Breaking News
light_mode

Jaga Kelestarian Pantai Tanam Ribuan Mangrove di Pesisir Utara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 8 Agu 2021
  • visibility 1.028

 

Penanam mangrove di pantai  Desa Bulimanis Kidul Kecamatan Margoyoso, Pati oleh mahasiswa yang tergabung dalam KMMP Semarang.

PATI – Ribuan bibit
mangrove ditanam di pantai Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, Pati,
Minggu (8/8/2021) pagi. Penanaman itu diprakarsai

sekelompok mahasiswa dari
Pati yang menimba ilmu di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo. Mereka
tergabung dalan Keluarga Mahasiswa Pelajar Pati (KMPP) Semarang.

Untuk diketahui Kabupaten
Pati memiliki garis pantai sepanjang 60 kilometer yang membentang dari wilayah
Kecamatan Dukuhseti hingga Batangan. Namun ekosistem pantai di Kota Mina Tani
ini tidak sedang baik-baik saja, masih terdapat beberapa titik  lokasi
yang perlu diperhatikan karena rusak akibat abrasi serta akresi.

Salah satu upaya
pelestarian di kawasan yang telah rusak itu, ialah dengan cara menanami bibit
mangrove.

Kegiatan ini diadakan dalam
rangka memperingati hari lahir ke-41 KMPP Semarang. 

“Penanaman ini kami
lakukan paling tidak untuk memulihkan ekosistem pantai. Ini juga sebagai upaya
untuk melestarikan lingkungan di kawasan pesisir,” jelas Ketua Umum KMPP
Semarang, Wahyu Aji Prasetyo kepada Lingkar Muria.

Menurut Wahyu, jika
ribuan bibit yang telah ditanam ini dijaga dengan baik, maka nantinya akan
menjadi kawasan hutan mangrove yang ke depan bisa membantu
meningkatkan perekonomian penduduk sekitar. 

“Ada ikan yang bisa
ditangkap, bahkan bisa menjadi tempat wisata yang dapat memberi keuntungan
tambahan bagi warga sekitar,” kata dia.

Ia menambahkan, kegiatan
penanaman ini dilakukan bukan hanya sekedar seremonial saja. Tetapi, pihaknya
akan terus merawat bibit-bibit itu agar tumbuh dengan baik. Total dalam
kegiatan tersebut pihaknya menanam sebanyak 2.000 bibit.

Untuk diketahui, KMPP
Semarang juga telah melakukan penanaman ribuan mangrove di wilayah Kecamatan
Dukuhseti beberapa tahun lalu. Bahkan, tanaman itu tumbuh subur hingga
sekarang, karena dirawat oleh warga sekitar. Kegiatan penanaman mangrove ini
sendiri juga bekerjasama dengan karang taruna desa setempat. Selain itu kegiatan
ini juga dilakukan bersama pihak-pihak lain seperti IPNU dan IPPNU dan kelompok
pecinta alam. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menghadapi Persoalan dengan Pikiran Jernih

    Menghadapi Persoalan dengan Pikiran Jernih

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Gayeng diskusi Suluk Maleman Ada yang luput di zaman sekarang ini. Tentang bagaimana menghadapi sebuah persoalan. Sering kali, manusia kurang memerhatikan kejernihan dalam menghadapi persoalan. Perlunya kejernihan dalam menghadapi persoalan dinilai penting agar tidak sampai terjadi ketidakadilan ketika memberikan sebuah penilaian. Hal itu menjadi obrolan mendalam pada Suluk Maleman edisi ke 93, Sabtu (22/9/2019) malam […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Bayar Iuran PBI BPJS Kesehatan Dibayar Penuh dan Tepat Waktu

    DPRD Pati Minta Pemkab Bayar Iuran PBI BPJS Kesehatan Dibayar Penuh dan Tepat Waktu

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.855
    • 0Komentar

    PATI – Bidang kesehatan menjadi perhatian khusus DPRD Pati, terutama menyangkut kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang menjadi kewajiban pemerintah daerah. Ali Badrudin, Ketua DPRD Pati, menyatakan bahwa pihaknya mengajukan usulan agar iuran PBI yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Pati dibayarkan secara penuh dan tepat waktu. Tujuannya adalah untuk menghindari kondisi di […]

  • Infrastruktur Pariwisata Kudus Siap, Promosi Masih Jadi PR

    Infrastruktur Pariwisata Kudus Siap, Promosi Masih Jadi PR

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 268
    • 0Komentar

    KUDUS – Kabupaten Kudus memiliki potensi wisata yang lengkap berdasarkan konsep 4A (Attraction, Accessibility, Amenity, dan Activity). Namun, potensi tersebut belum termaksimalkan karena promosi dan penyebaran informasi yang kurang terstruktur dan masif. Hal ini diungkapkan oleh pengamat wisata, Eko Suseno. Eko menjelaskan, Kudus telah memenuhi unsur penting destinasi wisata yang kuat. Dari sisi daya tarik […]

  • Gus Mus Bicara Pendidikan

    Gus Mus Bicara Pendidikan

    • calendar_month Ming, 21 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 444
    • 0Komentar

      ISTIMEWA : GUS MUS Namanya KH Ahmad Mustofa Bisri, orang akrab menyebutnya Gus Mus. Kiai yang juga budayawan ini tak sepakat dengan konsep pendidikan nasional, Ia menyebut pendidikan nasional yang merupakan warisan kolonial Belanda masih sebatas pengajaran, belum melaksanakan pendidikan. Menurutnya, mendidik atau melakukan pendidikan, masih terbatas dilakukan atau setidaknya dijumpai di Raudlatul Athfal […]

  • Mujahidin Bageng Bersholawat Diramaikan Ribuan Orang

    Mujahidin Bageng Bersholawat Diramaikan Ribuan Orang

    • calendar_month Sab, 26 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Acara bersholawat di Perguruan Islam Monumen Mujahidin Bageng Gembong Pati Ribuan pecinta shalawat memadati halaman Perguruan Islam Monumen Mujahidin, Desa Bageng, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Jumat (25/11/2022) malam. Mereka antusias melantunkan selawat atas Nabi Muhammad SAW bersama Habib Ali Zainal Abidin Assegaf dari Jepara. PATI – Kegiatan shalawatan massal ini digelar oleh Yayasan […]

  • Anggota DPRD Pati Muntamah Dorong Pengembangan Karakter Lewat Pendidikan Agama

    Anggota DPRD Pati Muntamah Dorong Pengembangan Karakter Lewat Pendidikan Agama

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 297
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Muntamah, menekankan pentingnya pengembangan karakter anak melalui pendidikan, baik formal maupun non-formal. Ia menjelaskan bahwa pendidikan memiliki ruang lingkup yang luas, tidak hanya terbatas pada bangku sekolah. “Pendidikan agama sangat penting bagi masyarakat untuk membentuk akhlakul karimah atau karakter yang baik pada anak-anak,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa mendidik generasi muda […]

expand_less