Breaking News
light_mode

Jaga Kelestarian Pantai Tanam Ribuan Mangrove di Pesisir Utara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 8 Agu 2021
  • visibility 1.018

 

Penanam mangrove di pantai  Desa Bulimanis Kidul Kecamatan Margoyoso, Pati oleh mahasiswa yang tergabung dalam KMMP Semarang.

PATI – Ribuan bibit
mangrove ditanam di pantai Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, Pati,
Minggu (8/8/2021) pagi. Penanaman itu diprakarsai

sekelompok mahasiswa dari
Pati yang menimba ilmu di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo. Mereka
tergabung dalan Keluarga Mahasiswa Pelajar Pati (KMPP) Semarang.

Untuk diketahui Kabupaten
Pati memiliki garis pantai sepanjang 60 kilometer yang membentang dari wilayah
Kecamatan Dukuhseti hingga Batangan. Namun ekosistem pantai di Kota Mina Tani
ini tidak sedang baik-baik saja, masih terdapat beberapa titik  lokasi
yang perlu diperhatikan karena rusak akibat abrasi serta akresi.

Salah satu upaya
pelestarian di kawasan yang telah rusak itu, ialah dengan cara menanami bibit
mangrove.

Kegiatan ini diadakan dalam
rangka memperingati hari lahir ke-41 KMPP Semarang. 

“Penanaman ini kami
lakukan paling tidak untuk memulihkan ekosistem pantai. Ini juga sebagai upaya
untuk melestarikan lingkungan di kawasan pesisir,” jelas Ketua Umum KMPP
Semarang, Wahyu Aji Prasetyo kepada Lingkar Muria.

Menurut Wahyu, jika
ribuan bibit yang telah ditanam ini dijaga dengan baik, maka nantinya akan
menjadi kawasan hutan mangrove yang ke depan bisa membantu
meningkatkan perekonomian penduduk sekitar. 

“Ada ikan yang bisa
ditangkap, bahkan bisa menjadi tempat wisata yang dapat memberi keuntungan
tambahan bagi warga sekitar,” kata dia.

Ia menambahkan, kegiatan
penanaman ini dilakukan bukan hanya sekedar seremonial saja. Tetapi, pihaknya
akan terus merawat bibit-bibit itu agar tumbuh dengan baik. Total dalam
kegiatan tersebut pihaknya menanam sebanyak 2.000 bibit.

Untuk diketahui, KMPP
Semarang juga telah melakukan penanaman ribuan mangrove di wilayah Kecamatan
Dukuhseti beberapa tahun lalu. Bahkan, tanaman itu tumbuh subur hingga
sekarang, karena dirawat oleh warga sekitar. Kegiatan penanaman mangrove ini
sendiri juga bekerjasama dengan karang taruna desa setempat. Selain itu kegiatan
ini juga dilakukan bersama pihak-pihak lain seperti IPNU dan IPPNU dan kelompok
pecinta alam. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Andika Perkasa dan Edy Wuryanto Bersafari Sambil Nikmati Bebek dan Ayam Goreng di Grobogan

    Andika Perkasa dan Edy Wuryanto Bersafari Sambil Nikmati Bebek dan Ayam Goreng di Grobogan

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 270
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Andika Perkasa, calon gubernur Jawa Tengah, baru-baru ini melakukan kunjungan ke wilayah Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan, didampingi oleh Edy Wuryanto, anggota DPR RI dari Dapil Jawa Tengah III, pada Sabtu-Minggu (7-8/9/2024). Edy Wuryanto, yang merupakan politisi PDI Perjuangan, menyatakan keyakinan bahwa Andika akan menang telak di wilayah tersebut, yang dikenal sebagai “kandang […]

  • Wakil Ketua 2 DPRD Pati : Pengisian Perangkat Desa Harus Kondusif

    Wakil Ketua 2 DPRD Pati : Pengisian Perangkat Desa Harus Kondusif

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 353
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo, berharap proses pengisian perangkat desa di wilayahnya dapat berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Hal ini disampaikan Bambang usai pelantikan pimpinan DPRD di ruang sidang kantor DPRD Pati. Menurut Bambang, berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) yang baru, kewenangan dan aturan terkait pengisian perangkat desa telah dikembalikan ke […]

  • Tanggapi Keluhan Warga, DPUTR Pati Pastikan Jalan Guyangan-Jetak Akan Segera Ditangani

    Tanggapi Keluhan Warga, DPUTR Pati Pastikan Jalan Guyangan-Jetak Akan Segera Ditangani

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.923
    • 0Komentar

    PATI – Kondisi fisik ruas jalan penghubung Guyangan hingga Jetak di wilayah Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, diketahui mengalami kerusakan yang cukup parah. Masyarakat setempat pun menyampaikan keluhan, mengingat jalur yang merupakan kewenangan pemerintah kabupaten ini kerap rusak dan dinilai sangat membahayakan keselamatan setiap pengendara yang melintas. Berdasarkan dokumentasi yang diterima dari warga pada Rabu (25/3), […]

  • GP Ansor dan Banser Gondosari Gelar Kerja Bakti Massal dalam Rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia

    GP Ansor dan Banser Gondosari Gelar Kerja Bakti Massal dalam Rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia

    • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 317
    • 0Komentar

    KUDUS – Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Ranting Gondosari, Kabupaten Kudus, menggelar kerja bakti massal Minggu (1/6/2025) dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat ini membersihkan ruas jalan utama Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, mulai dari jalur selatan Polsek Gebog hingga perbatasan Desa Menawan. Ketua Pimpinan […]

  • Tiga Pemain Pati ke Babak Selanjutnya

    Tiga Pemain Pati ke Babak Selanjutnya

    • calendar_month Sen, 22 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Seleksi PSIS U-19 di Pati Lingkar Muria, PATI – Dari banyak nama pesepakbola Pati yang mengikuti seleksi PSIS U-19, hanya tiga nama yang lolos ke babak selanjutnya. Mereka yang lolos itu adalah Calvin Ivan Prasetya dari Cluwak, Muhammad Iqbal Al Ghuzat Tambakromo dan Benny Setyo Adi dari Trangkil. Meskipun lolos, ini belum final menjadi bagian dari […]

  • Wejangan Cak Nun Jelang Pemilu 2019

    Wejangan Cak Nun Jelang Pemilu 2019

    • calendar_month Sab, 30 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 285
    • 0Komentar

    JEPARA – Pilpres dan Pileg tinggal menghitung hari. Konstelasi politik pun kian memanas. Beragam isu dan perkara digoreng sedemikian rupa untuk meraup suara. Tak hanya itu, masyarakat juga seolah-olah dibelah menjadi dua dan saling bermusuhan. Ihwal pemilu itulah yang menjadi salah satu fokus pembicaraan Emha Ainun Najib dalam acara Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng […]

expand_less