Breaking News
light_mode

DPRD Pati: Jalan Prawoto–Kudus, Jalur Penghubung Nyawa Ekonomi Warga Pati Selatan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
  • visibility 99.786

PATI – Kabar gembira hadir bagi seluruh masyarakat di wilayah Kecamatan Sukolilo. Setelah penantian panjang selama bertahun-tahun, pembangunan dan perbaikan ruas jalan penghubung Desa Prawoto menuju Kabupaten Kudus dipastikan akan mulai dikerjakan pada pekan depan.

Kepastian pelaksanaan proyek strategis ini disampaikan oleh Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Siti Maudlu’ah. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Pati yang akhirnya merealisasikan aspirasi masyarakat terkait perbaikan jalan yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak dan harapan utama warga.

“Jalan itu sudah diusulkan sejak lebih dari lima tahun lalu, dan sekarang akhirnya direalisasikan oleh Pemkab Pati,” ujar Siti.

Menurut penuturannya, kondisi fisik Jalan Prawoto–Kudus selama ini mengalami kerusakan yang cukup parah di hampir seluruh ruasnya.

Lapisan aspal di banyak titik sudah retak, permukaannya bergelombang, dan banyak lubang yang mengganggu kenyamanan sekaligus membahayakan keselamatan siapa saja yang melintas.

Kondisi rusak tersebut ternyata sudah berlangsung selama kurang lebih satu dekade tanpa pernah mendapatkan penanganan secara menyeluruh.

Akibatnya, warga yang setiap hari harus menggunakan jalur ini terus-menerus menyampaikan keluhan, terutama karena kondisi jalan dinilai sangat berisiko, khususnya bagi pengendara sepeda motor.

Siti menjelaskan, ruas jalan ini memiliki peran sangat penting sebagai salah satu akses utama yang menjadi tumpuan aktivitas warga Kecamatan Sukolilo.

Jalan ini menjadi jalur penghubung vital bagi mereka yang bekerja, bersekolah, berdagang, maupun yang harus memenuhi kebutuhan sehari-hari ke wilayah Kabupaten Kudus.

“Padatnya aktivitas masyarakat membuat kondisi jalan rusak ini selalu menjadi keluhan warga,” katanya.

Warga yang berasal dari Desa Prawoto, Wegil, Kedungwinong, hingga Desa Sukolilo merupakan kelompok masyarakat yang paling merasakan dampak langsung dari buruknya kondisi jalan tersebut.

Selain menghambat dan memperlambat pergerakan, permukaan jalan yang tidak rata juga terbukti meningkatkan angka risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Ia menambahkan, banyaknya laporan dan aspirasi yang terus disampaikan masyarakat menjadi pertimbangan utama bagi Pemerintah Kabupaten Pati untuk memprioritaskan pembangunan di ruas ini.

Hingga saat ini, seluruh proses administrasi dan tahapan pelelangan proyek telah dinyatakan selesai, sehingga pekerjaan fisik dapat segera dimulai sesuai jadwal yang ditetapkan.

“Pemkab akhirnya memprioritaskan ruas ini karena tingkat urgensinya tinggi dan banyak aduan yang masuk dari masyarakat,” jelasnya.

Siti berharap pelaksanaan pekerjaan nanti dapat berjalan lancar sesuai rencana dan benar-benar memenuhi standar serta spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Dengan kondisi jalan yang jauh lebih baik nantinya, diharapkan akses transportasi warga menjadi lebih lancar, proses pengangkutan dan distribusi hasil pertanian meningkat pesat, serta waktu tempuh perjalanan menuju Kudus menjadi jauh lebih efisien.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta mengawasi jalannya pembangunan agar kualitas pekerjaan tetap terjaga baik dan hasilnya dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang panjang.

“Dengan kondisi jalan yang selama ini selalu dikeluhkan warga, mari kita jaga bersama agar hasil pembangunan ini awet dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Jika pembangunan berjalan sesuai jadwal dan selesai tepat waktu, Jalan Prawoto–Kudus diharapkan berubah menjadi jalur transportasi yang aman dan nyaman, sekaligus menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi dan kelancaran aktivitas sosial masyarakat Kecamatan Sukolilo.

