DPRD Pati: Jalan Prawoto–Kudus, Jalur Penghubung Nyawa Ekonomi Warga Pati Selatan
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month Ming, 7 Jun 2026
- visibility 99.695

Ilustrasi Pembangunan Jalan
PATI – Kabar gembira hadir bagi seluruh masyarakat di wilayah Kecamatan Sukolilo. Setelah penantian panjang selama bertahun-tahun, pembangunan dan perbaikan ruas jalan penghubung Desa Prawoto menuju Kabupaten Kudus dipastikan akan mulai dikerjakan pada pekan depan.
Kepastian pelaksanaan proyek strategis ini disampaikan oleh Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Siti Maudlu’ah. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Pati yang akhirnya merealisasikan aspirasi masyarakat terkait perbaikan jalan yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak dan harapan utama warga.
“Jalan itu sudah diusulkan sejak lebih dari lima tahun lalu, dan sekarang akhirnya direalisasikan oleh Pemkab Pati,” ujar Siti.
Menurut penuturannya, kondisi fisik Jalan Prawoto–Kudus selama ini mengalami kerusakan yang cukup parah di hampir seluruh ruasnya.
Lapisan aspal di banyak titik sudah retak, permukaannya bergelombang, dan banyak lubang yang mengganggu kenyamanan sekaligus membahayakan keselamatan siapa saja yang melintas.
Kondisi rusak tersebut ternyata sudah berlangsung selama kurang lebih satu dekade tanpa pernah mendapatkan penanganan secara menyeluruh.
Akibatnya, warga yang setiap hari harus menggunakan jalur ini terus-menerus menyampaikan keluhan, terutama karena kondisi jalan dinilai sangat berisiko, khususnya bagi pengendara sepeda motor.
Siti menjelaskan, ruas jalan ini memiliki peran sangat penting sebagai salah satu akses utama yang menjadi tumpuan aktivitas warga Kecamatan Sukolilo.
Jalan ini menjadi jalur penghubung vital bagi mereka yang bekerja, bersekolah, berdagang, maupun yang harus memenuhi kebutuhan sehari-hari ke wilayah Kabupaten Kudus.
“Padatnya aktivitas masyarakat membuat kondisi jalan rusak ini selalu menjadi keluhan warga,” katanya.
Warga yang berasal dari Desa Prawoto, Wegil, Kedungwinong, hingga Desa Sukolilo merupakan kelompok masyarakat yang paling merasakan dampak langsung dari buruknya kondisi jalan tersebut.
Selain menghambat dan memperlambat pergerakan, permukaan jalan yang tidak rata juga terbukti meningkatkan angka risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Ia menambahkan, banyaknya laporan dan aspirasi yang terus disampaikan masyarakat menjadi pertimbangan utama bagi Pemerintah Kabupaten Pati untuk memprioritaskan pembangunan di ruas ini.
Hingga saat ini, seluruh proses administrasi dan tahapan pelelangan proyek telah dinyatakan selesai, sehingga pekerjaan fisik dapat segera dimulai sesuai jadwal yang ditetapkan.
“Pemkab akhirnya memprioritaskan ruas ini karena tingkat urgensinya tinggi dan banyak aduan yang masuk dari masyarakat,” jelasnya.
Siti berharap pelaksanaan pekerjaan nanti dapat berjalan lancar sesuai rencana dan benar-benar memenuhi standar serta spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Dengan kondisi jalan yang jauh lebih baik nantinya, diharapkan akses transportasi warga menjadi lebih lancar, proses pengangkutan dan distribusi hasil pertanian meningkat pesat, serta waktu tempuh perjalanan menuju Kudus menjadi jauh lebih efisien.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta mengawasi jalannya pembangunan agar kualitas pekerjaan tetap terjaga baik dan hasilnya dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang panjang.
“Dengan kondisi jalan yang selama ini selalu dikeluhkan warga, mari kita jaga bersama agar hasil pembangunan ini awet dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Jika pembangunan berjalan sesuai jadwal dan selesai tepat waktu, Jalan Prawoto–Kudus diharapkan berubah menjadi jalur transportasi yang aman dan nyaman, sekaligus menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi dan kelancaran aktivitas sosial masyarakat Kecamatan Sukolilo.
(Adv)
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

