalkan inovasi teknologi mikroba untuk pengolahan limbah sekaligus peningkatan produktivitas sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Bupati menjelaskan bahwa sosialisasi ini menyasar berbagai pihak […]

  • Sekda Jepara Ingatkan Bendahara Desa untuk Menjaga Keamanan Transaksi Non Tunai

    Sekda Jepara Ingatkan Bendahara Desa untuk Menjaga Keamanan Transaksi Non Tunai

    • calendar_month Rab, 22 Nov 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Pemerintahan – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara, Edy Sujatmiko, memberikan peringatan kepada bendahara desa di wilayah tersebut terkait penerapan transaksi nontunai atau cash management system (CMS) di seluruh desa. Dia menekankan pentingnya merahasiakan kata sandi (password) aplikasi yang akan digunakan pada kegiatan penguatan kapasitas bendahara desa di Ono Joglo Resort, Bandengan, Jepara, Selasa (21/11/2023). Edy […]

  • Persipa Pati Bidik Puncak Klasemen Lewat Kemenangan atas Persipura

    Persipa Pati Bidik Puncak Klasemen Lewat Kemenangan atas Persipura

    • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 329
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati menatap laga krusial melawan tuan rumah Persipura Jayapura di Stadion Mandala, Rabu (5/2), dalam lanjutan babak playoff degradasi Liga 2 musim 2024/2025. Laskar Saridin datang dengan tekad bulat untuk setidaknya membawa pulang satu poin, bahkan lebih. “Misi kami mencuri poin karena ini playoff, poin sangat penting untuk menentukan kita untuk terhindar […]

  • Bangga Beli Asli di Persipa Store

    Bangga Beli Asli di Persipa Store

    • calendar_month Ming, 1 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Ketua Umum Persipa Pati Joni Kurnianto memperlihatkan jersey Persipa Pati musim 2021/2022 Kini telah hadir Persipa Store. Yang menyediakan merchandise Persipa Pati, mulai dari jersey sampai kaos dan jaket. Dengan barang asli berkualitas, pembelian merchandise di Persipa Store sama dengan ikut menghidupi tim berjuluk Laskar Saridin ini. PATI – Para suporter dan masyarakat pecinta Persipa […]

  • Joni Kurnianto Soroti Fasilitas Publik Pati yang Dibangun Mahal Tapi Kurang Dikelola

    Joni Kurnianto Soroti Fasilitas Publik Pati yang Dibangun Mahal Tapi Kurang Dikelola

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.964
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, mengangkat persoalan sejumlah fasilitas publik di daerahnya, di antaranya Alun-alun Kembang Joyo dan Plaza Pragolo, yang menghabiskan anggaran besar dalam pembangunannya namun tidak mendapatkan perawatan yang memadai. Ia mengambil contoh Alun-alun Kembang Joyo yang membutuhkan biaya lebih dari Rp10 miliar untuk dibangun, namun hingga kini […]

expand_less