Breaking News
light_mode

Jaga Kelestarian Pantai Tanam Ribuan Mangrove di Pesisir Utara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 8 Agu 2021
  • visibility 978

 

Penanam mangrove di pantai  Desa Bulimanis Kidul Kecamatan Margoyoso, Pati oleh mahasiswa yang tergabung dalam KMMP Semarang.

PATI – Ribuan bibit
mangrove ditanam di pantai Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, Pati,
Minggu (8/8/2021) pagi. Penanaman itu diprakarsai

sekelompok mahasiswa dari
Pati yang menimba ilmu di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo. Mereka
tergabung dalan Keluarga Mahasiswa Pelajar Pati (KMPP) Semarang.

Untuk diketahui Kabupaten
Pati memiliki garis pantai sepanjang 60 kilometer yang membentang dari wilayah
Kecamatan Dukuhseti hingga Batangan. Namun ekosistem pantai di Kota Mina Tani
ini tidak sedang baik-baik saja, masih terdapat beberapa titik  lokasi
yang perlu diperhatikan karena rusak akibat abrasi serta akresi.

Salah satu upaya
pelestarian di kawasan yang telah rusak itu, ialah dengan cara menanami bibit
mangrove.

Kegiatan ini diadakan dalam
rangka memperingati hari lahir ke-41 KMPP Semarang. 

“Penanaman ini kami
lakukan paling tidak untuk memulihkan ekosistem pantai. Ini juga sebagai upaya
untuk melestarikan lingkungan di kawasan pesisir,” jelas Ketua Umum KMPP
Semarang, Wahyu Aji Prasetyo kepada Lingkar Muria.

Menurut Wahyu, jika
ribuan bibit yang telah ditanam ini dijaga dengan baik, maka nantinya akan
menjadi kawasan hutan mangrove yang ke depan bisa membantu
meningkatkan perekonomian penduduk sekitar. 

“Ada ikan yang bisa
ditangkap, bahkan bisa menjadi tempat wisata yang dapat memberi keuntungan
tambahan bagi warga sekitar,” kata dia.

Ia menambahkan, kegiatan
penanaman ini dilakukan bukan hanya sekedar seremonial saja. Tetapi, pihaknya
akan terus merawat bibit-bibit itu agar tumbuh dengan baik. Total dalam
kegiatan tersebut pihaknya menanam sebanyak 2.000 bibit.

Untuk diketahui, KMPP
Semarang juga telah melakukan penanaman ribuan mangrove di wilayah Kecamatan
Dukuhseti beberapa tahun lalu. Bahkan, tanaman itu tumbuh subur hingga
sekarang, karena dirawat oleh warga sekitar. Kegiatan penanaman mangrove ini
sendiri juga bekerjasama dengan karang taruna desa setempat. Selain itu kegiatan
ini juga dilakukan bersama pihak-pihak lain seperti IPNU dan IPPNU dan kelompok
pecinta alam. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buka Kemah Jurnalistik, Chandra Tegaskan Media Mitra Strategis Pembangunan Pati

    Buka Kemah Jurnalistik, Chandra Tegaskan Media Mitra Strategis Pembangunan Pati

    • calendar_month Ming, 9 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.480
    • 0Komentar

    PATI — Pelaksana Tugas Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menegaskan bahwa lembaga pers merupakan mitra strategis Pemerintah Kabupaten Pati dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Pernyataan itu disampaikannya saat membuka kegiatan Kemah Jurnalistik dalam rangka memperingati Bulan Jurnalisme sekaligus HUT ke-28 Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) yang berlangsung di Kebun Kopi Jollong, pada Sabtu (8/8/2026). Menurut […]

  • Jepara Kali Keempat Terima Penghargaan Penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Aparat Pengawas Internal

    Jepara Kali Keempat Terima Penghargaan Penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Aparat Pengawas Internal

    • calendar_month Kam, 1 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 275
    • 0Komentar

    DOKUMEN PEMKAB JEPARA JEPARA –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara patut berbangga diri.  Untuk kali keempat, Pemkab Jepara menerima penghargaan sebagai pemerintah/kota dengan penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan aparat pengawas internal pemerintah Provinsi Jawa Tengah terbaik 2018. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyerahkan langsung anugerah tersebut di The Alana Hotel & Convention Center Selasa (23/10) lalu. Penghargaan ini […]

  • Menteri Lingkungan Hidup : Kudus Masuk Kategori Kota Kotor 

    Menteri Lingkungan Hidup : Kudus Masuk Kategori Kota Kotor 

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.536
    • 0Komentar

    KUDUS – Penilaian terhadap kebersihan sebuah daerah bukan sekadar soal estetika, melainkan cerminan dari keseriusan pemerintah dan masyarakat dalam mengelola lingkungan. Itulah yang kini menjadi perhatian di Kabupaten Kudus. Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, secara terbuka menyebut Kudus masih masuk dalam kategori kota kotor karena belum mampu memenuhi standar penilaian yang ditetapkan pemerintah pusat. […]

  • Full Menyerang Persijap Gagal Kalahkan Persela Lamongan

    Full Menyerang Persijap Gagal Kalahkan Persela Lamongan

    • calendar_month Sab, 1 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Statistik pertandingan yang seharusnya membuat Persijap Jepara menang minimal 3 gol lebih. Tampil agresif sepanjang 90 menit tidak mampu membuat Persijap Jepara mengamankan poin penuh di kandangnya. Bahkan hampir saja tim tamu Persela Lamongan membikin malu Laskar Kalinyamat. JEPARA – Data statistik di akhir pertandingan menunjukkan dominasi Persijap Jepara atas Persela Lamongan, Sabtu (1/10/2022) di […]

  • Manfaatkan Waktu Untuk Membaca

    Manfaatkan Waktu Untuk Membaca

    • calendar_month Sen, 27 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 733
    • 0Komentar

    Ayuk Anjarwati   https://www.facebook.com/ayuk.a.clalue Waktu luang memang sayang kalau terbuang. Untuk itu waktu luang harus dimanfaatkan betul. Inilah yang menjadi pegangan Ayuk Anjarwati. Perempuan kelahiran Pati, 9 April 2000 ini memanfaatkan betul waktu luang untuk beraktivitas yang manfaat, membaca. Hal ini ia lakukan sudah hampir setahun. Terutama saat waktu luang di sekolah, ia kerap asyik […]

  • Anggota DPRD Pati: Nasi Gandul Butuh Inovasi dan Pemasaran yang Lebih Luas

    Anggota DPRD Pati: Nasi Gandul Butuh Inovasi dan Pemasaran yang Lebih Luas

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 288
    • 0Komentar

    PATI – Danu Ikhsan Hariscandra, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDIP, menekankan pentingnya pelestarian nasi gandul, kuliner khas Pati. Ia menyoroti potensi inovasi seperti kemasan sarden yang memungkinkan nasi gandul dibawa kemana-mana, seperti yang telah dilakukan oleh Bumdes Desa Gajahmati. “Inovasi seperti itu sudah bagus, hanya saja kurangnya pemasaran,” ujar Danu. Ia menyarankan agar […]

expand_less