(Adv)

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Bawah “Kanopi Persaudaraan”, Gereja dan Masjid di Winong Pati Gelar Sarasehan Paseduluran

    Di Bawah “Kanopi Persaudaraan”, Gereja dan Masjid di Winong Pati Gelar Sarasehan Paseduluran

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.448
    • 0Komentar

    PATI – Di Jalan Kolonel Sunandar Gang 6, Desa Winong, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, dua bangunan tempat ibadah — Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Winong dan Masjid Al-Muqorrobin — berdiri tegak saling berhadapan. Bukan sekadar bertetangga, sebuah kanopi permanen selebar kurang lebih lima meter membentang di atas jalan, menghubungkan atap keduanya seolah menjadi simbol tangan […]

  • Dewan Pati Desak Pemkab Serius Garap Diversifikasi Pangan

    Dewan Pati Desak Pemkab Serius Garap Diversifikasi Pangan

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 274
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Narso, mendesak pemerintah daerah untuk serius menjalankan program diversifikasi pangan. Menurutnya, program ini tidak boleh hanya diwacanakan saat harga beras melonjak dan stok terbatas. “Diversifikasi pangan harus menjadi program berkelanjutan, bukan hanya reaktif saat terjadi krisis,” tegasnya. Ia menilai, selama ini pemerintah daerah kurang konsisten dalam menjalankan program diversifikasi […]

  • Gubernur Ganjar Borong Produk UMKM Disabilitas

    Gubernur Ganjar Borong Produk UMKM Disabilitas

    • calendar_month Rab, 12 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melihat produk UMKM kelompok disabilitas di Kebumen. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo lagi-lagi menunjukkan keberpihakan pada sektor UMKM. Hal itu terlihat saat seorang pelaku UMKM dari kelompok disabilitas hendak memberinya kaos dan barang-barang lain secara cuma-cuma, Ganjar menolak dan bersikukuh untuk membelinya.  KEBUMEN – Senyum Awaludin merekah dan matanya berbinar […]

  • Kampung Ramadan Kajen Tempat Berburu Takjil dan Ngabuburit

    Kampung Ramadan Kajen Tempat Berburu Takjil dan Ngabuburit

    • calendar_month Ming, 26 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 277
    • 0Komentar

      Suasana Kampung Ramadan Kajen Pati  PATI – Kampung Ramadan Kajen digelar selama 16 hari mulai tanggal 1 Ramadan. Di tempat ini menjadi pusatnya jajanan berbuka dan menjadi tempat ngabuburit favorit, seperti rebbana dan musik akustik. Pasar Ramadan yang digagas Karang Taruna Sumohadiwijayan Desa Kajen berlokasi di belakang balai desa, sekitar 50 meter dari makam […]

  • Mansata Indah Maratona Raih Gelar Kartini Masa Kini, Jadi Teladan Perempuan Berkontribusi

    Mansata Indah Maratona Raih Gelar Kartini Masa Kini, Jadi Teladan Perempuan Berkontribusi

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 25.006
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Mansata Indah Maratona mendapatkan penghargaan istimewa sebagai Kartini Masa Kini yang diberikan oleh Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Grobogan. Penobatan tersebut berlangsung dalam acara Talkshow Kartini Muda yang digelar di wilayah Grobogan pada Sabtu (25/4/2026). Pemberian gelar ini bukan sekadar seremonial biasa, melainkan bentuk apresiasi dan pengakuan resmi terhadap dedikasi […]

  • Cegah Kecelakaan, Polisi Lakukan Pembersihan Tumpahan Oli di Dekat Swalayan ADA

    Cegah Kecelakaan, Polisi Lakukan Pembersihan Tumpahan Oli di Dekat Swalayan ADA

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.514
    • 0Komentar

    PATI – Personel Satuan Pelayanan dan Pengaturan Masyarakat (Sat Samapta) Polresta Pati beserta jajaran Polsek Pati segera bertindak membersihkan tumpahan oli yang terjadi di Jalan Ki Juru Mentani, tepatnya di sisi timur Swalayan ADA, Desa Gemeces, Kecamatan Pati, pada Senin (29/6/2026) sekitar pukul 16.54 WIB. Tindakan cepat ini diambil setelah pihak kepolisian menerima laporan dari […]

expand_less